About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3653 items (3649 unread) in 34 feeds

Related tags: anywhere [+]

Deddy

  • Tahun Naga 2563/2012

    Posted: January 22nd, 2012, 3:05pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Ini postingan perdana di tahun 2012. Syukur belum lewat bulan Januari, jadi masih ga telat-telat amatlah ngucapin selamat tahun baru, sekalian juga buat ngucapin Selamat tahun baru Imlek 2563/2012 bagi yang merayakan.

    Belakangan semangat untuk menulis di blog menurun drastis. Tidak seperti dulu yang bisa update setiap hari (baca: #365BlogProject). Kebutuhan orang akan informasi kini juga berubah. Kalau dulu mereka ingin mendapat informasi yang selengkap-lengkapnya, namun sekarang lebih ke secepat-cepatnya. Lihat saja berita-berita di situs detik.com, dalam satu tulisan bisa sangat singkat. Atau coba mampir ke goal.com, asal ada goal langsung ada berita, meski pertandingan belum selesai.

    Blog semagai media untuk mengekspresikan diri kini beralih ke Twitter yang jauh lebih menawarkan kecepatan penyebaran informasi. Orang bisa sharing informasi sekaligus mendapat informasi di lini masa. Ini yang tidak kita dapatkan pada blog. Namun bukan berarti Twitter itu sempurna dan akan menggantikan posisi blog. Terbatasnya jumlah karakter yang hanya 140 menjadikan potongan-potongan informasi di Twitter seperti kepingan puzzle. Kita harus menyusunnya untuk menjadi sebuah gambaran utuh. Maka, tak jarang kita lihat pertikaian terjadi di ranah Twitter lalu berlanjut klarifikasi di Blog.

    Seperti apakah wajah media di tahun 2012?

    *Image taken from: lemongraphic.sg

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2012/01/22/Tahun_Naga_2563_2012'
  • Theme Blog di Zaman Bloglitikum

    Posted: June 29th, 2011, 2:07am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Sudah lama blog ini tidak berganti theme. Dari tumpukan arsip tercatat terakhir ganti theme bulan Agustus 2009, wow! Padahal kalau diingat waktu awal-awal ngeblog di tahun 2001, bisa tiap bulan ganti theme. Haha… Memang sih waktu itu lagi getol-getolnya bikin desain blog.

    Sedikit nostalgia ke zaman bloglitikum, karakter penulisnya sangat terwakili oleh theme blognya. Saat itu theme blog menjadi ajang pamer kemampuan ngedesain. Salah satu blogger favorit saya dalam hal desain saat itu adalah Mickey Vanda. Theme blognya berani tampil beda dan di luar kebiasaan. Pake iframe dan warna-warna pastel adalah cukup jarang kala itu. Salah satu hal unik yang saya ingat adalah menampilkan link ke blog lain (baca: blogroll) dengan kotak-kotak kecil. Jadi tidak ada text-linknya. Setiap link diganti dengan sebuah kotak kecil. Kalau di-hover baru kelihatan ngelink ke mana. Hmm… mungkin kalau sekarang kayak begitu sudah digeplok master-master SEO kali ya. Haha…

    Sekarang ngga banyak yang punya karakter begitu. Kebanyakan lebih suka menggunakan theme yang sudah jadi dengan sedikit customizasi, termasuk saya. Niatnya sih biar lebih fokus untuk ngisi content, tapi nyatanya ya ngga juga.

    Entah kesambet apa, hari ini Andaka.com pun berganti theme yang dimotori oleh The Thesis Theme for WordPress. Pilihan ini jatuh setelah sempat beberapa waktu bingung mencari theme yang mudah diatur. Tidak perlu terlalu banyak tahu tentang kode CSS, tinggal diubah mau lebar berapa, warna apa, hilangin/munculin/mindahin sidebar, semua tinggal klik dalam beberapa langkah mudah.

    Untung ada Thesis!

    Mudah-mudahan semangat nulis di blog bisa muncul lagi. Hehe…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/06/29/Theme_Blog_di_Zaman_Bloglitikum'
  • iPad 2: Bukti Kreativitas Apple yang Tak Pernah Mati

    Posted: March 3rd, 2011, 10:11pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Salah satu kekuatan Apple yang mampu membuatnya bertahan sampai saat ini adalah tetap melakukan terobosan baru dari ide-ide yang kreatif. Salah satu bukti kreativitas Apple yang tak pernah mati adalah dengan dilaunchingnya iPad 2 tanggal 2 Maret 2011 kemarin. Steve Jobs, otak di balik kesuksesan Apple selama ini, tampil langsung memperkenalkan iPad 2, padahal Steve Jobs dikabarkan sedang sakit dan sempat cuti dari Apple lho… Steve Jobs adalah salah satu pembicara favorit saya. Gayanya santai, simpel, namun meyakinkan! Rasanya akan aneh kalau keynote iPad 2 harus dibawakan orang lain )

    Lalu apa yang baru dari iPad 2?

    Dari desain jelas berbeda. iPad 2 tampil lebih tipis 30% dibanding iPad pertama (begitu juga badannya Steve Jobs) dan juga lebih ringan. Dari segi prosesor juga diklaim lebih cepat, termasuk urusan grafis. Kekuatan batre masih mempertahankan ketangguhan 10 jam. Seperti iPhone 4, iPad 2 kini memiliki kamera depan belakang jadi bisa digunakan untuk FaceTime.

    Salah satu inovasi kreatif yang patut diacungi jempol adalah adanya Smart Cover dengan pilihan warna yang cerah. Smart Cover ini adalah sebuah pelindung layar iPad 2 yang sekaligus dapat dijadikan sandaran iPad 2 bila diletakkan di meja saat mengetik atau menonton video. Simpel memang… tapi cerdas! ;)

    Huff, kapan ya masuk Indonesia? Masa harus menunggu 2 bulan sebelum Apple melaunching iPad 3 sih? Haha!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/03/03/iPad_2__Bukti_Kreativitas_Apple_yang_Tak_Pernah_Mati'
  • Ten Years of Blogging

    Posted: February 13th, 2011, 1:46am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  
    #leftcontainerBox { border:1px solid #808080; border-radius:5px 5px 5px 5px; box-shadow:2px 2px 5px rgba(0,0,0,0.3);float:left; position: fixed; top:40%; left:60px; z-index:1; background-color:#E6FBDA} #leftcontainerBox .buttons { float:left; clear:both; margin:4px 4px 4px 4px; width:55px; height:60px; padding-bottom:2px; } #bottomcontainerBox { border:1px solid #808080; border-radius:5px 5px 5px 5px; box-shadow:2px 2px 5px rgba(0,0,0,0.3);float:left; height:30px; width:100%; background-color:#E6FBDA} #bottomcontainerBox .buttons { float:left; height:30px; width:85px; margin:4px 4px 4px 4px; }

    Hari ini, 13 Februari 2011, tepat 10 tahun sudah lamanya sejak saya pertama kali menulis blog. Saat itu Blogger suka tampil dengan identitas yang unik dan identitas tersebut tercermin dari tema blognya. Sepertinya misalnya Andre Junior dengan Dagang Kopi, Ivana Susanti (eve) dengan Kura-kura imut, Suka Ada dengan Lontar, atau Alfa Harahap dengan Sandal Jepit. Haha… Dan untuk tampil dengan ciri khas tertentu saya pun menggunakan “Bocah” sebagai tema blog saya. Ceritanya sih agar kenangan indah semasa kecil saya selalu terkenang. Sosok bocah juga menggambarkan kepolosan dan kejujuran, itu yang ingin saya tampilkan pada setiap tulisan blog saya. Jujur dan apa adanya.

    Perjalanan ngeblog di masa itu penuh lika-liku. Bayangkan saja… aktivitas ngeblog saya lakukan secara manual sebelum akhirnya menggunakan GreyMatter. Menulis lalu perbaharui dengan mengunggah secara manual ke F2S lewat software FTP dan membuat sistem arsip sendiri. *Ok… Silakan tertawa*

    Zaman itu tidak ada yang meninggalkan komentar spam. Bukan bagaimana, tapi karena sistem komentar juga belum populer. Yang ada cuma guestbook, iya… si buku tamu itu. Jadi dulu itu bukan menghitung jumlah komentar, tapi melihat ada yang nulis di buku tamu atau tidak. Hehe… Belum ada yang peduli dengan page rank, alexa rank, atau making money online.  Ah… masa-masa yang indah dan damai…

    Komunitas blog juga masih bisa dihitung dengan jari. Ada Bloggerian, Blogbugs, dan Blogfam. Rasanya… nambah 1 blogger se-Indonesia bisa tahu! Haha. Bayangkan sekarang… Dunia blog semakin penuh sesak saja. Apalagi dihimpit situs jejaring social macam Facebook dan microblogging seperti Twitter.

    Tapi percaya deh. Blog akan tetap ada. Blog tetap mempunyai tempatnya sendiri. Tak perlu ragu, mulai ngeblog hari ini… mungkin 10 tahun lagi Anda pun akan dapat menulis postingan seperti saya hari ini.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/02/13/Ten_Years_of_Blogging'
  • Hello World! – BlackBerry DEVCONAsia, PlayBook, dan SuBali meetup

    Posted: February 4th, 2011, 12:27am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  
    #leftcontainerBox { float:left; position: fixed; top:40%; left:100px; z-index:1; background-color:#F0F4F9} #leftcontainerBox .buttons { float:left; clear:both; margin:4px 4px 4px 4px; width:55px; height:60px; padding-bottom:2px; } #bottomcontainerBox { float:left; height:30px; width:100%; background-color:#F0F4F9} #bottomcontainerBox .buttons { float:left; height:30px; width:85px; margin:4px 4px 4px 4px; }

    Wah! Saya melewatkan bulan Januari tanpa satu postingan pun di blog ini! Maka ini adalah postingan pertama saya di tahun 2011. Rasanya seperti hiatus saja… hehe… Itu sebabnya saya menuliskan “Hello World!” sebagai judul postingan… Uhmm dan sekedar info, ini adalah Hello World yang ke-3 di blog ini )

    Sebenarnya saya tidak benar-benar hiatus. Saya tetap menulis di #365BlogProject, meski itu hanyalah sebuah coretan-coretan ringan (tapi cukup untuk membuat spirit blogger tetap menyala). Bulan Januari juga bukan bulan yang sepi topik untuk diceritakan. Hmm, Ok, kali ini akan saya bagikan sedikit ya…

    BlackBerry Developer Conference Asia 2011

    Bulan Januari, tepatnya tanggal 12-14, BlackBerry mengadakan Developer Conference tingkat Asia yang diadakan di Nusa Dua Bali. Kebetulan saya termasuk salah satu dari 100 orang dari komunitas #startuplokal yang mendapat tiket gratis untuk mengikuti konferensi ini. Kalau umum musti merogoh kocek $200 untuk ikutan konferensi ini. Eh, Dokter ikutan konferensi Developer? Apa ga salah? Haha, sebenarnya sih niat utamanya pengen nyobain tablet terbaru yang akan dikeluarkan oleh BlackBerry: PlayBook D

    Me with PlayBook @ BB DEVCONAsia ;)

    Dalam beberapa kesempatan ketika bertemu dengan orang-orang, yang kebanyakan memang dari dunia IT, nanya pekerjaan atau dari company mana. Saya jawab saja kalau saya dokter. Eh malah ditanya balik… “Dokter BlackBerry ya?” Aduh!

    PlayBook

    Lalu bagaimana pendapat saya tentang PlayBook? Ukurannya yang 7″ membuat terasa ringkas di tangan. Layar multi sentuhnya juga cukup halus. Untuk memunculkan atau membuang aplikasi bisa menggunakan hapusan layar ke atas atau bawah. Multitaskingnya juga benar-benar multitasking. Ketika sebuah video kita buka, lalu kita membuka aplikasi lain tanpa menghentikan video tersebut maka video tersebut tetap dapat berjalan.

    PlayBook mengusung kamera belakang 5 megapixel dan kamera depan 3 megapixel. Ketika saya coba, entah kenapa hasilnya tidak begitu memuaskan. Mungkin karena pencahayaan dan juga settingan kamera yang belum sempat saya utak-atik. Saat membuka gallery photo dan saya coba untuk melakukan hapusan-hapusan ringan semua berjalan baik-baik saja. Halus sehalus iPhone D Namun ketika saya gunakan kecepatan yang tinggi, tiba-tiba gambar jadi sedikit patah-patah bahkan sempat blackout namun kemudian muncul lagi. Sebenar ini bukan masalah… karena toh kita tidak akan melihat foto dengan hapusan yang begitu cepat kan?

    PlayBook juga support OpenGL. Jadi dapat dipastikan tampilan grafis game-game akan lebih ciamik. Untuk aplikasi lain, masih belum banyak dibuka di PlayBook yang saya gunakan. Jadi belum bisa komentar banyak. Mungkin karena masih baru aplikasi-aplikasi yang ada pun masih standar. Pada kesempatan itu, pihak RIM juga membagikan software untuk membuat aplikasi di PlayBook. Nah, mudah-mudahan bulan Maret nanti banyak aplikasi buatan Indonesia yang diterima di sana.

    Untuk masalah browsing, PlayBook lebih unggul dibanding iPad. PlayBook sudah support Flash dan HTML5! Wow… a big leap from iPad! Asiknya… koneksi PlayBook juga mendukung 4G. Nah… mantab kan? Saya sempat menanyakan masalah katahanan batre dari PlayBook. Tentu saja kita tak ingin baru maen game 1 jam tiba-tiba harus cari colokan listrik kan? Pihak RIM mengatakan, dalam penggunaan normal PlayBook bisa digunakan 8 jam.

    Harganya berapa?

    Pasti mau nanya itu kan? Haha… yang ini masalah sensitif. Pihak RIM belum berani menyebut nominal karena setiap wilayah tentu harga dapat berbeda. Namun diusahakan dalam Q2 PlayBook sudah tersedia di Asia (mudah-mudahan Indonesia yang tujuan utama juga ya…).

    SuBali meetup v.2

    Tanggal 15 Januari, SuBali atau komunitas StartUp lokal Bali mengadakan meetup yang ke-2. Saya kebetulan ikutan sharing sedikit pengalaman dalam mengelola startup bernama kro.co. Kebayang kan betapa groginya saya harus bicara tentang teknologi di depan para teknisi dan desainer. Ugh… bayangkan saja kalau seorang desainer harus bicara tentang Stroke di depan spesialis saraf! Hehe…

    Yang saya tekankan sih bukan masalah teknis atau desain. Tapi saya mengajak audient untuk tidak memandang kro.co sebagai sebuah startup, tapi melihatnya sebagai sebuah ide yang berhasil kami eksekusi. Saya mengutip kata-kata dari Founder dan CEO of Behance:

    The idea is not the thing, the execution is the thing. -Scott Belsky

    Sungguh ini adalah pengalaman saya yang sangat berharga untuk dapat sekedar sharing tentang kro.co si siput kecil. Oiya, untuk info tentang startuplokal Bali bisa follow @startupbali di Twitter. *Ehem* yang mau follow saya juga dipersilakan di @deddyandaka ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2011/02/04/Hello_World__%e2%80%93_BlackBerry_DEVCONAsia__PlayBook__dan_SuBali_meetup'
  • Subali: Komunitas StartUp Lokal Bali

    Posted: October 20th, 2010, 12:52am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya mau sharing sedikit hasil meetup pertama Startup lokal Bali tanggal 8 September 2010 lalu. Beberapa hal yang kita bahas di pertemuan pertama ini antara lain, tentang apa itu startup lokal, siapa saja yang dapat terlibat dalam startup lokal, dan bahwasanya startup lokal Bali perlu sebuah komunitas, karena itu lahirlah SUBALI: Komunitas StartUp Lokal Bali )

    Silakan dilihat slide presentasinya di bawah ini:

    Ayo, mudah-mudahan di meetup Subali berikutnya tambah ramai.

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/10/20/Subali__Komunitas_StartUp_Lokal_Bali'
  • Hai, Apa Kabar Auto Content?

    Posted: August 8th, 2010, 4:07pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya tidak menyangka kalau tulisan saya yang berjudul “Menipu Pengunjung dengan Auto Content” mendapat respon yang begitu banyak dari pembaca blog ini. Meski di kolom komentar banyak yang setuju bahwa Auto Content cukup merugikan pengguna mesin pencari dan sepakat untuk “Memerangi Auto Content“, namun ada juga yang mengirimkan “protes”-nya langsung ke email saya. Mungkin mereka lupa membaca kalimat pada baris terakhir: Jika tidak berkenan mohon abaikan saja!

    Tapi saya menghargai perbedaan pendapat kok *duh kayak pak Presiden aja*. Banyak yang mengungkapkan “keuntungan” menggunakan Auto Content di blog mereka. Namun masih sedikit yang mau (atau berani?) mengungkapkan efek samping dari Auto Content. Mudah-mudahan keduanya bisa ditampilkan berimbang agar mereka yang ingin mencoba mendapat informasi yang cukup untuk ditimbang-timbang.

    Menyikapi masalah Auto Content yang masih ada sampai sekarang, kita bisa melihatnya dari sudut “Segitiga Epidemiologi” atau “The Epidemiologic Triangle“, sebuah istilah dalam dunia kesehatan yang menggambarkan proses timbulnya penyakit melalui kombinasi tiga faktor: agent, host, dan environment.

    Menyangkut Auto Content, dapat saya analogikan sebagai berikut:

    • Agent  (What?) – atau penyebab. Dalam hal ini adalah Auto Content dan pengguna Auto Content tersebut. Solusi: dengan memberikan informasi yang benar dan berimbang tentang Auto Content sehingga pengguna dapat memutuskan untuk meneruskan atau berhenti menggunakan Auto Content.
    • Host (Who?) – atau penjamu. Mereka yang menggunakan mesin pencari. Solusi: dengan memberikan tips untuk mengenali situs-situs Auto Content dan melakukan pencarian yang “cerdas”.
    • Environment (Where?) – atau lingkungan. Tidak lain dan tidak bukan adalah mesin pencari, atau dalam hal ini adalah Google.

