About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • Tembok Penghalang Berkomentar Bernama CAPTCHA

    Posted: October 26th, 2009, 2:23am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Terus terang, saya tidak menyukai CAPTCHA yang dipasang pada sistem komentar blog. Bagi yang belum tahu, CAPTCHA itu singkatan dari “Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart“, atau sebuah challenge-response test yang digunakan untuk memastikan bahwa sebuah input atau respon berasal dari manusia. Kalau digunakan untuk registrasi email, forum atau situs-situs tertentu sih ngga masalah. Tapi untuk berkomentar pada blog, saya tidak setuju.

    captcha-cartoon

    Ketika awal-awal muncul yang namanya komentar spam dan plugin anti-spam (Akismet) belum berkembang seperti sekarang, CAPTCHA bisa dikatakan dewa penyelamat. Saya masih ingat masa-masa ketika dalam sehari saya harus menghapus ratusan (baca: RATUSAN) komentar-komentar sampah yang menawarkan obat kuat seperti viagra, cialis atau levitra. Banyak blogger yang kemudian memasang CAPTCHA untuk menangkal komentar yang dikerjakan oleh sistem tersebut.

    Modern-captchaCAPTCHA itu jenisnya macam-macam. Yang paling umum adalah kita harus mengetikkan kombinasi huruf dan angka yang ditampilkan pada gambar. Jenis lain ada juga yang harus menjawab penjumlahan sederhana atau pertanyaan yang bisa dijawab anak SD sekalipun.

    Itu dulu…

    Namun kini, menurut saya CAPTCHA tak ubahnya seperti sebuah tembok penghalang untuk berkomentar. Anda ingin blog Anda mendapatkan komentar dari pengunjung. Tapi Anda malah memasang sebuah tembok penghalang yang harus dipanjat terlebih dahulu oleh mereka yang ingin berkomentar. Bukankah hal ini merepotkan?

    Cara yang paling mudah adalah dengan mempercayakan pada plugin antispam seperti Akismet. Mungkin saja ada satu atau dua komentar yang lolos, tapi mudah saja untuk memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita kan?

    Sedikit saran untuk pengguna CAPTCHA, coba matikan sejenak plugin CAPTCHA Anda. Begitu juga bagi Anda yang masih mengaktifkan moderasi untuk komentar, matikan. Lalu aktifkan Akismet!

    Intinya sederhana. Kurangi penghalang bagi pengunjung, meski itu sekedar menjawab 1+1=2. ;)

    Happy Blogging!

    *Cartoon taken from Geek and Poke*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/26/Tembok_Penghalang_Berkomentar_Bernama_CAPTCHA'
  • Waktu yang Tepat untuk Posting Blog

    Posted: October 23rd, 2009, 3:47am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Anda boleh tidak percaya, tapi saya pernah mendapat pertanyaan seperti ini: “Kapan sih waktu yang tepat untuk posting blog?“. Saya tertegun sejenak dan berpikir. Orang ini pastilah kebanjiran ide untuk menulis, sampai-sampai yang dipermasalahkan bukan pada mencari ide tulisan, tapi “waktu yang tepat” untuk mempublikasikan tulisan-tulisannya.

    Mechanical Clock

    Sebenarnya saya lebih tertarik pada alasan kenapa pertanyaan itu muncul. Apa bedanya kalau tulisan Anda diposting pagi hari, siang, sore, malam atau subuh? Apa bedanya kalau tulisan tersebut diposting hari ini, besok atau mungkin sebulan lagi? Apakah “waktu yang tepat” akan mempengaruhi jumlah komentar dan jumlah kunjungan? Mungkin jawaban-jawaban atas pertanyaan seperti itu yang ingin didengar oleh si penanya.

    Untuk itu, saya akan menjawab dari dua sudut pandang. Pertama, berdasarkan Statistik dan kedua, berdasarkan Trend.

    1. Statistik
      Statistik yang saya maksud adalah statistik pengunjung blog Anda. Biasanya setiap penyedia jasa traffic tracking menampilkan “kebiasaan” pengunjung suatu situs. Dengan melihat kebiasaan-kebiasaan itu, Anda akan bisa mengambil kesimpulan singkat (misalnya: pada jam berapa dan hari apa biasanya blog Anda mendapatkan banyak kunjungan). Dengan kombinasi kebiasaan-kebiasaan seperti itu bisa jadi Anda akan menemukan waktu yang tepat untuk mempublikasikan tulisan Anda.

      Misalnya saja blog ini, menurut catatan eXTReMe Tracking, kunjungan paling banyak adalah hari Rabu antara jam 2 sampai 3 sore. Mungkin saja, waktu tersebut adalah waktu yang paling tepat untuk posting di blog ini.

