About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3653 items (3649 unread) in 34 feeds

Related tags: Social [+]

Deddy

  • heello: Situs Jejaring Sosial Baru Penantang Twitter

    Posted: August 12th, 2011, 5:59am WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Bisa dibilang, Twitter cukup lama berada di zona nyaman. Serangan-serangan dari situs microblogging lain seperti plurk tak cukup mampu menggoyang kursi empuk Twitter. Namun dua hari yang lalu, tepatnya 10 Agustus 2011, Noah Everett yang merupakan founder dari Twitpic meluncurkan layanan sejenis Twitter yang bernama heello (baca: he – low). Peluncuran situs ini cukup unik karena bertepatan dengan ulang tahun Noah (sama halnya ketika saya melaunching URL shortener kro.co ;) ).

    Entah apa yang dipikirkan Noah sehingga memilih nama yang sangat mengundang untuk typo (salah ketik -red) ini. Banyak yang menganggap peluncuran situs ini merupakan serangan balik Noah setelah sehari sebelumnya Twitter mengeluarkan layanan foto-nya sendiri. Selama ini, Twitpic merupakan salah satu situs layanan foto yang umum ditemui di Twitter client. Di titik ini saya merasa Twitter kelewat batas. Mencoba meningkatkan layanannya namun secara tak langsung bisa ‘mematikan’ layanan orang lain. Perlakuan ini juga terjadi pada layanan penyingkat URL. Setelah layanan penyingkat URL diblokir di Twitter client, saya pun mengembangkan kro.co Tweet yang ternyata mendapat respon cukup baik dari pengguna Twitter. #ehkokjadicurcol ;)

    Kembali ke heello. Sebenarnya tak banyak yang baru di sini. Konsepnya sangat mirip. Pengguna diberikan kapasitas 140 karakter untuk update status. Untuk mention juga masih menggunakan ‘@’ yang diikuti dengan nama pengguna. Hanya beberapa istilah di Twitter mengalami perubahan seperti ‘follower’ menjadi ‘listener’, ‘tweet’ menjadi ‘ping’, ‘reTweet’ menjadi ‘echo’. Stream di heello terupdate otomatis dan berkelanjutan. Kalau terlalu banyak yang di-listen tentu akan sangat mengganggu, mungkin heello harus memikirkan hal ini di kemudian hari. Heello juga dapat menampilkan foto dan video di stream. Nah, untuk pengguna Twitter, fitur seperti ini sebenarnya sudah ada di kro.co Tweet lho… Yang sedikit membedakan, di heello ada private group conversation. Jadi semacam DM di Twitter cuma bisa dilakukan ke sekelompok orang.

    Bagaimanapun, situs jejaring sosial yang baru ini layak dicoba. Setidaknya, karena masih baru pilihan untuk nama pengguna masih banyak tersedia. Termasuk mereka yang ingin menggunakan nama pengguna yang cukup pendek sehingga menghemat karakter status.

    Cobain deh!

    Oh iya, kalau sudah bergabung jangan lupa follow… eh listen says di @ded ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/08/12/heello__Situs_Jejaring_Sosial_Baru_Penantang_Twitter'
  • Berkenalan dengan Google+

    Posted: July 11th, 2011, 5:18am WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Tanggal 28 Juni lalu, Google memperkenalkan layanan terbarunya bernama Google+ yang merupakan situs jejaring sosial semacam Facebook. Saat ini Google+ hanya dapat digunakan oleh pengguna terbatas yang mendapatkan undangan dari pengguna lain. Beruntung saya mendapatkan undangan tersebut dan dapat mencicipi beberapa fitur Google+ yang akan saya bagi kali ini.

    Sebagai sebuah situs berbasis pertemanan, ada beberapa hal mendasar yang memang harus ada seperti profil, foto, status update, group, dll… Hanya Google+ mencoba membuatnya sedikit berbeda.

    1. Circle

    Inti dari Google+ ini ada pada Circle atau lingkaran pertemanan. Konsepnya adalah kita biasanya mengelompokkan orang-orang di sekitar kita menjadi kelompok-kelompok tertentu, misalnya keluarga, teman SMA, Kuliah, rekan kerja, Blogger, atau yang lainnya. Namun Circle ini tidak sama dengan Group di Facebook karena kita tidak perlu meminta persetujuan seseorang untuk kita masukkan ke dalam lingkaran tertentu dan orang tersebut juga tidak dapat melihat dia masuk ke circle apa. Setiap orang dapat dimasukkan ke dalam beberapa circle yang berbeda.