    Yah… harapan saya sih sederhana saja: Ketika saya mencari sesuatu di mesin pencari, saya mendapatkan informasi yang saya inginkan, bukan hanya berputar-putar pada situs yang tidak jelas juntrungannya. Itu saja kok! Sekali lagi, jika tidak berkenan dengan tulisan ini, abaikan saja ya…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/08/08/Hai__Apa_Kabar_Auto_Content_'
  • Jangan Makan Takoyaki Selama Event Piala Dunia!

    Posted: July 8th, 2010, 11:54am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pelajaran yang dapat saya petik hari ini adalah: Jangan makan Takoyaki selama event Piala Dunia, atau tim jagoan Anda akan kalah! Lengkapnya silakan baca di blog 365 hari saya, Paul The Octopus.

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/07/08/Jangan_Makan_Takoyaki_Selama_Event_Piala_Dunia_'
  • Just Post It

    Posted: July 3rd, 2010, 11:15pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Berbagai kemajuan teknologi memberi kemudahan kepada kita untuk berbagi. Tidak lagi dibatasi tempat dan waktu, walau pada kasus-kasus tertentu kita masih memiliki keterbatasan, namun batas-batas itu sudah begitu tipisnya.

    Beberapa waktu lalu, dilepasnya WordPress 3.0 diikuti pula oleh diupdatenya WordPress untuk iPhone. Untuk aplikasi yang satu ini memang sangat sederhana. Tidak ada settingan yang rumit, kita hanya diberi akses pada komentar, postingan, dan page.

    Kesederhanaan justru mampu membuat saya kilas balik ke awal-awal saya ngeblog. Pokoknya, “Just post it”!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/07/03/Just_Post_It'
  • Blog: Sebuah Puncak

    Posted: June 26th, 2010, 6:11am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Maaf kalau saya jadi jarang menulis di blog ini. Saya tidak sedang hiatus kok… Malah saya masih semangat ngejalanin proyek ngeblog 365 hari di deddy.me.

    Semakin ke depan saya mencoba memaknai perjalanan ngeblog. Ibarat sebuah perjalanan mendaki gunung, maka suatu saat kita akan sampai di puncak. Jangan maknai puncak ini sebagai puncak kesuksesan, atau popularitas, atau pendapatan yang melimpah…

    Saat di puncak, kita akan dapat lebih jelas melihat dunia. Bahwa kita begitu kecil, namun sibuk dengan upaya untuk memperbesar diri.

    Saat di puncak, saya ingin memaknai ngeblog itu kembali pada hakekatnya; menulis untuk berbagi…

    *maaf kalau tulisan ini dirasa ngelantur dan ngga jelas, mungkin saja gara-gara tim jagoan saya di Piala Dunia terus berguguran. Sisa Jerman nih…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/06/26/Blog__Sebuah_Puncak'
  • iPhone 4

    Posted: June 8th, 2010, 4:43pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Kemarin (7/6-2010), Apple resmi mengumumkan iPhone 4 sebagai ponsel generasi terbarunya dalam pembukaan Worldwide Developers Conference (WWDC) 2010 di San Francisco. Beberapa fitur yang cukup ditunggu-tunggu pun sudah ditanamkan pada iPhone 4. Desain baru yang lebih tipis, resolusi kamera yang dinaikkan menjadi 5 Megapixel dengan LED flash, kamera depan untuk video conference, resolusi layar yang semakin padat (baca: tajam), multitasking!, pengelompokan aplikasi dalam sebuah folder (wow!), ganti case (bumper), baterai yang lebih tahan lama, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Bisa jadi fitur-fitur di atas sudah biasa pada ponsel Android, tapi tetap saja, Apple selalu bisa membuatnya menjadi “panas”. Iya… iPhone 4 ini memang ponsel panas. Apalagi ketika beberapa waktu lalu terjadi “insiden” kehilangan prototipe iPhone 4 yang kemudian menjadi heboh setelah dibongkar dan dipublikasikan di Gizmodo. Hmm… saya sih melihatnya seperti acara Termehek-mehek ;) Hehe…

    Oiya, ini ada Promo Video yang ditunjukkan Steve Jobs pada WWDC keynote. Check this out!

    Sepertinya lagi-lagi saya harus berucap, “Steve Jobs is a genius!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/06/08/iPhone_4'
  • Harga Domain .COM dan .NET Naik per 1 Juli 2010

    Posted: June 1st, 2010, 10:13pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Judul di atas rasanya sudah menggambarkan apa yang akan saya tulis. Iya, harga domain .COM dan .NET akan naik per 1 Juli 2010. Naiknya sih ngga begitu banyak. Tapi bagi yang memelihara banyak domain tentu akan menjadi masalah. Solusinya mudah saja, perpanjang domain sebelum 1 Juli 2010! )

    VeriSign will be increasing its cost prices to all registrars as follows: * .com domain names will be increase by $0.48 from $6.86 to $7.34 per domain year. * .net domain names will be increasing by $0.42 from $4.98 to $5.40 per domain year. The prices above will apply to all new registrations and renewals from 1st July onwards. You can avoid this increase by renewing your domain names before June 30th 2010.

    Harga domain di luar memang relatif lebih murah. Bandingkan dengan harga domain di dalam negeri yang berkisar 80 ribuan sampai 100 ribuan. Dan kemarin saya perpanjang saja domain ini sampai 2020! Haha… iya, mumpung dapet promo code GoDaddy di Tukang Parkir. $45.54 untuk 8 tahun (sebelumnya sudah terdaftar sampai 2012) atau $5.7 per tahun! Murah kan? ;)

    Domain Name: ANDAKA.COM
    Created on: 23-Jan-04
    Expires on: 23-Jan-20
    Last Updated on: 31-May-10

    Yah, setidaknya ngga perlu mikirin memperpanjang domain ini dulu sampai 10 tahun kedepan )

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/06/01/Harga_Domain_.COM_dan_.NET_Naik_per_1_Juli_2010'
  • Cara Membuat Counter untuk 365 Blog Project

    Posted: May 25th, 2010, 11:04pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Beberapa waktu yang lalu, Deni Surya menanyakan tentang cara membuat counter seperti di sidebar #365BlogProject. Hmm, karena saya bukan orang IT yang mengerti benar dengan bahasa PHP dan javascript, maka cara saya adalah cara “orang awam”. Jadi maklum saja kalau misalnya jalan saya agak memutar. Yang penting hasilnya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Hehe…

    Pada dasarnya, counter ini menampilkan 3 informasi. Yang pertama adalah menunjukkan hari kesekian dari 365 hari. Lalu yang kedua adalah jumlah postingan yang sudah kita buat. Dan yang terakhir adalah progresifitas project ini. Nah, mari kita bahas satu per satu.

    1. Menampilkan Hari ke-X dari 365 Hari

    Untuk menampilkan hari ke-X dari 365 hari saya menggunakan javascript untuk count up. Jadi kita tinggal menetapkan tanggal kita mulai, maka setiap hari dia bertambah terus. Kelemahan sistem ini adalah tidak ada rem-nya. Kalau sudah lewat 365 hari dia akan tetap bertambah terus. Solusinya, setelah 365 hari script ini bisa dihapus atau diganti manual. Ok ini dia sciptnya:

    <script type="text/javascript">// <![CDATA[
    /*
    365 Blog Count up by deddy.me
    */
    var montharray=new Array("Jan","Feb","Mar","Apr","May","Jun","Jul",
    "Aug","Sep","Oct","Nov","Dec")
    
    function countup(yr,m,d){
    var today=new Date()
    var todayy=today.getYear()
    if (todayy < 1000)
    todayy+=1900
    var todaym=today.getMonth()
    var todayd=today.getDate()
    var todaystring=montharray[todaym]+" "+todayd+", "+todayy
    var paststring=montharray[m-1]+" "+d+", "+yr
    var difference=(Math.round((Date.parse(todaystring)-
    Date.parse(paststring))/(24*60*60*1000))*1)
    difference+=""
    document.write("Day "+difference+" of 365 Days") }
    //enter the count up date using the format year/month/day
    countup(2010,04,08)
    // ]]></script>

    Warna merah adalah bagian yang dapat Anda edit. Yang pertama adalah kata-katanya, yang kedua adalah dengan tanggal Anda memulai postingan minus 1. Jadi jika Anda mulai tanggal 9 April 2010, maka yang Anda buat di sana adalah tanggal 8 April 2010.

    2. Menampilkan Total Postingan yang sudah dipublish

    Karena #365BlogProject saya menggunakan blog baru, jadi saya tinggal menyisipkan wp_count_post yang sudah terintegrasi dengan WordPress. Begini scriptnya:

    <li><?php
    $count_posts = wp_count_posts();
    $published_posts = $count_posts->publish;
    echo ‘Total: ‘.$published_posts;
    ?> Posts</li>

    Bagi yang menggunakan blog yang sudah ada postingan saya belum cari tahu. Hehe… Mungkin ada yang mau menyumbangkan caranya? ;)

    3. Menampilkan Progresifitas

    Progresifitas ini adalah seberapa besar keberhasilan kita menjalankan proyek ini. Jadi kalau dalam 365 hari kita bisa membuat postingan 365 buah, maka progresifitasnya adalah 100%. Tentu saja syarat tetap 1 postingan per harinya. Karena itulah tidak ada sistem hutang dalam #365BlogProject ini. Maka logikanya adalah: jumlah postingan dibagi 365 hari dikali 100. Saya juga menggunakan pembulatan 2 angka di belakang koma. Kodenya adalah seperti ini:

    <li>
    <?php
    $count_posts = wp_count_posts();
    $published_posts = $count_posts->publish;
    $hitung = $published_posts*100/365;
    $hitung = round($hitung,2);
    echo ‘Progress: ‘.$hitung;
    ?> %</li>

    Nah, semua script atau kode di atas tinggal disisipkan di bagian sidebar (Appearance > Editor > Sidebar). Kalau lewat widget sepertinya belum bisa. Maklum… cara-cara di atas adalah cara orang awam. Hehe…

    Bagi yang sudah ikutan #365BlogProject, silakan dicoba cara-cara di atas.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/25/Cara_Membuat_Counter_untuk_365_Blog_Project'
  • WPtouch: Bersahabat dengan Sentuhan

    Posted: May 2nd, 2010, 8:07pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pembaca, pengunjung blog, atau apa pun Anda menyebutnya kini mempunyai banyak pilihan cara untuk mengakses halaman blog Anda. Salah satunya adalah dengan mobile phone yang semakin hari semakin menggoda dan pintar saja. Dua hari yang lalu, saya akhirnya “meminang” iPhone 3Gs. Setelah merasakan sendiri, barulah saya sadar kalau mengakses full content blog ini di smart phone begitu membosankan. Lambat, meski masalah kecepatan itu relatif. Karena itulah saya menginstall plugin yang bernama WPtouch iPhone Theme.

    Plugin ini fungsinya adalah untuk mengenali pengunjung yang mengakses blog kita lewat iPhone, iPod Touch, Android, BlackBerry Storm, pokoknya yang berhubungan dengan sentuhanlah. Sebagai perbandingan, regular theme situs BraveNewCode.com diakses 16.4 detik. Sedangkan dengan plugin ini menjadi 5.8 detik!

    Nah, ayo pasang plugin ini di blog Anda. Agar saya dan pengunjung lain yang menggunakan mobile sentuhan jadi betah berlama-lama di blog Anda. )

    Happy blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/02/WPtouch__Bersahabat_dengan_Sentuhan'
  • 356 Days Blog Project (2)

    Posted: April 20th, 2010, 1:43am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya ingin meluruskan beberapa hal tentang 365 Days Blog Project. Project ini tidak harus dengan domain baru. Apalagi dengan ekstensi .ME *ugh!* D Tidak juga harus menggunakan nama anda sebagai nama domain. Sama sekali tidak ada aturan seperti itu. Anda bisa memulai dari blog Anda sekarang, meski itu adalah blog dengan hosting gratisan!

    Yang perlu Anda lakukan adalah Anda menyatakan ke publik bahwa Anda akan memulai 365 Project Anda. Dan juga, judul postingan dibuat dengan #1, #2, #3 dst…

    Apabila ada hari yang Anda lewati tanpa postingan, tak perlu dicurangi, abaikan saja. Lompati nomor tersebut lalu postinglah seperti biasa. Di akhir 365 Project ini barulah kita lihat, angka berapa saja yang bolong dan berapa persen keberhasilan kita menjalankan project ini )

    mis: Anda melewati hari ke-45 tanpa postingan. Ketika esoknya Anda membuat tulisan, mulailah dengan judul #46.

    Sampai hari ke-12 saya menjalankan 365 Project saya, banyak yang menyatakan ketertarikannya. Tapi tetep saja, yang mau ikut serta masih NOL orang. Ugh… Sepertinya saya harus sendirian nih jalanin project ini.

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/20/356_Days_Blog_Project__2_'
  • 356 Days Blog Project

    Posted: April 11th, 2010, 1:25am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Ada mainan baru nih untuk para blogger, namanya 365 Days Blog Project ;) Umumnya, 365 Project adalah sebuah tantangan kepada penggemar fotografi untuk mempublish 1 foto terbaik mereka dalam sehari selama 365 hari ke dalam media (photo)blog, gallery facebook, atau bisa juga lewat situs 365Project.ORG. Dari situ saya kemudian mengadaptasinya menjadi 356 Days Blog Project, sebuah tantangan kepada para blogger untuk mempublish 1 postingan setiap hari (tidak lebih dan tidak kurang), selama 365 hari.

    Kita bisa menulis tentang apa saja, baik tentang diri kita sendiri, apa yang kita alami di hari itu, pendapat tentang isu-isu atau berita yang ada, pokoknya apa saja! Seperti menulis blog pada umumnya. Panjang pendeknya juga tidak ditentukan. Jadi sah-sah saja Anda hanya memposting sebuah kalimat. Yang dituntut adalah sebuah konsistensi.

    Why?

    • Akan meningkatkan kemampuan menulis anda
    • Menangkap moment yang terlupakan dalam hidup
    • Lebih mudah daripada mengambil foto ;)
    • Hanya memerlukan beberapa menit sehari

    Tantangan ini terbuka untuk umum. Dan bila Anda tertarik, tinggalkan komentar kalau Anda juga melakukan hal yang sama dan saya tidak akan ragu untuk memasang link blog Anda di Blog 365 Project saya, apalagi kalau bukan DEDDY.ME )

    Happy 365 days blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/11/356_Days_Blog_Project'
  • Ekstensi .ME sebagai Nama Domain Blog Pribadi

    Posted: April 9th, 2010, 2:16am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Tahun 2007 lalu, saya sempat menulis tentang “Branding Your Name Online“. Saat itu masih sedikit sekali yang mau menggunakan namanya sendiri sebagai nama domain blog mereka. Tanggapannya beragam, salah satunya adalah: “Siapa sih loe? Kayak artis aja pake nama sendiri!“. Nah itu dulu… sekarang sudah banyak yang mau menggunakan nama mereka sebagai nama domain.

    Namun masalah yang muncul adalah, ketika mereka sudah menerima hal ini, ketersediaan nama bisa jadi sulit untuk ditemukan. Apalagi kalau namanya adalah nama pasaran sejuta umat seperti nama “Deddy” ini. Makanya saya beralih menggunakan nama belakang sebagai nama domain. Bisa juga dengan menggabungkan nama depan dan belakang, ditambah lagi pilihan ekstensi .COM atau .NET (jarang yang menggunakan .ORG). Kendalanya paling nama domain akan jadi sedikit lebih panjang, namun kalau nama Anda cukup brandable sih tidak jadi masalah. ;)

    Atau dengan sedikit kreatifitas Anda juga bisa melirik ekstensi lain dan menyulapnya menjadi nama Anda. Contoh yang paling pas ya si empunya Wordpress ini, Matt Mullenweg dengan domainnya ma.tt.

    Solusi lain adalah menggunakan domain .ME! Hmm… why .ME?

    Coba lihat dulu video di bawah ini:

    .ME adalah Internet country code top-level domain (ccTLD) untuk Montenegro. Namun Anda tidak harus menjadi warga negara Montenegro dulu untuk mendaftar domain .ME. Sejak Juli 2008 ekstensi ini bisa didaftar oleh siapa saja; dinyatakan bebas dan terbuka untuk umum.

    Ekstensi ini dianggap cukup menjual, terbukti .ME menjadi ekstensi yang paling populer di tahun 2008, dengan pertumbuhan yang paling besar dibanding rival-rivalnya .Asia dan .Mobi. Seperti pada video di atas, Anda bisa menggali kreatifitas Anda menggunakan ekstensi ini. Kiss.Me, Love.Me, About.Me, Forgive.Me, dan masih banyak lagi yang lain. Dan yang menarik adalah .ME diakui sebagai domain yang paling cocok untuk personal site seperti blog misalnya.

    Kemarin saya mendapat kabar kalau NameJet mengadakan lelang untuk “300+ Premium First Names and Surnames“. Iya, 300 lebih nama-nama yang umum seperti Angel, Lisa, Maria, Jack, Jordan dll dilelang di sana dengan minimal bid $150 USD! Buru-buru saya coba mengecek ketersediaan nama saya di ekstensi ini dan *Wow!* saya cukup beruntung melihat DEDDY.ME belum teregistrasi! Saya pun mendaftarkan domain tersebut ke GoDaddy hanya dengan $ 8.99 USD.

    .ME paling cocok untuk website pribadi seperti blog.

    Fiuh, akhirnya sesampaian juga cita-cita punya domain dengan nama depan sebagai nama domain ) Ayo, yang berminat segera daftarkan nama Anda di .ME sebagai nama domain. Percayalah, Anda tidak akan menyesal!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/09/Ekstensi_.ME_sebagai_Nama_Domain_Blog_Pribadi'
  • Mantan Blogger

    Posted: April 4th, 2010, 3:33pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Ok ok… Anda benar, postingan yang berjudul “Salam Terakhir” itu saya tulis dalam rangka 1 April alias April Mop. Maaf bagi yang sudah tertipu dan terima kasih untuk mereka yang “pura-pura” tertipu dan malah menipu balik saya *deuh, bahasanya…*. Dan maaf juga bagi yang keberatan dengan April Mop semacam itu, maklumlah… saya ngga bisa bikin April Mop yang kreatif seperti postingannya Cahya Legawa yang berjudul “Kuis Map Misterius Berhadiah“.