    2. Trend
      Trend itu menyerupai kurva berbentuk “U” terbalik. Suatu berita akan muncul, menanjak, mencapai puncak, bertahan sebentar, mulai menurun untuk akhirnya dilupakan. Bentuk kurva mungkin saja fluktuatif, namun secara umum akan seperti itu. Bila Anda mempunyai ide tulisan tentang suatu topik, tulislah ketika tulisan tersebut mulai muncul, menanjak dan mencapai puncaknya.

      Misalnya, untuk saat ini topik yang sedang hangat adalah kontroversi kedatangan Miyabi alias Maria Ozawa ke Indonesia. Atau yang lebih panas lagi tentang susunan Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tentu saja pencarian orang di mesin pencari sangat tergantung pada trend seperti ini.

    Kalau yang Anda targetkan adalah jumlah komentar dan traffic, mungkin hal-hal seperti ini juga perlu diperhatikan. Mungkin? Iya… saya sih belum dapat memastikan kalau cara-cara di atas bisa meningkatkan jumlah komentar dan kunjungan di blog Anda. Tapi masuk akal kan?

    Namun kalau Anda ingin benar-benar mengetahui pendapat saya tentang pertanyaan di atas. Maka saya akan menjawab, “Saat ide yang Anda miliki sudah berhasil Anda endapkan menjadi sebuah tulisan, posting-lah!“. Tidak peduli pagi, siang, sore, malam atau subuh. Tak usah hiraukan kalau topik yang ingin Anda tulis sudah basi. Ketika kondisi memungkinkan, publish saja. Kalau keseringan menunda, bisa jadi tulisan tersebut benar-benar tidak akan pernah Anda publikasikan.

    Happy Blogging! ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/23/Waktu_yang_Tepat_untuk_Posting_Blog'
  • Perayaan HUT IDI Ke-59

    Posted: October 22nd, 2009, 11:53pm WIT by Deddy Andaka, dr
    Tagsevent  
    Permalink for 'Deddy/2009/10/22/Perayaan_HUT_IDI_Ke_59'
  • Andaka.com on Facebook

    Posted: October 14th, 2009, 12:25am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Andaka.com on FacebookKemarin malam, iseng-iseng saya bikin fanpage untuk Andaka.com di Facebook. Bukannya sok mau jadi artis atau orang terkenal sampe bikin fanpage-fanpagean segala, tetapi lebih untuk semakin menghubungkan antara blog ini dengan iconnya Web 2.0, Facebook.

    Tahun 2010 nanti trend web juga akan bergeser dari Web 2.0 ke Web 3.0 yang ditandai dengan mulai terhubungnya berbagai situs dengan latar belakang platform yang berbeda. Facebook dengan Twitter, Twitter dengan Blog, atau juga Blog dengan Facebook. Situs-situs seperti Ping.fm pun mulai bermunculan. Intinya, “MENGHUBUNGKAN“.

    Ga mau ikut arus perubahan? Sah-sah saja. Namun kita musti ingat kata pepatah, “Change or die!“. So, kalau ga mau ikutan mati musti siap untuk berubah.

    Sebuah fakta yang tidak bisa dielakkan adalah; pertumbuhan orang yang bergabung dengan Facebook jauh melebihi pertumbuhan orang yang mulai ngeblog. Nilai-nilai sosial pun mulai bergeser. Kalau dulu orang yang Facebook-an cenderung dibilang kuper alias kurang pergaulan. Sekarang, seminggu aja ga buka Facebook mungkin Anda ketinggalan berita tentang teman-teman atau keluarga Anda. Nah, kalau sudah begitu siapa sekarang yang kuper?

    Pesan moral dari tulisan ini adalah: kalau ngga keberatan, ayo joinan di “Andaka.com on Facebook;) Bisa langsung lewat Facebook, atau lewat widget di sidebar sebelah. Akhir kata, join ga join teng kyu! Hehe…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/14/Andaka.com_on_Facebook'
  • Where is Your Blogroll?

    Posted: October 13th, 2009, 5:55pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsTraffic  

    Setelah blogwalking ke beberapa blog, saya baru menyadari kalau sekarang tidak banyak blogger yang mau memasang blogroll pada blognya. Blogroll ternyata sudah tidak sepopuler dulu. Ketakutan akan pagerank yang turun karena terlalu banyak memasang link mungkin menjadi salah satu alasan. Padahal kalau dipikir-pikir mustinya blogger ngga perlu takut memasang link.

    Coba bayangkan kalau setiap blogger memasang minimal 50 link di blogrollnya, paling tidak seperlima dari jumlah itu juga akan memasang link ke blog Anda kan? Semakin banyak “pintu terbuka” menuju blog Anda berarti semakin besar peluang untuk mendatangkan traffic dan meningkatkan page rank.

    Ingin di-link, tapi tidak mau menge-link… Inilah mindset yang musti diubah.

    Ayo, mana blogroll Anda?

