About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • Hello World!

    Posted: August 24th, 2008, 11:53pm WIT by Deddy Andaka
    TagsPersonal life  

    Hello World, I’m back! Eits… ini bukan postingan pertama di Wordpress lho… Tanpa terasa sudah seminggu lamanya saya meninggalkan blog ini tanpa update. Padahal terus mengupdate merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan (paling tidak mempertahankan) traffic dan ranking Alexa. Kemana aja sih saya selama 1 minggu ini?

    Pertama, menyambut hari raya Galungan, saya dan keluarga meliburkan diri selama 3 hari dengan menginap di Novotel Nusa Dua. Meski hotel tersebut menyediakan akses internet gratis di setiap kamar, yang namanya liburan harus jauh dari laptop atau komputer. Ditambah lagi hape saya ketinggalan di rumah. So… tiga hari tersebut benar-benar terasa liburan. Untuk alasan yang terakhir itu, saya mohon maaf kepada teman-teman yang merayakan hari raya Galungan, karena baru bisa ngucapin setelah liburan usai.

    Kami menempati mansion di daerah Bougenville, sebuah ruangan dengan 4 kamar tidur. Fasilitasnya pun cukup lengkap, ada ruang keluarga, ruang makan dan dapur yang ditata sedemikian rupa dengan sangat nyaman. Di luar mansion, tentu saja ada kolam renang, gym, bakery, spa dan akses menuju pantai dengan mobil yang berangkat setiap 20 menit. Sebuah tempat yang memang pantas digunakan untuk berlibur.

    Setelah tiga hari berlibur, saya pun kembali pulang kampung di Pupuan untuk rutinitas kerja. Namun ada sedikit berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, yaitu udara yang semakin dingin karena waktunya panen kopi. Waktu ke kebun kopi saya sempat menjepret salah satu pohon kopi yang sudah berbunga. Dan bagi yang tidak pernah melihat kebun kopi, bayangkan sebuah kebun teh dengan bunga-bunga putih di atasnya dan menebar bau wangi yang sangat khas. Percayalah, sekali merasakan suasana seperti ini anda akan merindukannya…

    Di sela-sela rutinitas itu, saya pun menyempatkan menonton DVD Smallville season 6. Yep, rasanya sudah lama saya tidak menyempatkan diri untuk menonton serial yang satu ini. Saking lamanya, sampai-sampai season 7 pun sudah lengkap ada di pasaran. Waktu harus saya bagi lagi dengan mengerjakan sebuah proyek website yang sudah saya luncurkan beberapa hari yang lalu ;) Oiya, satu lagi, saya pun sedang menulis artikel yang rencananya akan saya jadikan beberapa seri. Trilogi? Tetralogi? Kita tunggu saja…

    Inti dari postingan ini adalah untuk menyapa dunia, bahwa saya masih eksis di dunia blog ;) Hello World!

    Permalink for 'Deddy/2008/08/24/Hello_World_'
  • Dirgayahu Republik Indonesia (63 Tahun)

    Posted: August 16th, 2008, 2:30pm WIT by Deddy Andaka
    TagsDesign  

    Besok, 17 Agustus 2008, tepat sudah 63 tahun Republik Indonesia menikmati kemerdekaannya. Terlepas dari apakah semua orang sudah merasa merdeka atau tidak, keadaan saat ini sudah tentu jauh lebih baik dari pada saat kita masih dibawah jajahan Belanda atau Jepang; setidaknya begitu cerita orang-orang tua di rumah. Saat saya masih kanak-kanak, kemeriahan 17-an sangat saya rasakan. Tidak hanya dengan memasang bendera merah putih di tiang bendera, tapi juga merangkai bendera kecil-kecil untuk dipasang di atap rumah. Sepeda pun saya hias agar bernuansa merah putih. Lalu dengan gelak tawa bersama teman-teman menyaksikan berbagai perlombaan seperti lari karung dan panjat pinang.

    Filosofi Panjat Pinang
    Kamarin, ketika saya menyaksikan Kabaret Gado-gado Politik di Metro TV, Butet Kertaradjasa menyampaikan tentang Filosofi Panjat Pinang dari sudut yang berbeda. Selama ini, saya menilai bahwa panjat pinang menggambarkan usaha, kerja sama dan semangat persatuan yang harus dipupuk untuk meraih sesuatu. Kehidupan juga terkadang seperti permainan panjat pindang. Untuk meraih apa yang kita impikan, kita harus bekerja keras, lelah, kemudian terjauh. Dan kesuksesan pun akan menunggu di depan mata mereka yang pantang menyerah. Namun ternyata, filosofi panjat pinang juga dapat berarti sindiran rakyat kepada “elite-elite politik” (dalam tanda petik). Elite-elite politik digambarkan sebagai orang yang berusaha meraih puncak pohon pinang (kekuasaan) dengan melakukan berbagai cara, termasuk dengan menginjak-injak kepala orang di bawahnya (rakyat). Dengan permainan panjat pinang diharapkan agar para elite-elite politik selalu “eling” kepada rakyat. Karena rakyatlah mereka ada di sana, maka sudah sepatutnyalah mereka mengabdi untuk kepentingan rakyat (bukan sebaliknya).