    Hikmah dari postingan itu adalah, ketika suatu saat saya benar-benar berhenti ngeblog alias menyandang gelar “Mantan Blogger”, saya tidak perlu repot-repot lagi membuat salam perpisahan. Haha… Banyak lho yang belum sempat mengucapkan selamat tinggal tapi sudah pergi duluan. Hayo, ada yang berminat menulis salam perpisahan sekarang?

    Iya, saat ini sih saya belum ada niat untuk menyandang gelar “Mantan Blogger” dan masuk “Kuburan Dunia Maya“-nya Joko Sutarto (ga ada hubungan keluarga dengan Ki Joko Bodo kan?). Apalagi Wordpress 3.0 juga sudah keluar versi beta-nya. Ugh, siapa yang tahan godaaannya? ;-)

    Happy blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/04/Mantan_Blogger'
  • Salam Terakhir…

    Posted: April 1st, 2010, 11:00am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Sebuah perasaan menyelinap, coba kutangkap…
    Dia menjerit. Mencoba untuk berontak.
    Dihentakkannya meja ini. Ruang yang sepi tak lagi sunyi.
    Malam yang pekat tak lagi memikat.
    Dia mengeluh. Dia bosan pada dirinya yang tanpa tubuh.
    Dia halus. Dia… ilusi. Ah… ini hanya rasa.
    Kuarahkan jariku pada sebuah tombol keyboard. DELETE!
    ~Deddy Andaka~

    Agak lama saya memikirkan hal ini. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mengatakan dan menyatakan… Ya… saya mau pensiun dari dunia blog. Saya mau berhenti ngeblog. Dan ini adalah postingan terakhir saya di blog tercinta ini. Mungkin banyak yang menyayangkan, namun keputusan saya ini sudah bulat.

    Apa sih yang membuat saya untuk mengambil keputusan untuk berhenti ngeblog? Hmm… sebenarnya tidak ada hal khusus. Mungkin inilah proses. Saya percaya dalam proses akan melewati 3 hal ini: muncul, bertahan, tenggelam. Kehidupan ini pun adalah proses: lahir, hidup, lalu mati. Tak ada yang bertahan atau hidup selamanya. Suatu saat akan sampai di satu titik. Berhenti.

    Michael Jordan tidak bermain basket selamanya. Di satu titik dia pun mengambil keputusan untuk pensiun. Zinedine Zidane malah ngga enak banget gantung sepatunya, setelah insiden tandukan di Final Piala Dunia 2006.

    Saya pikir, justru di saat Anda “puas” terhadap apa yang Anda capai di blog, itulah waktu yang tepat untuk pensiun.

    Anda pun akan sampai di titik ini. Bukan jenuh atau bosan. Jangan pula patah semangat setelah membaca postingan ini. Ngeblog itu menyenangkan kok. Dalam sembilan tahun ngeblog saya banyak mendapatkan sahabat dan hal-hal baru. Dan itu sungguh bukanlah hal yang sia-sia. Tidak ada penyesalan sedikit pun.

    Dari blog, saya bisa membagi hal-hal yang ingin saya bagi. Blog (dan internet) akan tetap membuatnya ada hingga dapat dibaca oleh mereka yang nysar ke rumah sederhana ini. Jejak ini tak hilang… Blog ini akan tetap ada seperti ini. Tidak ada komentar-komentar yang ditutup. Tidak ada tulisan-tulisan yang dihapus.

    Berhenti ngeblog bukan berarti saya menghilang begitu saya. Masih ada Facebook. Yahoo mesenger saya juga akan tetap menyala kok. So, kita masih bisa “terhubung” di sana.

    Ok, mungkin tulisan ini terasa singkat untuk sebuah “Salam terakhir…”, tapi ga usah panjang-panjang deh, malah tambah bosen bacanya.

    My Blog, My Rules! Keep blogging and… Be Healthy, Be Happy!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/04/01/Salam_Terakhir%e2%80%a6'
  • Rate My Post, Please…

    Posted: March 25th, 2010, 6:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya baru saja menginstall plugin GD Star Rating di blog ini dengan harapan sahabat bloggers (yang super  ) dapat merating tulisan-tulisan saya yang ada. Setiap rate akan sangat berarti dalam usaha saya untuk menyajikan tulisan yang lebih baik. So, rate my post please

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/03/25/Rate_My_Post__Please%e2%80%a6'
  • Antara Idealisme dan Materialisme Blog

    Posted: March 21st, 2010, 4:28am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Minggu lalu, ketika saya ke Makassar saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan salah seorang blogger Makassar, daeng Achmad Sulfikar di Kafe Bloggers. Meski baru pertama kali bertemu langsung, tapi rasanya sudah kenal lama. Maklum, saya sudah terbiasa membaca tulisan-tulisan blognya dan sempat beberapa kali kontak via Facebook.

    Obrolan dimulai dari seputar pekerjaan, keluarga sampai tentang idealisme dan meterialisme blog. Hal ini terkait dengan tulisan saya sebelumnya yang berjudul “Menipu Pengunjung dengan Auto Content“.

    Memang tak dapat dipungkiri bahwa ada sebuah garis imajiner yang membatasi antara idealisme dan materialisme. Di satu sisi, untuk dapat memoneytize blog, kita dituntut untuk dapat mendatangkan traffic sebanyak-banyaknya, pagerank setinggi-tingginya, atau alexa rank serendah-rendahnya. Tentu saja hal tersebut tidaklah mudah. Dan akan menjadi sebuah “godaan yang menggiurkan” ketika didalam kesulitan tersebut ada tawaran solusi yang instant. Sebuah shortcut. Jalan pintas yang dapat memudahkan jalan-jalan terjal menuju puncak. Meski harus mengorbankan sisi idealisme kita sebagai seorang blogger.

    Didi Suprapta pernah menulis, “Idealisme kadang mengesampingkan materialisme.” Benar, dan perlu ditambahkan: Materialisme juga dapat mengesampingkan idealisme.

    Auto Content bisa jadi “cara instant” untuk mendatangkan traffic ke blog Anda. Tapi bukan pengunjung. Mungkin materialisme saya masih terbalut sedikit idealisme. Ketika saya mencoba sesuatu, yang meski menguntungkan saya, namun merugikan orang lain, saya tidak akan melanjutkannya.

    Sebuah dilema yang kontras antara idealisme dan materialisme ada pada profesi dokter. Di satu sisi, dokter memberi pertolongan kepada orang lain, berusaha menyembuhkan orang yang sakit. Namun di sisi lain ada sebuah “biaya” atas jasa yang dokter berikan. Bisa tidak membayangkan bagaimana rasanya menarik bayaran dari orang sakit? Untuk yang satu ini saya sepakat dengan apa yang pernah disampaikan dr. Hariyasa Sanjaya, Sp.OG dimana dokter hendaknya memberikan yang terbaik, maka “biaya jasa” tersebut akan menjadi hak yang sepatutnya diterima dokter. Pasien tidak dipandang sebagai obyek yang mendatangkan materi, namun lebih penting adalah sebuah kewajiban untuk memberikan pelayanan yang terbaik yang harus dijalankan.

    Ada kewajiban, ada hak.

    Dari hal tersebut saya menarik kesimpulan, sebenarnya idealisme dan materialisme bisa kok hidup berdampingan, termasuk dalam dunia blog. Berikan yang terbaik untuk pengunjung, tulisan yang memang menyediakan apa yang ada menjadi ada (bukan yang tidak ada seolah-olah ada), maka nanti hasil yang Anda dapat dari memoneytize blog Anda akan menjadi hak yang sepatutnya Anda terima.

    Saya dokter, sekaligus blogger. Bisa membayangkan dilema saya? |

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/03/21/Antara_Idealisme_dan_Materialisme_Blog'
  • Menipu Pengunjung dengan Auto Content

    Posted: March 10th, 2010, 12:53am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Beberapa hari yang lalu seorang teman menceritakan tentang pengalamannya dengan mesin pencari Google. Ketika dia sedang mencari informasi, muncullah sebuah website yang cukup sering nongkrong di halaman pertama untuk beberapa keyword yang dia coba. Namun setelah dia berkunjung ke sana, dia cukup kecewa karena ternyata tidak ada informasi yang dia cari. Yang ada malah link-link hasil pencarian dari mesin pencari Google. Suatu informasi yang bisa Anda dapat langsung dari Google! Anda akan dibawa berputar-putar di situs tersebut. Bahkan yang lebih parah lagi, ada situs yang bila linknya diklik hanya akan menampilkan halaman serupa, tidak seperti Google yang membawa kita ke situs sebenernya.

    Matt Cutts, kepala Google’s Webspam team, sempat menyebutkah hal seperti ini dalam tulisannya yang berjudul “Search results in search results“. Kita mengenalnya dengan Website Auto Content. Wow… apalagi ini?

    Sebelum membahas lebih lanjut perlu saya tekankan hal ini: Seperti halnya kita mengenali penyakit AIDS agar kita bisa menghindari penyakit tersebut, begitu juga Auto Content. Meski saya tidak bermaksud mengidentikkan Auto Content dengan hal-hal negatif, penyalahgunaan Auto Content dapat merugikan user mesin pencari dan juga… website Anda sendiri!

    Auto Content atau lengkapnya Auto-Generated Content adalah suatu teknik membuat konten secara otomatis dari berbagai sumber, kadang memang ada yang berguna, namun sayangnya kebanyakan para pembuat situs itu hanya mengambil hasil pencarian di Google kemudian menampilkannya di situs mereka. Karena beberapa faktor kelemahan Google dalam menyaring situs spam seperti ini, semakin lama akan semakin bertambah situs Auto Content yang akan menghiasi halaman pencarian Google. Beberapa dari mereka yang menggunakan teknik ini mengatakan kalau hasilnya cukup menakjubkan, bisa menaikkan traffic sampai buuanyak kali lipat dalam hitungan jam sampai hari.

    Tergoda dengan cara instant ini, maka banyak orang yang akhirnya ikut-ikutan memasang Auto Content tanpa tahu efek buruknya. Bahkan beberapa memasang Auto Content di domain pribadi mereka. Bayangkan saja jika sampai dibanned Google, situs mereka akan hilang atau tampil buruk di mesin pencari.

    “Menurut saya, hakikat SEO (Search Engine Optimization) adalah: mengoptimalkan apa yang telah ada dan yang belum ada menjadi ada, bukan yang tidak ada dibuat seolah-olah menjadi ada -dan tidak membuat para pencari informasi berputar-putar di situs tersebut.”

    Celakanya, hal terakhir itu yang justru banyak dilakukan pengguna Auto Content. Mereka tidak benar-benar menyediakan informasi, namun membuat informasi tersebut seolah-olah ada di situs mereka. Tentu saja hal ini justru merugikan pengguna mesin pencari, terutama pengguna Google yang tidak begitu mengerti.

    Bagaimana kita mengenali Website Auto Content?
    Mudah saja! Sampai tulisan ini dibuat, format website Auto Content di mesin pencari umumnya adalah seperti ini:

    www.namadomain.com/search/keyword1+keyword2+keyword3+dst

    Tidak menutup kemungkin akan berkembang format baru nantinya (seperti mengganti tag “search” dengan tag yang lain). Jadi, ketika saya menemukan URL seperti itu saya akan berpikir 1000 kali untuk mengekliknya. Ini yang saya sebutkan di atas bahwa Auto Content dapat merugikan website Anda sendiri. Brand website Anda akan jatuh karena telah dicap sebagai Website Auto Content.

    Mungkin banyak yang berpendapat, “Ah… peduli apa branding. Yang penting ranking dan traffic blog saya naik”. Yakin? Untuk traffic, Google sandbox rasanya masih cukup luas menampung website-website yang “nakal.” ) Sedangkan untuk ranking, Google jelas-jelas menyebutkan hal ini:

    Google will take action against domains that try to rank more highly by just showing scraped or other auto-generated pages that don’t add any value to users. Examples include:
    • Auto-generated content: Content generated programatically. Often this will consist of random paragraphs of text that make no sense to the reader but that may contain search keywords.

    Dan sebagai pamungkasnya, Google telah membuka sebuah page yang dapat digunakan oleh siapa saja pengguna Google untuk melaporkan situs-situs yang dianggap spam di [https:]

    Cara lain untuk mengenali website Auto Content adalah dengan cara membandingkan antara umur domain dengan jumlah halaman yang terindex. Kalau domain baru 1 tahun rasanya mustahil kalau page yang terindex sampai jutaan kan?

    Dari sebuah sumber yang dapat dipercaya, sudah ada gerakan melisting situs-situs seperti ini. Domain .co.cc adalah penyumbang terbanyak untuk situs Auto Content. Posisi kedua diduduki oleh domain .info. Dan parahnya, domain .com sudah mencapai 200 lebih situs. Hmm, kalau .com aja sudah 200-an, kira-kira berapa ya jumlah .co.cc dan .info?

    Sekedar mengingatkan, banyak layanan yang dulu di larang di Indonesia sekarang sudah dipermudah (seperti verifikasi Paypal misalnya). Saya yakin… kita semua tidak ingin melihat Indonesia kembali dicap negatif. Kalau dulu masuk negara top carder, pencuri data kartu kredit, jangan sampai sekarang jadi negara spammer.

    Dan jangan sampai Google melihat sebelah mata untuk membuka layanan-layanan baru di negara kita tercinta ini. Indonesia bukan milik kita, bukan warisan kita… tapi nama Indonesia titipan untuk anak cucu kita…

    Apa yang Anda ingat tentang “Somalia”…  negara bajak laut…

    Apa yang Anda ingat tentang Indonesia … negera spammer? Jangan sampai deh!

    Pilihan semua kembali pada Anda. Saran saya, JANGAN MENIPU PENGUNJUNG (meski kita tahu All SEO’ers are Liar). Optimalkan apa yang memang ada. Atau kalau ada yang nyasar ke website Anda dengan keyword tertentu, selama itu masih relevan, sediakan saja informasinya.

    CATATAN: Postingan ini tidak bermaksud memojokkan penyedia dan pengguna Auto Content. Hanya sebuah postingan dari sudut pandang pengguna mesin pencari yang menginginkan hasil pencarian yang lebih baik. Jika tidak berkenan mohon abaikan saja. Terima kasih!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/03/10/Menipu_Pengunjung_dengan_Auto_Content'
  • Blog Bukanlah Trend Sesaat

    Posted: February 13th, 2010, 10:20pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’,
    orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’
    ~Deddy Andaka~

    Sungguh sayang jika melewatkan hari ini tanpa sebuah postingan karena hari ini adalah hari yang spesial dalam kehidupan ngeblog saya ) Iya, hari ini saya secara resmi telah ngeblog sejak 9 tahun yang lalu. Dan di hari spesial ini tiba-tiba saya terinspirasi untuk membuat petikan (quote) berikut: Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’, orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’. Tidak perlu repot-repot, ini saya bukakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk Anda:

    se·sa·at n sebentar; sekejap: – lagi upacara pun akan segera dimulai

    Menurut saya sih, 9 tahun waktu yang cukup untuk lebih dari sekedar ’sekejap’ ) Bagi yang tidak mengerti apa yang sedang saya bicarakan, silakan ketik “Blog adalah trend sesaat” di mesin pencari favorit Anda.

    Di tengah derasnya kemunculan situs-situs jejaring sosial yang cukup memikat dan menawarkan berbagai kemudahan dan kesenangan seperti Facebook, Twitter, Formspring dll… saya pikir blog masih memiliki tempat di hati masyarakat internet. Selama Blog masih luwes untuk mengikuti perubahan, blog akan tetap bertahan.

    Change or Die! Berubah atau mati!

    Ada yang meragukan kalimat tersebut?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/13/Blog_Bukanlah_Trend_Sesaat'
  • Blogger Tanpa Gelar

    Posted: February 6th, 2010, 6:13am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya mendapat ide postingan ini ketika lagi chatting di Facebook dengan Mas Arif yang bukan Kyai ) Masih ada hubungannya dengan 9 tahun ngeblog, mas Arif bertanya, “Sampean blogger master ya?“. Saya jawab:

    Ngeblog itu bukan tentang waktu. Tidak peduli sudah berapa lama Anda ngeblog, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Di situlah asiknya ngeblog.  Justru kalau kita bikin kotak-kotak: ini blogger junior, ini blogger senior, ini blogger master, ini blogger belum master, wah… ga asik banget. Lagi pula Blogger itu bukan semacam kuliah S2, jadi ga perlu ada gelar masternya ;-)

    nb: Kalau ada pertanyaan-pertanyaan seputar ngeblog bisa ditanyakan lewat account saya di Formspring.me

    Happy Blogging!

    *images taken from Ottoandednaneelyfoundation.org*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/06/Blogger_Tanpa_Gelar'
  • 9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun

    Posted: February 1st, 2010, 1:05am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: “Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog? Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang “9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun”  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga untuk Anda.

    1. Blog sebagai buku harian online
    Sembilan tahun yang lalu saya mulai menulis di blog. Seperti kebanyakan blog saat itu, bagi saya blog tak ubahnya seperti buku harian online. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman hidup dari hal yang bahagia, sedih, menjengkelkan, atau hal-hal lucu yang terjadi di sekitar kehidupan saya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menganggap blog sebagai sebuah online diary -tentu saja buku harian yang terbuka untuk umum.

    Dan bagian terbaik dari menulis online diary adalah kita bisa dengan mudah melihat kilas balik ke belakang tentang kejadian-kejadian masa lalu. Nah, ketahui manfaat ngeblog (meski itu sekedar menulis buku harian online), lalu jangan ragu untuk mengekspresikan diri lewat blog. Coba baca blognya Raditya Dika yang berisi cerita-cerita konyol dalam hidupnya. Blog itu malah menjadi blog pertama di Indonesia yang dijadikan buku! Hebat ngga?

    2. Mulailah menulis dari hal yang kita suka
    Jika merasa kehidupan kita bukan sesuatu hal yang menarik untuk dibagi ke orang lain, bukan berarti kita tidak punya alasan untuk ngeblog. Menulis tentang hal yang kita suka adalah suatu keharusan. Jika kita menyukai sesuatu, maka otomatis aktivitas lain yang berhubungan dengan sesuatu tersebut akan menjadi menyenangkan.

