About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3653 items (3649 unread) in 34 feeds

Deddy

  • Ketika Irama Genderang Berubah, Ubahlah Tarianmu

    Posted: January 13th, 2010, 12:13am WIT by Deddy Andaka
    Tagsbook  

    Kesempatan dalam dunia yang terus berubah ini ada di mana-mana.
    Namun, kesempatan itu tidak terlihat oleh orang yang tidak tahu pasti
    apa yang mereka inginkan.
    ~Albert Mensah~

    Sudut yang paling saya sukai di toko buku Gramedia adalah tempat buku diskonan! ) Sering kali saya malah menemukan buku-buku bagus dengan harga yang murah di sana. Seperti halnya ketika saya mendapatkan tulisan blog saya dibajak menjadi buku (baca: Serupa Tapi… Sama! -red), saya juga menemukan sebuah buku yang sangat saya rekomendasikan. Judulnya “When the Drumbeat Changes, Dance a Different Dance” atau “Ketika Irama Genderang Berubah, Ubahlah Tarianmu“ karya Albert Mensah. Asiknya, waktu itu harganya didiskon jadi cuma Rp 7.500,- !!!

    Buku ini menceritakan impian seorang Albert Mensah, bocah 8 tahun dari Ghana, Afrika Barat, dalam mewujudkan mimpi besarnya; datang ke “tanah kesempatan” yang bernama Amerika. Tentu saja ini bukan hal yang mudah bagi seorang pemuda yang berasal dari salah satu negara termiskin di dunia tersebut. Namun tak akan ada buku ini bila Albert gagal, ya… akhirnya Albert sampai di Amerika dan 20 tahun kemudian ia telah meraih tingkat tertinggi kesuksesan pribadi dan profesional dengan menjadi seorang pembicara!

    Meski pada sampul buku dituliskan “Cara Menjadi Oportunis”, namun Albert Mensah memiliki definisi tersendiri tentang “Oportunis” yang jauh dari kesan negatif. Menurutnya, Oportunis adalah: seseorang yang tahu bahwa ada banyak kesempatan di mana-mana untuk membuat impiannya menjadi kenyataan.

    Sebuah buku ringan yang dapat memberi inspirasi dan motivasi bagi kita semua. Start Dreaming, Start Action! ;-)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/01/13/Ketika_Irama_Genderang_Berubah__Ubahlah_Tarianmu'
  • Serupa Tapi… Sama!

    Posted: January 6th, 2010, 5:25am WIT by Deddy Andaka
    Tagsbook  

    Karena di rumah sedang mati lampu, saya pun memutuskan untuk ke tempat favorite saya untuk mencari inspirasi, Gramedia. Saya tertarik pada sebuah buku kecil tentang Manajemen Waktu. Sampai saya baca di resume di belakang buku ada kalimat “Hukum Parkinson dalam Manajemen Waktu“. Hmm… sepertinya tidak asing… maka saya pun mengintip isi buku tersebut. Dan ternyata… *jreeeng!* isinya serupa… tapi sama dengan postingan saya di sini. Coba saja bandingkan (click pada gambar untuk memperbesar tampilan).

    Di buku tersebut memang nama orang yang ada di sampul buku ditulis sebagai “Penyusun”, bukan “Penulis”. Dan memang, setelah saya coba seach di Google, ternyata buku itu isinya hasil copy & paste dari tulisan-tulisan yang ada di internet. Tapi tetap saja… tulisan blog juga hasil karya cipta. Mencantumkan tulisan orang lain tanpa izin dan tanpa credit penulisnya apalagi menjadi sebuah buku (yang notabene dijual) jelas tidak benar. Apalagi di daftar pustaka yang tercantum sebagai sumber rujukan adalah situs seperti kapanlagi.com atau google.com. Oh my God…!

    Saya coba mencari kontak email atau telepon penulis maupun penerbit, namun tidak ada pada buku. Begitu juga ketika saya cari di Google maupun Facebook. Nihil! Bukannya mau nuntut, sekedar mengingatkan… apa susahnya sih minta izin dan mencantumkan nama penulis maupun sumbernya dengan benar?

    Hal seperti ini jelas bukan yang pertama. Sutradara Iman Brotoseno juga pernah mengalami hal serupa (baca: Tulisan saya dijiplak dan dibuat Buku!). Begitu juga Cosa Aranda, Didi Suprapta dan entah siapa lagi.