    Nah, untuk menyambut Dirgayahu dan HUT ke-63 Republik Indonesia, maka saya mengubah nuansa blog ini dari hijau ke merah putih sampai beberapa hari ke depan.

    Merdeka!

    Permalink for 'Deddy/2008/08/16/Dirgayahu_Republik_Indonesia__63_Tahun_'
  • Lafal Sumpah Dokter Indonesia

    Posted: August 9th, 2008, 10:42pm WIT by Deddy Andaka
    TagsHealth  

    Hari ini saya menempelkan sebuah kertas berisi lafal Sumpah Dokter Indonesia di meja tempat saya biasa membaca, ngeblog, ngopi atau sekedar merenung. Semoga saya semakin diingatkan akan sumpah yang pernah terucap ketika dulu dilantik menjadi dokter. Hmm, yang belum tahu seperti apa sih Sumpah Dokter Indonesia yang merupakan gubahan dari Sumpah Hippocrates, ini dia lafalnya :

    Saya bersumpah bahwa :

    Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan.

    Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara terhormat dan bersusila, sesuai dengan martabat pekerjaan saya.

    Saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran.

    Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan karena keilmuan saya sebagai dokter.

    Kesehatan penderita senantiasa akan saya utamakan.

    Dalam menunaikan kewajiban terhadap penderita, saya berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya saya tidak terpengaruh oleh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian atau Kedudukan Sosial.

    Saya akan memberikan kepada guru-guru saya penghormatan dan pernyataan terima kasih yang selayaknya.

    Teman sejawat akan saya perlakukan sebagai saudara kandung.

    Saya akan menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan.

    Sekalipun diancam saya tidak akan mempergunakan pengetahuan Kedokteran saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan.

    Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan dengan mempertaruhkan kehormatan diri saya.

    ~0~

    Permalink for 'Deddy/2008/08/09/Lafal_Sumpah_Dokter_Indonesia'
  • Dealing With Acne

    Posted: August 9th, 2008, 9:02pm WIT by Deddy Andaka
    TagsHealth  

    Acne is one of the most common skin problems among teens (affecting more than 85%). The physical and psychological effects can be devastating, especially affecting self-esteem and feelings about one’s physical appearance. One of the important things that must be remembered when dealing with acne are that there are so many different kinds of Acne treatments. Most of the acne creams in the market today work the opposite of what they claim to do. Instead of getting rid of acne; they can make your acne problem worse. But don’t be afraid, there’s always a solution out there. Why don’t you try Murad Acne Complex treatment?

    Murad Acne Complex work in three steps, the first one is Clarifying Cleanser, which helps to gently and effectively reduce acne blemishes and keep the skin clear. Secondly, The Exfoliating Acne Treatment Gel, which help to penetrates pores and makes them very clean. This treatment also helps purify the skin without drying the skin. The last, The Skin Perfecting Lotion which hydrates the skin without leaving an oily residue, reduce redness and prevent pores from becoming clogged. So whether you have acne all of these elements work together to provide the best environment for achieving optimal skin health.

    But don’t forget that everyone’s skin has their own way to respond skin treatment. Some might work for you, others might not. If this acne problems still with you, visit a dermatologist can be very helpful.

    Permalink for 'Deddy/2008/08/09/Dealing_With_Acne'
  • Citra Dokter Indonesia di Mata Blogger

    Posted: August 6th, 2008, 5:23pm WIT by Deddy Andaka
    TagsBlog  

    Pada postingan saya yang berjudul “Dokter, Tolong Baca Blog Saya“, Adel sempat bertanya kenapa hanya kesan negatif tentang Dokter saja yang ditampilkan? Bukanlah suatu kebetulan jika saya hanya menampilkan kesan negatif tentang Dokter di postingan tersebut, namun kenyataannya saya belum menemukan blogger yang menulis kesan positif tentang Dokter. Bahkan tak lama berselang saya juga menemukan tulisan pak Agung pada blognya yang berjudul “Dokter Indonesia, Belajarlah Mental dari Dokter Australia“. Meski saya, dr. Ady Wirawan dan beberapa rekan lain sempat memberi masukan dari perspektif yang berbeda, namun saya jadi berfikir, seburuk itukah citra Dokter Indonesia di mata blogger?

