About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3211 items (3207 unread) in 34 feeds

  • 6 Hal yang Harus Dilakukan Setelah Membuat Account di Twitter

    Posted: February 19th, 2010, 12:00am WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Belum punya Twitter? Ayo join sekarang! Meski bukan barang baru tapi belum terlambat kok kalau mau join sekarang. Saya meskipun sudah lama bikin account, tapi baru seminggu ini ikutan nimbrung di situ (sebelum-sebelumnya saya setting feed otomatis dari status Fanpage Andaka.com di Facebook).

    Awalnya saya mikir, apa sih asiknya Twitter. Bukannya sama aja seperti update status Facebook? Ternyata wah… seru juga oi )  Nah, tulisan ini ditujukan untuk mereka yang belum punya Twitter atau seperti saya dulu, setelah join Twitter ngga tahu harus ngapain. Ayo buka account Twitter sekarang, lalu ikuti 6 hal yang harus dilakukan setelah join Twitter berikut:

    1. Pimp Your Profile and Design
    Pertama, edit profile dan dandani tampilan Twitternya. Masuk ke bagian Setting, lalu pilih Profile untuk menambahkan nama, lokasi, website dan biodata. Lalu ke bagian Design, di sana kita bisa memilih template yang sudah ada, atau bisa juga mengganti background dengan gambar atau foto yang kita punya. Bisa juga dipilih sesuai dengan warna favorit kita.

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    2. Follow Others
    Twitter ngga bakal asik klo cuma kita sendirian. So, tambahkan orang-orang yang kita kenal ke daftar follow kita. Bisa dari keluarga atau blogger-blogger yang kita kenal. Untuk rekomendasi awal, saya sarankan untuk follow Twitternya blogger-blogger berikut: @enda, @ndorokakung, @ridu, @tikabanget atau @radityadika boleh juga tambahkan @deddyandaka )  Dijamin nanti rame deh halaman update-nya. Hehe…

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    3. Install Aplikasi Pendukung
    Memang bisa saja kita maen Twitter lewat web langsung, tapi biar nanti nge-twit-nya tambah asik, install aplikasi pendukung. Ada banyak aplikasi pendukung untuk Twitter. Yang saya gunakan sih TweetDeck. Dengan alikasi tersebut, kita ga perlu lagi untuk buka web kalau mau login ke account Twitter kita. Cukup lewat aplikasi tersebut, setiap ada update akan ada bunyinya. *Twiiiiit* D

    Stop baca! Lakukan sekarang…

    4. Kenali Aturannya
    Apa??? Di Twitter ada aturan segala? -Hey hey… “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Sebelum masuk ke suatu sosial media, ada baiknya kita mengenal “budaya” yang sudah ada. Lagipula bukan aturan yang rumit kok ;)

    @username : simbol ini untuk menyatakan kepada siapa kita bicara. Misalnya kalau ingin menulis pesan di status yang ditujukan ke saya, maka bisa tulis @deddyandaka testing komentar. Perlu diingat, cara ini akan terupdate pada status Anda sehingga akan dapat dibaca oleh semua orang (kecuali anda membuat account Twitter Anda menjadi privat). Dan saya akan menerima notifikasi kalau ada pesan yang ditujukan ke saya. Kalau Anda pilih reply, maka simbol ini akan otomatis muncul.

    D(spasi)username : ini kalau ingin menulis pesan langsung (direct message) ke username tertentu. Jadi tidak akan terupdate di status. Seperti privat SMS ) Contoh: D deddyandaka ini contoh pesan langsung.

    RT : Re-Tweet, artinya Anda menyampaikan ulang berita yang disampaikan orang lain. Bingung? Ok, misal saya tulis begini: Ada @enda dan @ndorokakung di #TvOne. Nah, ketika Anda re-tweet, maka status Anda akan terupdate begini: RT @deddyandaka: Ada @enda dan @ndorokakung di #TvOne. Dan pesan tersebut akan diterima oleh followers Anda.

