About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • Warning: Blogosphere hampir Penuh!

    Posted: December 31st, 2009, 6:00am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Coba lihat, kapan saya posting tulisan ini? Iya, 1 Januari 2009 pukul 12:00 am atau tepat tengah malam saat pergantian tahun. So, mungkin ini adalah postingan pertama di tahun baru 2009. Tapi jangan heran, tentu saja saya tidak sengaja menunggu detik-detik pergantian tahun dengan posting sebuah tulisan kan? Mudah saja bagi kita untuk mensetting schedule (jadwal -red) di Wordpress kapan sebuah tulisan harus muncul.

    Dalam menjalani kehidupan ini, saya sering kali bertemu dengan orang-orang yang memiliki pemikiran luar biasa yang dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain. Ide-idenya pun rasanya layak untuk dibagi dengan orang-orang. Beberapa dari mereka saya anjurkan untuk membuat blog; sebuah media untuk mengekspresikan ide secara bebas bertanggung jawab. Namun tak sedikit yang berkata, “Nanti sajalah”, “Belum ada niat”, “Ngga tahu caranya” atau yang paling lucu menurut saya adalah jawaban “Habis tahun depan deh!”. Karena “tahun depan” ngga habis-habis, makanya dia ngga mulai menulis blog.

    Kembali pada judul di atas. Blogosphere atau dunia blog hampir penuh! Mungkin tidak benar-benar penuh, mengingat dunia maya adalah suatu hardisk yang tanpa batas. Selama masih ada penyedia layanan web hosting maka mudah saja bagi kita untuk mulai membuat blog.

    Tapi ngeblog itu bukan sekedar menuangkan ide-ide kita dalam selembar kertas digital. Ada bentuk sosialisasi di sana. Ada komunitas. Ada sebuah ‘ikatan moral’ untuk saling berkunjung dan memberi komentar di blog-blog sahabat, yang dikenal dengan istilah Blogwalking.

    Coba lihat, sudah berapa banyak ada blog sekarang? Setiap harinya selalu bermunculan blogger-blogger baru dan kemunculannya hampir tidak terdeteksi. Berbeda sekali dengan 5 tahun yang lalu ketika seorang blogger baru muncul, maka dengan cepat kehadirannya  diketahui oleh blogger-blogger yang lain.

    Ya, mungkin blogosphere tidak akan pernah penuh. Tapi yang penuh itu KITA!

    So, masih menunggu tahun depan lagi untuk mulai ngeblog? ;)

    Permalink for 'Deddy/2008/12/31/Warning__Blogosphere_hampir_Penuh_'
  • Sudah Siapkah Anda?

    Posted: December 26th, 2008, 11:56pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsMarketing  

    Ketika saya menulis postingan ini, saya belum melihat di TV, koran ataupun majalah. Namun saya yakin, pergantian tahun seperti ini pasti diikuti dengan berbagai macam ramalan mengenai peristiwa yang akan terjadi tahun 2009. Hal-hal umum yang diramalkan adalah seputar adanya bencana alam, adanya orang terkenal yang meninggal, masalah ekonomi dan politik (apalagi tahun depan Indonesia akan menyelanggarakan PEMILU) bahkan sampai masalah artis-artis yang bercerai pun diramalkan.

    Satu hal yang sama dari ramalan-ramalan tersebut adalah tidak ada yang to the point. Tidak ada yang tegas mengatakan seperti misalnya “Pada Pemilu tahun depan pak SBY masih terpilih sebagai Presiden Indonesia” (hanya contoh lho…). Semua masih mengabur pada batas “Kalau benar, ya hebat. Kalau salah, ya ga papa“.

    Back to The Future

    Mengetahui sesuatu yang akan terjadi adalah sesuatu yang menarik (kecuali mengetahui hal-hal yang menyeramkan). Pernah menonton film Trilogi Back to The Future? Salah satu kejadian yang menarik di film favorit saya tersebut adalah ketika Biff Tannen - si penjahat mendapatkan sebuah buku Sport Almanac yang berisi statistik dan hasil-hasil pertandingan olah raga dari tahun 1950-2000 (film ini sendiri mengambil seting tahun 1985). Lalu dapat dibayangkan… Biff Tannen kemudian memanfaatkan buku tersebut untuk meraup kekayaan dari memasang taruhan berdasarkan panduan buku tersebut.

