About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3211 items (3207 unread) in 34 feeds

Related tags: anywhere [+]

Deddy

  • Menipu Pengunjung dengan Auto Content

    Posted: March 10th, 2010, 12:53am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Beberapa hari yang lalu seorang teman menceritakan tentang pengalamannya dengan mesin pencari Google. Ketika dia sedang mencari informasi, muncullah sebuah website yang cukup sering nongkrong di halaman pertama untuk beberapa keyword yang dia coba. Namun setelah dia berkunjung ke sana, dia cukup kecewa karena ternyata tidak ada informasi yang dia cari. Yang ada malah link-link hasil pencarian dari mesin pencari Google. Suatu informasi yang bisa Anda dapat langsung dari Google! Anda akan dibawa berputar-putar di situs tersebut. Bahkan yang lebih parah lagi, ada situs yang bila linknya diklik hanya akan menampilkan halaman serupa, tidak seperti Google yang membawa kita ke situs sebenernya.

    Matt Cutts, kepala Google’s Webspam team, sempat menyebutkah hal seperti ini dalam tulisannya yang berjudul “Search results in search results“. Kita mengenalnya dengan Website Auto Content. Wow… apalagi ini?

    Sebelum membahas lebih lanjut perlu saya tekankan hal ini: Seperti halnya kita mengenali penyakit AIDS agar kita bisa menghindari penyakit tersebut, begitu juga Auto Content. Meski saya tidak bermaksud mengidentikkan Auto Content dengan hal-hal negatif, penyalahgunaan Auto Content dapat merugikan user mesin pencari dan juga… website Anda sendiri!

    Auto Content atau lengkapnya Auto-Generated Content adalah suatu teknik membuat konten secara otomatis dari berbagai sumber, kadang memang ada yang berguna, namun sayangnya kebanyakan para pembuat situs itu hanya mengambil hasil pencarian di Google kemudian menampilkannya di situs mereka. Karena beberapa faktor kelemahan Google dalam menyaring situs spam seperti ini, semakin lama akan semakin bertambah situs Auto Content yang akan menghiasi halaman pencarian Google. Beberapa dari mereka yang menggunakan teknik ini mengatakan kalau hasilnya cukup menakjubkan, bisa menaikkan traffic sampai buuanyak kali lipat dalam hitungan jam sampai hari.

    Tergoda dengan cara instant ini, maka banyak orang yang akhirnya ikut-ikutan memasang Auto Content tanpa tahu efek buruknya. Bahkan beberapa memasang Auto Content di domain pribadi mereka. Bayangkan saja jika sampai dibanned Google, situs mereka akan hilang atau tampil buruk di mesin pencari.

    “Menurut saya, hakikat SEO (Search Engine Optimization) adalah: mengoptimalkan apa yang telah ada dan yang belum ada menjadi ada, bukan yang tidak ada dibuat seolah-olah menjadi ada -dan tidak membuat para pencari informasi berputar-putar di situs tersebut.”

    Celakanya, hal terakhir itu yang justru banyak dilakukan pengguna Auto Content. Mereka tidak benar-benar menyediakan informasi, namun membuat informasi tersebut seolah-olah ada di situs mereka. Tentu saja hal ini justru merugikan pengguna mesin pencari, terutama pengguna Google yang tidak begitu mengerti.

    Bagaimana kita mengenali Website Auto Content?
    Mudah saja! Sampai tulisan ini dibuat, format website Auto Content di mesin pencari umumnya adalah seperti ini:

    www.namadomain.com/search/keyword1+keyword2+keyword3+dst

    Tidak menutup kemungkin akan berkembang format baru nantinya (seperti mengganti tag “search” dengan tag yang lain). Jadi, ketika saya menemukan URL seperti itu saya akan berpikir 1000 kali untuk mengekliknya. Ini yang saya sebutkan di atas bahwa Auto Content dapat merugikan website Anda sendiri. Brand website Anda akan jatuh karena telah dicap sebagai Website Auto Content.

    Mungkin banyak yang berpendapat, “Ah… peduli apa branding. Yang penting ranking dan traffic blog saya naik”. Yakin? Untuk traffic, Google sandbox rasanya masih cukup luas menampung website-website yang “nakal.” ) Sedangkan untuk ranking, Google jelas-jelas menyebutkan hal ini:

    Google will take action against domains that try to rank more highly by just showing scraped or other auto-generated pages that don’t add any value to users. Examples include:
    • Auto-generated content: Content generated programatically. Often this will consist of random paragraphs of text that make no sense to the reader but that may contain search keywords.

    Dan sebagai pamungkasnya, Google telah membuka sebuah page yang dapat digunakan oleh siapa saja pengguna Google untuk melaporkan situs-situs yang dianggap spam di [https:]

    Cara lain untuk mengenali website Auto Content adalah dengan cara membandingkan antara umur domain dengan jumlah halaman yang terindex. Kalau domain baru 1 tahun rasanya mustahil kalau page yang terindex sampai jutaan kan?

    Dari sebuah sumber yang dapat dipercaya, sudah ada gerakan melisting situs-situs seperti ini. Domain .co.cc adalah penyumbang terbanyak untuk situs Auto Content. Posisi kedua diduduki oleh domain .info. Dan parahnya, domain .com sudah mencapai 200 lebih situs. Hmm, kalau .com aja sudah 200-an, kira-kira berapa ya jumlah .co.cc dan .info?

    Sekedar mengingatkan, banyak layanan yang dulu di larang di Indonesia sekarang sudah dipermudah (seperti verifikasi Paypal misalnya). Saya yakin… kita semua tidak ingin melihat Indonesia kembali dicap negatif. Kalau dulu masuk negara top carder, pencuri data kartu kredit, jangan sampai sekarang jadi negara spammer.

    Dan jangan sampai Google melihat sebelah mata untuk membuka layanan-layanan baru di negara kita tercinta ini. Indonesia bukan milik kita, bukan warisan kita… tapi nama Indonesia titipan untuk anak cucu kita…

    Apa yang Anda ingat tentang “Somalia”…  negara bajak laut…

    Apa yang Anda ingat tentang Indonesia … negera spammer? Jangan sampai deh!

    Pilihan semua kembali pada Anda. Saran saya, JANGAN MENIPU PENGUNJUNG (meski kita tahu All SEO’ers are Liar). Optimalkan apa yang memang ada. Atau kalau ada yang nyasar ke website Anda dengan keyword tertentu, selama itu masih relevan, sediakan saja informasinya.

    CATATAN: Postingan ini tidak bermaksud memojokkan penyedia dan pengguna Auto Content. Hanya sebuah postingan dari sudut pandang pengguna mesin pencari yang menginginkan hasil pencarian yang lebih baik. Jika tidak berkenan mohon abaikan saja. Terima kasih!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/03/10/Menipu_Pengunjung_dengan_Auto_Content'
  • Blog Bukanlah Trend Sesaat

    Posted: February 13th, 2010, 10:20pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’,
    orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’
    ~Deddy Andaka~

    Sungguh sayang jika melewatkan hari ini tanpa sebuah postingan karena hari ini adalah hari yang spesial dalam kehidupan ngeblog saya ) Iya, hari ini saya secara resmi telah ngeblog sejak 9 tahun yang lalu. Dan di hari spesial ini tiba-tiba saya terinspirasi untuk membuat petikan (quote) berikut: Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’, orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’. Tidak perlu repot-repot, ini saya bukakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk Anda:

    se·sa·at n sebentar; sekejap: – lagi upacara pun akan segera dimulai

    Menurut saya sih, 9 tahun waktu yang cukup untuk lebih dari sekedar ’sekejap’ ) Bagi yang tidak mengerti apa yang sedang saya bicarakan, silakan ketik “Blog adalah trend sesaat” di mesin pencari favorit Anda.

    Di tengah derasnya kemunculan situs-situs jejaring sosial yang cukup memikat dan menawarkan berbagai kemudahan dan kesenangan seperti Facebook, Twitter, Formspring dll… saya pikir blog masih memiliki tempat di hati masyarakat internet. Selama Blog masih luwes untuk mengikuti perubahan, blog akan tetap bertahan.

    Change or Die! Berubah atau mati!

    Ada yang meragukan kalimat tersebut?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/13/Blog_Bukanlah_Trend_Sesaat'
  • Blogger Tanpa Gelar

    Posted: February 6th, 2010, 6:13am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya mendapat ide postingan ini ketika lagi chatting di Facebook dengan Mas Arif yang bukan Kyai ) Masih ada hubungannya dengan 9 tahun ngeblog, mas Arif bertanya, “Sampean blogger master ya?“. Saya jawab:

    Ngeblog itu bukan tentang waktu. Tidak peduli sudah berapa lama Anda ngeblog, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Di situlah asiknya ngeblog.  Justru kalau kita bikin kotak-kotak: ini blogger junior, ini blogger senior, ini blogger master, ini blogger belum master, wah… ga asik banget. Lagi pula Blogger itu bukan semacam kuliah S2, jadi ga perlu ada gelar masternya ;-)

    nb: Kalau ada pertanyaan-pertanyaan seputar ngeblog bisa ditanyakan lewat account saya di Formspring.me

    Happy Blogging!

    *images taken from Ottoandednaneelyfoundation.org*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/06/Blogger_Tanpa_Gelar'
  • 9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun

    Posted: February 1st, 2010, 1:05am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: “Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog? Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang “9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun”  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga untuk Anda.

    1. Blog sebagai buku harian online
    Sembilan tahun yang lalu saya mulai menulis di blog. Seperti kebanyakan blog saat itu, bagi saya blog tak ubahnya seperti buku harian online. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman hidup dari hal yang bahagia, sedih, menjengkelkan, atau hal-hal lucu yang terjadi di sekitar kehidupan saya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menganggap blog sebagai sebuah online diary -tentu saja buku harian yang terbuka untuk umum.

    Dan bagian terbaik dari menulis online diary adalah kita bisa dengan mudah melihat kilas balik ke belakang tentang kejadian-kejadian masa lalu. Nah, ketahui manfaat ngeblog (meski itu sekedar menulis buku harian online), lalu jangan ragu untuk mengekspresikan diri lewat blog. Coba baca blognya Raditya Dika yang berisi cerita-cerita konyol dalam hidupnya. Blog itu malah menjadi blog pertama di Indonesia yang dijadikan buku! Hebat ngga?

    2. Mulailah menulis dari hal yang kita suka
    Jika merasa kehidupan kita bukan sesuatu hal yang menarik untuk dibagi ke orang lain, bukan berarti kita tidak punya alasan untuk ngeblog. Menulis tentang hal yang kita suka adalah suatu keharusan. Jika kita menyukai sesuatu, maka otomatis aktivitas lain yang berhubungan dengan sesuatu tersebut akan menjadi menyenangkan.

    Misalnya saja yang punya hobby nonton film horor seperti teman kita Si Gila Horor, tentunya bikin resensi tentang film horor adalah sesuatu yang menyenangkan baginya. Hal yang keliru adalah ketika kita mencoba “memaksakan diri” untuk menulis hal-hal yang tidak kita sukai dan tidak kita mengerti. Percaya deh, belum 1 semester blog itu bakal kayak kuburan alias sepi jarang update. Hehe…

    3. Antara Traffic, Komentar dan Ranking
    Jangan menjadikan traffic (jumlah kunjungan), komentar dan ranking blog sebagai prioritas utama ketika Anda baru mulai ngeblog. Karena semua itu dibangun berdasarkan usaha yang butuh waktu.  Memang ada cara-cara instant yang meningkatkan semua itu, tapi prinsip saya yang cepat panas akan cepat pula dinginnya -dan Anda akan kehabisan energi mengejar semua itu.

    Tipsnya: buat target jangka waktu yang agak panjang untuk ngeblog. Misalnya dalam 2-3 tahun ke depan harus tetap konsisten menulis. Maka ketika dalam 6 bulan sampai 1 tahun pertama blog Anda masih sepi pengunjung, tidak ada komentar maupun tidak memiliki ranking Google maupun Alexa, Anda harus tetap menulis.

    4. Ngeblog jangan dijadikan beban
    Setelah menulis apa yang Anda sukai,  seiring berjalannya waktu blog Anda akan dikenal orang. Maka traffic, komentar dan ranking mulai berdatangan. Lalu Anda mulai merasa terbebani untuk terus menyajikan tulisan-tulisan yang bermutu tentang hal tersebut. Hmm… kalau sudah seperti itu sudah waktunya Anda introspeksi diri.