    Lalu kemarin saya mendapat komentar dari seorang pengunjung blog berinisial LP di postingan saya “Dokter Dua Ribu“. Beberapa point yang ingin disampaikan olehnya adalah sebagai berikut:

    1. Biaya Pendidikan Kedokteran yang mahal menjadi salah satu faktor dominan, dokter-dokter Indonesia hilang akal, hilang kendali, hilang nurani dan menjadi dokter matre ( baca “kecenderungan”), istilahnya buru-buru untuk balik modal.
    2. Saya mewakili para masyarakat awam melihat bahwa dokter-dokter sekarang ini matre. Kenapa ? Karena dari biaya konsultasi yang mahal tapi tidak diimbangi dengan kewajiban yang harusnya dijalankan dalam profesinya. Memberikan pelayanan yang baik, pasien dihargai, pasien didengar keluhannya, pasien dijelaskan + dan - mengenai pengobatan yang diambil, tidak adanya second opinion, pasien diberi kesempatan untuk bertanya, pasien diperlakukan secara manusiawi bukan seolah-olah bagaikan mesin yang tidak punya perasaan.
    3. Dari beberapa artikel kesehatan, diberitakan bahwa banyak pasien yang hijrah ke luar negeri untuk berobat karena mereka merasa terpuaskan oleh pelayanan dokter disana, pasien di indonesia takut mallpraktik.
    4. Apakah memang seperti itu kondisi dunia kedokteran Indonesia?
      Saya menduga, 90% adalah benar bahwa poin 1-3 diatas menjadi faktor yang melandasi keterpurukan dunia kesehatan Indonesia…

    Terimakasih kepada pak LP atas komentarnya. Nah, melalui postingan ini dipersilakan bagi mereka yang ingin meluapkan uneg-uneg atau memberikan kesan-kesan tentang Dokter di Indonesia. Saya percaya tentunya tidak semua blogger memiliki pengalaman buruk tentang Dokter. Namun kenyataan masih susahnya menemukan tulisan positif tentang pengalaman ke Dokter merupakan PR tersendiri bagi kalangan kesehatan. Toh semua kesan negatif itu bisa diambil hikmahnya untuk lebih memacu kalangan kesehatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

    Pendapat saya?
    Pertama, saya ingin menyampaikan agar jangan menggeneralisasikan segala sesuatu, termasuk juga di dalam menarik sebuah kesimpulan tentang sesuatu tanpa adanya data-data yang mendasarinya. Meski itu sebuah “kecenderungan”.

    Saya ingin berkomentar sedikit mengenai mahalnya tarif konsultasi atau pelayanan Dokter. “Mahal” itu relatif. Jika mengambil rata-rata jasa dokter umum antara Rp 20.000,- s/d Rp 30.000, apakah itu nilai yang besar? Mungkin tidak untuk sebagian orang. Apalagi bagi mereka yang perokok, yang dalam sehari bisa habis 4 bungkus. Tapi bayangkan bagi anak-anak jalanan yang tiap hari harus mengemis atau ngamen di pinggir jalan dan lampu merah. Bagi mereka uang segitu cukup untuk bertahan hidup 3-7 hari.

    Dokter dan tenaga medis lainnya adalah sebuah pekerjaan yang besar resikonya. Menjaga “nyawa” orang lain adalah sebuah tanggung jawab moral yang luar biasa, bukan hanyak kepada sesama manusia dan hukum, tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bukankah semua perbuatan kita di dunia ini harus kita pertanggungjawabkan kelak?

    Resiko besar tersebut juga tidak terlepas dari nyawa dokter dan tenaga medis itu sendiri. HIV/AIDS, Flu burung, hepatitis dan masih banyak lagi deretan penyakit lain yang kiranya siap menghantui para Dokter ketika menjalankan tugasnya. Iya, kami tahu itu memang resiko yang sudah seharusnya kami tanggung didalam menjalankan profesi. Tapi pernahkah terpikir oleh anda? Coba bandingkan dengan resiko yang harus ditanggung oleh seorang tukang cukur di salon yang tarif potong rambutnya juga tak jauh beda dengan tarif dokter umum (bahkan lebih tinggi?).