    Muncul sebuah pertanyaan, apakah UU ITE juga melindungi tulisan-tulisan pada blog yang dijiplak dan diterbitkan tanpa izin  menjadi sebuah buku yang hak ciptanya dilindungi oleh undang-undang?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/01/06/Serupa_Tapi%e2%80%a6_Sama_'
  • Hidup Senang, Mati Tenang

    Posted: March 4th, 2009, 10:33pm WIT by Deddy Andaka, dr
    Tagsbook  

    Hidup Senang Mati TenangKemarin saya menghadiri sebuah acara Dhamma Talk yang dibawakan oleh Ajahn Brahm di Sanur Pradise Plaza Hotel, Bali. Acara ini sekaligus sebagai penutup dari ceramah Tour de Indonesia 2009 beliau, setelah berkeliling di beberapa kota di Indonesia, yaitu: Palembang, Sukabumi, Jakarta, Medan, Surabaya dan Denpasar.

    Acara ini juga bersamaan dengan dilaunchingya sebuah buku berjudul “Hidup Senang, Mati Tenang” terbitan ehiPassiko Foundation yang merupakan kumpulan ceramah dan artikel Ajahn Brahm dalam beberapa tahun terakhir. Sungguh sebuah kerja keras yang putut diacungi jempol bagi pak Handaka Vijjananda; pendiri ehiPassiko Foundation beserta team.

    Yang menarik dari ceramahnya Ajahn Brahm, atau yang sering disebut “Bhikkhu Bule“, adalah beliau membawakannya dengan fun dan sering kali membuka pikiran kita pada gagasan-gagasan baru. Seperti misalnya ketika ditanya pendapat beliau tentang penggunaan nama Buddha untuk sebuah bar, Ajahn Brahm menceritakan pengalamannya ketika diwawancarai oleh seorang wartawan. Wartawan itu bertanya, “Apa yang akan Anda lakukan bila mendapatkan seseorang membuang kitab suci Agama Anda ke dalam toilet?“. Mau tau jawabannya?

    Beliau menjawab, “Hmm… Yang pasti saya akan menghubungi tukang ledeng” Terbayang kan apa jadinya bila Tripitaka yang kalau dibukukan bisa sebanyak 3 keranjang itu dimasukkan ke dalam toilet? Iya, segala sesuatu tidak selalu harus ditanggapi dengan kemarahan. Disaat pikiran kita tenang dan sadar, maka akan muncul persepsi-persepsi lain yang lebih baik ;)

    Be Healthy, Be Happy!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/03/04/Hidup_Senang__Mati_Tenang'
  • The Dip: Saat Kita Berada di “Cekungan”

    Posted: January 6th, 2009, 5:06am WIT by Deddy Andaka, dr
    Tagsbook  

    Kali ini saya mau merekomendasikan sebuah buku yang menurut saya sangat layak untuk dibaca. Sebuah buku kecil berjudul “The Dip” karya Seth Godin, seorang marketer yang masuk dalam “The 50 Gurus who Shaped The Future of Marketing” (Pak Hermawan Kartajaya juga masuk dalam 50 marketer besar tersebut lho…). Dan buku ini sendiri sudah terbit dalam bahasa Indonesia.

    The Dip - Seth Godin's book

    Kita ini seperti hidup dalam sebuah dunia piramida, dimana makin ke puncak makin sedikit orang yang berhasil mencapainya. Celakanya (-atau untungnya bila Anda yang berada di puncak), sedikit orang tersebut hampir mendapatkan segalanya. Sudah biasa bagi kita mendengar peringkat 1 mendapatkan keuntungan 10 kali lipat dibandingkan dengan peringkat 10 dan 100 kali lipat dibandingkan dengan peringkat 100.

    Lalu mengapa hanya sedikit orang yang berhasil mencapai puncak?

    Menurut Seth Godin, sebelum mendaki sebuah puncak kesuksesan, ada “the dip” atau “cekungan” yang harus dilalui. Ternyata banyak orang yang lebih memilih untuk berhenti berusaha menjadi yang terbaik. Mereka menyerah pada “the dip“.

    Namun menariknya, Seth Godin tidak serta merta mendukung usaha yang tidak kenal kata berhenti. Hidup ini pilihan. Termasuk juga di dalam memilih harus “bertahan” atau “berhenti”.

    Vince Thomas Lombardi, seorang pelatih American Football pernah menyatakan:

    Orang yang berhenti tidak pernah menang. Sebaliknya, para pemenang tidak pernah berhenti.

    Tidak. Para pemenang selalu dapat berhenti. Namun mereka berhenti hanya karena sesuatu yang benar dan pada saat yang tepat.

    Apakah sesuatu yang benar itu? Kapankah saat yang tepat? Seth Godin akan menjawabnya melalui “The Dip“! ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/01/06/The_Dip__Saat_Kita_Berada_di_%e2%80%9cCekungan%e2%80%9d'

Snydez - jurnal