    Kalau sudah ada beban, maka sesuatu yang menyenangkan tidak lagi menyenangkan. Maka sebaiknya Anda kembali melihat tips nomor 2 di atas.

    Ada sebuah perumpamaan yang bagus. Segelas air putih itu cukup ringan untuk diangkat. Itu bukan menjadi beban untuk Anda, kan? Coba deh diangkat selama 1 menit, maka tangan Anda mulai merasa pegel. Dibiarkan lebih lama tangan Anda akan mulai bergoyang. Makin lama lagi dan Anda masih mengangkat gelas tersebut… wah, berarti Anda cukup bodoh (maaf) untuk tidak meletakkannya di meja.

    5. Ngeblog demi uang. Salahkah?
    Kalau harus menjawab antara “Ya” dan “Tidak” maka saya akan menjawab “Tidak”. Kalau motivasi Anda memang ingin mencari uang lewat blog, bisa jadi itu malah membuat semangat Anda untuk tetap menulis menjadi berkali-kali lipat. Tapi ingat, semua butuh proses dan usaha (baca: kerja keras). Kalau Anda pikir mencari uang lewat blog itu mudah, siap-siap dalam 6 bulan pertama Anda akan kecewa berat.

    Kalau memang motivasinya seperti ini, lihat tips #3, buat target jangka panjang. Dan banyaklah belajar dari meraka yang sudah sukses di jalur ini. Ingat, ada banyak jalan menuju Roma.

    6. Seribu Tips Dahsyat untuk menulis (tapi saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda)
    Pelit? Sabar… begini, beberapa orang sempat meminta tips kepada saya bagaimana caranya menulis blog yang baik. Saya tertegun sejenak. Memang tulisan blog saya sudah baik? Asumsi saya kalau mereka meminta itu ke saya, maka menurut mereka tulisan saya sudah baik. Jadi, terima kasih!

    Jujur saja, saya merasa tulisan di blog ini masih jauh dari baik. Entah itu dalam penyampaian ide-idenya, maupun tata bahasanya. Tapi saya ngga malu untuk berbagi 1000 tips dahsyat yang saya jadikan pegangan untuk menulis. Namun seperti kata saya tadi, saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda.

    Yang pertama adalah menulis, yang kedua adalah menulis, dan yang ketiga adalah tetap menulis. Mungkin Anda sudah bisa menebak 997 sisanya. Semua itu butuh proses. Dan disetiap prosesnya akan ada hal baru yang Anda pelajari.

    7. Cari Blogger yang dapat memberi inspirasi
    Ketika melakukan blogwalking, jadikan aktivitas tersebut bermanfaat. Baca tulisan-tulisan mereka; jangan sekedar hit and run untuk meninggalkan komentar dan link url blog Anda. Banyak hal yang dapat Anda pelajari dari kaca mata orang lain.

    Setelah beberapa kali blogwalking, biasanya saya menemukan blogger-blogger yang dapat memberi inspirasi ke saya. Maka saya pun meng-bookmark situs mereka atau berlangganan via email melalui fitus RSS yang tersedia. Ketika semangat ngeblog turun, membaca blog-blog tersebut tetap update maka semangat ngeblog akan datang kembali.

    8. Jenuh Ngeblog? Hiatus saja…
    Kalau sudah benar-benar merasa jenuh untuk ngeblog. Ya Hiatus saja. Hiatus adalah istilah yang umum digunakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas ngeblog dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam 9 tahun ini saya sempat beberapa kali hiatus. Apalagi kalau memang sedang ada “gawe besar” dalam hidup. Ingat, don’t let your blog ruin your real life!

    9. My Blog, My Rules!
    Ini dia tips terakhir dan terdahsyat yang dapat membuat saya bertahan ngeblog selama 9 tahun. Inilah jurus pamungkasnya. Haha… Sampai-sampai saya jadikan tagline di header blog ini. Blog Anda, Aturan Anda. Iya, sesederhana itu. Lupakan tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” -karena itu adalah aturan di blog saya, bukan blog Anda. Tidak ada harus begini dan begitu. Tidak harus ikut arus. Ingat, itu adalah blog Anda. Maka Anda berhak atas blog Anda.

    -termasuk untuk tidak mengikuti 9 tips di atas.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/01/9_Tips_untuk_Tetap_Eksis_Ngeblog_Selama_9_Tahun'
  • Trends SEO/M di Tahun 2010

    Posted: January 5th, 2010, 3:59am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Selalu menarik apabila kita mencoba memprediksi seperti apa wajah dunia internet di tahun 2010. Apakah sosial website seperti Facebook atau Twitter masih mendominasi ataukah akan muncul nama-nama baru. Mampukah Bing sebagai senjata rahasia Microsoft menggoyahkan tahta Google sebagai raja mesin pencari? Ya, di dunia yang serba horizontal ini apa saja mungkin terjadi. Google sebagai Goliath di dunia Internet musti waspada terhadap David-David yang siap setiap waktu untuk melemparkan batu-batunya ke tubuh Goliath.

    Bagi seorang SEOers, trend-trend yang muncul tentu saja akan mempengaruhi teknik optimalisasi dan marketing mesin pencari. Masih sebuah pertanyaan besar apakah kita harus melakukan optimalisasi terhadap Bing, ataukah kita hanya buang-buang waktu, tenaga dan pikiran karena toh orang-orang masih menggunakan Google sebagai pilihan hmm… satu-satunya untuk mencari. Kalau kita amati, hasil pencarian Google dan Bing bisa sangat berbeda. Bahkan di website Bing vs Google kita bisa melihat perbandingan hasil pencarian kedua mesin pencari tersebut secara head to head.

    Tak ada yang bisa memastikan seperti apa aloritma Google maupun Bing. Satu hal yang harus kita ingat adalah:

    Mesin pencari dirancang untuk mempermudah kita dalam mencari kunci di antara tumpukan jerami. Kita tak ingin mendapatkan kuncil yang salah kan?

    Jadi aturannya adalah sediakan kunci yang memang dicari oleh orang-orang. Lalu optimalisasi sehingga kunci tersebut mudah ditemukan. Bukan malah meletakkan kunci yang salah di atas tumpukan jerami sehingga mudah terlihat orang. Ingat, pengunjung yang kecewa bisa memberikan efek jangka panjang yang buruk terhadap SEO/M website Anda.

    Seperti yang pernah saya sebutkan sebelumnya, “Kita hidup di dunia yang begitu cepat berubah“, siapa yang peduli tentang trends 1 tahun ke depan kalau semua itu bisa muncul, bertahan dan tenggelam dalam hitungan hari?

    Menurut Anda, apa sih yang bakal menjadi trends untuk SEO/M di tahun 2010?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/01/05/Trends_SEO_M_di_Tahun_2010'
  • Resolusi Tahun Baru 2010 untuk Andaka.com

    Posted: December 31st, 2009, 12:47pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Berikut adalah resolusi tahun baru 2010 untuk blog ini:

    1. Tetep bisa posting hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain dengan target jumlah postingan total 250 (saat ini 197 post)
    2. Monthly Unique Visitor rata-rata nembus 5000 pengunjung/bulan (saat ini 4734)
    3. PageRank (PR) Google bisa tetep dipertahankan di PR4, atau (kalau bisa) ditingkatkan -rasanya sih mustahil…
    4. Alexa Rank bisa dipertahankan di bawah 200,000 (posisi terakhir 191,839 yang baru dicapai hari ini)
    5. FanPage di Facebook bisa nembus 500 orang (posisi terakhir 122)
    6. Iklan di // bisa laku di harga $50/iklan/bulan (saat ini $40)
    7. Bisa ngasi kado spesial untuk blogger Indonesia di ultah Blog ini yang ke-9 pada 13 Februari 2010 nanti

    Targetnya ga usa tinggi-tinggi dulu deh biar semangat ngejernya )

    Happy Blogging and Happy New Year 2010!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/12/31/Resolusi_Tahun_Baru_2010_untuk_Andaka.com'
  • Arti Sebuah Nama

    Posted: December 27th, 2009, 11:33pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    What’s in a name? That which we call a rose
    by any other name would smell as sweet.
    ~William Shakespeare~

    Tak jarang saya jumpai komentar-komentar yang di akhir kalimatnya menuliskan “Salam kenal” namun mereka tidak mencantumkan identitas yang jelas. Atau paling tidak nickname yang biasa digunakan. Yang ada di kolom nama malah nama website mereka, sebut saja misalnya Pemburu Dollar, masa mau saya panggil Dollar seperti nama pelawak dari Bali itu? Ada juga yang menuliskan Definisi sebagai namanya untuk mempromosikan website tentang definisi, atau jangan-jangan namanya memang Defi ya?

    Kalau itu dimaksudkan sebagai teknik SEO, ketahuilah… cara tersebut sudah terbukti TIDAK BERMAKNA!

    Apalah arti sebuah nama. Mungkin itu yang ada di benak mereka mengutip kata-kata sang pujangga William Shakespeare. Kalau kita hanya melihat sepenggal kalimat tersebut, memang seolah-olah nama bukanlah hal penting. Namun mari kita coba melihat lengkapnya kalimat tersebut.

    Apalah arti sebuah nama? Meskipun kita menyebut mawar dengan nama lain, wanginya akan tetap harum.

    Jadi jelas, wangi mawar akan tetap seperti itu meski kita menyebutnya kotoran kuda sekalipun. Nama bisa saja bukan hal yang penting bila kita bandingkan dengan tindakan kita. Orang bisa jadi tidak mengenal nama A, B atau C. Namun kalau tindakan kita baik maka akan ada cap “orang baik” ke kita. Begitu juga sebaliknya.

    Etika berinternet, seringkali dinilai dari apa yang Anda tulis dan cara Anda berkomentar. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang  “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” yang berisi aturan dasar berkomentar yang dapat meningkatkan traffic ke blog Anda. Ada juga “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer” dimana cara #1 adalah “Gunakan Keyword sebagai pengganti nama”. Ya, itu cara untuk menjadi SPAMMER, bukan menaikkan PageRank (PR), ranking Alexa atau meningkatkan traffic!

    Apa sih susahnya mencantumkan nama Anda yang benar? Atau kalau Anda takut dengan masalah privasi atau keamanan identitas, Anda bisa mencantumkan nickname Anda kan?

    My Blog, My Rules.

    Setiap blogger memiliki aturannya sendiri. Untuk blog ini, saya lebih menghargai mereka yang mau mencantumkan nama atau nickname-nya. Dan bila ada komentar-komentar yang menarik, saya tak segan-segan untuk mengutipnya (baca: backlink) di postingan saya berikutnya. Semenarik apa pun komentarnya, kalau Anda berlaku seperti spammer *maaf* saya sudah ilpil duluan. ;-)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/12/27/Arti_Sebuah_Nama'
  • Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA

    Posted: October 26th, 2009, 2:23am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Terus terang, saya tidak menyukai CAPTCHA yang dipasang pada sistem komentar blog. Bagi yang belum tahu, CAPTCHA itu singkatan dari “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart“, atau sebuah challenge-response test yang digunakan untuk memastikan bahwa sebuah input atau respon berasal dari manusia. Kalau digunakan untuk registrasi email, forum atau situs-situs tertentu sih ngga masalah. Tapi untuk berkomentar pada blog, saya tidak setuju.

    captcha-cartoon

    Ketika awal-awal muncul yang namanya komentar spam dan plugin anti-spam (Akismet) belum berkembang seperti sekarang, CAPTCHA bisa dikatakan dewa penyelamat. Saya masih ingat masa-masa ketika dalam sehari saya harus menghapus ratusan (baca: RATUSAN) komentar-komentar sampah yang menawarkan obat kuat seperti viagra, cialis atau levitra. Banyak blogger yang kemudian memasang CAPTCHA untuk menangkal komentar yang dikerjakan oleh sistem tersebut.

    Modern-captchaCAPTCHA itu jenisnya macam-macam. Yang paling umum adalah kita harus mengetikkan kombinasi huruf dan angka yang ditampilkan pada gambar. Jenis lain ada juga yang harus menjawab penjumlahan sederhana atau pertanyaan yang bisa dijawab anak SD sekalipun.