    Pernah membayangkan bagaimana jika Anda dapat memprediksi lonjakan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar?

    Deddy Corbuzier juga pernah mencoba memprediksi hasil pertandingan Euro 2008. Yah, meski kita tahu Deddy Corbuzier tidak benar-benar bisa memprediksi hasil pertandingan, namun hal ini membuktikan kalau mengetahui sesuatu yang belum terjadi adalah sesuatu yang menarik. Sesuatu yang… dianggap luar biasa.

    Namun saat ini kita hidup di dunia yang begitu cepat berubah.

    Harus diakui dengan semakin berkembangnya teknologi terutama teknologi komunikasi menyebabkan dunia semakin cepat berubah. Informasi yang begitu mengglobal dengan adanya internet yang tanpa batas telah membuat dunia menjadi seluas halaman rumah. Pertukaran arus informasi jadi demikian cepatnya.

    Siapa yang peduli tentang ramalan perekonomian tahun depan kalau harga minyak dunia dapat berubah dalam hitungan minggu?

    Seth Godin, salah seorang marketer yang terkenal dengan si Sapi Ungu-nya berkata:

    “Adalah sesuatu yang tidak mungkin untuk memprediksi bagaimana hidupmu dalam empat atau enam tahun kedepan… Menjadi SIAP terhadap segala sesuatu yang terjadi adalah satu-satunya strategi yang masuk akal.”

    Sudah siapkah Anda menyambut tahun 2009?

    Permalink for 'Deddy/2008/12/26/Sudah_Siapkah_Anda_'
  • Renungan Tahun Baru 2009

    Posted: December 24th, 2008, 12:46am WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsRenungan  

    Sudah menjadi suatu hal yang umum bagi kita untuk mencoba merenung di akhir tahun dan membuat resolusi-resolusi untuk tahun berikutnya. Dan membuat sebuah tulisan tentang renungan tahun baru sudah menjadi “tradisi” di blog ini sejak 2 tahun yang lalu. Mungkin bagi yang belum sempat membaca silakan dilihat di Renungan Tahun Baru 2007 dan 2008.

    Bila di tahun 2007 lalu saya mengajak untuk lebih banyak “Berbuat” daripada “Berharap”, dan di tahun 2008 merencakan, melaksanakan dan mengevaluasi suatu resolusi, maka menyambut tahun 2009 ini saya ingin mengajak untuk lebih banyak “bersyukur”; menghargai apa yang kita miliki dan sebanyak apa yang telah kita lakukan.

    Seringkali bersyukur diidentikkan dengan sikap nerimo, pasrah terhadap kondisi yang kita alami, lalu dijadikan alasan bagi mereka yang tidak mau berusaha. Sering kita mendengar kalimat, “Sudahlah… ngga perlu repot-repot. Syukuri aja apa yang sudah ada…“. Menurut saya persepsi seperti ini sedikit keliru. Seharusnya bersyukur dijadikan sebagai sebuah landasan untuk sikap mental kita dan dapat memotivasi kita untuk berbuat yang lebih baik dan lebih baik lagi. Manusia tidak ada yang sempurna. Dokter, Polisi, Jaksa, Hakim, bahkan Presiden bukanlah manusia setengah dewa. Mereka penuh ketidaksempurnaan. Karena itu selalu ada celah untuk memperbaiki diri bagi mereka yang mau berusaha.

    Masih ingat dengan tulisan saya yang berjudul “Bengkala: Deaf Village” ? Sebuah desa dimana 2% dari penduduknya mengalami bisu tuli.

    Pernahkah kita merenungkan bahwa betapa beruntungnya kita karena masih dapat berkata-kata, sedangkan di sisi lain ada orang yang untuk mengucapkan “Terima kasih” saja tidak bisa? Seberapa sering kita menggunakan perkataan kita ini untuk berkata-kata yang tidak baik? Bahkan sampai menyakiti orang lain.

    Pernahkah kita merenungkan bahwa betapa beruntungnya kita karena masih dapat mendengar, sedangkan di sisi lain ada orang yang tidak bisa mendengarkan suara orang-orang yang dicintainya? Seberapa sering kita menggunakan pendengaran kita untuk mencari tahu gosip-gosip yang tidak jelas juntrungannya? Tidakkah mendengaran tutur-tutur kejernihan akan jauh lebih bermanfaat?