    Ketika kita akan membagikan sesuatu, kadang kala kita tak ingin membagikannya ke semua orang. Di sanalah fungsinya circle. Jadi ketika kita membagikan foto reuni teman SMA ke circle teman SMA, maka hanya yang masuk dalam circle itulah yang menerima update tersebut.

    Pertemanan di Facebook sifatnya simetris, jadi harus saling add dulu agar bisa berinteraksi. Sistem follower di Twitter sifatnya asimetris, follow seseorang belum tentu difollow balik. Nah, Circle di Google+ ini mengadopsi kedua sistem tersebut. Kita bisa menambahkan seseorang ke dalam circle tertentu dan orang tersebut berhak pula tidak menambahkan kita ke dalam circle mereka. Kalau di dunia nyata, kita menganggap dia teman tapi dia tidak menganggap kita siapa-siapa. Haha… istilahnya SKSD, sok kenal sok deket! D Atau bisa juga meskipun saling menambahkan dalam circle tertentu, tapi bila tak pernah berbagi public content maka yang terjadi hanyalah pertemanan biasa.

    2. Stream

    Di Facebook kita menyebutnya Wall dan di Twitter kita menyebutnya Time line. Saat ini ada tiga hal yang dapat kita lihat di stream Google+: Circle, Incoming, dan Nearby.

    • Circle akan menampilkan update dari dari orang-orang yang kita masukkan ke circle kita dan memasukkan kita ke circle mereka. Update yang ditampilkan dapat berupa public content atau content khusus yang dibagikan ke circle tertentu (bila kita masuk ke dalam circle tersebut).
    • Incoming akan menampilkan update dari orang-orang yang memasukkan kita ke circle mereka namun kita tidak memasukkan mereka ke circle kita, dan orang tersebut berbagi content ke circle di mana kita masuk di dalamnya.
    • Nearby sepertinya stream yang satu ini akan menampilkan update dari orang-orang yang ada di sekitar kita (berdasarkan lokasi tentunya). Saat ini sih masih belum ada update yang ditampilkan di stream saya yang ini D
    3. Sparks

    Sparks adalah sebuah fitur yang memungkinkan kita untuk memfollow suatu topik. Misalnya, sebagai pendukung Juventus, saya menambahkan “Juventus” dalam Sparks list saya. Maka saya akan dengan mudah dapat membaca update tentang Juventus dan mebagikannya ke circle saya.

    4. Hangout

    Fitur ini memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan circle kita melalui live webcam dan menggunakan Google Voice and Video Plugin. Hmm, fitur yang ini belum sempat saya coba.

    Bagaimana, menarik bukan? ;)

    Yang ingin diinvite untuk dapat menggunakan Google+ silakan sertakan email yang valid di kolom komentar.

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/07/11/Berkenalan_dengan_Google_'
  • Pilih mana, “Become a Fan” atau “Like”?

    Posted: April 21st, 2010, 8:54pm WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Sejak kemarin, Facebook resmi mengubah tulisan “Become a Fan” di Page dengan “Like“. Terus terang, hal ini lebih membuat saya lega. Selama ini saya agak ragu juga memasang badge di sidebar blog ini dengan tulisan “Andaka.com, Become a Fan“. Duh… memangnya saya siapa sampai orang ngefans sama saya? Selebritis bukan, atlet terkenal juga bukan.

    Kalau sudah begini saya juga lebih enak ngajak temen-temen untuk joinan di page Andaka.com. Yang bergabung pun tidak merasa terbebani untuk menjadi fan saya, kan? Hahaha…

    Namun ternyata hal ini mendapat respon keras dari pengguna Facebook. Page-page berupa dukungan “Becoming a Fan” pun bermunculan. Malah sampai ada page yang mengatakan: A little part of me died inside, when ‘become a fan’ changed to ‘like’, atau I want to ‘Become a fan’ of things, not ‘Like’ them.

    Ada benarnya juga. Saya tentu lebih bangga disebut fansnya Juventus dari pada hanya menyukai. Suka itu mudah sekali berubah menjadi tidak suka. Fan itu jauh lebih kuat dari sekedar suka.

    Hmm… Kenapa ngga dibuat fleksibel aja bagi pengelola page untuk memilih pagenya mau dibuat “Become a Fan” atau sekedar “Like” ya?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/21/Pilih_mana__%e2%80%9cBecome_a_Fan%e2%80%9d_atau_%e2%80%9cLike%e2%80%9d_'
  • 6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membuat Account di Twitter

    Posted: February 19th, 2010, 12:00am WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Belum punya Twitter? Ayo join sekarang! Meski bukan barang baru tapi belum terlambat kok kalau mau join sekarang. Saya meskipun sudah lama bikin account, tapi baru seminggu ini ikutan nimbrung di situ (sebelum-sebelumnya saya setting feed otomatis dari status Fanpage Andaka.com di Facebook).