    Itu dulu…

    Namun kini, menurut saya CAPTCHA tak ubahnya seperti sebuah tembok penghalang untuk berkomentar. Anda ingin blog Anda mendapatkan komentar dari pengunjung. Tapi Anda malah memasang sebuah tembok penghalang yang harus dipanjat terlebih dahulu oleh mereka yang ingin berkomentar. Bukankah hal ini merepotkan?

    Cara yang paling mudah adalah dengan mempercayakan pada plugin antispam seperti Akismet. Mungkin saja ada satu atau dua komentar yang lolos, tapi mudah saja untuk memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita kan?

    Sedikit saran untuk pengguna CAPTCHA, coba matikan sejenak plugin CAPTCHA Anda. Begitu juga bagi Anda yang masih mengaktifkan moderasi untuk komentar, matikan. Lalu aktifkan Akismet!

    Intinya sederhana. Kurangi penghalang bagi pengunjung, meski itu sekedar menjawab 1+1=2. ;)

    Happy Blogging!

    *Cartoon taken from Geek and Poke*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/26/Tembok_Penghalang_Berkomentar_Bernama_CAPTCHA'
  • Waktu yang Tepat untuk Posting Blog

    Posted: October 23rd, 2009, 3:47am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Anda boleh tidak percaya, tapi saya pernah mendapat pertanyaan seperti ini: “Kapan sih waktu yang tepat untuk posting blog?“. Saya tertegun sejenak dan berpikir. Orang ini pastilah kebanjiran ide untuk menulis, sampai-sampai yang dipermasalahkan bukan pada mencari ide tulisan, tapi “waktu yang tepat” untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya.

    Mechanical Clock

    Sebenarnya saya lebih tertarik pada alasan kenapa pertanyaan itu muncul. Apa bedanya kalau tulisan Anda diposting pagi hari, siang, sore, malam atau subuh? Apa bedanya kalau tulisan tersebut diposting hari ini, besok atau mungkin sebulan lagi? Apakah “waktu yang tepat” akan mempengaruhi jumlah komentar dan jumlah kunjungan? Mungkin jawaban-jawaban atas pertanyaan seperti itu yang ingin didengar oleh si penanya.

    Untuk itu, saya akan menjawab dari dua sudut pandang. Pertama, berdasarkan Statistik dan kedua, berdasarkan Trend.

    1. Statistik
      Statistik yang saya maksud adalah statistik pengunjung blog Anda. Biasanya setiap penyedia jasa traffic tracking menampilkan “kebiasaan” pengunjung suatu situs. Dengan melihat kebiasaan-kebiasaan itu, Anda akan bisa mengambil kesimpulan singkat (misalnya: pada jam berapa dan hari apa biasanya blog Anda mendapatkan banyak kunjungan). Dengan kombinasi kebiasaan-kebiasaan seperti itu bisa jadi Anda akan menemukan waktu yang tepat untuk mempublikasikan tulisan Anda.

      Misalnya saja blog ini, menurut catatan eXTReMe Tracking, kunjungan paling banyak adalah hari Rabu antara jam 2 sampai 3 sore. Mungkin saja, waktu tersebut adalah waktu yang paling tepat untuk posting di blog ini.

    2. Trend
      Trend itu menyerupai kurva berbentuk “U” terbalik. Suatu berita akan muncul, menanjak, mencapai puncak, bertahan sebentar, mulai menurun untuk akhirnya dilupakan. Bentuk kurva mungkin saja fluktuatif, namun secara umum akan seperti itu. Bila Anda mempunyai ide tulisan tentang suatu topik, tulislah ketika tulisan tersebut mulai muncul, menanjak dan mencapai puncaknya.

      Misalnya, untuk saat ini topik yang sedang hangat adalah kontroversi kedatangan Miyabi alias Maria Ozawa ke Indonesia. Atau yang lebih panas lagi tentang susunan Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tentu saja pencarian orang di mesin pencari sangat tergantung pada trend seperti ini.

    Kalau yang Anda targetkan adalah jumlah komentar dan traffic, mungkin hal-hal seperti ini juga perlu diperhatikan. Mungkin? Iya… saya sih belum dapat memastikan kalau cara-cara di atas bisa meningkatkan jumlah komentar dan kunjungan di blog Anda. Tapi masuk akal kan?

    Namun kalau Anda ingin benar-benar mengetahui pendapat saya tentang pertanyaan di atas. Maka saya akan menjawab, “Saat ide yang Anda miliki sudah berhasil Anda endapkan menjadi sebuah tulisan, posting-lah!“. Tidak peduli pagi, siang, sore, malam atau subuh. Tak usah hiraukan kalau topik yang ingin Anda tulis sudah basi. Ketika kondisi memungkinkan, publish saja. Kalau keseringan menunda, bisa jadi tulisan tersebut benar-benar tidak akan pernah Anda publikasikan.

    Happy Blogging! ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/23/Waktu_yang_Tepat_untuk_Posting_Blog'
  • Andaka.com on Facebook

    Posted: October 14th, 2009, 12:25am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Andaka.com on FacebookKemarin malam, iseng-iseng saya bikin fanpage untuk Andaka.com di Facebook. Bukannya sok mau jadi artis atau orang terkenal sampe bikin fanpage-fanpagean segala, tetapi lebih untuk semakin menghubungkan antara blog ini dengan iconnya Web 2.0, Facebook.

    Tahun 2010 nanti trend web juga akan bergeser dari Web 2.0 ke Web 3.0 yang ditandai dengan mulai terhubungnya berbagai situs dengan latar belakang platform yang berbeda. Facebook dengan Twitter, Twitter dengan Blog, atau juga Blog dengan Facebook. Situs-situs seperti Ping.fm pun mulai bermunculan. Intinya, “MENGHUBUNGKAN“.

    Ga mau ikut arus perubahan? Sah-sah saja. Namun kita musti ingat kata pepatah, “Change or die!“. So, kalau ga mau ikutan mati musti siap untuk berubah.

    Sebuah fakta yang tidak bisa dielakkan adalah; pertumbuhan orang yang bergabung dengan Facebook jauh melebihi pertumbuhan orang yang mulai ngeblog. Nilai-nilai sosial pun mulai bergeser. Kalau dulu orang yang Facebook-an cenderung dibilang kuper alias kurang pergaulan. Sekarang, seminggu aja ga buka Facebook mungkin Anda ketinggalan berita tentang teman-teman atau keluarga Anda. Nah, kalau sudah begitu siapa sekarang yang kuper?

    Pesan moral dari tulisan ini adalah: kalau ngga keberatan, ayo joinan di “Andaka.com on Facebook;) Bisa langsung lewat Facebook, atau lewat widget di sidebar sebelah. Akhir kata, join ga join teng kyu! Hehe…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/14/Andaka.com_on_Facebook'
  • Pelajaran Terakhir dari Ibu

    Posted: October 9th, 2009, 11:41pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    MamaMinggu, 4 Oktober 2009 pukul 13.30 WITA, ibu yang saya cintai telah menutup mata untuk selama-lamanya. Perjuangannya melawan kanker payudara yang telah dideritanya sejak 11 tahun yang lalu sudah berakhir. Tidak ada lagi rasa sakit yang harus ia tahan. Tidak ada lagi keluh kesah yang harus ia sembunyikan agar kami tidak khawatir.

    Saya teringat akan postingan “Renungan Tentang Kematian” yang saya tulis bulan Juli lalu. Di sana saya mengutip sebuah kata-kata dari Ajahn Chah dalam bukunya “No Ajahn Chah“, sebagai berikut:

    Kelahiran dan kematian kita adalah satu hal. Anda tidak bisa mendapatkan yang satu tanpa yang lainnya. Terlihat agak lucu; bagaimana pada saat ada kematian, orang-orang menangis dan sedih; sedangkan pada saat ada kelahiran, orang-orang gembira dan senang. Itu hanyalah khayalan. Saya rasa jika Anda benar-benar ingin menangis, lebih baik melakukannya pada saat seseorang dilahirkan. Menangislah pada awalnya, karena bila tidak ada kelahiran, maka tidak akan ada kematian. Apakah Anda bisa mengerti hal ini?

    Nyatanya, air mata ini tetap saja menetes. Rasa sedih masih saja hinggap meski saya mencoba untuk menyadari bahwa ini adalah kenyataan yang harus dihadapi. Ternyata… saya memang belum mengerti tentang kelahiran, kehidupan dan kematian.

    Di saat doa bersama yang dipimpin oleh Bhante Sucirano, beliau mengatakan:

    Kita tidak dapat menghindari usia tua, kita tidak dapat menghindari penyakit, kita tidak dapat menghindari kematian. Jangankan kematian orang-orang yang kita cintai, bahkan kematian diri kita sendiri pun tak akan dapat kita hentikan.

    Lalu, sudah siapkah kita bila kematian datang menjemput?

    Saya merasa ibu sudah sangat siap. Sebelum dikremasi pada tanggal 7 Oktober, banyak orang-orang yang datang untuk ikut mendoakan ibu. Dari mereka, saya banyak mendengar kisah-kisah baik tentang ibu. Bagaimana ibu begitu peduli terhadap orang lain dan selalu mencoba berbuat kebaikan ketika ada kesempatan. Banyak yang merasa kehilangan dengan kepergian ibu. Malam itu, saya dan kedua kakak saya baru menyadari bahwa selama ini ibu bukan hanya ibu bagi kami anak-anaknya, namun ibu telah menjadi ibu bagi banyak orang.

    Ada pepatah yang mengatakan “Daripada hidup 100 tahun namun disia-siakan, lebih baik hidup sehari namun dimaknai dengan baik”. Alangkah indahnya jika kita dapat memaknai hidup kita dengan baik disepanjang sisa hidup kita (bukan hanya sehari!).

    Sudah sering saya dengar bahwa kemelekatan akan menimbulkan penderitaan. Karena cepat atau lambat kita akan berpisah dari yang kita sayangi dan kita cintai. Bukan kematian yang menyebabkan penderitaan, namun rasa “milikku” (kemelekatan) itulah yang membuatnya menjadi derita. Saya merasa, inilah pelajaran terakhir dari ibu.

    Terima kasih Tuhan, telah diberikan kesempatan untuk lahir dari seorang ibu yang begitu hebat. Semoga dengan timbunan perbuatan baik yang telah ibu lakukan semasa hidupnya, ibu dapat terlahir di alam-alam yang menyenangkan.

    Sabbe satta bhavantu sukhittata,
    Semoga semua makhluk berbahagia…

    I love you, mom!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/09/Pelajaran_Terakhir_dari_Ibu'
  • Komentar Spam? Ke Laut Aja…

    Posted: October 1st, 2009, 5:14am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    What a spammer looks like

    Apa hikmah yang bisa kita petik dari komentar-komentar spam yang lolos dari jeratan Akismet? Bahwa mudah saja bagi kita memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita

    So, don’t act like spammer plz!

    *image taken from: cartoonstock.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/01/Komentar_Spam__Ke_Laut_Aja%e2%80%a6'
  • A Little Peek at Little Kevin

    Posted: September 21st, 2009, 2:48pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    A baby is God’s opinion that the world should go on.
    ~ Carl Sandburg ~

    Tanggal 17 September 2009, disaat kesadaran ibu mulai membaik, keluarga kami juga mendapat satu lagi berita bahagia. Kakak saya, Winda telah melahirkan putra pertamanya, Kevin Nanda Leonardo di Prince of Wales Private Hospital Sydney pada pukul 07.31 waktu setempat.

    Selamat! Semoga kehadiran Kevin akan membawa keceriaan dan kebahagiaan tersendiri, menjadi anak yang berbakti dan menjadi kebanggaan bagi Papa & Mama dan keluarga besar. Welcome to the world, Vin!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/09/21/A_Little_Peek_at_Little_Kevin'
  • Senyum Seorang Ibu

    Posted: September 17th, 2009, 2:34am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    My mom is a neverending song in my heart of comfort, happiness, and being.
    I may sometimes forget the words but I always remember the tune.

    ~Graycie Harmon~

    Mungkin bagi sebagian orang tanggal 9 September 2009 adalah hari yang istimewa karena mengandung tiga (bahkan enam) angka 9 yang merupakan angka tertinggi. Bahkan Google sampai menyisipkan angka 09/09/09 dan 09:09:09 di bawah logonya untuk menyambut momen tersebut.