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/13/Where_is_Your_Blogroll_'
  • Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

    Posted: October 12th, 2009, 2:56am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsDesign  

    Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan
    14 Oktober 2009 & 24 Oktober 2009

    Semoga kemenangan Dharma melawan Adharma
    membawa berkah bagi kita semua…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/12/Selamat_Hari_Raya_Galungan_dan_Kuningan'
  • Pelajaran Terakhir dari Ibu

    Posted: October 9th, 2009, 11:41pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    MamaMinggu, 4 Oktober 2009 pukul 13.30 WITA, ibu yang saya cintai telah menutup mata untuk selama-lamanya. Perjuangannya melawan kanker payudara yang telah dideritanya sejak 11 tahun yang lalu sudah berakhir. Tidak ada lagi rasa sakit yang harus ia tahan. Tidak ada lagi keluh kesah yang harus ia sembunyikan agar kami tidak khawatir.

    Saya teringat akan postingan “Renungan Tentang Kematian” yang saya tulis bulan Juli lalu. Di sana saya mengutip sebuah kata-kata dari Ajahn Chah dalam bukunya “No Ajahn Chah“, sebagai berikut:

    Kelahiran dan kematian kita adalah satu hal. Anda tidak bisa mendapatkan yang satu tanpa yang lainnya. Terlihat agak lucu; bagaimana pada saat ada kematian, orang-orang menangis dan sedih; sedangkan pada saat ada kelahiran, orang-orang gembira dan senang. Itu hanyalah khayalan. Saya rasa jika Anda benar-benar ingin menangis, lebih baik melakukannya pada saat seseorang dilahirkan. Menangislah pada awalnya, karena bila tidak ada kelahiran, maka tidak akan ada kematian. Apakah Anda bisa mengerti hal ini?

    Nyatanya, air mata ini tetap saja menetes. Rasa sedih masih saja hinggap meski saya mencoba untuk menyadari bahwa ini adalah kenyataan yang harus dihadapi. Ternyata… saya memang belum mengerti tentang kelahiran, kehidupan dan kematian.

    Di saat doa bersama yang dipimpin oleh Bhante Sucirano, beliau mengatakan:

    Kita tidak dapat menghindari usia tua, kita tidak dapat menghindari penyakit, kita tidak dapat menghindari kematian. Jangankan kematian orang-orang yang kita cintai, bahkan kematian diri kita sendiri pun tak akan dapat kita hentikan.

    Lalu, sudah siapkah kita bila kematian datang menjemput?

    Saya merasa ibu sudah sangat siap. Sebelum dikremasi pada tanggal 7 Oktober, banyak orang-orang yang datang untuk ikut mendoakan ibu. Dari mereka, saya banyak mendengar kisah-kisah baik tentang ibu. Bagaimana ibu begitu peduli terhadap orang lain dan selalu mencoba berbuat kebaikan ketika ada kesempatan. Banyak yang merasa kehilangan dengan kepergian ibu. Malam itu, saya dan kedua kakak saya baru menyadari bahwa selama ini ibu bukan hanya ibu bagi kami anak-anaknya, namun ibu telah menjadi ibu bagi banyak orang.

    Ada pepatah yang mengatakan “Daripada hidup 100 tahun namun disia-siakan, lebih baik hidup sehari namun dimaknai dengan baik”. Alangkah indahnya jika kita dapat memaknai hidup kita dengan baik disepanjang sisa hidup kita (bukan hanya sehari!).

    Sudah sering saya dengar bahwa kemelekatan akan menimbulkan penderitaan. Karena cepat atau lambat kita akan berpisah dari yang kita sayangi dan kita cintai. Bukan kematian yang menyebabkan penderitaan, namun rasa “milikku” (kemelekatan) itulah yang membuatnya menjadi derita. Saya merasa, inilah pelajaran terakhir dari ibu.

    Terima kasih Tuhan, telah diberikan kesempatan untuk lahir dari seorang ibu yang begitu hebat. Semoga dengan timbunan perbuatan baik yang telah ibu lakukan semasa hidupnya, ibu dapat terlahir di alam-alam yang menyenangkan.

    Sabbe satta bhavantu sukhittata,
    Semoga semua makhluk berbahagia…

    I love you, mom!

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/09/Pelajaran_Terakhir_dari_Ibu'
  • Komentar Spam? Ke Laut Aja…

    Posted: October 1st, 2009, 5:14am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    What a spammer looks like

    Apa hikmah yang bisa kita petik dari komentar-komentar spam yang lolos dari jeratan Akismet? Bahwa mudah saja bagi kita memencet tombol “Delete” atau “Spam“, bahkan dari Dashboard blog Wordpress kita

    So, don’t act like spammer plz!

    *image taken from: cartoonstock.com*

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/10/01/Komentar_Spam__Ke_Laut_Aja%e2%80%a6'