About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • Fenomena Dukun Cilik Ponari

    Posted: April 29th, 2009, 11:49pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsHealth  

    Tanggal 11 April lalu saya mengikuti diskusi bulanan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) wilayah Bali yang mengambil topik Fenomena Ponari: Kajian Medis dan Kesehatan Masyarakat dengan narasumber Prof. dr. Elias Sukardi dan dr. Nyoman Hanati, Sp.KJ(K). Hadir juga di sana dr. Hariyasa Sanjaya, Sp.OG selaku moderator dan juga dr. Cock Wirawan. Acara ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh IDI Bali dalam rangka menyambut HUT IDI yang jatuh pada bulan Oktober nanti.

    Acara ini bukanlah sebuah seminar. Dan untuk sebuah acara diskusi, boleh dibilang acara ini memiliki nuansa yang berbeda. Peserta duduk lesehan membentuk lingkaran, atau lebih tepatnya duduk di pinggir tembok, dan ditengah-tengahnya ada LCD dan banyak jenis kue. Topik yang dipilih pun bukan topik yang “berat” seputar ilmu kedokteran terbaru. Namun Ponari, seorang dukun cilik yang telah menghebohkan masyarakat Indonesia beberapa bulan terakhir ini. Suasana diskusinya cukup santai namun berisi. Peserta dengan bebas mengemukakan pendapatnya tanpa harus takut dipersalahkan. Pokoknya di sana kita sharing pendapat.

    Kebetulan saya dan dr. Martha mendapat bagian untuk merangkum dan menulis ulang hasil diskusi kemarin dan mempublikasikannya di surat kabar Bali Post dan situs IDI Bali. Nah, bagi yang ingin mengetahui hasil diskusi tersebut, silakan baca di situs IDI Bali dan Bali Post, Minggu 26 April 2009 dengan judul “Fenomena Ponari: Antara Kepercayaan, Rasionalitas dan Aspek Medis“

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/29/Fenomena_Dukun_Cilik_Ponari'
  • MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?

    Posted: April 17th, 2009, 6:34am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu lagi sebuah karya dari seorang blogger sekaligus dokter, Meta Hanindita, lewat sebuah buku yang berjudul “MetaMorphosis: Miauww Itu Kucing, Kan?“. Seperti yang tertulis di sampul depan, buku ini menyajikan cerita-cerita konyol, sotoy dan gokil dari seorang (waktu itu) calon dokter. Dari masalah “kepikunan kronis”, bedain kucing ama anjing (honestly… for me it’s a dog, Met) sampai serunya medical student exchange ke Denmark.

    Ngga melulu tentang cerita konyol. Tulisan yang berjudul “Dokter Oh Dokter” dapat mewakili curahan hati para dokter, bahwa menjadi dokter itu tidak mudah dan tidak selalu menyenangkan. Namun bagi kami, menjadi dokter adalah suatu kebanggaan, suatu prestasi yang bukan hanya dinilai di dunia, melainkan juga di akhirat.

    Bagi para dokter, buku ini wajib dibaca untuk mengingatkan kembali (nostalgia-red) akan kekonyolan-kekonyolan sewaktu menjalani pendidikan dokter. Serius, beberapa kali saya jadi teringat akan peristiwa yang saya pikir “cukup konyol untuk menjadi nyata” namun kenyataannya ya memang terjadi.

    Bagi para calon dokter, wah… tambah wajib lagi nih. Setidaknya Meta dapat menunjukkan bahwa menjalani pendidikan sebagai seorang calon dokter tidak melulu diisi dengan belajar textbook kedokteran dalam kamar yang sempit. Karena hakekat belajar itu sesungguhnya bagaimana kita menjalani kehidupan ini. Disela-sela kesibukannya sebagai seorang calon dokter, Meta masih sempat menyambi sebagai penyiar radio, presenter TV, pengajar di sekolah broadcasting, MC dan kontributor majalah remaja. Salut deh…

    Trus gimana untuk yang bukan dokter dan calon dokter? Tenang saja… buku ini bukan textbook kedokteran kok ) Tidak akan membuat otak memanas karena berpikir. Sebaliknya, buku ini disampaikan dengan gaya bahasa yang ringan dan anak muda banget. Siap-siap tersenyum, tersindir dan terharu dari awal sampai akhir!