    Misalnya saja yang punya hobby nonton film horor seperti teman kita Si Gila Horor, tentunya bikin resensi tentang film horor adalah sesuatu yang menyenangkan baginya. Hal yang keliru adalah ketika kita mencoba “memaksakan diri” untuk menulis hal-hal yang tidak kita sukai dan tidak kita mengerti. Percaya deh, belum 1 semester blog itu bakal kayak kuburan alias sepi jarang update. Hehe…

    3. Antara Traffic, Komentar dan Ranking
    Jangan menjadikan traffic (jumlah kunjungan), komentar dan ranking blog sebagai prioritas utama ketika Anda baru mulai ngeblog. Karena semua itu dibangun berdasarkan usaha yang butuh waktu.  Memang ada cara-cara instant yang meningkatkan semua itu, tapi prinsip saya yang cepat panas akan cepat pula dinginnya -dan Anda akan kehabisan energi mengejar semua itu.

    Tipsnya: buat target jangka waktu yang agak panjang untuk ngeblog. Misalnya dalam 2-3 tahun ke depan harus tetap konsisten menulis. Maka ketika dalam 6 bulan sampai 1 tahun pertama blog Anda masih sepi pengunjung, tidak ada komentar maupun tidak memiliki ranking Google maupun Alexa, Anda harus tetap menulis.

    4. Ngeblog jangan dijadikan beban
    Setelah menulis apa yang Anda sukai,  seiring berjalannya waktu blog Anda akan dikenal orang. Maka traffic, komentar dan ranking mulai berdatangan. Lalu Anda mulai merasa terbebani untuk terus menyajikan tulisan-tulisan yang bermutu tentang hal tersebut. Hmm… kalau sudah seperti itu sudah waktunya Anda introspeksi diri.

    Kalau sudah ada beban, maka sesuatu yang menyenangkan tidak lagi menyenangkan. Maka sebaiknya Anda kembali melihat tips nomor 2 di atas.

    Ada sebuah perumpamaan yang bagus. Segelas air putih itu cukup ringan untuk diangkat. Itu bukan menjadi beban untuk Anda, kan? Coba deh diangkat selama 1 menit, maka tangan Anda mulai merasa pegel. Dibiarkan lebih lama tangan Anda akan mulai bergoyang. Makin lama lagi dan Anda masih mengangkat gelas tersebut… wah, berarti Anda cukup bodoh (maaf) untuk tidak meletakkannya di meja.

    5. Ngeblog demi uang. Salahkah?
    Kalau harus menjawab antara “Ya” dan “Tidak” maka saya akan menjawab “Tidak”. Kalau motivasi Anda memang ingin mencari uang lewat blog, bisa jadi itu malah membuat semangat Anda untuk tetap menulis menjadi berkali-kali lipat. Tapi ingat, semua butuh proses dan usaha (baca: kerja keras). Kalau Anda pikir mencari uang lewat blog itu mudah, siap-siap dalam 6 bulan pertama Anda akan kecewa berat.

    Kalau memang motivasinya seperti ini, lihat tips #3, buat target jangka panjang. Dan banyaklah belajar dari meraka yang sudah sukses di jalur ini. Ingat, ada banyak jalan menuju Roma.

    6. Seribu Tips Dahsyat untuk menulis (tapi saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda)
    Pelit? Sabar… begini, beberapa orang sempat meminta tips kepada saya bagaimana caranya menulis blog yang baik. Saya tertegun sejenak. Memang tulisan blog saya sudah baik? Asumsi saya kalau mereka meminta itu ke saya, maka menurut mereka tulisan saya sudah baik. Jadi, terima kasih!

    Jujur saja, saya merasa tulisan di blog ini masih jauh dari baik. Entah itu dalam penyampaian ide-idenya, maupun tata bahasanya. Tapi saya ngga malu untuk berbagi 1000 tips dahsyat yang saya jadikan pegangan untuk menulis. Namun seperti kata saya tadi, saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda.

    Yang pertama adalah menulis, yang kedua adalah menulis, dan yang ketiga adalah tetap menulis. Mungkin Anda sudah bisa menebak 997 sisanya. Semua itu butuh proses. Dan disetiap prosesnya akan ada hal baru yang Anda pelajari.

    7. Cari Blogger yang dapat memberi inspirasi
    Ketika melakukan blogwalking, jadikan aktivitas tersebut bermanfaat. Baca tulisan-tulisan mereka; jangan sekedar hit and run untuk meninggalkan komentar dan link url blog Anda. Banyak hal yang dapat Anda pelajari dari kaca mata orang lain.

    Setelah beberapa kali blogwalking, biasanya saya menemukan blogger-blogger yang dapat memberi inspirasi ke saya. Maka saya pun meng-bookmark situs mereka atau berlangganan via email melalui fitus RSS yang tersedia. Ketika semangat ngeblog turun, membaca blog-blog tersebut tetap update maka semangat ngeblog akan datang kembali.

    8. Jenuh Ngeblog? Hiatus saja…
    Kalau sudah benar-benar merasa jenuh untuk ngeblog. Ya Hiatus saja. Hiatus adalah istilah yang umum digunakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas ngeblog dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam 9 tahun ini saya sempat beberapa kali hiatus. Apalagi kalau memang sedang ada “gawe besar” dalam hidup. Ingat, don’t let your blog ruin your real life!

    9. My Blog, My Rules!
    Ini dia tips terakhir dan terdahsyat yang dapat membuat saya bertahan ngeblog selama 9 tahun. Inilah jurus pamungkasnya. Haha… Sampai-sampai saya jadikan tagline di header blog ini. Blog Anda, Aturan Anda. Iya, sesederhana itu. Lupakan tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” -karena itu adalah aturan di blog saya, bukan blog Anda. Tidak ada harus begini dan begitu. Tidak harus ikut arus. Ingat, itu adalah blog Anda. Maka Anda berhak atas blog Anda.

    -termasuk untuk tidak mengikuti 9 tips di atas.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/01/9_Tips_untuk_Tetap_Eksis_Ngeblog_Selama_9_Tahun'
  • Trends SEO/M di Tahun 2010

    Posted: January 5th, 2010, 3:59am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Selalu menarik apabila kita mencoba memprediksi seperti apa wajah dunia internet di tahun 2010. Apakah sosial website seperti Facebook atau Twitter masih mendominasi ataukah akan muncul nama-nama baru. Mampukah Bing sebagai senjata rahasia Microsoft menggoyahkan tahta Google sebagai raja mesin pencari? Ya, di dunia yang serba horizontal ini apa saja mungkin terjadi. Google sebagai Goliath di dunia Internet musti waspada terhadap David-David yang siap setiap waktu untuk melemparkan batu-batunya ke tubuh Goliath.

    Bagi seorang SEOers, trend-trend yang muncul tentu saja akan mempengaruhi teknik optimalisasi dan marketing mesin pencari. Masih sebuah pertanyaan besar apakah kita harus melakukan optimalisasi terhadap Bing, ataukah kita hanya buang-buang waktu, tenaga dan pikiran karena toh orang-orang masih menggunakan Google sebagai pilihan hmm… satu-satunya untuk mencari. Kalau kita amati, hasil pencarian Google dan Bing bisa sangat berbeda. Bahkan di website Bing vs Google kita bisa melihat perbandingan hasil pencarian kedua mesin pencari tersebut secara head to head.

    Tak ada yang bisa memastikan seperti apa aloritma Google maupun Bing. Satu hal yang harus kita ingat adalah:

    Mesin pencari dirancang untuk mempermudah kita dalam mencari kunci di antara tumpukan jerami. Kita tak ingin mendapatkan kuncil yang salah kan?

    Jadi aturannya adalah sediakan kunci yang memang dicari oleh orang-orang. Lalu optimalisasi sehingga kunci tersebut mudah ditemukan. Bukan malah meletakkan kunci yang salah di atas tumpukan jerami sehingga mudah terlihat orang. Ingat, pengunjung yang kecewa bisa memberikan efek jangka panjang yang buruk terhadap SEO/M website Anda.

    Seperti yang pernah saya sebutkan sebelumnya, “Kita hidup di dunia yang begitu cepat berubah“, siapa yang peduli tentang trends 1 tahun ke depan kalau semua itu bisa muncul, bertahan dan tenggelam dalam hitungan hari?

    Menurut Anda, apa sih yang bakal menjadi trends untuk SEO/M di tahun 2010?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/01/05/Trends_SEO_M_di_Tahun_2010'
  • Resolusi Tahun Baru 2010 untuk Andaka.com

    Posted: December 31st, 2009, 12:47pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Berikut adalah resolusi tahun baru 2010 untuk blog ini:

    1. Tetep bisa posting hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain dengan target jumlah postingan total 250 (saat ini 197 post)
    2. Monthly Unique Visitor rata-rata nembus 5000 pengunjung/bulan (saat ini 4734)
    3. PageRank (PR) Google bisa tetep dipertahankan di PR4, atau (kalau bisa) ditingkatkan -rasanya sih mustahil…
    4. Alexa Rank bisa dipertahankan di bawah 200,000 (posisi terakhir 191,839 yang baru dicapai hari ini)
    5. FanPage di Facebook bisa nembus 500 orang (posisi terakhir 122)
    6. Iklan di // bisa laku di harga $50/iklan/bulan (saat ini $40)
    7. Bisa ngasi kado spesial untuk blogger Indonesia di ultah Blog ini yang ke-9 pada 13 Februari 2010 nanti

    Targetnya ga usa tinggi-tinggi dulu deh biar semangat ngejernya )

    Happy Blogging and Happy New Year 2010!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/12/31/Resolusi_Tahun_Baru_2010_untuk_Andaka.com'
  • Arti Sebuah Nama

    Posted: December 27th, 2009, 11:33pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    What’s in a name? That which we call a rose
    by any other name would smell as sweet.
    ~William Shakespeare~

    Tak jarang saya jumpai komentar-komentar yang di akhir kalimatnya menuliskan “Salam kenal” namun mereka tidak mencantumkan identitas yang jelas. Atau paling tidak nickname yang biasa digunakan. Yang ada di kolom nama malah nama website mereka, sebut saja misalnya Pemburu Dollar, masa mau saya panggil Dollar seperti nama pelawak dari Bali itu? Ada juga yang menuliskan Definisi sebagai namanya untuk mempromosikan website tentang definisi, atau jangan-jangan namanya memang Defi ya?

    Kalau itu dimaksudkan sebagai teknik SEO, ketahuilah… cara tersebut sudah terbukti TIDAK BERMAKNA!

    Apalah arti sebuah nama. Mungkin itu yang ada di benak mereka mengutip kata-kata sang pujangga William Shakespeare. Kalau kita hanya melihat sepenggal kalimat tersebut, memang seolah-olah nama bukanlah hal penting. Namun mari kita coba melihat lengkapnya kalimat tersebut.

    Apalah arti sebuah nama? Meskipun kita menyebut mawar dengan nama lain, wanginya akan tetap harum.

    Jadi jelas, wangi mawar akan tetap seperti itu meski kita menyebutnya kotoran kuda sekalipun. Nama bisa saja bukan hal yang penting bila kita bandingkan dengan tindakan kita. Orang bisa jadi tidak mengenal nama A, B atau C. Namun kalau tindakan kita baik maka akan ada cap “orang baik” ke kita. Begitu juga sebaliknya.

    Etika berinternet, seringkali dinilai dari apa yang Anda tulis dan cara Anda berkomentar. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang  “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” yang berisi aturan dasar berkomentar yang dapat meningkatkan traffic ke blog Anda. Ada juga “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer” dimana cara #1 adalah “Gunakan Keyword sebagai pengganti nama”. Ya, itu cara untuk menjadi SPAMMER, bukan menaikkan PageRank (PR), ranking Alexa atau meningkatkan traffic!

    Apa sih susahnya mencantumkan nama Anda yang benar? Atau kalau Anda takut dengan masalah privasi atau keamanan identitas, Anda bisa mencantumkan nickname Anda kan?

    My Blog, My Rules.

    Setiap blogger memiliki aturannya sendiri. Untuk blog ini, saya lebih menghargai mereka yang mau mencantumkan nama atau nickname-nya. Dan bila ada komentar-komentar yang menarik, saya tak segan-segan untuk mengutipnya (baca: backlink) di postingan saya berikutnya. Semenarik apa pun komentarnya, kalau Anda berlaku seperti spammer *maaf* saya sudah ilpil duluan. ;-)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/12/27/Arti_Sebuah_Nama'
  • Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA

    Posted: October 26th, 2009, 2:23am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Terus terang, saya tidak menyukai CAPTCHA yang dipasang pada sistem komentar blog. Bagi yang belum tahu, CAPTCHA itu singkatan dari “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart“, atau sebuah challenge-response test yang digunakan untuk memastikan bahwa sebuah input atau respon berasal dari manusia. Kalau digunakan untuk registrasi email, forum atau situs-situs tertentu sih ngga masalah. Tapi untuk berkomentar pada blog, saya tidak setuju.

    captcha-cartoon

    Ketika awal-awal muncul yang namanya komentar spam dan plugin anti-spam (Akismet) belum berkembang seperti sekarang, CAPTCHA bisa dikatakan dewa penyelamat. Saya masih ingat masa-masa ketika dalam sehari saya harus menghapus ratusan (baca: RATUSAN) komentar-komentar sampah yang menawarkan obat kuat seperti viagra, cialis atau levitra. Banyak blogger yang kemudian memasang CAPTCHA untuk menangkal komentar yang dikerjakan oleh sistem tersebut.

    Modern-captchaCAPTCHA itu jenisnya macam-macam. Yang paling umum adalah kita harus mengetikkan kombinasi huruf dan angka yang ditampilkan pada gambar. Jenis lain ada juga yang harus menjawab penjumlahan sederhana atau pertanyaan yang bisa dijawab anak SD sekalipun.

    Itu dulu…

    Namun kini, menurut saya CAPTCHA tak ubahnya seperti sebuah tembok penghalang untuk berkomentar. Anda ingin blog Anda mendapatkan komentar dari pengunjung. Tapi Anda malah memasang sebuah tembok penghalang yang harus dipanjat terlebih dahulu oleh mereka yang ingin berkomentar. Bukankah hal ini merepotkan?

    Cara yang paling mudah adalah dengan mempercayakan pada plugin antispam seperti Akismet. Mungkin saja ada satu atau dua komentar yang lolos, tapi mudah saja untuk memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita kan?

    Sedikit saran untuk pengguna CAPTCHA, coba matikan sejenak plugin CAPTCHA Anda. Begitu juga bagi Anda yang masih mengaktifkan moderasi untuk komentar, matikan. Lalu aktifkan Akismet!

    Intinya sederhana. Kurangi penghalang bagi pengunjung, meski itu sekedar menjawab 1+1=2. ;)

    Happy Blogging!

    *Cartoon taken from Geek and Poke*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/26/Tembok_Penghalang_Berkomentar_Bernama_CAPTCHA'
  • Waktu yang Tepat untuk Posting Blog

    Posted: October 23rd, 2009, 3:47am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Anda boleh tidak percaya, tapi saya pernah mendapat pertanyaan seperti ini: “Kapan sih waktu yang tepat untuk posting blog?“. Saya tertegun sejenak dan berpikir. Orang ini pastilah kebanjiran ide untuk menulis, sampai-sampai yang dipermasalahkan bukan pada mencari ide tulisan, tapi “waktu yang tepat” untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya.

    Mechanical Clock

    Sebenarnya saya lebih tertarik pada alasan kenapa pertanyaan itu muncul. Apa bedanya kalau tulisan Anda diposting pagi hari, siang, sore, malam atau subuh? Apa bedanya kalau tulisan tersebut diposting hari ini, besok atau mungkin sebulan lagi? Apakah “waktu yang tepat” akan mempengaruhi jumlah komentar dan jumlah kunjungan? Mungkin jawaban-jawaban atas pertanyaan seperti itu yang ingin didengar oleh si penanya.

    Untuk itu, saya akan menjawab dari dua sudut pandang. Pertama, berdasarkan Statistik dan kedua, berdasarkan Trend.

    1. Statistik
      Statistik yang saya maksud adalah statistik pengunjung blog Anda. Biasanya setiap penyedia jasa traffic tracking menampilkan “kebiasaan” pengunjung suatu situs. Dengan melihat kebiasaan-kebiasaan itu, Anda akan bisa mengambil kesimpulan singkat (misalnya: pada jam berapa dan hari apa biasanya blog Anda mendapatkan banyak kunjungan). Dengan kombinasi kebiasaan-kebiasaan seperti itu bisa jadi Anda akan menemukan waktu yang tepat untuk mempublikasikan tulisan Anda.

      Misalnya saja blog ini, menurut catatan eXTReMe Tracking, kunjungan paling banyak adalah hari Rabu antara jam 2 sampai 3 sore. Mungkin saja, waktu tersebut adalah waktu yang paling tepat untuk posting di blog ini.

    2. Trend
      Trend itu menyerupai kurva berbentuk “U” terbalik. Suatu berita akan muncul, menanjak, mencapai puncak, bertahan sebentar, mulai menurun untuk akhirnya dilupakan. Bentuk kurva mungkin saja fluktuatif, namun secara umum akan seperti itu. Bila Anda mempunyai ide tulisan tentang suatu topik, tulislah ketika tulisan tersebut mulai muncul, menanjak dan mencapai puncaknya.

      Misalnya, untuk saat ini topik yang sedang hangat adalah kontroversi kedatangan Miyabi alias Maria Ozawa ke Indonesia. Atau yang lebih panas lagi tentang susunan Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tentu saja pencarian orang di mesin pencari sangat tergantung pada trend seperti ini.

    Kalau yang Anda targetkan adalah jumlah komentar dan traffic, mungkin hal-hal seperti ini juga perlu diperhatikan. Mungkin? Iya… saya sih belum dapat memastikan kalau cara-cara di atas bisa meningkatkan jumlah komentar dan kunjungan di blog Anda. Tapi masuk akal kan?

    Namun kalau Anda ingin benar-benar mengetahui pendapat saya tentang pertanyaan di atas. Maka saya akan menjawab, “Saat ide yang Anda miliki sudah berhasil Anda endapkan menjadi sebuah tulisan, posting-lah!“. Tidak peduli pagi, siang, sore, malam atau subuh. Tak usah hiraukan kalau topik yang ingin Anda tulis sudah basi. Ketika kondisi memungkinkan, publish saja. Kalau keseringan menunda, bisa jadi tulisan tersebut benar-benar tidak akan pernah Anda publikasikan.