    Saya tak mau menyebut kalau hari itu adalah hari baik atau buruk karena terus terang saya tidak begitu percaya dengan hal-hal seperti itu. Yang pasti, hari itu adalah hari yang tak akan terlupakan dalam hidup saya. Ibu yang saya cintai tidak sadarkan diri hingga harus dirawat di ruang ICU.

    Ibu adalah seorang sosok yang sangat menginspirasi. Banyak hal berharga yang saya pelajari darinya. Ibu adalah orang yang disiplin, terutama soal waktu. Masih teringat ketika saya kecil, ada saat-saat dimana saya harus belajar, bermain atau menonton acara TV favorit. Ibu yang mengajari saya untuk membiasakan diri membuat jadwal harian dan menuliskannya dalam sebuah notes kecil. Mungkin itu juga yang menjadi cikal bakal kenapa saya begitu suka menulis blog.

    Ibu divonis menderita kanker payudara pada tahun 1998. Namun itu tidak membuatnya kehilangan semangat hidup. Sebaliknya, ibu malah memiliki semangat hidup yang luar biasa. Pengobatan medis dijalaninya dengan penuh kesabaran; meski mual, rambut rontok, kuku-kukunya menghitam, bibirnya mengelupas akibat kemoterapi, namun semangat itu tidak pernah padam. Senyumnya tidak pernah memudar.

    Kadang saya merasa malu, meski masih muda dan badan masih sehat namun keluhan begitu mudah diungkapkan. Sering kali ibu mengingatkan saya untuk selalu berusaha dulu sebelum mengatakan “Tidak bisa”. Berjuang dulu untuk melakukan yang terbaik, sisanya urusan yang di atas. Ibu yang selalu mengingatkan untuk bersyukur, bahwa selalu ada hikmah yang bisa kita petik di setiap kejadian.

    Sedih rasanya melihat ibu yang kita cintai berbaring tak berdaya. Mesin ventilator terpasang untuk mensupport nafasnya, beberapa obat di dalam syringe pump terpasang untuk membantu jantungnya dan selang juga terpasang dari hidung ke lambung untuk menjaga nutrisinya. Sesekali muncul reaksi kesakitan dan gelisah untuk kemudian kembali “ditidurkan”.

    Pagi ini (17/9), meski belum pulih benar karena pipa yang terhubung dengan ventilator masih terpasang, namun kontak lewat anggukan atau gelengan sudah bisa dilakukan. Bahkan beberapa kali ibu menggerakkan bibirnya seperti hendak berbicara. Dan saya tahu persis, semangat hidup itu masih ada.

    Perjuangan memang belum selesai, namun kita harus selalu bersyukur atas setiap nikmat yang kita rasakan.

    Terima kasih Tuhan… saya masih dapat melihat senyum itu kembali…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/09/17/Senyum_Seorang_Ibu'
  • Blog: Antara Attention dan Media Berekspresi

    Posted: August 15th, 2009, 11:45pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Meski saya sudah ngeblog selama 8 tahun, bukan berarti saya tahu segalanya tentang blog. Saya bukanlah pakar, bukan penulis handal, bukan ahli ngoprek theme-nya Wordpress. Saya hanyalah seorang blogger biasa yang senang berbagi. Itu saja. Dalam perjalanan ngeblog ini, saya kerap kali mendapatkan email yang menanyakan tentang seluk-beluk blog. Saya selalu coba menjawab sebisanya, dari sudut pandang saya tentunya. Diterima ya syukur, dibantah ya sudah.

    Ada sebuah pertanyaan yang pernah mampir ke email saya dan akan saya bagi kali ini. Begini isinya:

    Dok, saya seorang blogger pemula. Saya sudah mencoba menulis blog yang orisinal, tidak copy paste, dan menurut saya bermanfaat untuk orang-orang. Saya pun sudah melakukan blogwalking dan berkomentar yang sopan di blog-blog tersebut. Tapi kenapa ya masih sedikit sekali yang memberi kunjungan balik dan berkomentar di blog saya?

    Dahulu, kita lumayan susah mencari ruang atau media untuk berekspresi. Saya masih ingat ketika SMP saya mengirimkan puisi-puisi saya ke redaksi surat kabar Wiyata Mandala (korannya pelajar-red) dan menunggu dalam ketidakpastian untuk sekedar agar karya saya dibaca orang. Dan ketika dimuat, senangnya bukan kepalang (padahal ga dapet honor). Surat kabar, televisi atau radio adalah media berekspresi yang cukup handal saat itu. Mereka memiliki orang-orang yang siap memberi perhatian (attention).

    Saat ini, media berkespresi begitu terbuka. Blog dan Youtube adalah contoh yang sempurna untuk menggambarkan hal ini. Sekarang siapa saja dengan mudah membuat blog dan mengungkapkan apa yang ada di dalam pikirannya. Siapa saja dengan mudah membuat video tentang dirinya agar bisa ditonton orang-orang. Masalahnya, perhatian (attention) yang semakin susah untuk dicari.

    Masalah tersebut kurang lebih dapat saya gambarkan seperti grafik di atas. Ketika media berekspresi (warna hijau) semakin terbuka seiring bertambahnya waktu (grafik naik ke atas), perhatian (warna merah) justru semakin susah untuk didapatkan (grafik turun ke bawah).

    Ketika tahun 2000-2002, blogger masihlah sedikit. Munculnya blogger baru dengan mudah diketahui orang-orang. Tahun 2005 saja Technorati mencatat blog baru muncul setiap 2,2 detik atau 38.000 blog baru setiap hari. Apalagi sekarang…

    Lalu apa donk solusi untuk pertanyaan email di atas? Saya sih menyarankan untuk kembali ke hakekatnya; bahwa blog itu untuk berbagi, bukan untuk mencari perhatian, apalagi mencari sensasi. Kalau sudah begitu, dapet ga dapat pengunjung, ada atau tidak ada komentar, ngeblog jalan terus! Setuju? ;-)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/08/15/Blog__Antara_Attention_dan_Media_Berekspresi'
  • Andaka 3.2: Au-Thematic!

    Posted: August 8th, 2009, 10:16pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Akhirnya kesampean juga untuk ganti tampilan. Sebut saja Andaka 3.2: Au-Thematic! karena theme kali ini menggunakan Thematic sebagai layout dasarnya. Bagi yang belum tahu, Thematic adalah sebuah theme Wordpress gratis karya Ian Stewart dari ThemeShaper. Selain bersih, rapi dan search-engine optimized, Thematic juga merupakan theme yang open-source! Itu artinya kita bebas memodifikasi theme ini menjadi berbagai bentuk lain. Satu lagi keunggulan theme ini adalah didukung oleh sebuah forum support yang apabila kita menemukan kendala didalam “mendandani” theme ini, kita bisa bertanya di sana.

    That’s the POWER of community!

    Ok, theme ini secara resmi saya uji cobakan di blog ini. Kalau nanti dalam perjalanannya ditemukan keganjilan-keganjilan yang tidak ditemukan solusinya, mungkin saja saya akan kembali ke theme sebelumnya. Selamat menikmati! )

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/08/08/Andaka_3.2__Au_Thematic_'
  • MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?

    Posted: April 17th, 2009, 6:34am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu lagi sebuah karya dari seorang blogger sekaligus dokter, Meta Hanindita, lewat sebuah buku yang berjudul “MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?“. Seperti yang tertulis di sampul depan, buku ini menyajikan cerita-cerita konyol, sotoy dan gokil dari seorang (waktu itu) calon dokter. Dari masalah “kepikunan kronis”, bedain kucing ama anjing (honestly… for me it’s a dog, Met) sampai serunya medical student exchange ke Denmark.

    Ngga melulu tentang cerita konyol. Tulisan yang berjudul “Dokter Oh Dokter” dapat mewakili curahan hati para dokter, bahwa menjadi dokter itu tidak mudah dan tidak selalu menyenangkan. Namun bagi kami, menjadi dokter adalah suatu kebanggaan, suatu prestasi yang bukan hanya dinilai di dunia, melainkan juga di akhirat.

    Bagi para dokter, buku ini wajib dibaca untuk mengingatkan kembali (nostalgia-red) akan kekonyolan-kekonyolan sewaktu menjalani pendidikan dokter. Serius, beberapa kali saya jadi teringat akan peristiwa yang saya pikir “cukup konyol untuk menjadi nyata” namun kenyataannya ya memang terjadi.

    Bagi para calon dokter, wah… tambah wajib lagi nih. Setidaknya Meta dapat menunjukkan bahwa menjalani pendidikan sebagai seorang calon dokter tidak melulu diisi dengan belajar textbook kedokteran dalam kamar yang sempit. Karena hakekat belajar itu sesungguhnya bagaimana kita menjalani kehidupan ini. Disela-sela kesibukannya sebagai seorang calon dokter, Meta masih sempat menyambi sebagai penyiar radio, presenter TV, pengajar di sekolah broadcasting, MC dan kontributor majalah remaja. Salut deh…

    Trus gimana untuk yang bukan dokter dan calon dokter? Tenang saja… buku ini bukan textbook kedokteran kok ) Tidak akan membuat otak memanas karena berpikir. Sebaliknya, buku ini disampaikan dengan gaya bahasa yang ringan dan anak muda banget. Siap-siap tersenyum, tersindir dan terharu dari awal sampai akhir!

    ps: Thanks for the book, Met

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/17/MetaMorphosis__Miauww_Itu_Kucing__Kan_'
  • Connect Your Blog to Facebook

    Posted: February 22nd, 2009, 3:49am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Inilah asiknya Web 2.0: tidak monoton, tidak statis, tidak membosankan, tidak 1 arah dan yang paling penting tidak egois! Mungkin sudah pada tahu kalau yang saya maksud adalah Facebook, sebuah website yang merupakan icon-nya Web 2.0. Saya sengaja memberi penekanan pada ‘tidak egois’ karena kenyataannya memang begitu. Situs ini cukup open-minded terhadap situs-situs lain. Singkatnya… “Connected”!

    Di tiga postingan sebelumnya saya mencoba menghubungkan antara blog ini dengan Facebook melalui fasilitas Note yang tersedia. Ngga perlu repot-repot, kita tinggal memasukkan url blog kita di settingan Note, maka blog kita akan terhubung dengan Facebook. Setiap kita posting di blog, maka otomatis akan terupdate di Note. Boleh dibilang ini sejenis feed.

    Mungkin bisa jadi muncul kebimbangan, jangan-jangan nanti orang-orang lebih memilih comment di Note Facebook dari pada di blognya sendiri. Menurut saya sih ngga juga. Facebook sebagai sebuah situs social community memiliki atmosfer yang berbeda. Bisa dibilang, masing-masing memiliki target populasinya berbeda. Yang penting, ide yang Anda tuangkan melalui tulisan lebih dapat dijangkau oleh banyak orang kan?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/22/Connect_Your_Blog_to_Facebook'
  • Blog, Evolusi dan Seleksi Alam

    Posted: February 13th, 2009, 10:50pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Charles DarwinKemarin, tepat 200 tahun berlalu sejak kelahiran bapak evolusi dunia, Charles Robert Darwin (1809-1882), atau yang lebih kita kenal dengan Charles Darwin saja. Masih jelas teringat di benak saya tentang teori evolusinya yang menceritakan bahwa awalnya jerapah ada yang berleher pendek dan ada yang berleher panjang. Lalu jerapah yang berleher panjang lebih mudah menjangkau daun-daun muda yang tempatnya memang lebih tinggi dibandingkan dengan jerapah berleher pendek. Akhirnya, jerapah berleher panjang dapat bertahan hidup dan jerapah berleher pendek perlahan-lahan akan punah. Ini yang disebut Charles Darwin sebagai “Seleksi Alam”.

    Hari ini, tepat 8 tahun berlalu sejak saya mulai menulis blog. Dalam perjalanan 8 tahun ini pun sudah banyak kali mengalami evolusi. Entah itu dari nama domain, konsep, topik, design, mesin blog, cara penulisan dan juga dari cara pandang saya terhadap sesuatu. Dan saya cukup menikmati perubahan-perubahan itu.

