Tadi pagi dapet pencerahan nih dari Widarta; pakarnya SEO, lewat sebuah komentar di tulisan saya yang berjudul “All SEO’ers are Liar“. Biar lebih banyak yang baca, berhubung tulisan itu sudah cukup lama dipublish (April 2008), maka saya angkat ke dalam sebuah postingan
*Memang ide membuat postingan bisa muncul dari mana saja ya…*
Tukang tembak keywords itu ada bersamaan dengan SEO dan search engine itu ada. Masih ingat Google bomb George Bush? Itu suatu efek sistem terbuka. tidak ada sistem sempurna sebelum di uji ke muka umum. Google akan selalu berusaha berbenah diri…
Bagaimana menyikapi?
Kecap ABC selalu muncul di TV bilang dia kecap no 1. Mau beli atau ngak, itu urusan ibu-ibu.
Situs Kecap Mas Agung (saya ngga tahu mas Agung siapa yang dimaksud -red) muncul no 1 di Google. Nah… mau beli atau ngak itu urusan ibu-ibu yang suka ngenet… heheheheheSatu catatan…
Selama saya mencari keyword-keyword yang ‘bukan’ keywords asal asalan…
Ngak ada tuch tukang tembak yang duduk di atas search engine…Satu lagi… tentang kutipan Seth Godin di atas:
“Bila melakukan optimalisasi yang benar, barulah investasi SEO Anda akan memberikan keuntungan“.Lalu kenapa keuntungan BlackHat-ers selalu lebih banyak…
Tanya kenapa ???
Memang, kalau hasil pencarian Google tidak sesuai seperti yang kita inginkan ada beberapa hal yang mungkin terjadi.
1. Keyword yang tidak tepat
2. Skill pencari yang kurang jago ![]()
3. Info yang dicari memang tidak tersedia
4. Black Hat SEO

Nah, Black Hat SEO sengaja saya taruh paling bawah biar kita ngga keburu mengkambinghitamkan si topi hitam. Coba evaluasi lagi, apakah kita sudah menggunakan keyword yang spesifik? Apakah kita sudah menggunakan teknik-teknik pencarian di search engine (menggunakan tanda petik, tanda + atau -, filetype dll…) ? Atau mungkin informasi yang kita cari memang tidak tersedia di Internet? Kalau itu sudah dilakukan namun hasil pencarian masih juga menyesatkan, baru bolehlah kita menunjuk ke Black Hat SEO sebagai biang keladinya.
Mengenai keuntungan BlackHat-ers yang selalu lebih banyak saya ngga berani menarik kesimpulan seperti itu. Memang berapa sih penghasilan Black Hat SEO atau White Hat SEO per bulan?
Menurut saya, teknik White Hat SEO memang cenderung lebih lama untuk mengimplementasikan dan melihat hasilnya. Namun efeknya umumnya bertahan lebih lama dibandingkan dengan Black Hat SEO. Seperti halnya meningkatkan Page Rank (PR) Google. Black Hat SEO bisa saja dalam waktu singkat mendapat PR yang lumayan. Namun sangat tidak stabil karena sewaktu-waktu bisa terancam masuk ke kotak pasirnya Google. Sedangkan PR White Hat SEO bertahan lebih lama.
Beda cara, beda juga cara menghasilkan keuntungan
*images taken from: TheOutsourcingCompany.com*
Related Posts:
