About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3661 items (3657 unread) in 34 feeds

  • Facebook Places: Giliran Facebook yang Mengancam Foursquare

    Posted: August 19th, 2010, 4:31am WIT by Deddy Andaka
    TagsInternet  

    Baru saja saya mengupdate aplikasi Facebook for iPhone. Begitu saya buka, mata saya langsung tertuju pada sebuah icon baru di tengah-tengan aplikasi tersebut yang bertuliskan Places. Wow! Apalagi nih? Langsung saja saya klik dan dibawa ke sebuah page baru yang bertuliskan: This feature will be available in your region soon. Ah… sayang sekali, saat tulisan ini dibuat layanan ini belum dapat digunakan.

    Kilas balik ke satu bulan yang lalu, ada sebuah berita yang menuliskan “Foursquare Mulai Mengancam Facebook dan Twitter?“. Hmm… sepertinya Facebook tidak tinggal diam. Kalau dugaan saya benar, kali ini Facebook ingin memukul balik mengancam Foursquare.

    Lalu saya melakukan pencarian kecil-kecilan di Google, segera saja saya menemukan artikel yang berjudul “Facebook Places: social network adds location check-ins“. Diperkuat lagi dengan tulisan di blog resminya Facebook yang berjudul “Who, What, When, and Now…Where” semakin menguatkan bahwa Facebook memang serius ingin menghajar Foursquare. Haha…

    Selalu menarik menyaksikan pertarungan antara Daud dan Goliath. Hanya pada kasus ini saya masih susah membedakan mana Daud dan mana Goliath. Dari segi sumber daya yang melimpah, jelas Facebook adalah Goliath-nya. Namun di bidang applikasi berbasi lokasi, Foursquare adalah rajanya.

    Dan kita cuma penonton.

    Apa kabar Koprol dan Urbanesia?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/08/19/Facebook_Places__Giliran_Facebook_yang_Mengancam_Foursquare'
  • Komunitas StartUp Lokal

    Posted: August 17th, 2010, 1:14am WIT by Deddy Andaka
    TagsInternet  

    Saat saya dan Deni melepas kro.co ke publik akhir Juli lalu, kami belum mengenal yang namanya startup lokal. Saya baru mengenalnya lewat situs jejaring sosial Twitter di hashtag #StartupLokal. Meski startup lokal sedang mencari bentuknya, saya melihat komunitas ini memiliki potensi berkembang yang cukup kuat. Komunitas-komunitas startup lokal pun sudah mulai terbentuk seperti Fowab di Bandung, Suwec di Surabaya, atau Bancakan di Jogja. Sayang untuk daerah Bali belum ada komunitas seperti ini.

    Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini para pengembang startup lokal di Bali berminat untuk membentuk sebuah wadah. Hehe…

    Saya sendiri sebenarnya masih bertanya-tanya, apakah kro.co pantas disebut startup lokal atau tidak, namun yang lebih penting bagi saya adalah kro.co dapat diterima dan memberikan manfaat kepada komunitas internet di Indonesia.

    Melalui tulisan ini, saya juga ingin mengucapkan “SELAMAT MERAYAKAN HUT KE-65: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.” Semoga kita juga semakin bangga menggunakan produk-produk lokal termasuk karya-karya dari para pengembang startup lokal Indonesia ;)

    Artikel lain yang dapat menjadi referensi tentang startup lokal:

    Hidup startup lokal Indonesia!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/08/17/Komunitas_StartUp_Lokal'
  • Hai, Apa Kabar Auto Content?

    Posted: August 8th, 2010, 4:07pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya tidak menyangka kalau tulisan saya yang berjudul “Menipu Pengunjung dengan Auto Content” mendapat respon yang begitu banyak dari pembaca blog ini. Meski di kolom komentar banyak yang setuju bahwa Auto Content cukup merugikan pengguna mesin pencari dan sepakat untuk “Memerangi Auto Content“, namun ada juga yang mengirimkan “protes”-nya langsung ke email saya. Mungkin mereka lupa membaca kalimat pada baris terakhir: Jika tidak berkenan mohon abaikan saja!