    Happy Blogging! ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/23/Waktu_yang_Tepat_untuk_Posting_Blog'
  • Andaka.com on Facebook

    Posted: October 14th, 2009, 12:25am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Andaka.com on FacebookKemarin malam, iseng-iseng saya bikin fanpage untuk Andaka.com di Facebook. Bukannya sok mau jadi artis atau orang terkenal sampe bikin fanpage-fanpagean segala, tetapi lebih untuk semakin menghubungkan antara blog ini dengan iconnya Web 2.0, Facebook.

    Tahun 2010 nanti trend web juga akan bergeser dari Web 2.0 ke Web 3.0 yang ditandai dengan mulai terhubungnya berbagai situs dengan latar belakang platform yang berbeda. Facebook dengan Twitter, Twitter dengan Blog, atau juga Blog dengan Facebook. Situs-situs seperti Ping.fm pun mulai bermunculan. Intinya, “MENGHUBUNGKAN“.

    Ga mau ikut arus perubahan? Sah-sah saja. Namun kita musti ingat kata pepatah, “Change or die!“. So, kalau ga mau ikutan mati musti siap untuk berubah.

    Sebuah fakta yang tidak bisa dielakkan adalah; pertumbuhan orang yang bergabung dengan Facebook jauh melebihi pertumbuhan orang yang mulai ngeblog. Nilai-nilai sosial pun mulai bergeser. Kalau dulu orang yang Facebook-an cenderung dibilang kuper alias kurang pergaulan. Sekarang, seminggu aja ga buka Facebook mungkin Anda ketinggalan berita tentang teman-teman atau keluarga Anda. Nah, kalau sudah begitu siapa sekarang yang kuper?

    Pesan moral dari tulisan ini adalah: kalau ngga keberatan, ayo joinan di “Andaka.com on Facebook;) Bisa langsung lewat Facebook, atau lewat widget di sidebar sebelah. Akhir kata, join ga join teng kyu! Hehe…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/14/Andaka.com_on_Facebook'
  • Pelajaran Terakhir dari Ibu

    Posted: October 9th, 2009, 11:41pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    MamaMinggu, 4 Oktober 2009 pukul 13.30 WITA, ibu yang saya cintai telah menutup mata untuk selama-lamanya. Perjuangannya melawan kanker payudara yang telah dideritanya sejak 11 tahun yang lalu sudah berakhir. Tidak ada lagi rasa sakit yang harus ia tahan. Tidak ada lagi keluh kesah yang harus ia sembunyikan agar kami tidak khawatir.

    Saya teringat akan postingan “Renungan Tentang Kematian” yang saya tulis bulan Juli lalu. Di sana saya mengutip sebuah kata-kata dari Ajahn Chah dalam bukunya “No Ajahn Chah“, sebagai berikut:

    Kelahiran dan kematian kita adalah satu hal. Anda tidak bisa mendapatkan yang satu tanpa yang lainnya. Terlihat agak lucu; bagaimana pada saat ada kematian, orang-orang menangis dan sedih; sedangkan pada saat ada kelahiran, orang-orang gembira dan senang. Itu hanyalah khayalan. Saya rasa jika Anda benar-benar ingin menangis, lebih baik melakukannya pada saat seseorang dilahirkan. Menangislah pada awalnya, karena bila tidak ada kelahiran, maka tidak akan ada kematian. Apakah Anda bisa mengerti hal ini?

    Nyatanya, air mata ini tetap saja menetes. Rasa sedih masih saja hinggap meski saya mencoba untuk menyadari bahwa ini adalah kenyataan yang harus dihadapi. Ternyata… saya memang belum mengerti tentang kelahiran, kehidupan dan kematian.

    Di saat doa bersama yang dipimpin oleh Bhante Sucirano, beliau mengatakan:

    Kita tidak dapat menghindari usia tua, kita tidak dapat menghindari penyakit, kita tidak dapat menghindari kematian. Jangankan kematian orang-orang yang kita cintai, bahkan kematian diri kita sendiri pun tak akan dapat kita hentikan.

    Lalu, sudah siapkah kita bila kematian datang menjemput?

    Saya merasa ibu sudah sangat siap. Sebelum dikremasi pada tanggal 7 Oktober, banyak orang-orang yang datang untuk ikut mendoakan ibu. Dari mereka, saya banyak mendengar kisah-kisah baik tentang ibu. Bagaimana ibu begitu peduli terhadap orang lain dan selalu mencoba berbuat kebaikan ketika ada kesempatan. Banyak yang merasa kehilangan dengan kepergian ibu. Malam itu, saya dan kedua kakak saya baru menyadari bahwa selama ini ibu bukan hanya ibu bagi kami anak-anaknya, namun ibu telah menjadi ibu bagi banyak orang.

    Ada pepatah yang mengatakan “Daripada hidup 100 tahun namun disia-siakan, lebih baik hidup sehari namun dimaknai dengan baik”. Alangkah indahnya jika kita dapat memaknai hidup kita dengan baik disepanjang sisa hidup kita (bukan hanya sehari!).

    Sudah sering saya dengar bahwa kemelekatan akan menimbulkan penderitaan. Karena cepat atau lambat kita akan berpisah dari yang kita sayangi dan kita cintai. Bukan kematian yang menyebabkan penderitaan, namun rasa “milikku” (kemelekatan) itulah yang membuatnya menjadi derita. Saya merasa, inilah pelajaran terakhir dari ibu.

    Terima kasih Tuhan, telah diberikan kesempatan untuk lahir dari seorang ibu yang begitu hebat. Semoga dengan timbunan perbuatan baik yang telah ibu lakukan semasa hidupnya, ibu dapat terlahir di alam-alam yang menyenangkan.

    Sabbe satta bhavantu sukhittata,
    Semoga semua makhluk berbahagia…

    I love you, mom!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/09/Pelajaran_Terakhir_dari_Ibu'
  • Komentar Spam? Ke Laut Aja…

    Posted: October 1st, 2009, 5:14am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    What a spammer looks like

    Apa hikmah yang bisa kita petik dari komentar-komentar spam yang lolos dari jeratan Akismet? Bahwa mudah saja bagi kita memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita

    So, don’t act like spammer plz!

    *image taken from: cartoonstock.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/01/Komentar_Spam__Ke_Laut_Aja%e2%80%a6'
  • A Little Peek at Little Kevin

    Posted: September 21st, 2009, 2:48pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    A baby is God’s opinion that the world should go on.
    ~ Carl Sandburg ~

    Tanggal 17 September 2009, disaat kesadaran ibu mulai membaik, keluarga kami juga mendapat satu lagi berita bahagia. Kakak saya, Winda telah melahirkan putra pertamanya, Kevin Nanda Leonardo di Prince of Wales Private Hospital Sydney pada pukul 07.31 waktu setempat.

    Selamat! Semoga kehadiran Kevin akan membawa keceriaan dan kebahagiaan tersendiri, menjadi anak yang berbakti dan menjadi kebanggaan bagi Papa & Mama dan keluarga besar. Welcome to the world, Vin!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/09/21/A_Little_Peek_at_Little_Kevin'
  • Senyum Seorang Ibu

    Posted: September 17th, 2009, 2:34am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    My mom is a neverending song in my heart of comfort, happiness, and being.
    I may sometimes forget the words but I always remember the tune.

    ~Graycie Harmon~

    Mungkin bagi sebagian orang tanggal 9 September 2009 adalah hari yang istimewa karena mengandung tiga (bahkan enam) angka 9 yang merupakan angka tertinggi. Bahkan Google sampai menyisipkan angka 09/09/09 dan 09:09:09 di bawah logonya untuk menyambut momen tersebut.

    Saya tak mau menyebut kalau hari itu adalah hari baik atau buruk karena terus terang saya tidak begitu percaya dengan hal-hal seperti itu. Yang pasti, hari itu adalah hari yang tak akan terlupakan dalam hidup saya. Ibu yang saya cintai tidak sadarkan diri hingga harus dirawat di ruang ICU.

    Ibu adalah seorang sosok yang sangat menginspirasi. Banyak hal berharga yang saya pelajari darinya. Ibu adalah orang yang disiplin, terutama soal waktu. Masih teringat ketika saya kecil, ada saat-saat dimana saya harus belajar, bermain atau menonton acara TV favorit. Ibu yang mengajari saya untuk membiasakan diri membuat jadwal harian dan menuliskannya dalam sebuah notes kecil. Mungkin itu juga yang menjadi cikal bakal kenapa saya begitu suka menulis blog.

    Ibu divonis menderita kanker payudara pada tahun 1998. Namun itu tidak membuatnya kehilangan semangat hidup. Sebaliknya, ibu malah memiliki semangat hidup yang luar biasa. Pengobatan medis dijalaninya dengan penuh kesabaran; meski mual, rambut rontok, kuku-kukunya menghitam, bibirnya mengelupas akibat kemoterapi, namun semangat itu tidak pernah padam. Senyumnya tidak pernah memudar.

    Kadang saya merasa malu, meski masih muda dan badan masih sehat namun keluhan begitu mudah diungkapkan. Sering kali ibu mengingatkan saya untuk selalu berusaha dulu sebelum mengatakan “Tidak bisa”. Berjuang dulu untuk melakukan yang terbaik, sisanya urusan yang di atas. Ibu yang selalu mengingatkan untuk bersyukur, bahwa selalu ada hikmah yang bisa kita petik di setiap kejadian.

    Sedih rasanya melihat ibu yang kita cintai berbaring tak berdaya. Mesin ventilator terpasang untuk mensupport nafasnya, beberapa obat di dalam syringe pump terpasang untuk membantu jantungnya dan selang juga terpasang dari hidung ke lambung untuk menjaga nutrisinya. Sesekali muncul reaksi kesakitan dan gelisah untuk kemudian kembali “ditidurkan”.

    Pagi ini (17/9), meski belum pulih benar karena pipa yang terhubung dengan ventilator masih terpasang, namun kontak lewat anggukan atau gelengan sudah bisa dilakukan. Bahkan beberapa kali ibu menggerakkan bibirnya seperti hendak berbicara. Dan saya tahu persis, semangat hidup itu masih ada.

    Perjuangan memang belum selesai, namun kita harus selalu bersyukur atas setiap nikmat yang kita rasakan.

    Terima kasih Tuhan… saya masih dapat melihat senyum itu kembali…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/09/17/Senyum_Seorang_Ibu'
  • Blog: Antara Attention dan Media Berekspresi

    Posted: August 15th, 2009, 11:45pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Meski saya sudah ngeblog selama 8 tahun, bukan berarti saya tahu segalanya tentang blog. Saya bukanlah pakar, bukan penulis handal, bukan ahli ngoprek theme-nya Wordpress. Saya hanyalah seorang blogger biasa yang senang berbagi. Itu saja. Dalam perjalanan ngeblog ini, saya kerap kali mendapatkan email yang menanyakan tentang seluk-beluk blog. Saya selalu coba menjawab sebisanya, dari sudut pandang saya tentunya. Diterima ya syukur, dibantah ya sudah.

    Ada sebuah pertanyaan yang pernah mampir ke email saya dan akan saya bagi kali ini. Begini isinya:

    Dok, saya seorang blogger pemula. Saya sudah mencoba menulis blog yang orisinal, tidak copy paste, dan menurut saya bermanfaat untuk orang-orang. Saya pun sudah melakukan blogwalking dan berkomentar yang sopan di blog-blog tersebut. Tapi kenapa ya masih sedikit sekali yang memberi kunjungan balik dan berkomentar di blog saya?

    Dahulu, kita lumayan susah mencari ruang atau media untuk berekspresi. Saya masih ingat ketika SMP saya mengirimkan puisi-puisi saya ke redaksi surat kabar Wiyata Mandala (korannya pelajar-red) dan menunggu dalam ketidakpastian untuk sekedar agar karya saya dibaca orang. Dan ketika dimuat, senangnya bukan kepalang (padahal ga dapet honor). Surat kabar, televisi atau radio adalah media berekspresi yang cukup handal saat itu. Mereka memiliki orang-orang yang siap memberi perhatian (attention).

    Saat ini, media berkespresi begitu terbuka. Blog dan Youtube adalah contoh yang sempurna untuk menggambarkan hal ini. Sekarang siapa saja dengan mudah membuat blog dan mengungkapkan apa yang ada di dalam pikirannya. Siapa saja dengan mudah membuat video tentang dirinya agar bisa ditonton orang-orang. Masalahnya, perhatian (attention) yang semakin susah untuk dicari.

    Masalah tersebut kurang lebih dapat saya gambarkan seperti grafik di atas. Ketika media berekspresi (warna hijau) semakin terbuka seiring bertambahnya waktu (grafik naik ke atas), perhatian (warna merah) justru semakin susah untuk didapatkan (grafik turun ke bawah).

    Ketika tahun 2000-2002, blogger masihlah sedikit. Munculnya blogger baru dengan mudah diketahui orang-orang. Tahun 2005 saja Technorati mencatat blog baru muncul setiap 2,2 detik atau 38.000 blog baru setiap hari. Apalagi sekarang…

    Lalu apa donk solusi untuk pertanyaan email di atas? Saya sih menyarankan untuk kembali ke hakekatnya; bahwa blog itu untuk berbagi, bukan untuk mencari perhatian, apalagi mencari sensasi. Kalau sudah begitu, dapet ga dapat pengunjung, ada atau tidak ada komentar, ngeblog jalan terus! Setuju? ;-)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/08/15/Blog__Antara_Attention_dan_Media_Berekspresi'
  • Andaka 3.2: Au-Thematic!

    Posted: August 8th, 2009, 10:16pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Akhirnya kesampean juga untuk ganti tampilan. Sebut saja Andaka 3.2: Au-Thematic! karena theme kali ini menggunakan Thematic sebagai layout dasarnya. Bagi yang belum tahu, Thematic adalah sebuah theme Wordpress gratis karya Ian Stewart dari ThemeShaper. Selain bersih, rapi dan search-engine optimized, Thematic juga merupakan theme yang open-source! Itu artinya kita bebas memodifikasi theme ini menjadi berbagai bentuk lain. Satu lagi keunggulan theme ini adalah didukung oleh sebuah forum support yang apabila kita menemukan kendala didalam “mendandani” theme ini, kita bisa bertanya di sana.

    That’s the POWER of community!

    Ok, theme ini secara resmi saya uji cobakan di blog ini. Kalau nanti dalam perjalanannya ditemukan keganjilan-keganjilan yang tidak ditemukan solusinya, mungkin saja saya akan kembali ke theme sebelumnya. Selamat menikmati! )

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/08/08/Andaka_3.2__Au_Thematic_'
  • MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?

    Posted: April 17th, 2009, 6:34am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu lagi sebuah karya dari seorang blogger sekaligus dokter, Meta Hanindita, lewat sebuah buku yang berjudul “MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?“. Seperti yang tertulis di sampul depan, buku ini menyajikan cerita-cerita konyol, sotoy dan gokil dari seorang (waktu itu) calon dokter. Dari masalah “kepikunan kronis”, bedain kucing ama anjing (honestly… for me it’s a dog, Met) sampai serunya medical student exchange ke Denmark.

    Ngga melulu tentang cerita konyol. Tulisan yang berjudul “Dokter Oh Dokter” dapat mewakili curahan hati para dokter, bahwa menjadi dokter itu tidak mudah dan tidak selalu menyenangkan. Namun bagi kami, menjadi dokter adalah suatu kebanggaan, suatu prestasi yang bukan hanya dinilai di dunia, melainkan juga di akhirat.

    Bagi para dokter, buku ini wajib dibaca untuk mengingatkan kembali (nostalgia-red) akan kekonyolan-kekonyolan sewaktu menjalani pendidikan dokter. Serius, beberapa kali saya jadi teringat akan peristiwa yang saya pikir “cukup konyol untuk menjadi nyata” namun kenyataannya ya memang terjadi.

    Bagi para calon dokter, wah… tambah wajib lagi nih. Setidaknya Meta dapat menunjukkan bahwa menjalani pendidikan sebagai seorang calon dokter tidak melulu diisi dengan belajar textbook kedokteran dalam kamar yang sempit. Karena hakekat belajar itu sesungguhnya bagaimana kita menjalani kehidupan ini. Disela-sela kesibukannya sebagai seorang calon dokter, Meta masih sempat menyambi sebagai penyiar radio, presenter TV, pengajar di sekolah broadcasting, MC dan kontributor majalah remaja. Salut deh…

    Trus gimana untuk yang bukan dokter dan calon dokter? Tenang saja… buku ini bukan textbook kedokteran kok ) Tidak akan membuat otak memanas karena berpikir. Sebaliknya, buku ini disampaikan dengan gaya bahasa yang ringan dan anak muda banget. Siap-siap tersenyum, tersindir dan terharu dari awal sampai akhir!

    ps: Thanks for the book, Met

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/17/MetaMorphosis__Miauww_Itu_Kucing__Kan_'
  • Connect Your Blog to Facebook

    Posted: February 22nd, 2009, 3:49am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Inilah asiknya Web 2.0: tidak monoton, tidak statis, tidak membosankan, tidak 1 arah dan yang paling penting tidak egois! Mungkin sudah pada tahu kalau yang saya maksud adalah Facebook, sebuah website yang merupakan icon-nya Web 2.0. Saya sengaja memberi penekanan pada ‘tidak egois’ karena kenyataannya memang begitu. Situs ini cukup open-minded terhadap situs-situs lain. Singkatnya… “Connected”!

    Di tiga postingan sebelumnya saya mencoba menghubungkan antara blog ini dengan Facebook melalui fasilitas Note yang tersedia. Ngga perlu repot-repot, kita tinggal memasukkan url blog kita di settingan Note, maka blog kita akan terhubung dengan Facebook. Setiap kita posting di blog, maka otomatis akan terupdate di Note. Boleh dibilang ini sejenis feed.