    # : Hash Tag. Seperti contoh di atas, saya menambahkan # di depan TvOne. Ini akan membuat TvOne menjadi sebuah link yang kalau diklik akan membawa kita ke halaman khusus yang mengumpulkan tulisan dari member Twitter di seluruh dunia yang sedang membicarakan TvOne. Keren kan? )

    140 Karakter. Twitter hanya membolehkan kita menulis 140 karakter pada status kita. Jadi sampaikan pesan seefektif mungkin, bila perlu gunakan singkatan-singkatan yang sudah umum. Kalau ingin menambahkan URL yang panjang, bisa diperpendek dulu di situs-situs seperti bit.ly.

    Etika. Anda tak ingin seperti kasus Luna Maya yang dituntut wartawan infotainment karena dianggap menghina kan? Atau seperti kasus Marsha Saphira yang sedang panas-panasnya. Yah, musti diingat… meski ini dunia maya, tapi kita berhadapan dengan orang-orang nyata )

    5. Join The Conversation, Join The BUZZ
    Anda bisa saja mengupdate status Anda dengan hal-hal yang Anda suka. Namun untuk awal-awal jangan berharap terlalu banyak kalau status Anda akan ditanggapi orang lain. Lebih baik Anda melibatkan diri pada percakapan orang lain (bisa dengan reply atau re-tweet di atas).

    6. Spread Your Tweet
    Nah, sekarang waktunya mempromosikan Twitter Anda. Tampilkan di profile Facebook, forum atau bisa juga memasang link di sidebar blog Anda (contoh: lihat sidebar blog ini). Kalau Anda pengguna Wordpress akan ada banyak plugin yang memfasilitasi Twitter ke blog Anda.

    Ok, sekian dulu. Mudah-mudahan tips singkat ini bermanfaat untuk mereka yang ingin mulai bergabung di Twitter. Ayo nge-tweet, ayo bicara… )

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/19/6_Hal_yang_Harus_Dilakukan_Setelah_Membuat_Account_di_Twitter'
  • Selamat Tahun Baru Imlek 2561/2010

    Posted: February 13th, 2010, 6:00am WIT by Deddy Andaka
    TagsPersonal life  

    Selamat Tahun Baru Imlek 2561/2010 bagi yang merayakan. Sekaligus, Happy Valentine’s day ya…

    nb: Foto di atas adalah foto ponakan terbaru saya, Kevin Nanda Leonardo. Silakan intip sebentar di “A Little Peek at Little Kevin

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/13/Selamat_Tahun_Baru_Imlek_2561_2010'
  • Blog Bukanlah Trend Sesaat

    Posted: February 13th, 2010, 10:20pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’,
    orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’
    ~Deddy Andaka~

    Sungguh sayang jika melewatkan hari ini tanpa sebuah postingan karena hari ini adalah hari yang spesial dalam kehidupan ngeblog saya ) Iya, hari ini saya secara resmi telah ngeblog sejak 9 tahun yang lalu. Dan di hari spesial ini tiba-tiba saya terinspirasi untuk membuat petikan (quote) berikut: Kalau ada yang mengatakan ‘Blog adalah trend sesaat’, orang tersebut harus melihat ulang arti kata ’sesaat’. Tidak perlu repot-repot, ini saya bukakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk Anda:

    se·sa·at n sebentar; sekejap: – lagi upacara pun akan segera dimulai

    Menurut saya sih, 9 tahun waktu yang cukup untuk lebih dari sekedar ’sekejap’ ) Bagi yang tidak mengerti apa yang sedang saya bicarakan, silakan ketik “Blog adalah trend sesaat” di mesin pencari favorit Anda.

    Di tengah derasnya kemunculan situs-situs jejaring sosial yang cukup memikat dan menawarkan berbagai kemudahan dan kesenangan seperti Facebook, Twitter, Formspring dll… saya pikir blog masih memiliki tempat di hati masyarakat internet. Selama Blog masih luwes untuk mengikuti perubahan, blog akan tetap bertahan.

    Change or Die! Berubah atau mati!