    Awalnya saya mikir, apa sih asiknya Twitter. Bukannya sama aja seperti update status Facebook? Ternyata wah… seru juga oi )  Nah, tulisan ini ditujukan untuk mereka yang belum punya Twitter atau seperti saya dulu, setelah join Twitter ngga tahu harus ngapain. Ayo buka account Twitter sekarang, lalu ikuti 6 hal yang harus dilakukan setelah join Twitter berikut:

    1. Pimp Your Profile and Design
    Pertama, edit profile dan dandani tampilan Twitternya. Masuk ke bagian Setting, lalu pilih Profile untuk menambahkan nama, lokasi, website dan biodata. Lalu ke bagian Design, di sana kita bisa memilih template yang sudah ada, atau bisa juga mengganti background dengan gambar atau foto yang kita punya. Bisa juga dipilih sesuai dengan warna favorit kita.

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    2. Follow Others
    Twitter ngga bakal asik klo cuma kita sendirian. So, tambahkan orang-orang yang kita kenal ke daftar follow kita. Bisa dari keluarga atau blogger-blogger yang kita kenal. Untuk rekomendasi awal, saya sarankan untuk follow Twitternya blogger-blogger berikut: @enda, @ndorokakung, @ridu, @tikabanget atau @radityadika boleh juga tambahkan @deddyandaka )  Dijamin nanti rame deh halaman update-nya. Hehe…

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    3. Install Aplikasi Pendukung
    Memang bisa saja kita maen Twitter lewat web langsung, tapi biar nanti nge-twit-nya tambah asik, install aplikasi pendukung. Ada banyak aplikasi pendukung untuk Twitter. Yang saya gunakan sih TweetDeck. Dengan alikasi tersebut, kita ga perlu lagi untuk buka web kalau mau login ke account Twitter kita. Cukup lewat aplikasi tersebut, setiap ada update akan ada bunyinya. *Twiiiiit* D

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    4. Kenali Aturannya
    Apa??? Di Twitter ada aturan segala? -Hey hey… “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Sebelum masuk ke suatu sosial media, ada baiknya kita mengenal “budaya” yang sudah ada. Lagipula bukan aturan yang rumit kok ;)

    @username : simbol ini untuk menyatakan kepada siapa kita bicara. Misalnya kalau ingin menulis pesan di status yang ditujukan ke saya, maka bisa tulis @deddyandaka testing komentar. Perlu diingat, cara ini akan terupdate pada status Anda sehingga akan dapat dibaca oleh semua orang (kecuali anda membuat account Twitter Anda menjadi privat). Dan saya akan menerima notifikasi kalau ada pesan yang ditujukan ke saya. Kalau Anda pilih reply, maka simbol ini akan otomatis muncul.

    D(spasi)username : ini kalau ingin menulis pesan langsung (direct message) ke username tertentu. Jadi tidak akan terupdate di status. Seperti privat SMS ) Contoh: D deddyandaka ini contoh pesan langsung.

    RT : Re-Tweet, artinya Anda menyampaikan ulang berita yang disampaikan orang lain. Bingung? Ok, misal saya tulis begini: Ada @enda dan @ndorokakung di #TvOne. Nah, ketika Anda re-tweet, maka status Anda akan terupdate begini: RT @deddyandaka: Ada @enda dan @ndorokakung di #TvOne. Dan pesan tersebut akan diterima oleh followers Anda.

    # : Hash Tag. Seperti contoh di atas, saya menambahkan # di depan TvOne. Ini akan membuat TvOne menjadi sebuah link yang kalau diklik akan membawa kita ke halaman khusus yang mengumpulkan tulisan dari member Twitter di seluruh dunia yang sedang membicarakan TvOne. Keren kan? )

    140 Karakter. Twitter hanya membolehkan kita menulis 140 karakter pada status kita. Jadi sampaikan pesan seefektif mungkin, bila perlu gunakan singkatan-singkatan yang sudah umum. Kalau ingin menambahkan URL yang panjang, bisa diperpendek dulu di situs-situs seperti bit.ly.