    Mungkin bisa jadi muncul kebimbangan, jangan-jangan nanti orang-orang lebih memilih comment di Note Facebook dari pada di blognya sendiri. Menurut saya sih ngga juga. Facebook sebagai sebuah situs social community memiliki atmosfer yang berbeda. Bisa dibilang, masing-masing memiliki target populasinya berbeda. Yang penting, ide yang Anda tuangkan melalui tulisan lebih dapat dijangkau oleh banyak orang kan?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/22/Connect_Your_Blog_to_Facebook'
  • Blog, Evolusi dan Seleksi Alam

    Posted: February 13th, 2009, 10:50pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Charles DarwinKemarin, tepat 200 tahun berlalu sejak kelahiran bapak evolusi dunia, Charles Robert Darwin (1809-1882), atau yang lebih kita kenal dengan Charles Darwin saja. Masih jelas teringat di benak saya tentang teori evolusinya yang menceritakan bahwa awalnya jerapah ada yang berleher pendek dan ada yang berleher panjang. Lalu jerapah yang berleher panjang lebih mudah menjangkau daun-daun muda yang tempatnya memang lebih tinggi dibandingkan dengan jerapah berleher pendek. Akhirnya, jerapah berleher panjang dapat bertahan hidup dan jerapah berleher pendek perlahan-lahan akan punah. Ini yang disebut Charles Darwin sebagai “Seleksi Alam”.

    Hari ini, tepat 8 tahun berlalu sejak saya mulai menulis blog. Dalam perjalanan 8 tahun ini pun sudah banyak kali mengalami evolusi. Entah itu dari nama domain, konsep, topik, design, mesin blog, cara penulisan dan juga dari cara pandang saya terhadap sesuatu. Dan saya cukup menikmati perubahan-perubahan itu.

    Mungkin sebagian orang memandang bahwa 8 tahun masih survive di dunia blog adalah sesuatu yang cukup langka. Saya rasa tidak. Banyak kok blogger-blogger Indonesia yang sudah mulai ngeblog saat itu dan masih eksis sampai sekarang. Sebut saja misalnya Anzarra, Angel Sulistyo atau juga Didi Rustam. Lebih jauh lagi, coba mampir ke rumah tua yang bernama Bloggerian, Anda akan banyak bertemu dengan blogger-blogger angkatan 2000-01.

    Lalu apa hubungannya antara Blog, Evolusi dan Seleksi Alam-nya Darwin?

    Seperti sudah saya sebutkan tadi, Blog memang sangat dekat dengan yang namanya Evolusi. Baik dari nama domain, konsep, topik, design, mesin blog, cara penulisan dan juga cara pandang penulis terhadap sesuatu. Saya mengartikan evolusi sebagai sebuah perubahan. Dan seiring dengan waktu, perubahan-perubahan itu pasti akan terjadi. Bukankah hidup ini adalah perubahan? Yang tidak mau berubah akan mudah terlindas. Bukan berarti juga harus ikut-ikutan berubah. Asal kita mempunyai prinsip atau landasan yang kuat, maka tak akan pernah takut untuk mengambil/tidak suatu langkah perubahan.

    Dunia blogger dahulu jauh berbeda dengan dunia blog yang sekarang. Kalau boleh saya bilang, maaf, sekarang banyak dari kita yang hanya mengejar traffic, page rank, alexa ataupun komentar belaka. Tentu tidak semua, tapi sekali lagi maaf, kenyataannya memang ada. Tidak ada yang benar atau salah. Ini adalah proses. Dan akhirnya seleksi alamlah yang berbicara…

    Yah akhirnya, Happy 8th Years Blogiversary to me

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/13/Blog__Evolusi_dan_Seleksi_Alam'
  • Bukan Tentang Waktu

    Posted: February 1st, 2009, 1:24pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Tanggal 13 Februari 2009 nanti, sehari sebelum hari Valentine, blog ini tepat berusia 8 tahun. Iya, sudah 8 tahun berselang sejak saya mulai mencoba untuk menulis di media yang bernama blog. Sungguh bukan waktu yang singkat, banyak yang heran saya masih “betah” ngeblog sampai sekarang. Dalam kurun waktu itu saya banyak melihat mereka yang datang dan pergi. Di awal-awal ngeblog sangat bersemangat posting, bahkan bisa sampai 5 artikel sehari… setelah itu semakin jarang dan akhirnya berhenti sama sekali. Memang, motivasi dalam mengerjakan sesuatu itu  perlu dijaga. Itulah bagian tersulit yang saya rasakan…

    Jadi ini bukan tentang waktu. Meski banyak perusahaan yang dengan bangganya memasang tulisan seperti “Since 1874″ di bawah brand mereka, namun di jaman yang begitu cepat berubah seperti sekarang ini, siapa yang peduli hal tersebut? Pak Hermawan Kartajaya dalam bukunya New Wave Marketing menyebutkan:

    Internet telah membuka batas-batas dunia sehingga pasar menjadi tanpa batas. Semua orang punya kesempatan yang sama untuk masuk ke pasar global.

    Pasar global saja begitu, apalagi di dunia blog? Tidak peduli Anda sudah ngeblog berapa lama, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Tak usah takut kalau dunia blog sudah hampir penuh, just start it from NOW!

    *image taken from designboom.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/02/01/Bukan_Tentang_Waktu'
  • Warning: Blogosphere hampir Penuh!

    Posted: December 31st, 2009, 6:00am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Coba lihat, kapan saya posting tulisan ini? Iya, 1 Januari 2009 pukul 12:00 am atau tepat tengah malam saat pergantian tahun. So, mungkin ini adalah postingan pertama di tahun baru 2009. Tapi jangan heran, tentu saja saya tidak sengaja menunggu detik-detik pergantian tahun dengan posting sebuah tulisan kan? Mudah saja bagi kita untuk mensetting schedule (jadwal -red) di Wordpress kapan sebuah tulisan harus muncul.

    Dalam menjalani kehidupan ini, saya sering kali bertemu dengan orang-orang yang memiliki pemikiran luar biasa yang dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain. Ide-idenya pun rasanya layak untuk dibagi dengan orang-orang. Beberapa dari mereka saya anjurkan untuk membuat blog; sebuah media untuk mengekspresikan ide secara bebas bertanggung jawab. Namun tak sedikit yang berkata, “Nanti sajalah”, “Belum ada niat”, “Ngga tahu caranya” atau yang paling lucu menurut saya adalah jawaban “Habis tahun depan deh!”. Karena “tahun depan” ngga habis-habis, makanya dia ngga mulai menulis blog.

    Kembali pada judul di atas. Blogosphere atau dunia blog hampir penuh! Mungkin tidak benar-benar penuh, mengingat dunia maya adalah suatu hardisk yang tanpa batas. Selama masih ada penyedia layanan web hosting maka mudah saja bagi kita untuk mulai membuat blog.

    Tapi ngeblog itu bukan sekedar menuangkan ide-ide kita dalam selembar kertas digital. Ada bentuk sosialisasi di sana. Ada komunitas. Ada sebuah ‘ikatan moral’ untuk saling berkunjung dan memberi komentar di blog-blog sahabat, yang dikenal dengan istilah Blogwalking.

    Coba lihat, sudah berapa banyak ada blog sekarang? Setiap harinya selalu bermunculan blogger-blogger baru dan kemunculannya hampir tidak terdeteksi. Berbeda sekali dengan 5 tahun yang lalu ketika seorang blogger baru muncul, maka dengan cepat kehadirannya  diketahui oleh blogger-blogger yang lain.

    Ya, mungkin blogosphere tidak akan pernah penuh. Tapi yang penuh itu KITA!

    So, masih menunggu tahun depan lagi untuk mulai ngeblog? ;)

    Permalink for 'Deddy/2008/12/31/Warning__Blogosphere_hampir_Penuh_'
  • Powered by Wordpress 2.7 “Coltrane”

    Posted: December 11th, 2008, 9:35pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu hal yang sedikit merepotkan bila kita menggunakan blog dengan hosting sendiri dan script open source adalah adanya tuntutan untuk mengupgrade mesin blog kita ke versi yang terbaru. Bisa saja sih kita tetep kekeh dengan versi sebelumnya. Namun makin ke belakang tetap saja tuntutan untuk mengupgrade pasti akan datang. Mulai dari themes dan plugin yang tidak kompatibel sampai pada isu keamanan yang bisa mengganggu aktifitas ngeblog. Seperti kata Alan Deutschman dalam bukunya, Change or Die!

    Wordpress 2.7 baru saja direlease setelah dari beberapa minggu yang lalu kita sudah dapat menikmatinya lewat versi Beta dan Release Candidate. Apa sih yang baru di Wordpress 2.7?

    Wordpress 2.7 screenshot

    Dari segi tampilan, jelas Wordpress 2.7 membawa suasana yang berbeda. Warna-warna pastel yang mendominasi tampilan default Dashboard admin di Wordpress sebelumnya kini berganti dengan warna hitam, abu-abu dan putih. Letak tombol navigasinya pun tidak lagi di atas tapi dipindahkan ke kiri seperti pada email.

    Beberapa fitur baru juga ditambahkan untuk lebih memudahkan pengguna. Quickpress tersedia di Dashboard untuk mereka yang tidak mau berlama-lama mengklik sana-sini untuk posting. Cukup login ke Dashboard lalu posting!

    Quickpress di Wordpress 2.7

    Untuk komentar, kini fasilitas Comment threading dan Comment paging sudah ter-build in ke dalam paket Wordpress terbaru ini. Jadi, kita tidak perlu lagi menggunakan plugin seperti Brian Threaded Comment untuk membuat komentar yang tersusun. Yang menarik adalah adanya Plugin Installer. Kalau pada Wordpress versi 2.6 kita sudah bisa mengupgrade plugin dengan 1 kali klik, kini pada Wordpress 2.7 kita sudah dapat memasang plugin dengan 1 kali klik. Sayangnya kita belum dapat melakukan upgrade Wordpress dengan 1 kali klik. Mudah-mudahan di versi berikutnya )

    Untuk informasi lebih lanjut tentang apa saja yang baru di Wordpress 2.7, bisa dilihat di sini. Dan untuk melihat plugin yang kompatibel dengan versi terbaru, silakan lihat di sini. Oya, plugin yang terdaftar di Plugin Parade juga kompatibel lho…

    Sebagai penutup, sejauh ini upgrade ke Wordpress 2.7 tidak mengalami gangguan apa pun. Semua berjalan dengan mulus dan lancar. So, jangan takut untuk upgrade ke Wordpress 2.7.

    Permalink for 'Deddy/2008/12/11/Powered_by_Wordpress_2.7_%e2%80%9cColtrane%e2%80%9d'

Xammy

  • Hospitalized? Me?

    Posted: December 10th, 2008, 3:22pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    Photo_0043.jpg

    Never thought this would happen to me, but now this is me, hospitalized for something i’m not really sure of.
    But, perhaps this is just an execuse for a lazy days, and a medical check-up paid by insurance.
    Or, i’m just being precautions, at least to make sure there’s nothing wrong with my internal organs, especially heart and lungs.

    ————-
    Posted from O2 Atom Black
    Powered by Indosat-M3 GPRS

    Permalink for 'Xammy/2008/12/10/Hospitalized__Me_'
  • PraVera wedding

    Posted: November 29th, 2008, 8:11pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    Photo_0012.jpg

    Somehow, the brides groom remind me of my wedding

    ————-
    Posted from O2 Atom Black
    Powered by Indosat-M3 GPRS

    Permalink for 'Xammy/2008/11/29/PraVera_wedding'

Deddy

  • Blog sebagai Karya Jurnalistik?

    Posted: November 26th, 2008, 5:32pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Lima bulan yang lalu saya mendapat email dari seorang mahasiswi UNIKOM program studi Jurnalistik perihal wawancara untuk skripsinya tentang fenomena blog. Ada sebuah pertanyaan yang ingin saya bagi kali ini yaitu, “Apakah blog dapat dikategorikan sebagai karya Jurnalistik?“. Sebuah pertanyaan yang membuat saya tersenyum 5 detik dan berpikir 10 menit (Hey, this is not a joke right?).

    Berdasarkan kata dasarnya, Website + Log, Blog dapat didefinisikan sebagai berikut:

    Blog adalah sesuatu yang termuat/tercatat (Log) di situs web (website) berdasarkan urutan waktu tertentu.

    Sebagai kata benda, blog adalah sebuah media. Dan sebagai media, maka blog akan bertransformasi menjadi seperti apa yang mengisinya. Misalnya jika sebuah blog memuat koleksi foto, maka cenderung disebut Photoblog. Bila memuat video-video maka akan menjadi Vlog (Video Blog). Atau campuran dari semua itu. Bahkan blog juga dapat disulap menjadi toko online atau sebuah situs penggemar!

    Lalu pengertian jurnalistik yang saya comot dari Wikipedia adalah:

    Journalism is a discipline of collecting, verifying, reporting and analyzing information gathered regarding current events, including trends, issues and people.

    Blog itu ibarat kertas. Bila kita tulis dengan artikel ilmiah, maka bisa menjadi sebuah tesis. Bila diisi dengan gambar dan warna, maka bisa menjadi lukisan. Bila diisi dengan puisi cinta dan kata-kata gombal bisa menjadi surat cinta.

    Nah, berangkat dari hal tersebut, pertanyaan di atas sama saja dengan menanyakan “Apakah kertas dapat dikategorikan sebagai karya Jurnalistik?“

    Om Tyo dalam blognya pernah menulis tentang “Blog ini bukan Halaman Jurnalistik“. Lewat tulisan tersebut om Tyo mengungkapkan ribet-nya kalau ingin menjadikan blog sebagai karya jurnalistik. Prinsip-prinsip jurnalisme tentunya harus diterapkan ke dalam tulisan kita (lengkapnya, baca Dasar-dasar Jurnalistik). Nah, bila penulisan blog sudah berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme, bisa saja blog dikategorikan sebagai karya jurnalistik. Tapi mau berribet-ribet ria?

    Kalau boleh saya menyarankan sedikit sih… Menurut saya blog itu adalah sebuah ekspresi kebebasan. Bebas dari aturan-aturan yang baku namun tetap dalam ruang lingkup kebebasan yang bertanggung jawab. Setuju?

    Permalink for 'Deddy/2008/11/26/Blog_sebagai_Karya_Jurnalistik_'

Xammy

Deddy

  • 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer

    Posted: October 12th, 2008, 7:00pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Bila dilakukan survey online, rasanya hampir sebagian besar blogger setuju bahwa komentar spam tidaklah menyenangkan. Namun nyatanya, masih ada saja komentar-komentar bergaya ala spammer yang muncul. Entah mereka tidak membayangkan apabila komentar seperti itu yang muncul di blog mereka atau tidak menyadari bahwa komentar mereka sebenarnya sudah menyerupai komentar spam. Tentu saja karena ini dilakukan secara manual dan menggunakan bahasa Indonesia, komentar seperti ini pun sering lolos dari jeratan Akismet.

    Bila kita kembali menanyakan sebenarnya untuk apa kita berkomentar, tentu saja akan muncul berbagai macam alasan seperti karena artikelnya memang menarik, untuk berpartisipasi dan bersosialisasi, dan juga untuk mengenalkan blog kita pada orang lain (dengan harapan akan mendapatkan kunjungan balik).


    Gambar. Contoh sebuah komentar ala spammer

    Setelah beberapa bulan yang lalu saya memposting tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog“, ternyata respon yang saya rasanya cukup baik. Komentar-komentar yang masuk ke blog ini pun menjadi lebih berbobot. Setidaknya bukan lagi komentar satu baris yang ngga nyambung dengan artikel yang sering saya terima sebelumnya. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan “5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer”. Tujuan dari penulisan artikel ini tentu saja bukan mengajak blogger untuk menjadi spammer. Namun, dengan mengenali hal ini, berkomentar ala spammer dapat kita hindari.

    Berikut adalah 5 Cara agar Komentar Anda seperti Spammer :

    1. Gunakan Keyword sebagai pengganti nama

    Sebagai seorang SEOers umumnya akan kurang setuju bila menggunakan keyword sebagai pengganti nama digolongkan sebagai berkomentar ala spammer. Apalagi saya baca beberapa master SEO menganjurkan cara ini sebagai cara yang cukup efektif.

    Ok, mungkin dulu cara ini bisa dikatakan efektif. Tapi menurut saya saat ini sudah tidak lagi! Dulu, orang masih tertarik membaca nama yang cukup aneh di komentar lalu akan melakukan kunjungan. Namun semakin banyaknya orang yang melakukan cara-cara seperti ini malah membuatnya menjadi “MEMBOSANKAN”.

    Sama halnya dengan analogi Seth Godin dengan sapi ungu-nya. Ketika pertama kali anda melihat seekor sapi ungu, tentunya anda akan takjub dan ingin melihatnya lebih dekat. Namun bayangkan jika kini ada ratusan atau ribuan… atau bahkan semua sapi di dunia berwarna ungu. Tentu sapi ungu akan menjadi biasa dan kembalik menjadi sapi yang membosankan bukan?

    Saya ketika melihat komentar-komentar seperti ini sudah ilpil duluan, klo sudah ilpil bagaimana berharap agar dilakukan kunjungan balik?

    2. Jangan menggunakan Avatar

    Seorang spammer tidak akan rela merepotkan dirinya dengan membuat email sungguhan! Mereka umumnya menggunakan email asal-asalan. Sedangkan pengguna Avatar; dalam hal ini adalah Gravatar, perlu melakukan konfirmasi ketika mereka mendaftarkan email mereka di Gravatar.

    Ingat, mendaftarkan email di Gravatar adalah cukup mudah; seorang spammer tidak akan merepotkan dirinya bahkan untuk hal yang mudah sekalipun! Jadi, saya sering menggunakan cara ini untuk menyaring komentar abu-abu yang tertangkap di Akismet. Bila memilik avatar, kemungkinan besar mereka bukanlah spammer.

    3. Berkomentar satu baris dan universal

    Berkomentarlah satu baris dengan kata-kata yang bersifat universal (ngga harus nyambung dengan artikel) sehingga anda akan mudah melakukan copy paste di semua artikel dalam suatu blog. Bahkan anda dapat juga melakukannya di blog-blog yang lain. Tentu saja harus perhatikan kata-kata umum yang mungkin tersaring oleh Akismet.

    4. Promosi produk

    Promosi produk adalah sebuah ciri khas spammer yang sulit untuk ditinggalkan. Apakah mereka promosi viagra, situs porno, situs yang menyedikan download gratis lagu-lagu Mp3 atau bahkan seperti pada gambar di atas. Nah bila anda ingin menjadi spammer sejati, lakukan hal ini.