    Ada Begitu Banyak Pilihan!
    Hingga April 2006, terdapat 52 Fakultas Kedokteran di Indonesia baik negeri maupun swasta. Bila dalam setahun masing-masing fakultas kedokteran melulusan 100 orang dokter baru (bahkan ada yang sampai 300 orang), dalam setahun Indonesia memiliki 5200 orang dokter baru! Dilihat dari sudut Pasien, maka sesungguhnya ada begitu banyak pilihan bagi Pasien dalam memilih dokternya. Sekedar contoh, kembali ke tukang cukur di atas, bila saat ini saya tidak puas terhadap layanan atau potongan dari tukang cukur A, maka berikutnya ketika hendak potong rambut, saya tentunya tidak memilih untuk datang ke tukang cukur A lagi. Bisa saja saya datang ke tukang cukur B, C, D bahkan Z (tentu saja saya tidak bermaksud menyamakan “kesehatan” dengan “rambut”, ini hanya perumpamaan semata). Dilihat dari sudut Dokter, tentunya hal ini seharusnya lebih memacu para Dokter untuk memberikan pelayanan yang lebih dan lebih baik lagi kepada Pasiennya bila ingin tetap menjadi pilihan bagi Pasien-pasiennya.

    Memandang setiap manusia sebagai manusia menurut saya adalah suatu hal yang memang seharusnya dilakukan oleh semua orang. Bukan hanya oleh dokter kepada pasiennya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh Presiden kepada rakyatnya, tapi begitu juga sebaliknya. Bukan hanya oleh saya kepada tentangga saya, tapi begitu juga sebaliknya. Dokter dan dunia kesehatan selalu dituntut untuk sempurna, padahal Dokter juga manusia… makhluk yang penuh ketidaksempurnaan. Mudah-mudahan dengan saling menghargai satu sama lain tentunya hubungan antara dokter-pasien dapat menjadi lebih harmonis.

    Be Positive, Be Healthy, Be Happy! )

    Permalink for 'Deddy/2008/08/06/Citra_Dokter_Indonesia_di_Mata_Blogger'
  • Normalkah Body Mass Index (BMI) Anda?

    Posted: August 1st, 2008, 12:38pm WIT by Deddy Andaka
    TagsHealth  

    Body Mass Index (BMI) atau dalam bahasa Indonesia disebut Index Masa Tubuh (IMT) adalah sebuah ukuran “berat terhadap tinggi” badan yang umum digunakan untuk menggolongkan orang dewasa ke dalam kategori Underweight (kekurangan berat badan), Overweight (kelebihan berat badan) dan Obesitas (kegemukan). Rumus atau cara menghitung BMI sangat mudah, yaitu dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan kuadrat dari tinggi badan dalam meter (kg/m²).

    Rumus BMI

    Lalu hasil dari BMI tersebut dapat dicocokkan pada Tabel Klasifikasi Internasional dari Underweight, Overweight dan Obesitas pada Orang Dewasa yang disepakati oleh organisasi kesehatan dunia, WHO sebagai berikut :

    Klasifikasi BMI menurut WHO

    Contoh: Berat badan saya adalah 77 kg dan tinggi saya adalah 176 cm. Maka BMI saya adalah 77/(1,76)² = 24.86 kg/m². Bila dicocokkan dalam tabel di atas maka saya masih masuk dalam kategori normal.

    Nilai BMI dipengaruhi oleh usia namun sama pada kedua jenis kelamin. Nilai BMI dapat tidak sesuai pada derajat kegemukan dari populasi yang berbeda, dalam hubungannya dengan perbedaan proporsi tubuh. Sebagai contoh, ada orang Amerika dan orang Asia yang memiliki nilai BMI yang sama. Namun dilihat dari kenyataan, orang Asia tersebut memiliki proporsi massa lemak yang lebih banyak dari pada massa otot dibandingkan dengan orang Amerika. Analogi lain, mana yang lebih berat ‘lemak 40kg + otot 10kg’ atau ‘lemak 20kg + otot 30kg’ ? Sama saja kan?

    Lalu apa gunanya mengetahui nilai BMI?

    Dengan mengetahui nilai BMI maka kita dapat mengetahui apakah kita masuk dalam kategori kurang berat badan, normal, atau kelebihan berat badan dan obesitas (kegemukan). Resiko penyakit yang berhubungan dengan derajat kegemukan seperti penyakit jantung, kencing manis bahkan stroke dapat dilihat dari nilai BMI. Sederhananya, BMI adalah alarm peringatan bagi kesehatan anda!

    Memang, lebih mudah mendiagnosis obesitas ketimbang memperbaikinya. Namun mengingat mempertahankan berat badan yang sehat mampu mengurangi resiko penyakit jantung 35-55% maka ini adalah target yang penting.

    Nah, untuk mempermudah menghitung nilai BMI anda, saya menyediakan kalkulator BMI di sidebar blog ini. Cukup dengan memasukkan berat dan tinggi badan, maka anda dapat mengetahui berapa nilai BMI beserta di kategori mana anda berada. Sebagai tambahan, disertakan juga berat badan ideal atau yang direkomendasikan agar anda dapat mencapai nilai BMI yang normal.

    Selamat mencoba! Be Healthy, Be Happy!

    Permalink for 'Deddy/2008/08/01/Normalkah_Body_Mass_Index__BMI__Anda_'