    Mungkin sebagian orang memandang bahwa 8 tahun masih survive di dunia blog adalah sesuatu yang cukup langka. Saya rasa tidak. Banyak kok blogger-blogger Indonesia yang sudah mulai ngeblog saat itu dan masih eksis sampai sekarang. Sebut saja misalnya Anzarra, Angel Sulistyo atau juga Didi Rustam. Lebih jauh lagi, coba mampir ke rumah tua yang bernama Bloggerian, Anda akan banyak bertemu dengan blogger-blogger angkatan 2000-01.

    Lalu apa hubungannya antara Blog, Evolusi dan Seleksi Alam-nya Darwin?

    Seperti sudah saya sebutkan tadi, Blog memang sangat dekat dengan yang namanya Evolusi. Baik dari nama domain, konsep, topik, design, mesin blog, cara penulisan dan juga cara pandang penulis terhadap sesuatu. Saya mengartikan evolusi sebagai sebuah perubahan. Dan seiring dengan waktu, perubahan-perubahan itu pasti akan terjadi. Bukankah hidup ini adalah perubahan? Yang tidak mau berubah akan mudah terlindas. Bukan berarti juga harus ikut-ikutan berubah. Asal kita mempunyai prinsip atau landasan yang kuat, maka tak akan pernah takut untuk mengambil/tidak suatu langkah perubahan.

    Dunia blogger dahulu jauh berbeda dengan dunia blog yang sekarang. Kalau boleh saya bilang, maaf, sekarang banyak dari kita yang hanya mengejar traffic, page rank, alexa ataupun komentar belaka. Tentu tidak semua, tapi sekali lagi maaf, kenyataannya memang ada. Tidak ada yang benar atau salah. Ini adalah proses. Dan akhirnya seleksi alamlah yang berbicara…

    Yah akhirnya, Happy 8th Years Blogiversary to me

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/13/Blog__Evolusi_dan_Seleksi_Alam'
  • Bukan Tentang Waktu

    Posted: February 1st, 2009, 1:24pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Tanggal 13 Februari 2009 nanti, sehari sebelum hari Valentine, blog ini tepat berusia 8 tahun. Iya, sudah 8 tahun berselang sejak saya mulai mencoba untuk menulis di media yang bernama blog. Sungguh bukan waktu yang singkat, banyak yang heran saya masih “betah” ngeblog sampai sekarang. Dalam kurun waktu itu saya banyak melihat mereka yang datang dan pergi. Di awal-awal ngeblog sangat bersemangat posting, bahkan bisa sampai 5 artikel sehari… setelah itu semakin jarang dan akhirnya berhenti sama sekali. Memang, motivasi dalam mengerjakan sesuatu itu  perlu dijaga. Itulah bagian tersulit yang saya rasakan…

    Jadi ini bukan tentang waktu. Meski banyak perusahaan yang dengan bangganya memasang tulisan seperti “Since 1874″ di bawah brand mereka, namun di jaman yang begitu cepat berubah seperti sekarang ini, siapa yang peduli hal tersebut? Pak Hermawan Kartajaya dalam bukunya New Wave Marketing menyebutkan:

    Internet telah membuka batas-batas dunia sehingga pasar menjadi tanpa batas. Semua orang punya kesempatan yang sama untuk masuk ke pasar global.

    Pasar global saja begitu, apalagi di dunia blog? Tidak peduli Anda sudah ngeblog berapa lama, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Tak usah takut kalau dunia blog sudah hampir penuh, just start it from NOW!

    *image taken from designboom.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/01/Bukan_Tentang_Waktu'
  • Warning: Blogosphere hampir Penuh!

    Posted: December 31st, 2009, 6:00am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Coba lihat, kapan saya posting tulisan ini? Iya, 1 Januari 2009 pukul 12:00 am atau tepat tengah malam saat pergantian tahun. So, mungkin ini adalah postingan pertama di tahun baru 2009. Tapi jangan heran, tentu saja saya tidak sengaja menunggu detik-detik pergantian tahun dengan posting sebuah tulisan kan? Mudah saja bagi kita untuk mensetting schedule (jadwal -red) di Wordpress kapan sebuah tulisan harus muncul.

    Dalam menjalani kehidupan ini, saya sering kali bertemu dengan orang-orang yang memiliki pemikiran luar biasa yang dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain. Ide-idenya pun rasanya layak untuk dibagi dengan orang-orang. Beberapa dari mereka saya anjurkan untuk membuat blog; sebuah media untuk mengekspresikan ide secara bebas bertanggung jawab. Namun tak sedikit yang berkata, “Nanti sajalah”, “Belum ada niat”, “Ngga tahu caranya” atau yang paling lucu menurut saya adalah jawaban “Habis tahun depan deh!”. Karena “tahun depan” ngga habis-habis, makanya dia ngga mulai menulis blog.

    Kembali pada judul di atas. Blogosphere atau dunia blog hampir penuh! Mungkin tidak benar-benar penuh, mengingat dunia maya adalah suatu hardisk yang tanpa batas. Selama masih ada penyedia layanan web hosting maka mudah saja bagi kita untuk mulai membuat blog.

    Tapi ngeblog itu bukan sekedar menuangkan ide-ide kita dalam selembar kertas digital. Ada bentuk sosialisasi di sana. Ada komunitas. Ada sebuah ‘ikatan moral’ untuk saling berkunjung dan memberi komentar di blog-blog sahabat, yang dikenal dengan istilah Blogwalking.

    Coba lihat, sudah berapa banyak ada blog sekarang? Setiap harinya selalu bermunculan blogger-blogger baru dan kemunculannya hampir tidak terdeteksi. Berbeda sekali dengan 5 tahun yang lalu ketika seorang blogger baru muncul, maka dengan cepat kehadirannya  diketahui oleh blogger-blogger yang lain.

    Ya, mungkin blogosphere tidak akan pernah penuh. Tapi yang penuh itu KITA!

    So, masih menunggu tahun depan lagi untuk mulai ngeblog? ;)

    Permalink for 'Deddy/2008/12/31/Warning__Blogosphere_hampir_Penuh_'
  • Powered by Wordpress 2.7 “Coltrane”

    Posted: December 11th, 2008, 9:35pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu hal yang sedikit merepotkan bila kita menggunakan blog dengan hosting sendiri dan script open source adalah adanya tuntutan untuk mengupgrade mesin blog kita ke versi yang terbaru. Bisa saja sih kita tetep kekeh dengan versi sebelumnya. Namun makin ke belakang tetap saja tuntutan untuk mengupgrade pasti akan datang. Mulai dari themes dan plugin yang tidak kompatibel sampai pada isu keamanan yang bisa mengganggu aktifitas ngeblog. Seperti kata Alan Deutschman dalam bukunya, Change or Die!

    Wordpress 2.7 baru saja direlease setelah dari beberapa minggu yang lalu kita sudah dapat menikmatinya lewat versi Beta dan Release Candidate. Apa sih yang baru di Wordpress 2.7?

    Wordpress 2.7 screenshot

    Dari segi tampilan, jelas Wordpress 2.7 membawa suasana yang berbeda. Warna-warna pastel yang mendominasi tampilan default Dashboard admin di Wordpress sebelumnya kini berganti dengan warna hitam, abu-abu dan putih. Letak tombol navigasinya pun tidak lagi di atas tapi dipindahkan ke kiri seperti pada email.

    Beberapa fitur baru juga ditambahkan untuk lebih memudahkan pengguna. Quickpress tersedia di Dashboard untuk mereka yang tidak mau berlama-lama mengklik sana-sini untuk posting. Cukup login ke Dashboard lalu posting!

    Quickpress di Wordpress 2.7

    Untuk komentar, kini fasilitas Comment threading dan Comment paging sudah ter-build in ke dalam paket Wordpress terbaru ini. Jadi, kita tidak perlu lagi menggunakan plugin seperti Brian Threaded Comment untuk membuat komentar yang tersusun. Yang menarik adalah adanya Plugin Installer. Kalau pada Wordpress versi 2.6 kita sudah bisa mengupgrade plugin dengan 1 kali klik, kini pada Wordpress 2.7 kita sudah dapat memasang plugin dengan 1 kali klik. Sayangnya kita belum dapat melakukan upgrade Wordpress dengan 1 kali klik. Mudah-mudahan di versi berikutnya )

    Untuk informasi lebih lanjut tentang apa saja yang baru di Wordpress 2.7, bisa dilihat di sini. Dan untuk melihat plugin yang kompatibel dengan versi terbaru, silakan lihat di sini. Oya, plugin yang terdaftar di Plugin Parade juga kompatibel lho…

    Sebagai penutup, sejauh ini upgrade ke Wordpress 2.7 tidak mengalami gangguan apa pun. Semua berjalan dengan mulus dan lancar. So, jangan takut untuk upgrade ke Wordpress 2.7.

    Permalink for 'Deddy/2008/12/11/Powered_by_Wordpress_2.7_%e2%80%9cColtrane%e2%80%9d'

Xammy

  • Hospitalized? Me?

    Posted: December 10th, 2008, 3:22pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    Photo_0043.jpg

    Never thought this would happen to me, but now this is me, hospitalized for something i’m not really sure of.
    But, perhaps this is just an execuse for a lazy days, and a medical check-up paid by insurance.
    Or, i’m just being precautions, at least to make sure there’s nothing wrong with my internal organs, especially heart and lungs.

    ————-
    Posted from O2 Atom Black
    Powered by Indosat-M3 GPRS

    Permalink for 'Xammy/2008/12/10/Hospitalized__Me_'
  • PraVera wedding

    Posted: November 29th, 2008, 8:11pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    Photo_0012.jpg

    Somehow, the brides groom remind me of my wedding

    ————-
    Posted from O2 Atom Black
    Powered by Indosat-M3 GPRS

    Permalink for 'Xammy/2008/11/29/PraVera_wedding'

Deddy

  • Blog sebagai Karya Jurnalistik?

    Posted: November 26th, 2008, 5:32pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Lima bulan yang lalu saya mendapat email dari seorang mahasiswi UNIKOM program studi Jurnalistik perihal wawancara untuk skripsinya tentang fenomena blog. Ada sebuah pertanyaan yang ingin saya bagi kali ini yaitu, “Apakah blog dapat dikategorikan sebagai karya Jurnalistik?“. Sebuah pertanyaan yang membuat saya tersenyum 5 detik dan berpikir 10 menit (Hey, this is not a joke right?).

    Berdasarkan kata dasarnya, Website + Log, Blog dapat didefinisikan sebagai berikut:

    Blog adalah sesuatu yang termuat/tercatat (Log) di situs web (website) berdasarkan urutan waktu tertentu.

    Sebagai kata benda, blog adalah sebuah media. Dan sebagai media, maka blog akan bertransformasi menjadi seperti apa yang mengisinya. Misalnya jika sebuah blog memuat koleksi foto, maka cenderung disebut Photoblog. Bila memuat video-video maka akan menjadi Vlog (Video Blog). Atau campuran dari semua itu. Bahkan blog juga dapat disulap menjadi toko online atau sebuah situs penggemar!

    Lalu pengertian jurnalistik yang saya comot dari Wikipedia adalah:

    Journalism is a discipline of collecting, verifying, reporting and analyzing information gathered regarding current events, including trends, issues and people.

    Blog itu ibarat kertas. Bila kita tulis dengan artikel ilmiah, maka bisa menjadi sebuah tesis. Bila diisi dengan gambar dan warna, maka bisa menjadi lukisan. Bila diisi dengan puisi cinta dan kata-kata gombal bisa menjadi surat cinta.

    Nah, berangkat dari hal tersebut, pertanyaan di atas sama saja dengan menanyakan “Apakah kertas dapat dikategorikan sebagai karya Jurnalistik?“

    Om Tyo dalam blognya pernah menulis tentang “Blog ini bukan Halaman Jurnalistik“. Lewat tulisan tersebut om Tyo mengungkapkan ribet-nya kalau ingin menjadikan blog sebagai karya jurnalistik. Prinsip-prinsip jurnalisme tentunya harus diterapkan ke dalam tulisan kita (lengkapnya, baca Dasar-dasar Jurnalistik). Nah, bila penulisan blog sudah berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme, bisa saja blog dikategorikan sebagai karya jurnalistik. Tapi mau berribet-ribet ria?