    Tapi saya menghargai perbedaan pendapat kok *duh kayak pak Presiden aja*. Banyak yang mengungkapkan “keuntungan” menggunakan Auto Content di blog mereka. Namun masih sedikit yang mau (atau berani?) mengungkapkan efek samping dari Auto Content. Mudah-mudahan keduanya bisa ditampilkan berimbang agar mereka yang ingin mencoba mendapat informasi yang cukup untuk ditimbang-timbang.

    Menyikapi masalah Auto Content yang masih ada sampai sekarang, kita bisa melihatnya dari sudut “Segitiga Epidemiologi” atau “The Epidemiologic Triangle“, sebuah istilah dalam dunia kesehatan yang menggambarkan proses timbulnya penyakit melalui kombinasi tiga faktor: agent, host, dan environment.

    Menyangkut Auto Content, dapat saya analogikan sebagai berikut:

    • Agent  (What?) – atau penyebab. Dalam hal ini adalah Auto Content dan pengguna Auto Content tersebut. Solusi: dengan memberikan informasi yang benar dan berimbang tentang Auto Content sehingga pengguna dapat memutuskan untuk meneruskan atau berhenti menggunakan Auto Content.
    • Host (Who?) – atau penjamu. Mereka yang menggunakan mesin pencari. Solusi: dengan memberikan tips untuk mengenali situs-situs Auto Content dan melakukan pencarian yang “cerdas”.
    • Environment (Where?) – atau lingkungan. Tidak lain dan tidak bukan adalah mesin pencari, atau dalam hal ini adalah Google.

    Yah… harapan saya sih sederhana saja: Ketika saya mencari sesuatu di mesin pencari, saya mendapatkan informasi yang saya inginkan, bukan hanya berputar-putar pada situs yang tidak jelas juntrungannya. Itu saja kok! Sekali lagi, jika tidak berkenan dengan tulisan ini, abaikan saja ya…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/08/08/Hai__Apa_Kabar_Auto_Content_'
  • Cara Menggunakan Sistem API kro.co

    Posted: August 3rd, 2010, 5:12am WIT by Deddy Andaka
    TagsInternet  

    Sebagai penyingkat URL, kro.co memang paling pas digunakan untuk berbagi tautan di Twitter. Keterbatasan karakter yang dapat kita gunakan (140 karakter) membuat semakin pendek URL yang kita bagi akan semakin baik, karena akan memberikan ruang berkomentar yang lebih banyak. Aktivitas ber-twitter ria akan lebih asik bila kita menggunakan aplikasi pendukung seperti TweetDeck, Twitter for iPhone/BlackBerry/Android, atau juga UberTwitter. Nah, kro.co memiliki sebuah sistem API sederhana yang dapat menjadikan sharing URL via Twitter jadi lebih mengasikkan.

    API atau application programming interface adalah cara suatu aplikasi untuk berinteraksi dengan aplikasi yang lain. Sebagai contoh saya akan memberikan cara menggunakan sistem API kro.co pada TweetDeck. Untuk aplikasi lain umumnya juga sama, hanya tempat untuk settingnya saja yang bisa berbeda.

    • Buka TweetDeck setting, kemudian pilih Services.
    • Pada “Select the service you wish to use to shorten URLs” pilih Others.
    • Pada “Other URL Shortening Endpoint” masukkan http://kro.co/api.php?url=%@
    • Lalu klik “Save settings“

    Setelah itu Anda tinggal mengaktifkan Auto URL Shortening -ON dan ketika status Anda memuat tautan URL, maka akan secara otomatis dipersingkat ke format http://kro.co/xxxx

    Untuk aplikasi lain seperti Twitter for iPhone, setelah menulis tautan, Anda dapat memilih “Shrink URLs” untuk menyingkat URL. Jadi tidak perlu lagi bolak-balik ke situsnya kro.co, memposting link, menyalin, kemudian kembali lagi ke aplikasi-aplikasi Twitter.

    Sekian dulu, semoga membantu ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/08/03/Cara_Menggunakan_Sistem_API_kro.co'