Sejak kemarin, Facebook resmi mengubah tulisan “Become a Fan” di Page dengan “Like“. Terus terang, hal ini lebih membuat saya lega. Selama ini saya agak ragu juga memasang badge di sidebar blog ini dengan tulisan “Andaka.com, Become a Fan“. Duh… memangnya saya siapa sampai orang ngefans sama saya? Selebritis bukan, atlet terkenal juga bukan.
Kalau sudah begini saya juga lebih enak ngajak temen-temen untuk joinan di page Andaka.com. Yang bergabung pun tidak merasa terbebani untuk menjadi fan saya, kan? Hahaha…
Namun ternyata hal ini mendapat respon keras dari pengguna Facebook. Page-page berupa dukungan “Becoming a Fan” pun bermunculan. Malah sampai ada page yang mengatakan: A little part of me died inside, when ‘become a fan’ changed to ‘like’, atau I want to ‘Become a fan’ of things, not ‘Like’ them.
Ada benarnya juga. Saya tentu lebih bangga disebut fansnya Juventus dari pada hanya menyukai. Suka itu mudah sekali berubah menjadi tidak suka. Fan itu jauh lebih kuat dari sekedar suka.
Hmm… Kenapa ngga dibuat fleksibel aja bagi pengelola page untuk memilih pagenya mau dibuat “Become a Fan” atau sekedar “Like” ya?
Related Posts: