dari dulu saya lebih suka sendiri -- menyendiri.
baik dalam hal kegiatan bersosial, relasi sosial, bahkan sampai ke masalah kerjaan.
ga pernah doyan yang rame-rame. terlalu bising, terlalu hingar-bingar.
ga pernah punya teman-teman (super) akrab. paling hanya satu-dua, dan tampaknya mereka pun se-type dengan saya. jadi pas lagi ngumpul ya nyambung, pas lagi sibuk sendiri-sendiri, ya sibuk sendiri-sendiri sampai ga ketauan lagi masih hidup apa ngga.
kalau pun (sempat) punya pacar, itu bukan berarti saya sembuh dari 'penyakit kesendirian' saya. biasanya pacar yang justru jadi terkontaminasi; malas ke tempat yang hingar-bingar lagi, malas ngumpul rame-ramean lagi. mungkin saya beracun buat mereka.
begitu pun dalam hal kerjaan:
saya terbiasa melakukan kerja sendiri. kerja tim biasanya hanya berlaku untuk berbagi aliran tugas, lalu konsen ngerjain sendiri sampai detil, baru gabung lagi. dan itu pun saya selalu pastikan bahwa kerja tim saya cek ulang lagi semuanya. sendiri.
bukannya perfeksion...