    ps: Thanks for the book, Met

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/17/MetaMorphosis__Miauww_Itu_Kucing__Kan_'
  • Berpaling ke Google Chrome

    Posted: April 14th, 2009, 5:52am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsInternet  

    Entah kenapa, belakangan ini browsing pake Firefox lambat banget. Dari mulai click icon Firefox sampai terbukanya windows terasa tidak secepat ketika browser ini pertama kali release. Buka tab juga terasa berat. Begitu juga dengan kecepatan ngetik alamat URL juga terasa lebih lambat beberapa detik sampai munculnya tulisan di URL bar. Beberapa kali browsing juga sempet crash sampai tiba-tiba nutup dan hilang sendiri tanpa sebab yang jelas. Hmm… Padahal alasan-alasan seperti itulah yang dulu membuat saya berpaling dari IE ke Firefox. Mungkin ada yang mengalami hal yang sama?

    Saya mulai berpikir untuk berpaling ke Google Chrome. Sejak di-release September 2008 lalu browser ini memang sudah mulai menarik perhatian saya. Tampilannya yang ringan, simple dan bersih benar-benar memberikan suasana baru. Memang bagi yang terbiasa ngeklik-ngeklik tombol akan mengalami sedikit kesulitan karena browser ini nyaris bersih dari yang namanya tombol. Di awal-awal tentu perlu sedikit membiasakan diri dengan beberapa keyboard shortcut. Repot? Wajar saja, lagi pula memang ada “harga” yang harus dibayar untuk sebuah keinginan kan?

    Ok, saya coba dulu menjelajahi Facebook, Email, Blogwalking, Forum dengan Google Chrome. Dan sebagai penutup saya ingin mengutip sebuah quote yang hari ini masuk ke hape saya. “Orang yang paling menderita adalah orang yang sulit menerima perubahan“. Hehe… rasanya kok pas banget ya SMS ini masuk ketika saya ingin berubah dari menggunakan Firefox ke Google Chrome. Thanks Tha! ;)

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/14/Berpaling_ke_Google_Chrome'
  • Otak Kanan Dulu, Baru Otak Kiri

    Posted: April 3rd, 2009, 9:57pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsWriting  

    Tak bisa dipungkiri kalau aktivitas utama ngeblog itu ya menulis. Dan menurut saya menulis itu pekerjaan yang gampang-gampang susah (atau susah-susah gampang). Kalau lagi in the mood alias kebanjiran ide, kita bisa menulis kayak orang kesetanan. Tapi begitu mandek, bisa-bisa sebulan ga ada nulis postingan. Mas Jonru dalam bukunya yang berjudul “Menerbitkan Buku Itu Gampang” memberi sebuah tips yang menurut saya oke banget. Gunakan otak kanan dulu, baru otak kiri.

    Seperti yang kita ketahui, otak kanan merupakan gudangnya kreativitas dan spontanitas. Sedangkan otak kiri adalah otak yang suka menganalisis dan banyak pertimbangan. Jadi ketika mulai menulis biarkan otak kanan dulu yang bekerja. Jangan menggunakan aturan ini itu, musti gini musti gitu. Tak perlu memperhatikan tata bahasa dan aturannya. Yang penting tulis dulu sampai selesai. Setelah itu istirahatkan otak kanan dan barulah giliran otak kiri yang bekerja. Mulailah memperhatikan tata bahasa yang sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan bacalah keseluruhan tulisan untuk memperhatikan hubungan antar kalimat secara utuh.

    Ada sebuah test menarik yang saya ambil dari situs The Daily Telegraph, sebuah test yang menguji otak mana yang sedang Anda gunakan. Coba perhatikan gambar penari di bawah ini. Apakah Anda melihat penari tersebut berputar searah jarum jam? Ataukah malah sebaliknya?

    Apabila Anda melihatnya berputar searah jarum jam, berarti Anda lebih banyak menggunakan otak kanan Anda, begitu juga sebaliknya. Nah setelah itu fokus dan cobalah merubah arah putaran untuk memberikan kesempatan kepada bagian lain otak Anda untuk bekerja. Ayo… Anda pasti bisa! )

    Kanan… Kiri… Kanan… Kiri… Kanan… Kiri…

    Related Posts:
    Permalink for 'Deddy/2009/04/03/Otak_Kanan_Dulu__Baru_Otak_Kiri'