    5. Sisipkan daftar situs sebagai Signature

    Sama halnya seperti cara nomor 1 di atas. Dulu, cara ini mungkin efektif untuk menaikkan traffic pengunjung ke website-website yang anda kelola. Namun cara seperti ini sudah sangat tidak efektif lagi. Namun seorang spammer masih saja melakukannya ;)

    ~o0o~

    Nah, bila anda sudah melakukan cara-cara di atas, selamat… mungkin anda sudah layak mendapatkan gelar sebagai seorang spammer sejati. Namun sekali lagi… pilihan kembali pada anda. Aturan-aturan berkomentar sungguh bukan bermaksud untuk MEMBELENGGU kebebasan anda untuk berpendapat. Setidaknya kini saya dan anda sudah mengetahui bahwa berkomentar ala spammer tidak akan berhasil. So, don’t act like spammer plz!

    Permalink for 'Deddy/2008/10/12/5_Cara_agar_Komentar_Anda_seperti_Spammer'
  • Citra Dokter Indonesia di Mata Blogger

    Posted: August 6th, 2008, 5:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pada postingan saya yang berjudul “Dokter, Tolong Baca Blog Saya“, Adel sempat bertanya kenapa hanya kesan negatif tentang Dokter saja yang ditampilkan? Bukanlah suatu kebetulan jika saya hanya menampilkan kesan negatif tentang Dokter di postingan tersebut, namun kenyataannya saya belum menemukan blogger yang menulis kesan positif tentang Dokter. Bahkan tak lama berselang saya juga menemukan tulisan pak Agung pada blognya yang berjudul “Dokter Indonesia, Belajarlah Mental dari Dokter Australia“. Meski saya, dr. Ady Wirawan dan beberapa rekan lain sempat memberi masukan dari perspektif yang berbeda, namun saya jadi berfikir, seburuk itukah citra Dokter Indonesia di mata blogger?

    Lalu kemarin saya mendapat komentar dari seorang pengunjung blog berinisial LP di postingan saya “Dokter Dua Ribu“. Beberapa point yang ingin disampaikan olehnya adalah sebagai berikut:

    1. Biaya Pendidikan Kedokteran yang mahal menjadi salah satu faktor dominan, dokter-dokter Indonesia hilang akal, hilang kendali, hilang nurani dan menjadi dokter matre ( baca “kecenderungan”), istilahnya buru-buru untuk balik modal.
    2. Saya mewakili para masyarakat awam melihat bahwa dokter-dokter sekarang ini matre. Kenapa ? Karena dari biaya konsultasi yang mahal tapi tidak diimbangi dengan kewajiban yang harusnya dijalankan dalam profesinya. Memberikan pelayanan yang baik, pasien dihargai, pasien didengar keluhannya, pasien dijelaskan + dan - mengenai pengobatan yang diambil, tidak adanya second opinion, pasien diberi kesempatan untuk bertanya, pasien diperlakukan secara manusiawi bukan seolah-olah bagaikan mesin yang tidak punya perasaan.
    3. Dari beberapa artikel kesehatan, diberitakan bahwa banyak pasien yang hijrah ke luar negeri untuk berobat karena mereka merasa terpuaskan oleh pelayanan dokter disana, pasien di indonesia takut mallpraktik.
    4. Apakah memang seperti itu kondisi dunia kedokteran Indonesia?
      Saya menduga, 90% adalah benar bahwa poin 1-3 diatas menjadi faktor yang melandasi keterpurukan dunia kesehatan Indonesia…

    Terimakasih kepada pak LP atas komentarnya. Nah, melalui postingan ini dipersilakan bagi mereka yang ingin meluapkan uneg-uneg atau memberikan kesan-kesan tentang Dokter di Indonesia. Saya percaya tentunya tidak semua blogger memiliki pengalaman buruk tentang Dokter. Namun kenyataan masih susahnya menemukan tulisan positif tentang pengalaman ke Dokter merupakan PR tersendiri bagi kalangan kesehatan. Toh semua kesan negatif itu bisa diambil hikmahnya untuk lebih memacu kalangan kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

    Pendapat saya?
    Pertama, saya ingin menyampaikan agar jangan menggeneralisasikan segala sesuatu, termasuk juga di dalam menarik sebuah kesimpulan tentang sesuatu tanpa adanya data-data yang mendasarinya. Meski itu sebuah “kecenderungan”.

    Saya ingin berkomentar sedikit mengenai mahalnya tarif konsultasi atau pelayanan Dokter. “Mahal” itu relatif. Jika mengambil rata-rata jasa dokter umum antara Rp 20.000,- s/d Rp 30.000, apakah itu nilai yang besar? Mungkin tidak untuk sebagian orang. Apalagi bagi mereka yang perokok, yang dalam sehari bisa habis 4 bungkus. Tapi bayangkan bagi anak-anak jalanan yang tiap hari harus mengemis atau ngamen di pinggir jalan dan lampu merah. Bagi mereka uang segitu cukup untuk bertahan hidup 3-7 hari.

    Dokter dan tenaga medis lainnya adalah sebuah pekerjaan yang besar resikonya. Menjaga “nyawa” orang lain adalah sebuah tanggung jawab moral yang luar biasa, bukan hanyak kepada sesama manusia dan hukum, tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bukankah semua perbuatan kita di dunia ini harus kita pertanggungjawabkan kelak?

    Resiko besar tersebut juga tidak terlepas dari nyawa dokter dan tenaga medis itu sendiri. HIV/AIDS, Flu burung, hepatitis dan masih banyak lagi deretan penyakit lain yang kiranya siap menghantui para Dokter ketika menjalankan tugasnya. Iya, kami tahu itu memang resiko yang sudah seharusnya kami tanggung didalam menjalankan profesi. Tapi pernahkah terpikir oleh anda? Coba bandingkan dengan resiko yang harus ditanggung oleh seorang tukang cukur di salon yang tarif potong rambutnya juga tak jauh beda dengan tarif dokter umum (bahkan lebih tinggi?).

    Ada Begitu Banyak Pilihan!
    Hingga April 2006, terdapat 52 Fakultas Kedokteran di Indonesia baik negeri maupun swasta. Bila dalam setahun masing-masing fakultas kedokteran melulusan 100 orang dokter baru (bahkan ada yang sampai 300 orang), dalam setahun Indonesia memiliki 5200 orang dokter baru! Dilihat dari sudut Pasien, maka sesungguhnya ada begitu banyak pilihan bagi Pasien dalam memilih dokternya. Sekedar contoh, kembali ke tukang cukur di atas, bila saat ini saya tidak puas terhadap layanan atau potongan dari tukang cukur A, maka berikutnya ketika hendak potong rambut, saya tentunya tidak memilih untuk datang ke tukang cukur A lagi. Bisa saja saya datang ke tukang cukur B, C, D bahkan Z (tentu saja saya tidak bermaksud menyamakan “kesehatan” dengan “rambut”, ini hanya perumpamaan semata). Dilihat dari sudut Dokter, tentunya hal ini seharusnya lebih memacu para Dokter untuk memberikan pelayanan yang lebih dan lebih baik lagi kepada Pasiennya bila ingin tetap menjadi pilihan bagi Pasien-pasiennya.

    Memandang setiap manusia sebagai manusia menurut saya adalah suatu hal yang memang seharusnya dilakukan oleh semua orang. Bukan hanya oleh dokter kepada pasiennya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh Presiden kepada rakyatnya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh saya kepada tentangga saya, tapi begitu juga sebaliknya. Dokter dan dunia kesehatan selalu dituntut untuk sempurna, padahal Dokter juga manusia… makhluk yang penuh ketidaksempurnaan. Mudah-mudahan dengan saling menghargai satu sama lain tentunya hubungan antara dokter-pasien dapat menjadi lebih harmonis.

    Be Positive, Be Healthy, Be Happy! )

    Permalink for 'Deddy/2008/08/06/Citra_Dokter_Indonesia_di_Mata_Blogger'
  • Kehilangan Komentar

    Posted: July 18th, 2008, 8:27pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Setelah postingan terakhir 3 hari yang lalu tanggal 15 Juni 2008, saya lalu pulang ke kampung halaman di Pupuan Tabanan. Ketika tadi sore saya balik lagi ke Denpasar dan coba mengecek blog ini, alangkah kagetnya ketika saya mendapatkan sebuah kejanggalan. Komentar pada postingan terakhir saya tidak muncul. Padahal dari report yang masuk via email, ada 10 komentar yang seharusnya muncul di postingan tersebut. Ketika saya mencoba mengecek postingan yang lain… wah… komentarnya juga hilang! Untuk meninggalkan komentar baru juga tidak bisa. Dari email report, komentar yang masuk terakhir tanggal 16 Juni. So, sudah 2 hari blog ini mengalami “kejanggalan”.

    Setelah mengintip database melalui PHPMyAdmin, saya mendapatkan tulisan “in use” pada kolom “wp_comments“. Ketika saya buka, pesan yang muncul adalah sebagai berikut:

    #1105 - File './blablabla/wp_comments.MYD' not found (Errcode: 2)

    Hasil dari konsultasi dengan si pakar hosting, Widarta, sepertinya semua comment pada blog ini tidak bisa diselamatkan lagi berhubung saya tidak pernah bikin back up data. Satu-satunya harapan adalah dari backup yang dilakukan oleh tempat hosting saya. Barusan sudah kirim email, mudah-mudahan cepat mendapat tanggapan. Mohon doanya kawan-kawan…

    UPDATED!
    Terima kasih kepada pak Herjanto dari NICspace.com atas responnya. Kini blog ini sudah back to normal

    Permalink for 'Deddy/2008/07/18/Kehilangan_Komentar'
  • Traffic report Trimester II 2008

    Posted: July 5th, 2008, 5:33pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Melanjutkan tradisi sebelumnya, setiap tiga bulan sekali saya akan melaporkan catatan traffic blog ini yang jejaknya terekam oleh eTReMe Tracking. Sebenarnya blog ini juga sudah menggunakan Google Analytics sebagai pencatat traffic, namun berhubung saya sudah lebih familiar dengan eTReMe Tracking maka saya putuskan untuk tetap menggunakannya pada laporan kali ini.

    Last 3 Months Visitors

    Visitor 2008 II

    Dari data di atas, jumlah kunjungan total pada trimester II tahun 2008 ini adalah 11250 visitor, dengan perincian masing-masing bulan dapat dilihat pada gambar. Itu berarti meningkat sebanyak 3895 pengunjung dari trimester I 2008 yang hanya berjumlah 7355 visitor. Rata-rata kunjungan total per hari adalah 124 pengunjung, dengan perincian kunjungan rata-rata per hari bulan April 107 orang, bulan Mei meningkat menjadi 140 orang dan bulan Juni turun lagi menjadi 123 orang. Apakah penurunan ini berhubungan dengan event sepak bola Piala Eropa 2008? Di saat blogger Indonesia ramai-ramai mengoptimalkan keyword “EURO CUP 2008” blog ini hanya meluncurkan sebuah artikel yang berhubungan dengan sepak bola. Ya, hanya sebuah artikel!

    Top 10 Keywords

    Top 10 Keyword 2008 II

    Top 10 Keywords pada trimester ini tidak banyak mengalami perubahan dibandingkan dengan trimester sebelumnya. Juara dan runner up di Top 10 Keywords masih dikuasai oleh Global dan Warming. Hal ini adalah wajar mengingat tema blog ini sendiri adalah “Kampanye Global Warming” ditambah lagi belakangan ini saya gencar menulis postingan berseri tentang kampanye Global Warming.

    Keyword Lalat pada “Kisah si Lalat Lupus” yang sempat menjuarai chart ini masih betah di posisi ke-4. Sedangkah keyword Bugil pada postingan “Jangan Bugil Depan Kamera“yang sebelumnya di bawah lalat kini mencuat ke posisi ke-3. Lagi-lagi fenomena ini seolah membuktikan bahwa tanpa optimalizasi pun sebenarnya keyword yang menjurus ke hal-hal yang berbau pornografi masih cukup efektif untuk menarik visitor (catatan: Lalat identik dengan sebuah situs porno). Namun pertanyaan berikutnya yang harus dijawab adalah, “Apakah memang itu yang menjadi target kita menulis blog?”, kalau saya sih “Tidak”, karena itu saya tidak pernah mencoba mengoptimalisasikan kedua keyword tersebut.

    Keyword pendatang baru pada chart ini adalah tips, terhadap dan pengaruh yang berhasil menggeser keyword tahun, baru dan pato. Popularitas keyword tahun dan baru memang semakin menurun seiring dengan berlalunya tahun baru 2008.

    Top 5 Blog Referal

    1. Cosa Aranda
    2. Raykuro
    3. Ghozan
    4. Oka Negara
    5. Angel Sulistyo

    Fiuh! Sekian traffic report kali ini. Saya mau bersantai sejenak sambil menikmati secangkir kopi hangat… ;)

    Permalink for 'Deddy/2008/07/05/Traffic_report_Trimester_II_2008'
  • Membuat “Selected Writings” di Wordpress Tanpa Plugin

    Posted: June 21st, 2008, 3:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Membuat daftar “Selected Writings” atau Tulisan Pilihan pada sebuah blog menurut saya adalah perlu. Hal ini akan membantu pengunjung baru untuk lebih mengenal siapa kita dari tulisan-tulisan yang kita tawarkan. Memang beberapa plugin seperti “Most Populer” dapat melakukan hal ini. Namun beberapa tulisan yang ingin kita “sampaikan” terkadang malah tidak muncul dalam daftar. Selected Writings juga sangat berguna mengingat blog menggunakan kronologi waktu dimana tulisan yang lama perlahan akan semakin terkubur dalam tumpukan arsip. Bila sudah begitu, akan kecil kemungkinan orang akan membacanya kecuali “terdampar” melalui search engine.

    Lalu bagaimana cara membuat “Selected Writings“? Cara paling mudah ya tinggal bikin saja secara manual. Artinya setelah memilih beberapa tulisan kemudian tinggal dipasang pada sidebar secara manual dengan menyisipkan kode HTML, bisa berdasarkan urutan waktu atau judul tulisan. Terserah kita. Namun cara manual begini akan sedikit merepotkan terutama saat kita ingin merubah urutan atau berganti themes.

    Itulah yang saya lakukan kita awal-awal saya memasang “Selected Writings” di blog ini. Sampai akhirnya Tyaz menanyakan tentang plugin yang saya gunakan untuk menampilkan Selected Writings di Plugin Parade. Lalu akhirnya saya mendapatkan ide untuk menggunakan fitur yang sudah terintegrasi pada Wordpress. Ya, sudah tersedia… dan tanpa plugin!

    Fitur yang saya maksud adalah penggunaan WP List Bookmarks. Ya, fungsi yang sudah diperkenalkan sejak Wordpress 2.1 yang biasa kita gunakan untuk menampilkan blogroll ini dapat kita manfaatkan untuk membuat “Selected Writings” dengan langkah-langkah berikut:

    1. Membuat Link Categories

      Pertama-tama kita harus membuat Link Categories (Manage > Links Categories > add new) baru yang akan kita gunakan untuk menampung tulisan yang kita pilih. Buat saja namanya “Selected Writings“. Kemudian lihat dan catat ID kategori ini, misalnya saja 73. ID ini dapat dilihat dengan meletakkan cursor di atas (hover) kategori link yang baru saja dibuat, kemudian ID dilihat pada status bar pada pojok bawah kiri browser.
      Selected Writings

    2. Masukkan Links

      Setelah itu kita tinggal memasukkan tulisan yang ingin kita tampilkan sebagai “Selected Writings” seperti halnya memasukkan link pada blogroll (Manage > Links > add new). Jangan lupa masukkan link ini pada kategori yang sudah kita buat di atas. Asiknya, di sini kita bebas untuk membedakan antara title postingan dengan title yang tampak pada Selected Writings, seperti terlihat pada screenshot di bawah.
      Add Selected Writing

    3. Tampilkan List

      Yang terakhir, kita tinggal menampilkannya pada blog kita dengan menyisipkan kode berikut:

      <?php wp_list_bookmarks('category_before=&category_after=
      &category=73&orderby=name‘); ?>

      Parameter “category_before” dan “category_after” sengaja tidak diberi value untuk menghilangkan tag <li> dan </li> yang secara dafault mengisi kedua parameter tersebut. Angka 73 pada parameter “category” disesuaikan dengan ID pada langkah pertama di atas. Sedangkan parameter “orderby” berfungsi untuk menampilkan urutan links berdasarkan abjad (name), penambahan (id), acak (rand) dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya, bisa dilihat di “Template Tags/wp list bookmarks“.

    Mudah bukan? Dengan menyediakan “Selected Writings“, kita akan lebih terhubung lagi dengan pembaca blog. Anda tak ingin hanya menghidupkan kembang api yang dalam sekejap saja sudah hangus terbakar kan? Selected Writings adalah sebuah obor! Selamat mencoba…

    Permalink for 'Deddy/2008/06/21/Membuat_%e2%80%9cSelected_Writings%e2%80%9d_di_Wordpress_Tanpa_Plugin'
  • Upgrade Wordpress in One Simple Click

    Posted: June 13th, 2008, 11:43am WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Upgrade Wordpress in One Simple Click.jpgFinally I’ve got my blog upgraded to the latest Wordpress version (2.5.1). I have two reasons to upgrade my blog. The first one is “one click for upgrading plugin”. I think this feature is really genius because sometimes I have no time to go to plugin website, download it and then upgrade it from FTP or file manager. It’s such a waste! Secondly, the issue about Wordpress 2.6. I don’t want to make a big leap from 2.3 to 2.6, do you?

    The upgrading went smoothly and just fine. Some previous plugin in this blog didn’t work, but that was ok (I’ve update my plugin parade, check it out!). Lucky me that there was no trouble in the database level because I didn’t backup any files D

    And now I just think about… why they (WP developer) don’t make a “one simple click for upgrading Wordpress”? I believe this will be the most brilliant feature upgrading the next Wordpress version. Moreover, it will be very helpful for bloggers like me… need something easy and fast (certaintly, excluding those who enjoy modifying WP files). I specially write this posting in English so that it reach many more around the world. Hopefully, someone reads it and make it real. Is it possible, anyone?

