About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • PESAN WAISAK 2554/2010

    Posted: May 28th, 2010, 11:33am WIT by Deddy Andaka
    TagsRenungan  

    Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

    Natthi ragasamo aggi, Natthi dosasamo kali
    Natthi khandhasama dukkha, Natthi santiparam sukham

    Tidak ada api sepanas nafsu, Tidak ada kejahatan yang menyamai kebencian
    Tidak ada penderitaan yang menyamai proses kelangsungan hidup,
    Tidak ada kebahagiaan melebihi kedamaian sejati.
    (Dhammapada, 202)

    Kelahiran, Pencapaian Pencerahan Spiritual, dan Pencapaian Parinibbana (Mangkat Sempurna) Buddha Gotama merupakan tiga peristiwa suci (Trisuci) yang diperingati pada Hari Raya Waisak. Peristiwa pertama saat Kelahiran Siddhartha Gotama, putra mahkota kerajaan Kapilavasthu, di India Utara, pada hari purnama di bulan Waisak tahun 623 SM Sedangkan peristiwa kedua adalah Pencapaian Pencerahan Spiritual Siddhartha Gotama menjadi Buddha yang terjadi pada hari purnama di bulan Waisak tahun 588 SM. Kemudian selama 45 tahun Buddha membabarkan ajaran Kebenaran Dhamma kepada masyarakat luas. Akhirnya peristiwa ketiga terjadi ketika Buddha Gotama mangkat sempurna mencapai Parinibbana dalam usia 80 tahun pada hari purnama di bulan Waisak tahun 543 SM.

    Kehadiran Buddha di dunia ini membuka pandangan masyarakat luas terhadap keberadaan Kebenaran Dhamma yang berlaku secara universal. Melenyapkan ketidaktahuan dan memunculkan pengetahuan terhadap fenomena hidup. Perubahan yang terjadi pada setiap sendi kehidupan merupakan salah satu fenomena hidup. Kebijaksanaan menuntun manusia untuk menerima kenyataan kebenaran serta menyikapi dengan tepat kebenaran itu. Menggunakan perubahan sebagai kondisi dan peluang kesempatan untuk merubah hidup kearah harapan hidup lebih baik. Perubahan terjadi dalam segala sesuatu yang berkondisi, orang yang menyikapi hal itu dengan bijak, maka ia tidak akan mengalami penderitaan, inilah pandangan mulia yang menuju kepada pencerahan spiritual (Dhammapada, 277).

    Dengan Kedamaian Membangun Kebahagiaan Sejati, demikian tema Peringatan Hari Raya Waisak 2554/2010 yang diangkat oleh Sangha Theravada Indonesia. Kedamaian dan pertikaian merupakan dua hal yang saling berlawanan dalam hidup kita. Pada umumnya pertikaian sangat mudah terjadi karena terdapatnya perbedaan yang dimaknai sebagai permusuhan. Perbedaan itu ingin ditiadakan karena dipandang mengancam kelangsungan hidup. Memang pada saat manusia masih berpikiran bahwa kelangsungan hidupnya sendiri jauh lebih utama dibandingkan dengan kelangsungan hidup orang lain ataupun makhluk lain, maka pertikaian selalu terjadi. Padahal setiap manusia mempunyai kesempatan untuk hidup di dunia ini saling berdampingan, meskipun terdapat perbedaan tingkat kekayaan, kepandaian, kedudukan. Kedamaian perlu diupayakan terjadi sebagai perwujudan dari penerimaan perbedaan yang dimaknai sebagai persahabatan. Tentu persahabatan yang benar adalah persahabatan yang tumbuh bertumpu pada kode etik, norma moral, dan nilai spiritual luhur, bukan persahabatan yang merupakan persekongkolan kejahatan ataupun kecurangan. Persahabatan yang diajarkan oleh Buddha hendaknya berpegang teguh pada sikap malu berbuat buruk (Hiri) dan takut terhadap akibat perbuatan buruk (Ottappa). Sebagian besar orang tidak mengetahui bahwa dalam pertikaian mereka dapat binasa, tetapi mereka yang menyadari kebenaran itu akan segera mengakhiri semua pertikaian (Dhammapada, 6).