    Kita bukanlah manusia yang sempurna.
    Namun selalu ada celah untuk memperbaiki diri bagi mereka yang mau berusaha…

    Dan bila merunut pada arsip blog ini, maka banyak hal yang patut saya syukuri di tahun 2008 ini.

    Saya bersyukur, saya masih bisa menulis blog pada tahun ke-7 blog saya
    Saya bersyukur, saya diterima sebagai PPDS di bagian Neurologi FK UNUD
    Saya bersyukur, pindahan hosting baru blog ini berjalan dengan lancar
    Saya bersyukur, lamaran saya diterima oleh wanita yang saya cintai
    Saya bersyukur, kakak saya telah menjadi seorang dokter spesialis Obgyn
    Saya bersyukur, saya diberi kesempatan menjadi pembicara seminar

    Dan masih banyak lagi syukur-syukur yang lain yang tidak saya ungkapkan di blog ini.

    “Selamat Natal dan Tahun Baru 2009″

    Terima kasih Tuhan…

    Permalink for 'Deddy/2008/12/24/Renungan_Tahun_Baru_2009'
  • Powered by Wordpress 2.7 “Coltrane”

    Posted: December 11th, 2008, 9:35pm WIT by Deddy Andaka, dr
    TagsBlog  

    Satu hal yang sedikit merepotkan bila kita menggunakan blog dengan hosting sendiri dan script open source adalah adanya tuntutan untuk mengupgrade mesin blog kita ke versi yang terbaru. Bisa saja sih kita tetep kekeh dengan versi sebelumnya. Namun makin ke belakang tetap saja tuntutan untuk mengupgrade pasti akan datang. Mulai dari themes dan plugin yang tidak kompatibel sampai pada isu keamanan yang bisa mengganggu aktifitas ngeblog. Seperti kata Alan Deutschman dalam bukunya, Change or Die!

    Wordpress 2.7 baru saja direlease setelah dari beberapa minggu yang lalu kita sudah dapat menikmatinya lewat versi Beta dan Release Candidate. Apa sih yang baru di Wordpress 2.7?

    Wordpress 2.7 screenshot

    Dari segi tampilan, jelas Wordpress 2.7 membawa suasana yang berbeda. Warna-warna pastel yang mendominasi tampilan default Dashboard admin di Wordpress sebelumnya kini berganti dengan warna hitam, abu-abu dan putih. Letak tombol navigasinya pun tidak lagi di atas tapi dipindahkan ke kiri seperti pada email.

    Beberapa fitur baru juga ditambahkan untuk lebih memudahkan pengguna. Quickpress tersedia di Dashboard untuk mereka yang tidak mau berlama-lama mengklik sana-sini untuk posting. Cukup login ke Dashboard lalu posting!

    Quickpress di Wordpress 2.7

    Untuk komentar, kini fasilitas Comment threading dan Comment paging sudah ter-build in ke dalam paket Wordpress terbaru ini. Jadi, kita tidak perlu lagi menggunakan plugin seperti Brian Threaded Comment untuk membuat komentar yang tersusun. Yang menarik adalah adanya Plugin Installer. Kalau pada Wordpress versi 2.6 kita sudah bisa mengupgrade plugin dengan 1 kali klik, kini pada Wordpress 2.7 kita sudah dapat memasang plugin dengan 1 kali klik. Sayangnya kita belum dapat melakukan upgrade Wordpress dengan 1 kali klik. Mudah-mudahan di versi berikutnya )

    Untuk informasi lebih lanjut tentang apa saja yang baru di Wordpress 2.7, bisa dilihat di sini. Dan untuk melihat plugin yang kompatibel dengan versi terbaru, silakan lihat di sini. Oya, plugin yang terdaftar di Plugin Parade juga kompatibel lho…

    Sebagai penutup, sejauh ini upgrade ke Wordpress 2.7 tidak mengalami gangguan apa pun. Semua berjalan dengan mulus dan lancar. So, jangan takut untuk upgrade ke Wordpress 2.7.

    Permalink for 'Deddy/2008/12/11/Powered_by_Wordpress_2.7_%e2%80%9cColtrane%e2%80%9d'