    Kalau boleh saya menyarankan sedikit sih… Menurut saya blog itu adalah sebuah ekspresi kebebasan. Bebas dari aturan-aturan yang baku namun tetap dalam ruang lingkup kebebasan yang bertanggung jawab. Setuju?

    Permalink for 'Deddy/2008/11/26/Blog_sebagai_Karya_Jurnalistik_'

Xammy

Deddy

  • 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer

    Posted: October 12th, 2008, 7:00pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan Akismet.

    Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).


    Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer

    Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog“, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer”. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.

    Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :

    1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama

    Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.

    Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi! Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi “MEMBOSANKAN”.

    Sama halnya dengan analogi Seth Godin dengan sapi ungu-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan… atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?

    Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?

    2. Jangan menggunakan Avatar

    Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah Gravatar, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.

    Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.

    3. Berkomentar satu baris dan universal

    Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.

    4. Promosi produk

    Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.

    5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature

    Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya ;)

    ~o0o~

    Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat… mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi… pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil. So, don’t act like spammer plz!

    Permalink for 'Deddy/2008/10/12/5_Cara_agar_Komentar_Anda_seperti_Spammer'
  • Citra Dokter Indonesia di Mata Blogger

    Posted: August 6th, 2008, 5:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pada postingan saya yang berjudul “Dokter, Tolong Baca Blog Saya“, Adel sempat bertanya kenapa hanya kesan negatif tentang Dokter saja yang ditampilkan? Bukanlah suatu kebetulan jika saya hanya menampilkan kesan negatif tentang Dokter di postingan tersebut, namun kenyataannya saya belum menemukan blogger yang menulis kesan positif tentang Dokter. Bahkan tak lama berselang saya juga menemukan tulisan pak Agung pada blognya yang berjudul “Dokter Indonesia, Belajarlah Mental dari Dokter Australia“. Meski saya, dr. Ady Wirawan dan beberapa rekan lain sempat memberi masukan dari perspektif yang berbeda, namun saya jadi berfikir, seburuk itukah citra Dokter Indonesia di mata blogger?

    Lalu kemarin saya mendapat komentar dari seorang pengunjung blog berinisial LP di postingan saya “Dokter Dua Ribu“. Beberapa point yang ingin disampaikan olehnya adalah sebagai berikut:

    1. Biaya Pendidikan Kedokteran yang mahal menjadi salah satu faktor dominan, dokter-dokter Indonesia hilang akal, hilang kendali, hilang nurani dan menjadi dokter matre ( baca “kecenderungan”), istilahnya buru-buru untuk balik modal.
    2. Saya mewakili para masyarakat awam melihat bahwa dokter-dokter sekarang ini matre. Kenapa ? Karena dari biaya konsultasi yang mahal tapi tidak diimbangi dengan kewajiban yang harusnya dijalankan dalam profesinya. Memberikan pelayanan yang baik, pasien dihargai, pasien didengar keluhannya, pasien dijelaskan + dan - mengenai pengobatan yang diambil, tidak adanya second opinion, pasien diberi kesempatan untuk bertanya, pasien diperlakukan secara manusiawi bukan seolah-olah bagaikan mesin yang tidak punya perasaan.
    3. Dari beberapa artikel kesehatan, diberitakan bahwa banyak pasien yang hijrah ke luar negeri untuk berobat karena mereka merasa terpuaskan oleh pelayanan dokter disana, pasien di indonesia takut mallpraktik.
    4. Apakah memang seperti itu kondisi dunia kedokteran Indonesia?
      Saya menduga, 90% adalah benar bahwa poin 1-3 diatas menjadi faktor yang melandasi keterpurukan dunia kesehatan Indonesia…

    Terimakasih kepada pak LP atas komentarnya. Nah, melalui postingan ini dipersilakan bagi mereka yang ingin meluapkan uneg-uneg atau memberikan kesan-kesan tentang Dokter di Indonesia. Saya percaya tentunya tidak semua blogger memiliki pengalaman buruk tentang Dokter. Namun kenyataan masih susahnya menemukan tulisan positif tentang pengalaman ke Dokter merupakan PR tersendiri bagi kalangan kesehatan. Toh semua kesan negatif itu bisa diambil hikmahnya untuk lebih memacu kalangan kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

    Pendapat saya?
    Pertama, saya ingin menyampaikan agar jangan menggeneralisasikan segala sesuatu, termasuk juga di dalam menarik sebuah kesimpulan tentang sesuatu tanpa adanya data-data yang mendasarinya. Meski itu sebuah “kecenderungan”.

    Saya ingin berkomentar sedikit mengenai mahalnya tarif konsultasi atau pelayanan Dokter. “Mahal” itu relatif. Jika mengambil rata-rata jasa dokter umum antara Rp 20.000,- s/d Rp 30.000, apakah itu nilai yang besar? Mungkin tidak untuk sebagian orang. Apalagi bagi mereka yang perokok, yang dalam sehari bisa habis 4 bungkus. Tapi bayangkan bagi anak-anak jalanan yang tiap hari harus mengemis atau ngamen di pinggir jalan dan lampu merah. Bagi mereka uang segitu cukup untuk bertahan hidup 3-7 hari.

    Dokter dan tenaga medis lainnya adalah sebuah pekerjaan yang besar resikonya. Menjaga “nyawa” orang lain adalah sebuah tanggung jawab moral yang luar biasa, bukan hanyak kepada sesama manusia dan hukum, tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bukankah semua perbuatan kita di dunia ini harus kita pertanggungjawabkan kelak?

    Resiko besar tersebut juga tidak terlepas dari nyawa dokter dan tenaga medis itu sendiri. HIV/AIDS, Flu burung, hepatitis dan masih banyak lagi deretan penyakit lain yang kiranya siap menghantui para Dokter ketika menjalankan tugasnya. Iya, kami tahu itu memang resiko yang sudah seharusnya kami tanggung didalam menjalankan profesi. Tapi pernahkah terpikir oleh anda? Coba bandingkan dengan resiko yang harus ditanggung oleh seorang tukang cukur di salon yang tarif potong rambutnya juga tak jauh beda dengan tarif dokter umum (bahkan lebih tinggi?).

    Ada Begitu Banyak Pilihan!
    Hingga April 2006, terdapat 52 Fakultas Kedokteran di Indonesia baik negeri maupun swasta. Bila dalam setahun masing-masing fakultas kedokteran melulusan 100 orang dokter baru (bahkan ada yang sampai 300 orang), dalam setahun Indonesia memiliki 5200 orang dokter baru! Dilihat dari sudut Pasien, maka sesungguhnya ada begitu banyak pilihan bagi Pasien dalam memilih dokternya. Sekedar contoh, kembali ke tukang cukur di atas, bila saat ini saya tidak puas terhadap layanan atau potongan dari tukang cukur A, maka berikutnya ketika hendak potong rambut, saya tentunya tidak memilih untuk datang ke tukang cukur A lagi. Bisa saja saya datang ke tukang cukur B, C, D bahkan Z (tentu saja saya tidak bermaksud menyamakan “kesehatan” dengan “rambut”, ini hanya perumpamaan semata). Dilihat dari sudut Dokter, tentunya hal ini seharusnya lebih memacu para Dokter untuk memberikan pelayanan yang lebih dan lebih baik lagi kepada Pasiennya bila ingin tetap menjadi pilihan bagi Pasien-pasiennya.

    Memandang setiap manusia sebagai manusia menurut saya adalah suatu hal yang memang seharusnya dilakukan oleh semua orang. Bukan hanya oleh dokter kepada pasiennya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh Presiden kepada rakyatnya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh saya kepada tentangga saya, tapi begitu juga sebaliknya. Dokter dan dunia kesehatan selalu dituntut untuk sempurna, padahal Dokter juga manusia… makhluk yang penuh ketidaksempurnaan. Mudah-mudahan dengan saling menghargai satu sama lain tentunya hubungan antara dokter-pasien dapat menjadi lebih harmonis.

    Be Positive, Be Healthy, Be Happy! )

    Permalink for 'Deddy/2008/08/06/Citra_Dokter_Indonesia_di_Mata_Blogger'
  • Kehilangan Komentar

    Posted: July 18th, 2008, 8:27pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Setelah postingan terakhir 3 hari yang lalu tanggal 15 Juni 2008, saya lalu pulang ke kampung halaman di Pupuan Tabanan. Ketika tadi sore saya balik lagi ke Denpasar dan coba mengecek blog ini, alangkah kagetnya ketika saya mendapatkan sebuah kejanggalan. Komentar pada postingan terakhir saya tidak muncul. Padahal dari report yang masuk via email, ada 10 komentar yang seharusnya muncul di postingan tersebut. Ketika saya mencoba mengecek postingan yang lain… wah… komentarnya juga hilang! Untuk meninggalkan komentar baru juga tidak bisa. Dari email report, komentar yang masuk terakhir tanggal 16 Juni. So, sudah 2 hari blog ini mengalami “kejanggalan”.

    Setelah mengintip database melalui PHPMyAdmin, saya mendapatkan tulisan “in use” pada kolom “wp_comments“. Ketika saya buka, pesan yang muncul adalah sebagai berikut:

    #1105 - File './blablabla/wp_comments.MYD' not found (Errcode: 2)

    Hasil dari konsultasi dengan si pakar hosting, Widarta, sepertinya semua comment pada blog ini tidak bisa diselamatkan lagi berhubung saya tidak pernah bikin back up data. Satu-satunya harapan adalah dari backup yang dilakukan oleh tempat hosting saya. Barusan sudah kirim email, mudah-mudahan cepat mendapat tanggapan. Mohon doanya kawan-kawan…

    UPDATED!
    Terima kasih kepada pak Herjanto dari NICspace.com atas responnya. Kini blog ini sudah back to normal

    Permalink for 'Deddy/2008/07/18/Kehilangan_Komentar'
  • Traffic report Trimester II 2008

    Posted: July 5th, 2008, 5:33pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Melanjutkan tradisi sebelumnya, setiap tiga bulan sekali saya akan melaporkan catatan traffic blog ini yang jejaknya terekam oleh eTReMe Tracking. Sebenarnya blog ini juga sudah menggunakan Google Analytics sebagai pencatat traffic, namun berhubung saya sudah lebih familiar dengan eTReMe Tracking maka saya putuskan untuk tetap menggunakannya pada laporan kali ini.

    Last 3 Months Visitors

    Visitor 2008 II

    Dari data di atas, jumlah kunjungan total pada trimester II tahun 2008 ini adalah 11250 visitor, dengan perincian masing-masing bulan dapat dilihat pada gambar. Itu berarti meningkat sebanyak 3895 pengunjung dari trimester I 2008 yang hanya berjumlah 7355 visitor. Rata-rata kunjungan total per hari adalah 124 pengunjung, dengan perincian kunjungan rata-rata per hari bulan April 107 orang, bulan Mei meningkat menjadi 140 orang dan bulan Juni turun lagi menjadi 123 orang. Apakah penurunan ini berhubungan dengan event sepak bola Piala Eropa 2008? Di saat blogger Indonesia ramai-ramai mengoptimalkan keyword “EURO CUP 2008” blog ini hanya meluncurkan sebuah artikel yang berhubungan dengan sepak bola. Ya, hanya sebuah artikel!

    Top 10 Keywords

    Top 10 Keyword 2008 II

    Top 10 Keywords pada trimester ini tidak banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan trimester sebelumnya. Juara dan runner up di Top 10 Keywords masih dikuasai oleh Global dan Warming. Hal ini adalah wajar mengingat tema blog ini sendiri adalah “Kampanye Global Warming” ditambah lagi belakangan ini saya gencar menulis postingan berseri tentang kampanye Global Warming.

    Keyword Lalat pada “Kisah si Lalat Lupus” yang sempat menjuarai chart ini masih betah di posisi ke-4. Sedangkah keyword Bugil pada postingan “Jangan Bugil Depan Kamera“yang sebelumnya di bawah lalat kini mencuat ke posisi ke-3. Lagi-lagi fenomena ini seolah membuktikan bahwa tanpa optimalizasi pun sebenarnya keyword yang menjurus ke hal-hal yang berbau pornografi masih cukup efektif untuk menarik visitor (catatan: Lalat identik dengan sebuah situs porno). Namun pertanyaan berikutnya yang harus dijawab adalah, “Apakah memang itu yang menjadi target kita menulis blog?”, kalau saya sih “Tidak”, karena itu saya tidak pernah mencoba mengoptimalisasikan kedua keyword tersebut.