    Suasana damai bukan saja terdapat dalam relasi antar sesama manusia, tetapi kedamaian juga perlu dimiliki dalam diri pribadi manusia itu sendiri, serta dalam relasi antara manusia dengan lingkungan hidupnya. Pertikaian dalam diri manusia akan menimbulkan kecemasan, kekawatiran, ketakutan, bahkan ada manusia yang tidak mampu menghadapi pertikaian dalam dirinya dengan cara mengakhiri hidup sendiri. Pertikaian antar sesama manusia akan menimbulkan ketidaknyamanan hidup, permusuhan antar sesama manusia dapat menimbulkan tindakan kekerasan dan peperangan yang saling membinasakan. Pertikaian antara manusia dengan lingkungan hidup akan menimbulkan ketidakharmonisan lingkungan hidup, musibah banjir, tanah longsor, pencemaran lingkungan, bahkan dampak pemanasan global mengancam hidup manusia. Karena itu diantara dua pilihan sikap perilaku, bertikai atau berdamai, tentu berdamai menjadi pilihan yang benar, karena kedamaian dapat dipergunakan sebagai sarana untuk memperoleh kebahagiaan sejati.

    Kedamaian dapat terjadi apabila manusia mampu meningkatkan kualitas hidupnya masing-masing untuk menghindari keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin. Keserakahan ibarat api panas yang berkobar dalam kenikmatan dan ketidakpuasan, sedangkan kebencian seringkali merupakan penyebab perilaku jahat. Kegelapan batin membuat manusia tidak memiliki prinsip yang tepat dalam hidupnya.

    Nafsu serakah atau tamak tidak akan padam selama manusia belum mampu menyadari bahwa nafsu itu bukannya menyenangkan tetapi menyebabkan manusia terjerat makin kuat dalam ikatan nafsu yang berakibat pada pelupaan ataupun peniadaan keberadaan orang lain ataupun lingkungan hidupnya. Perilaku manusia menjadi arogan bahkan sewenang-wenang terhadap orang lain dan lingkungan hidup. Kehancuran orang lain dan lingkungan hidup tidak dipahami, karena yang diketahui adalah terpuasinya nafsu serakah tersebut.

    Kebencian dapat dipadamkan apabila manusia menyadari kebersamaan hidup sebagai keniscayaan untuk saling peduli. Ingatan kebersamaan menjadi dasar bagi pelenyapan kebencian. Karena kebersamaan adalah menghargai keberadaan hidup manusia, meskipun manusia memiliki perbedaan-perbedaan dalam banyak hal, suku bangsa, agama, bahasa, budaya. Keberadaan hidup adalah perihal hidup-mati manusia, berbeda dengan kualitas perilaku hidup yang bisa baik-buruk. Terhadap kualitas perilaku baik tentu kita mendukung, tetapi terhadap kualitas perilaku buruk hendaknya kita menghindari.

    Prinsip hidup sering tidak jelas, bahkan prinsip Kebenaran Dhamma sering diabaikan. Kemudian manusia menggunakan prinsip hidup lain seperti mengambil keuntungan untuk diri sendiri dari kesempatan yang ada tanpa berpegang pada prinsip etik moral spiritual luhur. Kebenaran Dhamma memberi tuntunan bagi manusia untuk memegang teguh prinsip etik moral spiritual luhur. Dampak langsung dari penggunaan prinsip etik moral spiritual itu adalah munculnya ingatan kebersamaan hidup yang merupakan sikap tepat untuk melenyapkan kegelapan batin. Kebersamaan akan menimbulkan pola pikir yang luas, minimal terhadap orang-orang yang ada disekelilingnya ataupun lingkungan hidup sekitarnya. Kepedulian terhadap orang lain dan lingkungan hidup ini merupakan kepekaan pikiran manusia yang bisa dibangun dengan diawali oleh sikap belas kasih terhadap penderitaan dalam kehidupan orang lain dan lingkungan hidup ini.

    Selamat Hari Raya Waisak 2554/2010, marilah kita mewujudkan kedamaian dalam diri kita masing-masing, di antara kita bersama, dan antara kita dengan lingkungan hidup ini agar kita dapat membangun kebahagiaan sejati. Kebahagiaan yang dicita-citakan oleh masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia tercinta.

    Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Tiratana, selalu melindungi.

    Semoga semua makhluk hidup berbahagia

    Kota Mungkid, 28 Mei 2010

    SANGHA THERAVADA INDONESIA

    (Sumber: Samaggi-phala.or.id)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/28/PESAN_WAISAK_2554_2010'
  • Cara Membuat Counter untuk 365 Blog Project

    Posted: May 25th, 2010, 11:04pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Beberapa waktu yang lalu, Deni Surya menanyakan tentang cara membuat counter seperti di sidebar #365BlogProject. Hmm, karena saya bukan orang IT yang mengerti benar dengan bahasa PHP dan javascript, maka cara saya adalah cara “orang awam”. Jadi maklum saja kalau misalnya jalan saya agak memutar. Yang penting hasilnya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Hehe…

    Pada dasarnya, counter ini menampilkan 3 informasi. Yang pertama adalah menunjukkan hari kesekian dari 365 hari. Lalu yang kedua adalah jumlah postingan yang sudah kita buat. Dan yang terakhir adalah progresifitas project ini. Nah, mari kita bahas satu per satu.