    Etika. Anda tak ingin seperti kasus Luna Maya yang dituntut wartawan infotainment karena dianggap menghina kan? Atau seperti kasus Marsha Saphira yang sedang panas-panasnya. Yah, musti diingat… meski ini dunia maya, tapi kita berhadapan dengan orang-orang nyata )

    5. Join The Conversation, Join The BUZZ
    Anda bisa saja mengupdate status Anda dengan hal-hal yang Anda suka. Namun untuk awal-awal jangan berharap terlalu banyak kalau status Anda akan ditanggapi orang lain. Lebih baik Anda melibatkan diri pada percakapan orang lain (bisa dengan reply atau re-tweet di atas).

    6. Spread Your Tweet
    Nah, sekarang waktunya mempromosikan Twitter Anda. Tampilkan di profile Facebook, forum atau bisa juga memasang link di sidebar blog Anda (contoh: lihat sidebar blog ini). Kalau Anda pengguna Wordpress akan ada banyak plugin yang memfasilitasi Twitter ke blog Anda.

    Ok, sekian dulu. Mudah-mudahan tips singkat ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mulai bergabung di Twitter. Ayo nge-tweet, ayo bicara… )

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/19/6_Hal_yang_Harus_Dilakukan_Setelah_Membuat_Account_di_Twitter'
  • Social Media Sebagai Sebuah Platform

    Posted: February 10th, 2010, 8:57pm WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Lagi-lagi media jejaring sosial mendapat sorotan di TV. Dan untuk kesekiankalinya yang menerima bola panas itu adalah Facebook. Sekedar kilas balik, tentu saja masih kita ingat bagaimana aksi Marshanda yang bikin heboh dengan video curhatnya di YouTube, atau status Luna Maya di Twitter yang bikin telinga wartawan infotainment menjadi merah.

    Berbeda dengan 2 kasus di atas, sorotan di Facebook justru sering mengenai orang-orang yang bukan publik figur. Ada yang disidang karena maki-maki pacar baru dari mantannya (duh ribet), ada juga oknum brimob yang bikin status nyeleneh di Facebook tentang polisi yang tak butuh masyarakat (waktu heboh-hebohnya kasus cicak vs buaya). Atau… yang paling hangat adalah tuduhan melarikan anak orang!

    Mungkin sudah menjadi budaya kita untuk mencari si kambing hitam. Dan ada saja pihak-pihak yang kemudian menunjuk media sosial ini sebagai biang keladinya. Apa memang begitu?

    Menurut saya, Sosial media itu seperti sebuah platform. Dalam konteks ini adalah sebagai bingkai kerja (framework) dari suatu aktivitas manusia. Karena itu tidak selayaknya kita lantas menyalahkan media sosial sebagai pihak yang harus bertanggung jawab (duh… kayak kasus Bank Century aja…).

    Meski Indonesia dikatakan negara ke-3 di Asia yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi yang kuat setelah China dan India, nyatanya kita belum sekuat China yang sampai berani melarang akses ke salah satu perusahaan (raksasa) terbaik dunia, Google (baca: Google v. Baidu: Which company will win China?)

    Semua kembali pada yang menggunakan. Apakah untuk niat yang baik ataukah buruk. Dan semua tidak sehitam-putih itu. Kalau sudah begini, masih mau melarang orang menggunakan Facebook? Paling tidak, sampai tulisan ini dibuat, salah satu poin Term di Facebook masih belum berubah.

    “You will not use Facebook if you are under 13″

    Mungkin batasan usianya perlu dinaikin lagi nih. 17 tahun mungkin? Anda juga bisa melaporkan kalau menemukan pengguna Facebook dibawah 13 tahun dengan mengisi formulir Report an Underage User di sini.

    *images taken from mandarich.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/10/Social_Media_Sebagai_Sebuah_Platform'

Firman

  • How fast can you go?*

    Posted: January 6th, 2010, 6:40pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    Sebagai bagian dari riset kecil-kecilan untuk menguji fungsi Twitter sebagai media berita yang menampilkan informasi secara cepat, bahkan real time, saya mencoba untuk meminimalkan penggunaannya dalam beberapa minggu. Yang saya maksud dalam berita, dalam hal ini, adalah informasi current affair yang biasa kita temui dalam media konvensional dan semikonvensional seperti koran, majalah, dan situs-situs berita. Sementara [...]
    Permalink for 'Firman/2010/01/06/How_fast_can_you_go__'
  • Facebook banned, really?