    Keyword pendatang baru pada chart ini adalah tips, terhadap dan pengaruh yang berhasil menggeser keyword tahun, baru dan pato. Popularitas keyword tahun dan baru memang semakin menurun seiring dengan berlalunya tahun baru 2008.

    Top 5 Blog Referal

    1. Cosa Aranda
    2. Raykuro
    3. Ghozan
    4. Oka Negara
    5. Angel Sulistyo

    Fiuh! Sekian traffic report kali ini. Saya mau bersantai sejenak sambil menikmati secangkir kopi hangat… ;)

    Permalink for 'Deddy/2008/07/05/Traffic_report_Trimester_II_2008'
  • Membuat “Selected Writings” di Wordpress Tanpa Plugin

    Posted: June 21st, 2008, 3:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Membuat daftar “Selected Writings” atau Tulisan Pilihan pada sebuah blog menurut saya adalah perlu. Hal ini akan membantu pengunjung baru untuk lebih mengenal siapa kita dari tulisan-tulisan yang kita tawarkan. Memang beberapa plugin seperti “Most Populer” dapat melakukan hal ini. Namun beberapa tulisan yang ingin kita “sampaikan” terkadang malah tidak muncul dalam daftar. Selected Writings juga sangat berguna mengingat blog menggunakan kronologi waktu dimana tulisan yang lama perlahan akan semakin terkubur dalam tumpukan arsip. Bila sudah begitu, akan kecil kemungkinan orang akan membacanya kecuali “terdampar” melalui search engine.

    Lalu bagaimana cara membuat “Selected Writings“? Cara paling mudah ya tinggal bikin saja secara manual. Artinya setelah memilih beberapa tulisan kemudian tinggal dipasang pada sidebar secara manual dengan menyisipkan kode HTML, bisa berdasarkan urutan waktu atau judul tulisan. Terserah kita. Namun cara manual begini akan sedikit merepotkan terutama saat kita ingin merubah urutan atau berganti themes.

    Itulah yang saya lakukan kita awal-awal saya memasang “Selected Writings” di blog ini. Sampai akhirnya Tyaz menanyakan tentang plugin yang saya gunakan untuk menampilkan Selected Writings di Plugin Parade. Lalu akhirnya saya mendapatkan ide untuk menggunakan fitur yang sudah terintegrasi pada Wordpress. Ya, sudah tersedia… dan tanpa plugin!

    Fitur yang saya maksud adalah penggunaan WP List Bookmarks. Ya, fungsi yang sudah diperkenalkan sejak Wordpress 2.1 yang biasa kita gunakan untuk menampilkan blogroll ini dapat kita manfaatkan untuk membuat “Selected Writings” dengan langkah-langkah berikut:

    1. Membuat Link Categories

      Pertama-tama kita harus membuat Link Categories (Manage > Links Categories > add new) baru yang akan kita gunakan untuk menampung tulisan yang kita pilih. Buat saja namanya “Selected Writings“. Kemudian lihat dan catat ID kategori ini, misalnya saja 73. ID ini dapat dilihat dengan meletakkan cursor di atas (hover) kategori link yang baru saja dibuat, kemudian ID dilihat pada status bar pada pojok bawah kiri browser.
      Selected Writings

    2. Masukkan Links

      Setelah itu kita tinggal memasukkan tulisan yang ingin kita tampilkan sebagai “Selected Writings” seperti halnya memasukkan link pada blogroll (Manage > Links > add new). Jangan lupa masukkan link ini pada kategori yang sudah kita buat di atas. Asiknya, di sini kita bebas untuk membedakan antara title postingan dengan title yang tampak pada Selected Writings, seperti terlihat pada screenshot di bawah.
      Add Selected Writing

    3. Tampilkan List

      Yang terakhir, kita tinggal menampilkannya pada blog kita dengan menyisipkan kode berikut:

      <?php wp_list_bookmarks('category_before=&category_after=
      &category=73&orderby=name‘); ?>

      Parameter “category_before” dan “category_after” sengaja tidak diberi value untuk menghilangkan tag <li> dan </li> yang secara dafault mengisi kedua parameter tersebut. Angka 73 pada parameter “category” disesuaikan dengan ID pada langkah pertama di atas. Sedangkan parameter “orderby” berfungsi untuk menampilkan urutan links berdasarkan abjad (name), penambahan (id), acak (rand) dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat di “Template Tags/wp list bookmarks“.

    Mudah bukan? Dengan menyediakan “Selected Writings“, kita akan lebih terhubung lagi dengan pembaca blog. Anda tak ingin hanya menghidupkan kembang api yang dalam sekejap saja sudah hangus terbakar kan? Selected Writings adalah sebuah obor! Selamat mencoba…

    Permalink for 'Deddy/2008/06/21/Membuat_%e2%80%9cSelected_Writings%e2%80%9d_di_Wordpress_Tanpa_Plugin'
  • Upgrade Wordpress in One Simple Click

    Posted: June 13th, 2008, 11:43am WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Upgrade Wordpress in One Simple Click.jpgFinally I’ve got my blog upgraded to the latest Wordpress version (2.5.1). I have two reasons to upgrade my blog. The first one is “one click for upgrading plugin”. I think this feature is really genius because sometimes I have no time to go to plugin website, download it and then upgrade it from FTP or file manager. It’s such a waste! Secondly, the issue about Wordpress 2.6. I don’t want to make a big leap from 2.3 to 2.6, do you?

    The upgrading went smoothly and just fine. Some previous plugin in this blog didn’t work, but that was ok (I’ve update my plugin parade, check it out!). Lucky me that there was no trouble in the database level because I didn’t backup any files D

    And now I just think about… why they (WP developer) don’t make a “one simple click for upgrading Wordpress”? I believe this will be the most brilliant feature upgrading the next Wordpress version. Moreover, it will be very helpful for bloggers like me… need something easy and fast (certaintly, excluding those who enjoy modifying WP files). I specially write this posting in English so that it reach many more around the world. Hopefully, someone reads it and make it real. Is it possible, anyone?

    Note: There is a poll embedded within this post, please visit the site to participate in this post's poll.
    Permalink for 'Deddy/2008/06/13/Upgrade_Wordpress_in_One_Simple_Click'
  • Plugin Parade

    Posted: May 17th, 2008, 1:54pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Nah, saya menambahkan halaman baru untuk blog ini, Plugin Parade! Sebuah halaman yang khusus memajang plugin-plugin yang terpasang pada blog ini. Halaman tersebut saya dedikasikan untuk para pembuat plugin, terimakasih atas plugin-nya yang membuat aktivitas ngeblog menjadi lebih menyenangkan. List ditampilkan berdasarkan abjad. Kolom komentar juga dibuka untuk berpendapat dan berdiskusi. Selamat menikmati!

    Permalink for 'Deddy/2008/05/17/Plugin_Parade'
  • Ada Begitu Banyak Pilihan

    Posted: April 15th, 2008, 10:16pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Tulisan seorang blogger senior, Nuniek, yang berjudul “Dunia Blog Indonesia, Dulu dan Kini” menginspirasiku untuk menulis postingan kali ini. Meski formatnya seperti ini, serius, ini bukan puisi ;)

    Dulu, hanya ada 1 siaran televisi yang bernama TVRI.
    Sekarang, sudah begitu banyak televisi swasta yang tumbuh.

    Dulu, hanya ada Honda.
    Sekarang, sudah ada Yamaha, Suzuki, Jia Ling, TVS dll…

    Dulu, hanya ada Internet Explorer.
    Sekarang, sudah ada Opera, Firefox, Netscape, Safari, Flock dll…

    Dulu, hanya ada Nexia.
    Sekarang, sudah ada Ragnarok, Tantra, RF, PangYa, Deco, dll…

    Dulu, hanya ada Simpati.
    Sekarang, ada XL bebas, Jempol, Mentari, IM3, Three, Kartu As, dll…

    Dulu, sedikit sekali band yang bisa rekaman mayor label.
    Sekarang, ada Peter Pan, Nidji, Letto, Samson, Repvublik, dll…

    Dulu, 1 kecamatan hanya ada 1 dokter.
    Sekarang, 1 desa bisa ada 10 dokter.

    Dulu, hanya ada sedikit blogger.
    Sekarang, blogger sudah seperti jamur yang tumbuh di musim hujan.

    dan masih banyak lagi daftar ‘Dulu’ dan ‘Sekarang’ yang lain…

    Ada begitu banyak pilihan dan akan selalu bertambah seiring waktu.
    Bagaimana anda memilih 1 dari sekian banyak pilihan?
    Bagaimana agar produk/jasa/blog anda dipilih dari sekian banyak pilihan?
    Bagaimana agar tetap eksis dari begitu ketatnya persaingan?

    Permalink for 'Deddy/2008/04/15/Ada_Begitu_Banyak_Pilihan'
  • Antara Blogger, Viagra dan Spam

    Posted: April 3rd, 2008, 2:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Pada tanggal 27 Maret 1998, FDA (Food and Drug Administration) - sebuah lembaga dari Department of Health and Human Services Amerika Serikat memberikan izin secara resmi penggunaan Viagra untuk Disfungsi Ereksi. Itu artinya sudah 10 tahun megabrand ini beredar “membantu” para lelaki untuk mengembalikan kebanggaan dan kehidupan seks mereka; sekedar menjadikan mereka pejantan tangguh sesaat.

    viagra_cartoon.jpg

    Dunia blogger juga akrab dengan Viagra. Eits… jangan salah tangkap! Bukan karena kebanyakan blogger itu impoten. Tapi karena banyaknya komentar sampah (baca: spam-red) yang mencoba menawarkan si pil biru ini. Namun taukah bagaimana bisnis viagra online ini bisa menjadi begitu populer? (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/04/03/Antara_Blogger__Viagra_dan_Spam'
  • Traffic report Trimester I 2008

    Posted: March 30th, 2008, 11:05pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Tanpa terasa hari ini kita sudah tiba pada hari terakhir di 3 bulan pertama tahun 2008. Itu artinya sesuai rencana, setiap 3 bulan sekali akan dilakukan laporan traffic pada blog ini. Pencatatan masih menggunakan eXTReMe Tracking, meski saat ini pendaftaran baru untuk account dari Indonesia telah ditutup. Nah, mari kita mulai laporan ini:

    Last 3 Months Visitors

    visitor2008-1.jpg

    Dari data di atas, jumlah kunjungan total pada trimester I tahun 2008 ini adalah 7355 visitor, dengan perincian masing-masing bulan dapat dilihat pada gambar. Itu berarti meningkat sebanyak 4563 pengunjung dari trimester ke-4 2007 yang hanya berjumlah 2791 visitor. Rata-rata kunjungan total per hari adalah 81 pengunjung, dengan perincian kunjungan rata-rata per hari bulan Januari 80 orang, bulan Februari menurun menjadi 79 orang dan bulan Maret meningkat lagi menjadi 84 orang. (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/03/30/Traffic_report_Trimester_I_2008'

Xammy

  • when i’m with you

    Posted: March 29th, 2008, 4:53pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    When i’m with you,
    I feel so much fun.
    I forgot all my sadness,
    and things that turned me down.
    I just want to hold you,
    so please don’t run.
    Someone to wipe my tears,
    that’s all I want.
    Thank you….
    For everything you have done.

    Posted from moBlog – mobile blogging tool for Windows Mobile

    Permalink for 'Xammy/2008/03/29/when_i%e2%80%99m_with_you'
  • when i’m with you

    Posted: March 29th, 2008, 9:53am WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    When i’m with you,
    I feel so much fun.
    I forgot all my sadness,
    and things that turned me down.
    I just want to hold you,
    so please don’t run.
    Someone to wipe my tears,
    that’s all I want.
    Thank you….
    For everything you have done.