    Ada yang meragukan kalimat tersebut?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/13/Blog_Bukanlah_Trend_Sesaat'
  • Social Media Sebagai Sebuah Platform

    Posted: February 10th, 2010, 8:57pm WIT by Deddy Andaka
    TagsSocial Media  

    Lagi-lagi media jejaring sosial mendapat sorotan di TV. Dan untuk kesekiankalinya yang menerima bola panas itu adalah Facebook. Sekedar kilas balik, tentu saja masih kita ingat bagaimana aksi Marshanda yang bikin heboh dengan video curhatnya di YouTube, atau status Luna Maya di Twitter yang bikin telinga wartawan infotainment menjadi merah.

    Berbeda dengan 2 kasus di atas, sorotan di Facebook justru sering mengenai orang-orang yang bukan publik figur. Ada yang disidang karena maki-maki pacar baru dari mantannya (duh ribet), ada juga oknum brimob yang bikin status nyeleneh di Facebook tentang polisi yang tak butuh masyarakat (waktu heboh-hebohnya kasus cicak vs buaya). Atau… yang paling hangat adalah tuduhan melarikan anak orang!

    Mungkin sudah menjadi budaya kita untuk mencari si kambing hitam. Dan ada saja pihak-pihak yang kemudian menunjuk media sosial ini sebagai biang keladinya. Apa memang begitu?

    Menurut saya, Sosial media itu seperti sebuah platform. Dalam konteks ini adalah sebagai bingkai kerja (framework) dari suatu aktivitas manusia. Karena itu tidak selayaknya kita lantas menyalahkan media sosial sebagai pihak yang harus bertanggung jawab (duh… kayak kasus Bank Century aja…).

    Meski Indonesia dikatakan negara ke-3 di Asia yang memiliki laju pertumbuhan ekonomi yang kuat setelah China dan India, nyatanya kita belum sekuat China yang sampai berani melarang akses ke salah satu perusahaan (raksasa) terbaik dunia, Google (baca: Google v. Baidu: Which company will win China?)

    Semua kembali pada yang menggunakan. Apakah untuk niat yang baik ataukah buruk. Dan semua tidak sehitam-putih itu. Kalau sudah begini, masih mau melarang orang menggunakan Facebook? Paling tidak, sampai tulisan ini dibuat, salah satu poin Term di Facebook masih belum berubah.

    “You will not use Facebook if you are under 13″

    Mungkin batasan usianya perlu dinaikin lagi nih. 17 tahun mungkin? Anda juga bisa melaporkan kalau menemukan pengguna Facebook dibawah 13 tahun dengan mengisi formulir Report an Underage User di sini.

    *images taken from mandarich.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/10/Social_Media_Sebagai_Sebuah_Platform'
  • Blogger Tanpa Gelar

    Posted: February 6th, 2010, 6:13am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Saya mendapat ide postingan ini ketika lagi chatting di Facebook dengan Mas Arif yang bukan Kyai ) Masih ada hubungannya dengan 9 tahun ngeblog, mas Arif bertanya, “Sampean blogger master ya?“. Saya jawab:

    Ngeblog itu bukan tentang waktu. Tidak peduli sudah berapa lama Anda ngeblog, semua orang memiliki kesempatan yang sama. Di situlah asiknya ngeblog.  Justru kalau kita bikin kotak-kotak: ini blogger junior, ini blogger senior, ini blogger master, ini blogger belum master, wah… ga asik banget. Lagi pula Blogger itu bukan semacam kuliah S2, jadi ga perlu ada gelar masternya ;-)

    nb: Kalau ada pertanyaan-pertanyaan seputar ngeblog bisa ditanyakan lewat account saya di Formspring.me

    Happy Blogging!

    *images taken from Ottoandednaneelyfoundation.org*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/06/Blogger_Tanpa_Gelar'
  • 9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun

    Posted: February 1st, 2010, 1:05am WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Sebuah pertanyaan yang sering muncul sejak 2 tahun terakhir adalah: “Apa sih tips-nya agar tetap bisa konsisten menulis blog? Berhubung tanggal 13 Februari 2010 blog ini akan berusia 9 tahun, maka saya memberanikan diri untuk menulis tentang “9 Tips untuk Tetap Eksis Ngeblog Selama 9 Tahun”  Tips ini cukup efektif bagi saya, mudah-mudahan begitu juga untuk Anda.

