-
The uploaded file could not be moved to /mounted-storage/home63a/sub003/sc39421-CPJK/trala.la/daus/wp-content/uploads/2008/01.
Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /mounted-storage/home63a/sub003/sc39421-CPJK/trala.la/daus/wp-admin/admin-functions.php:1965) in /mounted-storage/home63a/sub003/sc39421-CPJK/trala.la/daus/wp-includes/functions.php on line 1348
Kasusnya adalah saya tidak bisa mengunggah foto ke server.
-
SENSOR kembali diwacanakan. Opini mengenai pemberangusan terhadap kebebasan digaungkan. Nirwan Ahmad Arsuka di Kompas Minggu (27/1) menggugat keras diberlakukannya sensor.
Kebebasan pers yang kebablasan dewasa ini di negeri kita karena kita begitu terlambat memperoleh kebebasan itu.
Ah. Saya tidak begitu mengerti kebebasan yang seperti apa yang diinginkan orang-orang itu.
-
BEGINILAH enaknya punya teman fotografer andal: banyak hal yang bisa dipelajari.
Selain memahami seluk beluk teknis kamera, kata dia, ternyata ada hal yang lebih penting dalam fotografi.
Foto itu harus bercerita. Jika kamu hendak memotret suatu objek, berpikirlah apa yang hendak kamu ceritakan lewat jepretan-jepretanmu. Objek indah itu banyak sekali, tetapi indah saja tidak cukup untuk sebuah [...]
-
BANYAK pembaca National Geographic edisi internasional (berbahasa Inggris) bulan Januari yang merasa kecewa dengan National Geographic Indonesia (NGI).
Pasalnya, di edisi internasional ada liputan tentang lumpur Lapindo sedangkan di edisi Indonesia malah tidak ada.
Tudingan macam-macam pun dilayangkan. Misalnya, NGI telah berkhianat dan antinasionalisme, ada keterkaitan antara pemilik NGI dengan kelompok Bakrie, dan sejumlah tuduhan lainnya. [...]
-
Zen merangkum halaman depan koran-koran hari Minggu (27/1) dan Senin (28/1). Nice effort, bro!
-
Nope. I’m not going to write about Soeharto.
Every living body will die.
-
This is the number of people killed per minute in Rambo series:
Rambo: First Blood (1982): 0.01
Rambo: First Blood Part II (1985): 0.72
Rambo III (1988): 1.30
Rambo IV (2008): 2.59
Via Marginal Revolution.
-
SALAH satu mimpi saya dahulu adalah bisa mencicipi kuliah di luar negeri. Dengan beasiswa tentunya, karena saya tidak punya cukup uang untuk membiayai sendiri.
-
FOR you social bookmarking enthusiasts, I have added my del.icio.us account link on this blog footer. So, if you’re interested to know more about things I get into, just add me on your network list.
Cheers!
-
HAS anybody noticed that Gawker, a respected blog network (Lifehacker and Gizmodo are their most important product), have a kinda “porn division”?
-
Great painting depicted important figures.
-
A list of words that (mostly) describe sexual behavior. Catchy!
Link.
-
JUST found it here. Kayaknya nggak nyaman gitu duduknya ya?
-
SATU kata yang berulang kali dikutip atau ditulis belakangan ini, terkait isu Soeharto adalah ventilator. Sederhananya, ventilator adalah alat bantu napas yang menggantikan fungsi paru-paru.
Lalu, apa yang membuat kata ventilator ini begitu penting bagi saya?
-
SAYA sih nggak percaya (bahkan muak) dengan jargon-jargon seperti “kemakmuran”, “kesejahteraan”, “pengentasan pengangguran”, “sekolah gratis”.
Sorry to say: that’s all craps!
Kenapa nggak ada yang lebih kongkret, misalnya: “Kalau terpilih sebagai walikota, saya akan tertibkan para pedagang di depan terminal Bekasi yang sudah mengambil alih separuh badan jalan.” Atau, yang lebih pendek untuk keperluan spanduk dan baliho: [...]
-
MAIN gitarnya sih banyak kepeleset. Tapi seenggaknya dia cantik :p
-
SETELAH bereksperimen dengan layout satu kolom, lama-kelamaan rasanya saya membutuhkan sidebar untuk memuat link-link yang menarik, setidaknya bagi saya.
Apakah ini berarti saya akan mengganti theme lagi?
Plis deh…
-
LAMA tak muncul di ranah blogosfer, blog playboy css kita, Didats Triadi, ternyata dikerjain orang.

Ayo Dats, hajar balik. Kan dikau belum cerita soal malam pertama.
-
SAYA akan meneruskan ambisi saya menyelesaikan novel yang amat lama terbengkalai karena laptop saya yang lama harus dijual karena butuh uang.
Entah kenapa, menulis di laptop itu terasa lebih nyaman buat saya. Dulu, waktu masih punya laptop, sebuah Toshiba Satellite (lupa serinya), komputer desktop saya hanya diperuntukkan buat main game dan browsing internet. Untuk kerja, tulis-menulis, [...]
-
Seorang wartawan tidaklah seperti pegawai perusahaan lain. Mereka punya kewajiban sosial yang sesekali bisa benar-benar berseberangan dengan kepentingan utama majikan utama mereka. (Dari buku “Elemen-elemen Jurnalisme”, Kovach & Rosenstiel, ISAI, 2004)
Masih ada nggak ya wartawan yang bisa berlaku seperti kutipan di atas? Hidup sudah susah, ditambah lagi dengan idealisme yang begitu.
Entahlah. Prinsip-prinsip jurnalisme memang [...]
-
SANG pahlawan Everest itu meninggal Jumat (11/1) pada usia 88 tahun. Bersama sherpa Tenzing Norgay, pada 29 Mei 1953, pendaki berkebangsaan Selandia Baru itu menjadi yang pertama mencapai puncak Everest setinggi 8.850 meter.
Kesehatannya menurun sejak April tahun lalu, waktu ia terjatuh ketika mengunjungi Nepal.
Saya hanya satu dari banyak orang yang mengagumi kisah-kisah kepahlawanannya. Dia bukanlah [...]
-
ITU kata Des Alwi, sejarawan senior, menggambarkan suasana psikologis keluarga Soeharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina, tempat mantan penguasa Indonesia dirawat.
“Mereka happy,” katanya. “Kalau kondisinya serius, tentu keluarga juga serius.”
Hehe. Bapak ini berani juga yah…(atau, nggak tahu sopan santun?)
Link.
-
Found this photo from here. Thanks to Anima for showing me this link.
-
PARA punggawa hak asasi manusia dan/atau pendukung Megawati pasti memaki-maki saya kalau tahu saya membuat entri ini
Mereka itu tidak setuju dengan wacana “baru tapi lama” soal pembatasan tingkat pendidikan calon presiden yang kembali diusulkan minimal sarjana (S1). Alasannya:
1. Setiap warga negara berhak menjadi calon presiden, kenapa mesti ada kriteria sarjana segala? Ini pengkhianatan [...]
-
But I fail…