    1. Menampilkan Hari ke-X dari 365 Hari

    Untuk menampilkan hari ke-X dari 365 hari saya menggunakan javascript untuk count up. Jadi kita tinggal menetapkan tanggal kita mulai, maka setiap hari dia bertambah terus. Kelemahan sistem ini adalah tidak ada rem-nya. Kalau sudah lewat 365 hari dia akan tetap bertambah terus. Solusinya, setelah 365 hari script ini bisa dihapus atau diganti manual. Ok ini dia sciptnya:

    <script type="text/javascript">// <![CDATA[
    /*
    365 Blog Count up by deddy.me
    */
    var montharray=new Array("Jan","Feb","Mar","Apr","May","Jun","Jul",
    "Aug","Sep","Oct","Nov","Dec")
    
    function countup(yr,m,d){
    var today=new Date()
    var todayy=today.getYear()
    if (todayy < 1000)
    todayy+=1900
    var todaym=today.getMonth()
    var todayd=today.getDate()
    var todaystring=montharray[todaym]+" "+todayd+", "+todayy
    var paststring=montharray[m-1]+" "+d+", "+yr
    var difference=(Math.round((Date.parse(todaystring)-
    Date.parse(paststring))/(24*60*60*1000))*1)
    difference+=""
    document.write("Day "+difference+" of 365 Days") }
    //enter the count up date using the format year/month/day
    countup(2010,04,08)
    // ]]></script>

    Warna merah adalah bagian yang dapat Anda edit. Yang pertama adalah kata-katanya, yang kedua adalah dengan tanggal Anda memulai postingan minus 1. Jadi jika Anda mulai tanggal 9 April 2010, maka yang Anda buat di sana adalah tanggal 8 April 2010.

    2. Menampilkan Total Postingan yang sudah dipublish

    Karena #365BlogProject saya menggunakan blog baru, jadi saya tinggal menyisipkan wp_count_post yang sudah terintegrasi dengan WordPress. Begini scriptnya:

    <li><?php
    $count_posts = wp_count_posts();
    $published_posts = $count_posts->publish;
    echo ‘Total: ‘.$published_posts;
    ?> Posts</li>

    Bagi yang menggunakan blog yang sudah ada postingan saya belum cari tahu. Hehe… Mungkin ada yang mau menyumbangkan caranya? ;)

    3. Menampilkan Progresifitas

    Progresifitas ini adalah seberapa besar keberhasilan kita menjalankan proyek ini. Jadi kalau dalam 365 hari kita bisa membuat postingan 365 buah, maka progresifitasnya adalah 100%. Tentu saja syarat tetap 1 postingan per harinya. Karena itulah tidak ada sistem hutang dalam #365BlogProject ini. Maka logikanya adalah: jumlah postingan dibagi 365 hari dikali 100. Saya juga menggunakan pembulatan 2 angka di belakang koma. Kodenya adalah seperti ini:

    <li>
    <?php
    $count_posts = wp_count_posts();
    $published_posts = $count_posts->publish;
    $hitung = $published_posts*100/365;
    $hitung = round($hitung,2);
    echo ‘Progress: ‘.$hitung;
    ?> %</li>

    Nah, semua script atau kode di atas tinggal disisipkan di bagian sidebar (Appearance > Editor > Sidebar). Kalau lewat widget sepertinya belum bisa. Maklum… cara-cara di atas adalah cara orang awam. Hehe…

    Bagi yang sudah ikutan #365BlogProject, silakan dicoba cara-cara di atas.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/25/Cara_Membuat_Counter_untuk_365_Blog_Project'
  • Tips Menggunakan Foursquare #4SQ

    Posted: May 14th, 2010, 7:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBuzz Marketing  

    Jangan bangga dulu sudah menggunakan Facebook dan Twitter namun belum berkenalan dengan adik termuda mereka, Foursquare (#4SQ)! Wah, maenan apa lagi ini? Foursquare adalah suatu media sosial berbasis lokasi, jadi targetnya adalah pengguna mobile phone dan misi utamanya adalah berbagi tempat-tempat yang kita kunjungi.