    Posted: July 16th, 2009, 8:15pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    Kepada YTH, Karyawan … Perihal : Pembatasan akses Facebook Dengan hormat, Mulai Senin, 13 Juli 2009, akses Facebook dibatasi mulai pukul 10.00 s/d 17.00, akses dapat dilakukan diluar dari jam tersebut. Hal ini dilakukan untuk menjaga produktivitas jam kerja. Demikianlah pemberitahuan ini, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Mengetahui, … Setelah membaca email ini, saya coba buka FB, [...]
    Permalink for 'Firman/2009/07/16/Facebook_banned__really_'

Thomas

  • A Twitter Conversation

    Posted: June 11th, 2009, 9:16am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    Found an interesting conversation between Gagah Putra — a blogger — and one of the political campaign team. It’s interesting because it’s done virtually, using Twitter. Also, because I’m curious about who the person/group of people behind @megabowo’s Twitter account.

    Let’s start it. First, the conversation started with this:

    @megabowo skrg misi ekonomi kerakyatan, sementara dulu Mega menjual aset negara ke asing. Apa ibu Mega mengakui kebijakannya dulu salah?

    @megabowo responded

    @gagahput3ra Ya. Pada saat menjabat sebagai presiden, ibu Mega banyak menyetujui saran-saran yang diberikan oleh Mentri Keuangan Budiono.

    Followed by

    @gagahput3ra Sekarang, ibu Mega secara jelas menyerahkan kewenangan ekonomi kepada pak Prabowo / Partai Gerindra u/ ekonomi kerakyatan

    Ended by

    @megabowo oh, berarti sy bisa ambil kesimpulan dulu Megawati tdk berkemampuan memveto kebijakan mentrinya ya. Good luck utk Mega-Bowo!

    Permalink / 4 comments / Post tags:

    Permalink for 'Thomas/2009/06/11/A_Twitter_Conversation'
  • VIVAnews Deleted Its Twitter Account. A Smart Move?

    Posted: May 15th, 2009, 9:56am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    Not following VIVAnews doesn’t make me stop reading people’s comments about it. There are some blogs brought this Twitter account into discussion. Today, I noticed that @vivanews_com account had been deleted by the account holder. Maybe, it’s because the Twitter users’ (especially in Indonesia and its followers) responses.

    twitter404

    Now, the question: Is it — deleting its Twitter — a smart move? Is it the best option? I think, it’s not. Let’s figure out why the account was closed.

    • VIVAnews wanted to get another account, and announce it as its official account. When it was published, I couldn’t find any link of it at their site, or something mentioned that it was official.
    • They (people at VIVAnews?) want to do it better in the future.
    • They want to “remove” people’s comment.

    I think, rather than closing/deactivated its account, the account holder should stop the auto-update and show that they’re listening. They can do it by removing its feed(s) from Twitterfeed. Then, they give respond also via Twitter. Why? Because it’s the medium. They can ask for feedback, and how they can make it better next time.

    It can be a better counter for the negative comments on Twitter. If they think that closing account will remove the negative comments, they’re wrong. It’s still accessible in Twitter database, unless people who wrote tweets delete them. See these screenshots: one and two. Those screenshots were taken, even the referenced account has been deleted.

    Now, will they join Twitter again? I’m curious.

    Permalink for 'Thomas/2009/05/15/VIVAnews_Deleted_Its_Twitter_Account._A_Smart_Move_'
  • I don’t follow VIVAnews on Twitter

    Posted: May 12th, 2009, 5:50am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    If you’re using Twitter, you might get some new followers in the last few days. One of them might be VIVAnews. I had VIVAnews followed me, but I didn’t follow it back. Why?

    I do follow some bots on Twitter to get updates as long as they don’t flood my timeline. Some media (portal) in Indonesia start using Twitter as a tool to gain readership — sometime they just want to do it. What makes it wrong is that they don’t do it nicely. Sometime, I think they don’t have any strategy.

    The only news portal on Twitter I follow is @thejakartaglobe. Why, because it does not send tweets automatically using so called RSS to Twitter tool. And, they’re joining the conversation, not killing it. For example, few months ago they joined the discussion on Plumpang tragedy. I still remembered when someone on Twitter gave updates, @thejakartaglobe responded. Asking some questions for clarification. That’s a good example, I think. So, there’s someone behind — a real human.

