Pernah mendengar tentang Parkinson’s Law atau “Hukum Parkinson“? Tidak, saya tidak sedang membicarakan penyakit Parkinson yang diderita oleh legenda tinju Muhammad Ali tersebut. Hukum Parkinson yang saya maksud dalam hubungannya dengan manajemen waktu.
Parkinson’s Law : work expands to fill the time available for its completion
- Cyril Northcote Parkinson -
Suatu tugas akan membengkak (dalam persepsi) untuk mengisi waktu yang tersedia untuk penyelesaiannya. Itu artinya, bila kita mengalokasikan waktu seminggu untuk tugas yang dapat diselesaikan dalam 2 jam, maka tugas tersebut akan meningkat dalam hal kerumitan dan menjadi lebih berat agar dapat “mengisi” waktu seminggu. Celakanya, kelebihan waktu tidak hanya diisi dengan tugas yang semakin berat tetapi tekanan dan stres untuk menyelesaikan tugas juga meningkat. Mungkin sebuah contoh untuk Hukum Parkinson ini adalah kejadian yang saya alami akhir Juli lalu.
Masih banyak contoh lain yang kita temui dalam kehidupan ini. Rasanya cukup sering kita mendengar mahasiswa yang keteteran dalam mengerjakan skripsi atau tugas akhirnya. Beberapa di antaranya dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Namun tidak sedikit pula yang akhirnya menyerah kalah pada dead line yang tidak bisa diajak kompromi. Dari yang berhasil lolos, mengaku dapat menyelesaikan tugas tersebut dalam waktu seminggu (atau bahkan semalam!) dari waktu 6 bulan atau 1 tahun yang diberikan. Mengagumkan!
Bagi yang terjun ke bisnis “review berbayar” tentu sering merasakan hal ini. Sebuah tugas umumnya diberikan waktu 5 hari untuk diselesaikan. Namun bila kita benar-benar mengerjakannya, berapa lama sih waktu yang kita butuhkan untuk menulis sebuah artikel review? Tak sampai 30 menit. Jadi, kenapa harus ada tugas yang expired? Tentu saja hal-hal di luar kewajaran seperti listrik mati, koneksi internet ngadat atau komputer rusak adalah pengecualian.
Ya, adanya kelebihan waktu membuat kita jadi menunda perkerjaan. Lalu pekerjaan tersebut akan terlihat bertambah rumit dan berat. Begitulah Hukum Parkinson bekerja.
Solusinya, dengan memperkirakan waktu penyelesaian tugas dengan baik, kita akan mendapatkan waktu lebih untuk tugas lain dan tugas tersebut akan turun kerumitannya pada tingkat yang seharusnya. Tentu saja, “memperkirakan waktu penyelesaian tugas” bukanlah hal yang mudah. Namun tidak ada salahnya jika kita selalu mencoba berlatih untuk mengalokasikan waktu sesingkat mungkin. Selamat mencoba!