    Posted from moBlog – mobile blogging tool for Windows Mobile

    Permalink for 'Xammy/2008/03/29/when_i%e2%80%99m_with_you'

Deddy

  • Kesuksesan sebuah Blog

    Posted: March 26th, 2008, 4:47pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Sebuah email dari seorang sahabat menginspirasiku untuk tulisan kali ini. Kalimat penutup yang bertuliskan “Sukses terus yah untuk blognya” membuatku berpikir, bagaimana sih sebuah blog dikatakan sukses? Tidaklah mudah berbicara kesuksesan sebuah blog. Kita dapat melihatnya dari berbagai sudut pandang seperti komentar, traffic, ranking, jumlah yang subscribe ke rss feed, lamanya ngeblog atau ada yang menyebutkan dari jumlahnya $ yang bisa kita raih dari internet. Namun tidak ada patokan yang jelas.

    Jika 100 komentar per post dijadikan ukuran kesuksesan sebuah blog, bagaimana halnya dengan blognya Seth Godin yang tidak membuka jalur komentar namun masuk dalam 100 blog paling populer? (Beliau lebih memilih jika orang mau berkomentar tentang postingannya silakan pasang trackback - dan itu artinya tentu saja harus punya blog terlebih dahulu). Lagi pula… jumlah bukan hal yang bisa diagungkan. 100 komentar per post mungkin tidak berarti apa-apa bagi blog celebs macam blognya Maia yang bisa mencapai 1000 komentar per post!

    Bagaimana dengan traffic? Menurutku juga tidak bisa dijadikan ukuran. Sekedar catatan, sampai postingan ini ditulis, blog ini mencatat 395 unique traffic yang mendarat di blog ini dengan keyword “bugil“. Hanya karena beberapa kata bugil tanpa optimization dapat mendatangkan traffic sejumlah itu. Bisa dibayangkan bagaimana padatnya lalu lintas sebuah blog jika ingin mendatangkan traffic dengan mengoptimalkan keyword yang paling populer sepanjang masa itu.

    Ranking? RSS feed? Online earning? Menurutku sih sama saja… jumlah bukan ukuran yang bisa diagungkan. Toh selalu saja ada jalan pintas untuk mengakali semua itu… (Walaupun sebenarnya jalan pintas itu adalah hanya sepenggal jalan pendek dari sebuah jalan yang panjang).

    Blogger adalah penyampai cerita. Masing-masing blogger mempunyai tujuan atau alasan sendiri untuk ngeblog. Dan sukses ngeblog adalah bila tujuan blogger itu tercapai atau sudah pada jalur yang benar untuk mencapai tujuan. Juga bila alasan ngeblognya terpuaskan (dari segi batin). Dan bila sudah begini maka yang bisa mengukur dalamnya hati kesuksesan ngeblog adalah diri sendiri…

    Nah, bagaimana menurutmu sebuah blog dikatakan sukses?

    Permalink for 'Deddy/2008/03/26/Kesuksesan_sebuah_Blog'
  • 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog

    Posted: March 22nd, 2008, 7:40pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Dapet artikel menarik nih dari si Coklat Baron tentang “10 Commandments Of Blog Commenting” atau sepuluh aturan dalam memberikan komentar pada blog. Hah?! Ngasi komentar pake aturan??!! Tunggu dulu, mari kita baca saja apa sih 10 aturan itu.

    Kebanyakan dari kita berkunjung ke blog orang lain setiap hari dan meninggalkan komentar pada artikel yang kita sukai. Beberapa orang meninggalkan komentar pada blog lain untuk “meninggalkan jejak” dengan harapan meningkatkan traffik. Yang lain meninggalkan komentar karena mereka ingin berpartisipasi dan membuat teman baru. Dua alasan tersebut sah-sah saja. Namun banyak orang yang sering melupakan cara terbaik untuk melakukan sesuatu, termasuk memberikan komentar pada blog.

    You Comment I Follow

    Nah, berikut adalah 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog:

    1. Baca sebelum menulis - Sebelum menulis komentar, yakinkan kalau kita telah membaca dan mengerti postingan. Mengirim komentar dengan cepat yang tidak berhubungan dengan posting tidak akan memberikan blog kita beberapa pengunjung baru. Ulangi membaca komentar kita sebelum disubmit.

    2. Sopan - Tata krama yang baik adalah hal penting ketika memberikan komentar pada blog lain. Kita tidak akan pergi ke rumah orang lain dan berperilaku tidak pantas kan? Sama halnya dengan blog. Hanyak karena kita tidak saling bertatap muka tidak berarti kita bisa bertingkah laku seperti idiot. Jika kita sopan, itu akan memudahkan kita di dalam membuat persahabatan baru dengan blogger lain. (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/03/22/10_Aturan_Memberikan_Komentar_pada_Blog'
  • Andaka 3.1 : Emergency Update

    Posted: March 10th, 2008, 10:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Kesalahan mendasar dalam pembuatan themes sebuah blog adalah tidak memperhatikan resolusi layar yang paling populer atau umum digunakan. Dan aku melakukan kesalahan tersebut! Haha… keliatan banget bukan web designer professional…

    Jaman selalu berubah, jika ketika awal-awal aku ngeblog kebanyakan orang menggunakan resolusi layar 800×600. Monitor juga masih 15″. Saat itu tampilan blog menjadi ramping jika dibandingkan dengan tampilan blog masa kini. Kemudian resolusi 1024 mulai populer, namun banyak yang berpikir dua kali untuk meninggalkan resolusi 800×600 dan berpindah ke resolusi 1024. Dan ketika aku membuat Andaka 3.0, hal ini luput dari pengamatanku. Kulompati resolusi 1024 dan menargetkan resolusi di atasnya… Yah, untuk itulah Andaka 3.1 : Emergency Update ini direlease. Terimakasih kepada Widarta dan Alix Wijaya yang telah mengingatkan. Selamat menikmati dan monggo dibantai kembali!

    Permalink for 'Deddy/2008/03/10/Andaka_3.1___Emergency_Update'
  • Andaka 3.0 : 7th Years of Blogging

    Posted: February 12th, 2008, 5:00am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Hari ini, 13 Februari 2008, tepat sudah 7 tahun lamanya sejak aku pertama kali menjejakkan kaki di dunia blog di tahun 2001. Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Pasang surut ngeblog sudah aku rasakan, silih berganti melihat orang yang mulai ngeblog sampai menghilang tanpa jejak. Dan untuk menyambut ulang tahun ngeblog yang ke-7 ini, aku [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/02/12/Andaka_3.0___7th_Years_of_Blogging'
  • Dokter Juga Manusia

    Posted: January 23rd, 2008, 6:28pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Sebagai manusia, kita tidak akan tahu apa yang nanti akan terjadi. Saat ini mungkin kita bisa dengan nyamannya duduk di depan komputer, baca blog sambil minum segelas kopi hangat, namun kita tidak akan tahu apa yang mungkin nanti atau besok terjadi. Hanya Tuhan yang tahu… ya… hanya Tuhan yang tahu, bukan dokter! Karena dokter juga [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/23/Dokter_Juga_Manusia'
  • Andaka 3.0 (On Progress)

    Posted: January 18th, 2008, 3:14pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Kesibukanku beberapa hari terakhir membuat blog ini menjadi jarang terupdate. Waktuku lebih banyak dilewati di kampung halaman di mana yang namanya internet masih barang langka. Sempat mencoba connect telkom net instant tapi gagal terus. Setiap berangkat ke Denpasar, selalu saja ada acara. Pulang-pulang kerumah sudah tepar, waktu berinternet cuma digunakan untuk blogwalking ke beberapa blog [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/18/Andaka_3.0__On_Progress_'
  • RSS: Rasa Sayang-Sayange

    Posted: January 7th, 2008, 9:54pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Akhirnya usulan Sonny untuk menjadikan artikel tentang RSS ini sebagai Trilogi menjadi kenyataan. Hehe… Awalnya aku tak ada niat untuk menjadikannya Trilogi, namun berhubung di-BUZZ beberapa hari yang lalu di blognya Cosa dan bergulir pro dan kontra, maka kuputuskan untuk membuat sekuel terakhirnya. Mungkin tulisan ini bukan melengkapi, namun lebih ke sebuah perenungan. Ok, untuk yang [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/07/RSS__Rasa_Sayang_Sayange'
  • Marketing versi Blogger

    Posted: January 4th, 2008, 2:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Berhubung disentil masalah RSS versi marketing di blognya Cosa, aku jadi ingin menulis tentang yang satu ini. Marketing versi Blogger. Marketing versi aslinya diperkenalkan oleh Hermawan Kartajaya, seorang pakar marketing Indonesia (bahkan Asia). Tulisan ini juga terinspirasi oleh perbincangan dengan Herry Pramana, seorang eksekutif muda yang penuh dengan inovasi dan ide-ide kreatif. Dalam perbincangan itu [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/04/Marketing_versi_Blogger'
  • OpenID : Free Pass-nya Komentator

    Posted: December 18th, 2007, 2:53pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Semenjak Blogger memberlakukan aturan yang ribet masalah posting komentar di blogspot, secara tak langsung mereka menggiring kita untuk menggunakan OpenID. Awalnya kupikir males juga kalau harus bikin account lagi. Pada beberapa kesempatan aku lebih memilih menggunakan nickname “andaka.com” untuk memberi komentar. Namun kelemahan cara ini adalah pilihan nickname tidak terhubung dengan URL. Karena ngga tahan [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/12/18/OpenID___Free_Pass_nya_Komentator'
  • RSS: Sebuah Media Promosi

    Posted: December 1st, 2007, 8:19am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Terinspirasi oleh komentar Sonny di postingan sebelumnya, jadi ingin melanjutkan tulisan tentang makhluk bernama RSS ini. Dari postingan sebelumnya : Bayangkan jika orang cenderung untuk hanya melihat barang dagangan di etalase tanpa pernah masuk ke sebuah toko, tentunya transaksi tidak akan pernah terjadi kan? Nah solusinya? Jadikan RSS sebagai sebuah media promosi. Yakinkan pembeli bahwa dia akan [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/12/01/RSS__Sebuah_Media_Promosi'
  • RSS: Pedang Bermata Dua

    Posted: November 28th, 2007, 10:28am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Mumpung ada yang nanya tentang apa itu RSS, jadi kali ini aku pengen nulis tentang makhluk yang satu ini. RSS (Really Simple Syndication) emang bukan barang baru, namun sering kali keberadaannya masih dipertanyakan. Untuk apa sih RSS? Ada yang bilang RSS adalah Rumah Sangat Sederhana. Lihat saja RSS blog ini, sangat sederhana kan? Tak perlu banyak [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/11/28/RSS__Pedang_Bermata_Dua'
  • Waktunya Sibuk

    Posted: November 4th, 2007, 10:17am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Kalau sampai 1 minggu ngga update-update bisa dipastikan aku lagi sibuk-sibuknya. Hehe… maunya di-hiatus-kan saja blog ini, tapi ah… sebaiknya ngga deh. Kalau ada waktu, ide dan keinginan buat nulis, pasti tak tulis lagi. Ok, posting ini cuma untuk ngabarin itu dulu. Cu!
    Permalink for 'Deddy/2007/11/04/Waktunya_Sibuk'
  • 1428

    Posted: October 13th, 2007, 8:48am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H” Mohon Maaf Lahir dan Bathin nb: Mamaku sudah keluar dari Rumah Sakit. Terima kasih atas doa-doanya, sampai ada yang kirim SMS pemberi semangat…
    Permalink for 'Deddy/2007/10/13/1428'
  • Powered by Wordpress 2.3

    Posted: September 25th, 2007, 12:13pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Fiuh! Baru aja selesai upgrade WP ke versi terbaru, 2.3. Dan tadi pas lagi upload-upload file tiba-tiba koneksi internet melambat… Ok, posting ini cuma untuk test aja. Berhubung sudah dikasi komentar ama Didi, sekalian aja deh dilanjutin Menyambut Wordpress versi 2.3, gimana kalau kita ganti tampilan nih. Biar lebih semangat. Tapi berhubung themesnya belum support [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/09/25/Powered_by_Wordpress_2.3'
  • Delapan Kebiasaan seorang Deddy

    Posted: September 21st, 2007, 7:04pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Ada hibahan tugas dari bung Sonny, untuk memposting tentang 8 hal yang menjadi kebiasaanmu. Dan tugas ini ada aturannya, salah satunya… nanti musti dihibahkan (tagged) lagi ke 8 orang yang lain. My Tag Habits Rules : Each tagged blogger must post these rules Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves Bloggers that are tagged need to write [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/09/21/Delapan_Kebiasaan_seorang_Deddy'