    I’m not sure wheter VIVAnews’ Twitter account is managed by VIVAnews or not. Because:

    • The profile does not mention the primary website URL.
    • Some tweets seemed ‘funny’ e.g.
      • Thanks udah Follow vivanews.com :) (link)
      • Bored, bored and bored to day,,, i need new PC Games (link)

    OK, this account tried to get more followers by following other users. This is a usual strategy. Does it work? May be. May be not. What people — the followers — think about it? You can read their responds. :)

    Update: To find out the conversation on VIVANews’ Twitter account:

    • Go to [search.twitter.com]
    • Enter VIVAnews’ Twitter username on the “Referencing this person” field
    • Hit the “Search” button.
    Permalink for 'Thomas/2009/05/12/I_don%e2%80%99t_follow_VIVAnews_on_Twitter'
  • Mentioned brands on Twitter

    Posted: May 8th, 2009, 5:35am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    Brand Republic released a list of 100 most mentioned brands on popular microblogging service, Twitter. Here are the top ten (order by how many these brands were mentioned):

    1. Starbucks
    2. Google
    3. BBC
    4. Apple
    5. AIG
    6. Amazon
    7. Microsoft
    8. Guardian
    9. Dell
    10. Coca-Cola

    Do all of those brands — and the rest on the list — have their own Twitter account? No. The list does not discuss about why Twitter users mentioned those brands. Not clear whether they got positive or negative comments. They’re just mentioned and popular on Twitter.

    (via Doug Bowman)

    Permalink for 'Thomas/2009/05/08/Mentioned_brands_on_Twitter'
  • Good Bye and Hello Videoblogging!

    Posted: February 19th, 2009, 8:27am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    If you read my blog, you might know that I have started my videoblog few months ago. If you follow me via Twitter, yo might heard about my video-related website: orangebox.tv. So, it is time to say “good bye” and “hello”.

    “Good bye“… because I want to discontinue my videoblog at video.orangescale.net. I will stop posting new videos there. I might still use my Vimeo account to store my videos, but I will not post them at video.orangescale.net. I will keep them as archive.

    Now, it is time to say “hello” to my new videoblog. Last week, I decided to buy a new domain name for my videoblog. It’s orangebox.tv. I did this because I want to bring this site into completely different section, not under my blog domain name. This is the first time I bought a .tv domain, too. I bought it for less than US$ 20/year. I want to join the videoblogging crowd now, especially among Indonesian videosphere. Hello Notsogeeky and Webicara!

    I’m still working on it, and I hope I can have everything ready next week. You can see it now, and start subscribe its RSS. Or, start following @orangeboxtv for updates. Note: comments are still disabled right now.

    Permalink for 'Thomas/2009/02/19/Good_Bye_and_Hello_Videoblogging_'
  • Blogpemilu.com

    Posted: February 18th, 2009, 7:57am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    BlogPemilu.com

    Last year, I bought a domain. It was blogpemilu.com. I wanted to build a site related to General Election in Indonesia. But, I haven’t figured out what to make.

    In the last few weeks, I decided to use it as a tumblelog using Tumblr with custom domain service. Why not using self-hosted blogging? The answer is simple and straight forward: I do not want to get busy preparing the tecnical stuff like themes, etc.

    There are many Tumblr users from Indonesia, and since a Tumblr-powered tumblelog can have multiple authors, it’s just perfect. I started writing some texts, quotes, photos, etc. Then, I invited some Tumblr users I know — from Twitter — to contribute. So, here it is now: Blog Pemilu. Big thanks to all contributors!

    If you want to contribute, you can. You only need a Tumblr account. Just contact me directly or by email — the information is available on the site. Other requirement? Well, you want to share Pemilu-related stuff. :)

    Permalink for 'Thomas/2009/02/18/Blogpemilu.com'
  • Iron Flickr Man

    Posted: December 9th, 2008, 3:38am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    Iron Man, before and after

    I watched Iron Man. I think it’s a good movie. But, I will not talk about this movie, or make a review of it.

    I’m interested in the story behind this movie related to… Flickr! If you see the image, just look closer to the two images inside. Looks similar, right?

    The picture is from Jeremy Keith’s Flickr album, and it was used in the movie! For me, the most interesting thing about this is about “how” his image can be used (in this movie).

    Jeremy Keith has a detailed story about this. You should read the full story. Read about the communication between Jeremy and Ashley Kravitz.

    Once I finally made it to Austin, I settled into a comfortable routine of geeking out, having fun and generally over-indulging. As I was making my way to the conference centre one morning, my mobile phone rang. It was Ashley.
    “Sorry I didn’t manage to get the form to you”, I said. “My laptop died on me. I know it’s too late now.”
    “Actually, there’s still time”, she responded.
    “Look”, I said. “Let’s cut out the computers completely. Can you fax the form to my hotel? I can sign it and fax it back to you straight away.”
    And that’s exactly what we did.

    Interesting!