    1. Blog sebagai buku harian online
    Sembilan tahun yang lalu saya mulai menulis di blog. Seperti kebanyakan blog saat itu, bagi saya blog tak ubahnya seperti buku harian online. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman hidup dari hal yang bahagia, sedih, menjengkelkan, atau hal-hal lucu yang terjadi di sekitar kehidupan saya. Bahkan sampai sekarang, saya masih menganggap blog sebagai sebuah online diary -tentu saja buku harian yang terbuka untuk umum.

    Dan bagian terbaik dari menulis online diary adalah kita bisa dengan mudah melihat kilas balik ke belakang tentang kejadian-kejadian masa lalu. Nah, ketahui manfaat ngeblog (meski itu sekedar menulis buku harian online), lalu jangan ragu untuk mengekspresikan diri lewat blog. Coba baca blognya Raditya Dika yang berisi cerita-cerita konyol dalam hidupnya. Blog itu malah menjadi blog pertama di Indonesia yang dijadikan buku! Hebat ngga?

    2. Mulailah menulis dari hal yang kita suka
    Jika merasa kehidupan kita bukan sesuatu hal yang menarik untuk dibagi ke orang lain, bukan berarti kita tidak punya alasan untuk ngeblog. Menulis tentang hal yang kita suka adalah suatu keharusan. Jika kita menyukai sesuatu, maka otomatis aktivitas lain yang berhubungan dengan sesuatu tersebut akan menjadi menyenangkan.

    Misalnya saja yang punya hobby nonton film horor seperti teman kita Si Gila Horor, tentunya bikin resensi tentang film horor adalah sesuatu yang menyenangkan baginya. Hal yang keliru adalah ketika kita mencoba “memaksakan diri” untuk menulis hal-hal yang tidak kita sukai dan tidak kita mengerti. Percaya deh, belum 1 semester blog itu bakal kayak kuburan alias sepi jarang update. Hehe…

    3. Antara Traffic, Komentar dan Ranking
    Jangan menjadikan traffic (jumlah kunjungan), komentar dan ranking blog sebagai prioritas utama ketika Anda baru mulai ngeblog. Karena semua itu dibangun berdasarkan usaha yang butuh waktu.  Memang ada cara-cara instant yang meningkatkan semua itu, tapi prinsip saya yang cepat panas akan cepat pula dinginnya -dan Anda akan kehabisan energi mengejar semua itu.

    Tipsnya: buat target jangka waktu yang agak panjang untuk ngeblog. Misalnya dalam 2-3 tahun ke depan harus tetap konsisten menulis. Maka ketika dalam 6 bulan sampai 1 tahun pertama blog Anda masih sepi pengunjung, tidak ada komentar maupun tidak memiliki ranking Google maupun Alexa, Anda harus tetap menulis.

    4. Ngeblog jangan dijadikan beban
    Setelah menulis apa yang Anda sukai,  seiring berjalannya waktu blog Anda akan dikenal orang. Maka traffic, komentar dan ranking mulai berdatangan. Lalu Anda mulai merasa terbebani untuk terus menyajikan tulisan-tulisan yang bermutu tentang hal tersebut. Hmm… kalau sudah seperti itu sudah waktunya Anda introspeksi diri.

    Kalau sudah ada beban, maka sesuatu yang menyenangkan tidak lagi menyenangkan. Maka sebaiknya Anda kembali melihat tips nomor 2 di atas.

    Ada sebuah perumpamaan yang bagus. Segelas air putih itu cukup ringan untuk diangkat. Itu bukan menjadi beban untuk Anda, kan? Coba deh diangkat selama 1 menit, maka tangan Anda mulai merasa pegel. Dibiarkan lebih lama tangan Anda akan mulai bergoyang. Makin lama lagi dan Anda masih mengangkat gelas tersebut… wah, berarti Anda cukup bodoh (maaf) untuk tidak meletakkannya di meja.