    Nah, biar ga bingung, ikutin aja step by step menggunakan #4SQ berikut:

    1. Download Applikasi dan Join
    Aplikasi Foursquare tersedia gratis untuk iPhone, BlackBerry, maupun Android. Download aplikasi tersebut, lalu buatlah account Foursquare (Hey… saya ngga harus menjelaskan cara membuat account kan? D )

    2. Conect dan Add
    Hubungkan account Foursquare Anda dengan account Facebook maupun Twitter. Tenang saja, ngga usah takut kalau posisi Anda selalu terpantau. Anda bisa memilih untuk mempublikasikannya atau tidak. Termasuk memilih agar muncul di Facebook, Twitter, keduanya, atau tidak sama sekali.

    Lalu add teman-teman yang Anda kenal. Apalah artinya berbagi kalau tidak ada yang Anda ajak berbagi ) Anda bisa mencarinya melalui account Facebook, Twitter, alamat email, maupun nomor telp mereka. Agar tidak bingung, Anda bisa meng-add account Foursquare saya sebagai permulaan.

    3. Check in, Shout, dan Tips
    Check in adalah istilah ketika kita masuk ke suatu tempat.  Entah itu rumah kita, tempat makan, toko buku, atau hotel. Bila lokasi tersebut telah terdaftar di place, Anda bisa langsung check in. Sambil check in Anda juga bisa shout. Shout itu seperti update status di Twitter. Jadi Anda bisa memilih, sekedar check in, shout, atau check in sekaligus shout.

    Anda juga bisa meninggalkan Tips. Misalnya ketika saya makan di Salvador Simpang Siur, saya meninggalkan tips berikut: @ Salvador: Spagetti oglio, sudah lama ternyata ga gitu enak. 6/10. Jadi, ketika ada orang lain yang melihat tips di Salvador, dia akan melihat tips yang saya tinggalkan tersebut. Dan uhmm… mungkin dia tidak akan memesan spagetti oglio di sana. Hehe…  ;)

    4. Memetakan Lokasi Baru
    Bila tempat Anda berada belum terdaftar di place, Anda bisa mencarinya terlebih dahulu. Bila tidak ada, maka Anda dapat mendaftarkan lokasi tersebut. Caranya cukup mudah, hanya perlu mencantumkan nama dan alamat, maka lokasi akan terdeteksi. Lalu Anda boleh memilih lokasi tersebut hanya untuk Anda saat itu atau “tersedia” untuk orang lain.

    5. Menjadi Polisi #4SQ
    Apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan dari sebuah platform bersama adalah banyaknya orang yang bisa memberi kontribusi. Karena itulah diperlukan pengawas, istilah saya Polisi #4SQ. Anda bisa melaporkan lokasi yang tercatat dua kali (misal ada yang mendaftarkan Pizza Hut Gatsu dan Pizza Gatot Subroto), lokasi yang sudah tidak ada lagi (misalnya tempat makan tersebut sudah pindah), atau lokasi peta yang tidak tepat. Anda bisa membantu untuk mengedit semua itu agar lebih akurat.

    6. Berburu Badge
    Salah satu yang bikin tambah asik nge-4SQ adalah berburu badge atau lencana. Ada banyak badge di sana. Akan terbuka sesuai dengan kebiasaan Anda ber-4SQ ria… )

    Hmm… mungkin itu dulu tips dari saya. Sebaiknya sih langsung dicoba biar ga bingung. Kalau ada revisi silakan dikomentarin. Maklumlah, saya juga baru joinan kok. Hahaha…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/14/Tips_Menggunakan_Foursquare__4SQ'
  • WPtouch: Bersahabat dengan Sentuhan

    Posted: May 2nd, 2010, 8:07pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pembaca, pengunjung blog, atau apa pun Anda menyebutnya kini mempunyai banyak pilihan cara untuk mengakses halaman blog Anda. Salah satunya adalah dengan mobile phone yang semakin hari semakin menggoda dan pintar saja. Dua hari yang lalu, saya akhirnya “meminang” iPhone 3Gs. Setelah merasakan sendiri, barulah saya sadar kalau mengakses full content blog ini di smart phone begitu membosankan. Lambat, meski masalah kecepatan itu relatif. Karena itulah saya menginstall plugin yang bernama WPtouch iPhone Theme.

    Plugin ini fungsinya adalah untuk mengenali pengunjung yang mengakses blog kita lewat iPhone, iPod Touch, Android, BlackBerry Storm, pokoknya yang berhubungan dengan sentuhanlah. Sebagai perbandingan, regular theme situs BraveNewCode.com diakses 16.4 detik. Sedangkan dengan plugin ini menjadi 5.8 detik!

    Nah, ayo pasang plugin ini di blog Anda. Agar saya dan pengunjung lain yang menggunakan mobile sentuhan jadi betah berlama-lama di blog Anda. )

    Happy blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/05/02/WPtouch__Bersahabat_dengan_Sentuhan'