    Note: There is a poll embedded within this post, please visit the site to participate in this post's poll.
    Permalink for 'Deddy/2008/06/13/Upgrade_Wordpress_in_One_Simple_Click'
  • Plugin Parade

    Posted: May 17th, 2008, 1:54pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Nah, saya menambahkan halaman baru untuk blog ini, Plugin Parade! Sebuah halaman yang khusus memajang plugin-plugin yang terpasang pada blog ini. Halaman tersebut saya dedikasikan untuk para pembuat plugin, terimakasih atas plugin-nya yang membuat aktivitas ngeblog menjadi lebih menyenangkan. List ditampilkan berdasarkan abjad. Kolom komentar juga dibuka untuk berpendapat dan berdiskusi. Selamat menikmati!

    Permalink for 'Deddy/2008/05/17/Plugin_Parade'
  • Ada Begitu Banyak Pilihan

    Posted: April 15th, 2008, 10:16pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Tulisan seorang blogger senior, Nuniek, yang berjudul “Dunia Blog Indonesia, Dulu dan Kini” menginspirasiku untuk menulis postingan kali ini. Meski formatnya seperti ini, serius, ini bukan puisi ;)

    Dulu, hanya ada 1 siaran televisi yang bernama TVRI.
    Sekarang, sudah begitu banyak televisi swasta yang tumbuh.

    Dulu, hanya ada Honda.
    Sekarang, sudah ada Yamaha, Suzuki, Jia Ling, TVS dll…

    Dulu, hanya ada Internet Explorer.
    Sekarang, sudah ada Opera, Firefox, Netscape, Safari, Flock dll…

    Dulu, hanya ada Nexia.
    Sekarang, sudah ada Ragnarok, Tantra, RF, PangYa, Deco, dll…

    Dulu, hanya ada Simpati.
    Sekarang, ada XL bebas, Jempol, Mentari, IM3, Three, Kartu As, dll…

    Dulu, sedikit sekali band yang bisa rekaman mayor label.
    Sekarang, ada Peter Pan, Nidji, Letto, Samson, Repvublik, dll…

    Dulu, 1 kecamatan hanya ada 1 dokter.
    Sekarang, 1 desa bisa ada 10 dokter.

    Dulu, hanya ada sedikit blogger.
    Sekarang, blogger sudah seperti jamur yang tumbuh di musim hujan.

    dan masih banyak lagi daftar ‘Dulu’ dan ‘Sekarang’ yang lain…

    Ada begitu banyak pilihan dan akan selalu bertambah seiring waktu.
    Bagaimana anda memilih 1 dari sekian banyak pilihan?
    Bagaimana agar produk/jasa/blog anda dipilih dari sekian banyak pilihan?
    Bagaimana agar tetap eksis dari begitu ketatnya persaingan?

    Permalink for 'Deddy/2008/04/15/Ada_Begitu_Banyak_Pilihan'
  • Antara Blogger, Viagra dan Spam

    Posted: April 3rd, 2008, 2:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Pada tanggal 27 Maret 1998, FDA (Food and Drug Administration) - sebuah lembaga dari Department of Health and Human Services Amerika Serikat memberikan izin secara resmi penggunaan Viagra untuk Disfungsi Ereksi. Itu artinya sudah 10 tahun megabrand ini beredar “membantu” para lelaki untuk mengembalikan kebanggaan dan kehidupan seks mereka; sekedar menjadikan mereka pejantan tangguh sesaat.

    viagra_cartoon.jpg

    Dunia blogger juga akrab dengan Viagra. Eits… jangan salah tangkap! Bukan karena kebanyakan blogger itu impoten. Tapi karena banyaknya komentar sampah (baca: spam-red) yang mencoba menawarkan si pil biru ini. Namun taukah bagaimana bisnis viagra online ini bisa menjadi begitu populer? (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/04/03/Antara_Blogger__Viagra_dan_Spam'
  • Traffic report Trimester I 2008

    Posted: March 30th, 2008, 11:05pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Tanpa terasa hari ini kita sudah tiba pada hari terakhir di 3 bulan pertama tahun 2008. Itu artinya sesuai rencana, setiap 3 bulan sekali akan dilakukan laporan traffic pada blog ini. Pencatatan masih menggunakan eXTReMe Tracking, meski saat ini pendaftaran baru untuk account dari Indonesia telah ditutup. Nah, mari kita mulai laporan ini:

    Last 3 Months Visitors

    visitor2008-1.jpg

    Dari data di atas, jumlah kunjungan total pada trimester I tahun 2008 ini adalah 7355 visitor, dengan perincian masing-masing bulan dapat dilihat pada gambar. Itu berarti meningkat sebanyak 4563 pengunjung dari trimester ke-4 2007 yang hanya berjumlah 2791 visitor. Rata-rata kunjungan total per hari adalah 81 pengunjung, dengan perincian kunjungan rata-rata per hari bulan Januari 80 orang, bulan Februari menurun menjadi 79 orang dan bulan Maret meningkat lagi menjadi 84 orang. (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/03/30/Traffic_report_Trimester_I_2008'

Xammy

  • when i’m with you

    Posted: March 29th, 2008, 4:53pm WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    When i’m with you,
    I feel so much fun.
    I forgot all my sadness,
    and things that turned me down.
    I just want to hold you,
    so please don’t run.
    Someone to wipe my tears,
    that’s all I want.
    Thank you….
    For everything you have done.

    Posted from moBlog – mobile blogging tool for Windows Mobile

    Permalink for 'Xammy/2008/03/29/when_i%e2%80%99m_with_you'
  • when i’m with you

    Posted: March 29th, 2008, 9:53am WIT by Sammy
    TagsBlog anywhere  

    When i’m with you,
    I feel so much fun.
    I forgot all my sadness,
    and things that turned me down.
    I just want to hold you,
    so please don’t run.
    Someone to wipe my tears,
    that’s all I want.
    Thank you….
    For everything you have done.

    Posted from moBlog – mobile blogging tool for Windows Mobile

    Permalink for 'Xammy/2008/03/29/when_i%e2%80%99m_with_you'

Deddy

  • Kesuksesan sebuah Blog

    Posted: March 26th, 2008, 4:47pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Sebuah email dari seorang sahabat menginspirasiku untuk tulisan kali ini. Kalimat penutup yang bertuliskan “Sukses terus yah untuk blognya” membuatku berpikir, bagaimana sih sebuah blog dikatakan sukses? Tidaklah mudah berbicara kesuksesan sebuah blog. Kita dapat melihatnya dari berbagai sudut pandang seperti komentar, traffic, ranking, jumlah yang subscribe ke rss feed, lamanya ngeblog atau ada yang menyebutkan dari jumlahnya $ yang bisa kita raih dari internet. Namun tidak ada patokan yang jelas.

    Jika 100 komentar per post dijadikan ukuran kesuksesan sebuah blog, bagaimana halnya dengan blognya Seth Godin yang tidak membuka jalur komentar namun masuk dalam 100 blog paling populer? (Beliau lebih memilih jika orang mau berkomentar tentang postingannya silakan pasang trackback - dan itu artinya tentu saja harus punya blog terlebih dahulu). Lagi pula… jumlah bukan hal yang bisa diagungkan. 100 komentar per post mungkin tidak berarti apa-apa bagi blog celebs macam blognya Maia yang bisa mencapai 1000 komentar per post!

    Bagaimana dengan traffic? Menurutku juga tidak bisa dijadikan ukuran. Sekedar catatan, sampai postingan ini ditulis, blog ini mencatat 395 unique traffic yang mendarat di blog ini dengan keyword “bugil“. Hanya karena beberapa kata bugil tanpa optimization dapat mendatangkan traffic sejumlah itu. Bisa dibayangkan bagaimana padatnya lalu lintas sebuah blog jika ingin mendatangkan traffic dengan mengoptimalkan keyword yang paling populer sepanjang masa itu.

    Ranking? RSS feed? Online earning? Menurutku sih sama saja… jumlah bukan ukuran yang bisa diagungkan. Toh selalu saja ada jalan pintas untuk mengakali semua itu… (Walaupun sebenarnya jalan pintas itu adalah hanya sepenggal jalan pendek dari sebuah jalan yang panjang).

    Blogger adalah penyampai cerita. Masing-masing blogger mempunyai tujuan atau alasan sendiri untuk ngeblog. Dan sukses ngeblog adalah bila tujuan blogger itu tercapai atau sudah pada jalur yang benar untuk mencapai tujuan. Juga bila alasan ngeblognya terpuaskan (dari segi batin). Dan bila sudah begini maka yang bisa mengukur dalamnya hati kesuksesan ngeblog adalah diri sendiri…

    Nah, bagaimana menurutmu sebuah blog dikatakan sukses?

    Permalink for 'Deddy/2008/03/26/Kesuksesan_sebuah_Blog'
  • 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog

    Posted: March 22nd, 2008, 7:40pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Dapet artikel menarik nih dari si Coklat Baron tentang “10 Commandments Of Blog Commenting” atau sepuluh aturan dalam memberikan komentar pada blog. Hah?! Ngasi komentar pake aturan??!! Tunggu dulu, mari kita baca saja apa sih 10 aturan itu.

    Kebanyakan dari kita berkunjung ke blog orang lain setiap hari dan meninggalkan komentar pada artikel yang kita sukai. Beberapa orang meninggalkan komentar pada blog lain untuk “meninggalkan jejak” dengan harapan meningkatkan traffik. Yang lain meninggalkan komentar karena mereka ingin berpartisipasi dan membuat teman baru. Dua alasan tersebut sah-sah saja. Namun banyak orang yang sering melupakan cara terbaik untuk melakukan sesuatu, termasuk memberikan komentar pada blog.

    You Comment I Follow

    Nah, berikut adalah 10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog:

    1. Baca sebelum menulis - Sebelum menulis komentar, yakinkan kalau kita telah membaca dan mengerti postingan. Mengirim komentar dengan cepat yang tidak berhubungan dengan posting tidak akan memberikan blog kita beberapa pengunjung baru. Ulangi membaca komentar kita sebelum disubmit.

    2. Sopan - Tata krama yang baik adalah hal penting ketika memberikan komentar pada blog lain. Kita tidak akan pergi ke rumah orang lain dan berperilaku tidak pantas kan? Sama halnya dengan blog. Hanyak karena kita tidak saling bertatap muka tidak berarti kita bisa bertingkah laku seperti idiot. Jika kita sopan, itu akan memudahkan kita di dalam membuat persahabatan baru dengan blogger lain. (more…)

    Permalink for 'Deddy/2008/03/22/10_Aturan_Memberikan_Komentar_pada_Blog'
  • Andaka 3.1 : Emergency Update

    Posted: March 10th, 2008, 10:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Kesalahan mendasar dalam pembuatan themes sebuah blog adalah tidak memperhatikan resolusi layar yang paling populer atau umum digunakan. Dan aku melakukan kesalahan tersebut! Haha… keliatan banget bukan web designer professional…

    Jaman selalu berubah, jika ketika awal-awal aku ngeblog kebanyakan orang menggunakan resolusi layar 800×600. Monitor juga masih 15″. Saat itu tampilan blog menjadi ramping jika dibandingkan dengan tampilan blog masa kini. Kemudian resolusi 1024 mulai populer, namun banyak yang berpikir dua kali untuk meninggalkan resolusi 800×600 dan berpindah ke resolusi 1024. Dan ketika aku membuat Andaka 3.0, hal ini luput dari pengamatanku. Kulompati resolusi 1024 dan menargetkan resolusi di atasnya… Yah, untuk itulah Andaka 3.1 : Emergency Update ini direlease. Terimakasih kepada Widarta dan Alix Wijaya yang telah mengingatkan. Selamat menikmati dan monggo dibantai kembali!

    Permalink for 'Deddy/2008/03/10/Andaka_3.1___Emergency_Update'
  • Andaka 3.0 : 7th Years of Blogging

    Posted: February 12th, 2008, 5:00am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Hari ini, 13 Februari 2008, tepat sudah 7 tahun lamanya sejak aku pertama kali menjejakkan kaki di dunia blog di tahun 2001. Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Pasang surut ngeblog sudah aku rasakan, silih berganti melihat orang yang mulai ngeblog sampai menghilang tanpa jejak. Dan untuk menyambut ulang tahun ngeblog yang ke-7 ini, aku [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/02/12/Andaka_3.0___7th_Years_of_Blogging'
  • Dokter Juga Manusia

    Posted: January 23rd, 2008, 6:28pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Sebagai manusia, kita tidak akan tahu apa yang nanti akan terjadi. Saat ini mungkin kita bisa dengan nyamannya duduk di depan komputer, baca blog sambil minum segelas kopi hangat, namun kita tidak akan tahu apa yang mungkin nanti atau besok terjadi. Hanya Tuhan yang tahu… ya… hanya Tuhan yang tahu, bukan dokter! Karena dokter juga [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/23/Dokter_Juga_Manusia'
  • Andaka 3.0 (On Progress)

    Posted: January 18th, 2008, 3:14pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Kesibukanku beberapa hari terakhir membuat blog ini menjadi jarang terupdate. Waktuku lebih banyak dilewati di kampung halaman di mana yang namanya internet masih barang langka. Sempat mencoba connect telkom net instant tapi gagal terus. Setiap berangkat ke Denpasar, selalu saja ada acara. Pulang-pulang kerumah sudah tepar, waktu berinternet cuma digunakan untuk blogwalking ke beberapa blog [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/18/Andaka_3.0__On_Progress_'
  • RSS: Rasa Sayang-Sayange

    Posted: January 7th, 2008, 9:54pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Akhirnya usulan Sonny untuk menjadikan artikel tentang RSS ini sebagai Trilogi menjadi kenyataan. Hehe… Awalnya aku tak ada niat untuk menjadikannya Trilogi, namun berhubung di-BUZZ beberapa hari yang lalu di blognya Cosa dan bergulir pro dan kontra, maka kuputuskan untuk membuat sekuel terakhirnya. Mungkin tulisan ini bukan melengkapi, namun lebih ke sebuah perenungan. Ok, untuk yang [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/07/RSS__Rasa_Sayang_Sayange'
  • Marketing versi Blogger

    Posted: January 4th, 2008, 2:59pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Berhubung disentil masalah RSS versi marketing di blognya Cosa, aku jadi ingin menulis tentang yang satu ini. Marketing versi Blogger. Marketing versi aslinya diperkenalkan oleh Hermawan Kartajaya, seorang pakar marketing Indonesia (bahkan Asia). Tulisan ini juga terinspirasi oleh perbincangan dengan Herry Pramana, seorang eksekutif muda yang penuh dengan inovasi dan ide-ide kreatif. Dalam perbincangan itu [...]
    Permalink for 'Deddy/2008/01/04/Marketing_versi_Blogger'
  • OpenID : Free Pass-nya Komentator

    Posted: December 18th, 2007, 2:53pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Semenjak Blogger memberlakukan aturan yang ribet masalah posting komentar di blogspot, secara tak langsung mereka menggiring kita untuk menggunakan OpenID. Awalnya kupikir males juga kalau harus bikin account lagi. Pada beberapa kesempatan aku lebih memilih menggunakan nickname “andaka.com” untuk memberi komentar. Namun kelemahan cara ini adalah pilihan nickname tidak terhubung dengan URL. Karena ngga tahan [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/12/18/OpenID___Free_Pass_nya_Komentator'
  • RSS: Sebuah Media Promosi

    Posted: December 1st, 2007, 8:19am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Terinspirasi oleh komentar Sonny di postingan sebelumnya, jadi ingin melanjutkan tulisan tentang makhluk bernama RSS ini. Dari postingan sebelumnya : Bayangkan jika orang cenderung untuk hanya melihat barang dagangan di etalase tanpa pernah masuk ke sebuah toko, tentunya transaksi tidak akan pernah terjadi kan? Nah solusinya? Jadikan RSS sebagai sebuah media promosi. Yakinkan pembeli bahwa dia akan [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/12/01/RSS__Sebuah_Media_Promosi'
  • RSS: Pedang Bermata Dua

    Posted: November 28th, 2007, 10:28am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Mumpung ada yang nanya tentang apa itu RSS, jadi kali ini aku pengen nulis tentang makhluk yang satu ini. RSS (Really Simple Syndication) emang bukan barang baru, namun sering kali keberadaannya masih dipertanyakan. Untuk apa sih RSS? Ada yang bilang RSS adalah Rumah Sangat Sederhana. Lihat saja RSS blog ini, sangat sederhana kan? Tak perlu banyak [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/11/28/RSS__Pedang_Bermata_Dua'
  • Waktunya Sibuk

    Posted: November 4th, 2007, 10:17am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Kalau sampai 1 minggu ngga update-update bisa dipastikan aku lagi sibuk-sibuknya. Hehe… maunya di-hiatus-kan saja blog ini, tapi ah… sebaiknya ngga deh. Kalau ada waktu, ide dan keinginan buat nulis, pasti tak tulis lagi. Ok, posting ini cuma untuk ngabarin itu dulu. Cu!
    Permalink for 'Deddy/2007/11/04/Waktunya_Sibuk'
  • 1428

    Posted: October 13th, 2007, 8:48am WIT by Deddy
    TagsBlog  
    “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H” Mohon Maaf Lahir dan Bathin nb: Mamaku sudah keluar dari Rumah Sakit. Terima kasih atas doa-doanya, sampai ada yang kirim SMS pemberi semangat…
    Permalink for 'Deddy/2007/10/13/1428'
  • Powered by Wordpress 2.3

    Posted: September 25th, 2007, 12:13pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Fiuh! Baru aja selesai upgrade WP ke versi terbaru, 2.3. Dan tadi pas lagi upload-upload file tiba-tiba koneksi internet melambat… Ok, posting ini cuma untuk test aja. Berhubung sudah dikasi komentar ama Didi, sekalian aja deh dilanjutin Menyambut Wordpress versi 2.3, gimana kalau kita ganti tampilan nih. Biar lebih semangat. Tapi berhubung themesnya belum support [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/09/25/Powered_by_Wordpress_2.3'
  • Delapan Kebiasaan seorang Deddy

    Posted: September 21st, 2007, 7:04pm WIT by Deddy
    TagsBlog  
    Ada hibahan tugas dari bung Sonny, untuk memposting tentang 8 hal yang menjadi kebiasaanmu. Dan tugas ini ada aturannya, salah satunya… nanti musti dihibahkan (tagged) lagi ke 8 orang yang lain. My Tag Habits Rules : Each tagged blogger must post these rules Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves Bloggers that are tagged need to write [...]
    Permalink for 'Deddy/2007/09/21/Delapan_Kebiasaan_seorang_Deddy'