    Permalink for 'Thomas/2008/12/09/Iron_Flickr_Man'

Firman

  • Artikel Arbain dan garis tegas media baru

    Posted: November 30th, 2008, 3:36am WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    TULISAN Arbain Rambey (helo bang ;) ) soal perbandingan spot-spot di sepanjang Jalan Raya Pos (Anyer-Panarukan) masa lampau dengan masa kini secara fotografis (melalui apa yang disebut dengan “pengulangan pemotretan”) sebenarnya menarik. Tulisan yang berupaya mendeskripsikan fisik suatu lokasi, berdasarkan jepretan foto dari dokumen “kuno” dengan keadaan yang dilihatnya (dan akhirnya dipotretnya) sekarang, itu bagus [...]
    Permalink for 'Firman/2008/11/30/Artikel_Arbain_dan_garis_tegas_media_baru'
  • Hulu to match YouTube’s revenue

    Posted: November 18th, 2008, 10:21pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    An analyst at Screen Digest estimates that in “2008 YouTube will generate about $100m in the US, compared to about $70m at Hulu. Next year both sites will generate about $180m in the US.” That’s very significant because YouTube had 83m unique viewers in the US in September, while Hulu only had 6m. Link
    Permalink for 'Firman/2008/11/18/Hulu_to_match_YouTube%e2%80%99s_revenue'
  • Viewd

    Posted: September 9th, 2008, 9:26pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    Thanks to Reynold for pointing me this website. Love to see this kinda website; documentary photography and multimedia packaging. Vewd is a documentary photography magazine continuing the tradition of storytelling through a visual medium. The layout is great, the content is cool. It reminds me of MediaStorm in some ways.
    Permalink for 'Firman/2008/09/09/Viewd'
  • Facebook akan difilmkan

    Posted: August 29th, 2008, 8:55pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    Mau nonton? Penulis skenario Aaron Sorkin memenuhi permintaan untuk membuat fim tentang para pendiri situs jaringan pertemanan Facebook. Sorkin, yang menulis naskah drama televisi The West Wing dan film yang dibintangi aktor Tom Hanks, Charlie Wilson’s War, telah membuka akun di Facebook untuk membantu melakukan riset. Link. Menariknya di mana ya?
    Permalink for 'Firman/2008/08/29/Facebook_akan_difilmkan'

Thomas

  • TimesPeople from The New York Times

    Posted: June 18th, 2008, 5:13am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    timespeople

    The New York Times launches a new feature called TimesPeople. It’s a social network for Times readers — and it’s still in beta. Here, we can share interesting news found at NYTimes.com with other users. If we think that other people should find out about articles, comments or any other news at NYTimes, we can recommend them to other people.

    When I tried this service and explore some pages inside TimesPeople, I see a combination of Twitter, and del.icio.us. Only combination from those services? I see Newsvine and Digg, too.

    Currently, we can use this social network service only on Mozilla Firefox. It’s available as add-on. Read TimesPeople FAQ page for more details.

    Permalink for 'Thomas/2008/06/18/TimesPeople_from_The_New_York_Times'
  • The United States Lifts Travel Warning for Indonesia

    Posted: May 26th, 2008, 11:08pm WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    A good news for Indonesia. The United States govt lifted its travel warning for Indonesia. This decision was taken because of security situation improvements in Indonesia. The Bali blast in 2002 brought Indonesian tourism into dark era. Well, that’s probably not the only reason, but it was a big hit.

    So, if this year the goverment of Indonesia has set a target of bringing 7 millions of visitors for its Visit Indonesia Year 2008 programme, it might be a good news. Selamat datang di Indonesia!

    (reference)

    Permalink for 'Thomas/2008/05/26/The_United_States_Lifts_Travel_Warning_for_Indonesia'

Firman

  • Prinsip komunikasi dalam film

    Posted: April 30th, 2008, 5:59pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    JOKO Anwar tahu betul bagaimana membuat film yang bisa menarik minat penonton. Sutradara dan penulis naskah film-film peraih penghargaan seperti Arisan!, Janji Joni, dan Kala itu menerapkan prinsip komunikasi. “Saya berusaha membuat film yang komunikatif. Film itu kan pada dasarnya merupakan media untuk menyampaikan sesuatu pada orang lain, dalam hal ini penonton, maka saya berpikir bagaimana [...]
    Permalink for 'Firman/2008/04/30/Prinsip_komunikasi_dalam_film'

Thomas

  • Some notes about 21Cineplex website

    Posted: April 19th, 2008, 5:15am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    Before going to theaters for a movie, I checked the schedule first. And I want to get the information about the movies — their schedules — I go to http://www.21cineplex.com/. It’s informative, but I found annoyance there.