    5. Ngeblog demi uang. Salahkah?
    Kalau harus menjawab antara “Ya” dan “Tidak” maka saya akan menjawab “Tidak”. Kalau motivasi Anda memang ingin mencari uang lewat blog, bisa jadi itu malah membuat semangat Anda untuk tetap menulis menjadi berkali-kali lipat. Tapi ingat, semua butuh proses dan usaha (baca: kerja keras). Kalau Anda pikir mencari uang lewat blog itu mudah, siap-siap dalam 6 bulan pertama Anda akan kecewa berat.

    Kalau memang motivasinya seperti ini, lihat tips #3, buat target jangka panjang. Dan banyaklah belajar dari meraka yang sudah sukses di jalur ini. Ingat, ada banyak jalan menuju Roma.

    6. Seribu Tips Dahsyat untuk menulis (tapi saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda)
    Pelit? Sabar… begini, beberapa orang sempat meminta tips kepada saya bagaimana caranya menulis blog yang baik. Saya tertegun sejenak. Memang tulisan blog saya sudah baik? Asumsi saya kalau mereka meminta itu ke saya, maka menurut mereka tulisan saya sudah baik. Jadi, terima kasih!

    Jujur saja, saya merasa tulisan di blog ini masih jauh dari baik. Entah itu dalam penyampaian ide-idenya, maupun tata bahasanya. Tapi saya ngga malu untuk berbagi 1000 tips dahsyat yang saya jadikan pegangan untuk menulis. Namun seperti kata saya tadi, saya hanya akan bagi 3 saja untuk Anda.

    Yang pertama adalah menulis, yang kedua adalah menulis, dan yang ketiga adalah tetap menulis. Mungkin Anda sudah bisa menebak 997 sisanya. Semua itu butuh proses. Dan disetiap prosesnya akan ada hal baru yang Anda pelajari.

    7. Cari Blogger yang dapat memberi inspirasi
    Ketika melakukan blogwalking, jadikan aktivitas tersebut bermanfaat. Baca tulisan-tulisan mereka; jangan sekedar hit and run untuk meninggalkan komentar dan link url blog Anda. Banyak hal yang dapat Anda pelajari dari kaca mata orang lain.

    Setelah beberapa kali blogwalking, biasanya saya menemukan blogger-blogger yang dapat memberi inspirasi ke saya. Maka saya pun meng-bookmark situs mereka atau berlangganan via email melalui fitus RSS yang tersedia. Ketika semangat ngeblog turun, membaca blog-blog tersebut tetap update maka semangat ngeblog akan datang kembali.

    8. Jenuh Ngeblog? Hiatus saja…
    Kalau sudah benar-benar merasa jenuh untuk ngeblog. Ya Hiatus saja. Hiatus adalah istilah yang umum digunakan untuk berhenti sejenak dari aktivitas ngeblog dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam 9 tahun ini saya sempat beberapa kali hiatus. Apalagi kalau memang sedang ada “gawe besar” dalam hidup. Ingat, don’t let your blog ruin your real life!

    9. My Blog, My Rules!
    Ini dia tips terakhir dan terdahsyat yang dapat membuat saya bertahan ngeblog selama 9 tahun. Inilah jurus pamungkasnya. Haha… Sampai-sampai saya jadikan tagline di header blog ini. Blog Anda, Aturan Anda. Iya, sesederhana itu. Lupakan tentang “10 Aturan Memberikan Komentar pada Blog” -karena itu adalah aturan di blog saya, bukan blog Anda. Tidak ada harus begini dan begitu. Tidak harus ikut arus. Ingat, itu adalah blog Anda. Maka Anda berhak atas blog Anda.

    -termasuk untuk tidak mengikuti 9 tips di atas.

    Happy Blogging!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2010/02/01/9_Tips_untuk_Tetap_Eksis_Ngeblog_Selama_9_Tahun'