    • I can’t bookmark a theater page. Whenever I want to go directly to a theater page, it takes me to frontpage. I think it’s because my browser does not send HTTP_REFERER?
    • Because I can’t add a theater to my bookmark, it means that I can not send a permanent link to other people. If I want to show a page to someone, for example: “Go to theater in Yogyakarta”, how to do that? “Open the site, then click this, then scroll down, you should see the link there”. Like that? Doh!
    • Every theater has its own RSS feed. This is good. But, it seems that the feeds are out-dated. I just open a feed few minutes ago (April 20), but I got the feed for April 9 (as seen from <pubDate> value).

    A question: why?

    There are some answers, but I am just guessing. Probably:

    • they put advertisement there. More page views, more value?
    • they think people are not interested to subscribe to RSS. RSS — in this case — means less page views?
    • nobody complains about this, so there is nothing wrong with the site.
    • the point is: “All information are there. There. The most important thing is that users can find them.”

    Okey, I will stop complaining now.

    Permalink for 'Thomas/2008/04/19/Some_notes_about_21Cineplex_website'
  • Telkom blocked more sites

    Posted: April 8th, 2008, 10:50pm WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  

    A sad news for people in Indonesia who use internet, including bloggers. Few days ago, some people reported that YouTube was blocked from their internet providers. Telkom Indonesia as the largest internet provider in Indonesia followed the action. According to the news release (in Bahasa Indonesia) Telkom blocked these following sites (including blogging service providers):

    • Youtube
    • MySpace
    • Metacafe
    • Rapidshare
    • Multiply
    • Liveleak
    • Themovief****.com

    Sad, really sad. There is no further information about how long this situation will happen. Anyway, about the reason: those sites are blocked because it contains articles/posts about a video. One thing we have to remember is that: only because of a single content material. Too bad. Anyway, Boy Avianto has a very great article about the issue.

    Permalink for 'Thomas/2008/04/08/Telkom_blocked_more_sites'
  • Good bye YouTube

    Posted: April 5th, 2008, 7:59am WIT by Thomas Arie
    TagsMedia  
    The decision is final, YouTube is blocked in Indonesia, from internet access using Indonesia Internet Exchange (IIX). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (Indonesian Internet Service Providers) came into this disappointing decision.
    Permalink for 'Thomas/2008/04/05/Good_bye_YouTube'

Firman

  • Kebebasan

    Posted: January 31st, 2008, 5:24pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    SENSOR kembali diwacanakan. Opini mengenai pemberangusan terhadap kebebasan digaungkan. Nirwan Ahmad Arsuka di Kompas Minggu (27/1) menggugat keras diberlakukannya sensor. Kebebasan pers yang kebablasan dewasa ini di negeri kita karena kita begitu terlambat memperoleh kebebasan itu. Ah. Saya tidak begitu mengerti kebebasan yang seperti apa yang diinginkan orang-orang itu.
    Permalink for 'Firman/2008/01/31/Kebebasan'
  • Enough

    Posted: January 28th, 2008, 12:40pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  
    Nope. I’m not going to write about Soeharto. Every living body will die.
    Permalink for 'Firman/2008/01/28/Enough'
  • Pesta Blogger 2007: rame banget!

    Posted: October 27th, 2007, 6:03am WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  

    HEHE. Itu kesan pertama saya. Ternyata yang datang ke Pesta Blogger banyak sekali. Sedikit “bingung” juga dengan “militansi” kawan-kawan blogger.

    Senang bisa bertemu Pak Rovicky (ternyata ini nama asli). Saya pernah mewawancarai dia untuk tulisan mengenai potensi energi panas bumi. Mungkin lain waktu kita bisa ngobrol lebih banyak.

    Ketemu lagi rekan-rekan ABN, meski tidak banyak berinteraksi karena masing-masing sibuk “berkelana”. Kebetulan saya juga ada janji lain, jadi tidak bisa berlama-lama di tempat seusai acara.

    Selamat buat rekan blogger.

    (maaf nggak ada screenshot).

    Permalink for 'Firman/2007/10/27/Pesta_Blogger_2007__rame_banget_'
  • Kecewa acara tribut untuk Chrisye di TransTV

    Posted: October 14th, 2007, 11:42pm WIT by Firman Firdaus
    TagsMedia  

    TADINYA, saya pikir saya bisa menikmati hari kedua lebaran dengan menyaksikan acara Chrisye Masterpiece di TransTV. Ini semacam acara tribut bagi penyanyi Chrisye, berisi konser lagu-lagunya yang dinyanyikan oleh artis-artis ternama.

    (more…)

    Permalink for 'Firman/2007/10/14/Kecewa_acara_tribut_untuk_Chrisye_di_TransTV'

Thomas