About

Planet Bloggerian adalah aggregator daripada tulisan-tulisan members Forum Bloggerian.

Subscribe

Untuk mendaftar, menghubungi kami, kasih kritik, saran dll, silakan isi Contact Form.

Desclaimer

The intellectual property of the content that is found in this website belongs exclusively to the origin authors.

Statistics

Bloggerian Top Hits

Feeds

3756 items (3752 unread) in 34 feeds

  • Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming)

    Posted: May 31st, 2008, 1:58pm WIT by Deddy
    TagsGreen Marketing  
    Global Warming Series :
    1. Blogger Indonesia Peduli Global Warming
    2. Kampanye Global Warming, Seperti Apa?
    3. Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan
    4. Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming)

    Melanjutkan tulisan sebelumnya mengenai “Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan“. WHO (World Health Organization) sebagai organisasi kesehatan dunia mengangkat isu ini menjadi tema dari Hari Kesehatan Sedunia (HKS) tahun 2008, yaitu Protecting Health from Climate Change atau Melindungi Kesehatan dari Perubahan Iklim. Sebenarnya masalah kesehatan merupakan masalah ‘hilir’ dari pemanasan global (Global Warming) dan perubahan iklim (Climate Change). Hulu permasalahannya ada pada bidang lain yang lebih dulu merasakan dampaknya. Dokter dan tenaga medis lainnya menjadi ‘tukang cuci piring‘ jika hanya mengobati saja. Karena itu, yang jauh lebih penting adalah upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah terjadi dan upaya untuk mengurangi dampak buruk dengan berbagai langkah pencegahan.

    Berbicara tentang langkah-langkah pencegahan, banyak yang berkomentar kalau merasa diri belum siap. Belum siap untuk menggunakan mobil hybrid, belum siap untuk tidak menggunakan AC, belum siap untuk tidak menggunakan komputer lama-lama. Padahal hal tersebut hanya beberapa dari berbagai langkah untuk mencegah pemanasan global. Masih banyak cara lainnya. Wiellyam menyebutkan 3M pada postinganku sebelumnya: Mulai dari hal kecil, Mulai dari diri sendiri dan Mulai dari sekarang.

    Ada sebuah persepsi yang menurut saya agak keliru, upaya mencegah pemanasan global sering diidentikkan dengan kembali ke jaman batu. Tidak menggunakan pesawat terbang ketika berpergian, tidak menggunakan komputer, tidak menggunakan kendaraan bermotor dan masih banyak lagi tidak-tidak yang lain. Memang itu penting dalam mencegah pemanasan global, tetapi menurut saya jangan sampai upaya kita untuk peduli pemanasan global membuat kita tidak produktif dalam bekerja. Hiduplah sewajarnya. Jika memang dirasa perlu berpergian menggunakan pesawat terbang, ya gunakanlah. Jika memang perlu menggunakan komputer, ya gunakanlah. Upaya peduli bisa kita tunjukkan dari penggunaan yang ’sewajarnya’. Jika tidak digunakan harap dimatikan.

    One Small Step is a Big Leap
    Beberapa bulan yang lalu ketika di Bali terjadi krisis energi listrik, PLN menghimbau untuk mematikan sebuah lampu 5 watt yang biasa dihidupkan pada malam hari antara pukul 19.00-21.00 WITA, karena pada jam-jam tersebut sedang terjadi beban puncak pemakaian listrik. Terdengar kecil kan? Hanya sebuah lampu 5 watt. Namun bila seluruh Bali mau peduli untuk mematikan lampu 5 watt yang biasa dihidupkan tersebut, maka krisis energi listrik dapat teratasi. One small step is a big leap, satu langkah kecil yang dilakukan sejak dini adalah lompatan besar di masa yang akan datang. Jangan ragu untuk berbuat hal kecil demi kebaikan di masa depan. Begitulah harapan untuk menggugah setiap orang untuk bisa ikut andil dalam usaha peduli Global Warming.

    Sebagai penutup, saya melampirkan sebuah gambar ‘coret-coret’ yang diambil dari learningfundamentals.com.au. Silakan klik pada gambar untuk memperbesar tampilan. Ayo berbuat sesuatu untuk menyelamatkan bumi kita. Lets Fight Global Warming!

    Mencegah Pemanasan Global (Global Warming)

    Previous

    Permalink for 'Deddy/2008/05/31/Langkah_Kecil_Mencegah_Bahaya_Besar__Global_Warming_'
  • Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan

    Posted: May 25th, 2008, 9:44pm WIT by Deddy
    TagsGreen Marketing  
    Global Warming Series :
    1. Blogger Indonesia Peduli Global Warming
    2. Kampanye Global Warming, Seperti Apa?
    3. Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan
    4. Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming)

    Pemanasan global (Global Warming) memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang kesehatan. The Washington Post menggambarkannya dalam sebuah diagram yang menarik:

    Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan

    Pada gambar di atas, kita dapat melihat bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti: perubahan cuaca dan lautan, pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan.

    Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.

    Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita ambil contoh meningkatnya kejadian Demam Berdarah. Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.

    Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.

    Demikian besar pengaruh pemanasan global terhadap kesehatan kita. Masihkah kita menutup mata terhadap semua ancaman ini? Lets take action now!

    Be Healthy, Be Happy!

    Previous

    Next

    Permalink for 'Deddy/2008/05/25/Pengaruh_Pemanasan_Global_terhadap_Kesehatan'
  • PESAN WAISAK 2552/2008

    Posted: May 19th, 2008, 4:32pm WIT by Deddy
    TagsRenungan  

    Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

    Sukham yava jara silam,
    Sukha saddha patitthita
    Sukho pannaya patllabho,
    Papanam akaranam sukhang

    Kesilaan membawa kebahagiaan sampai usia tua;
    Keyakinan yang teguh membawa kebahagiaan;
    Pencapaian kebijaksanaan membawa kebahagiaan;
    Penghindaran dari kejahatan membawa kebahagiaan.
    (Dhammapada 333)

    Setiap kali Hari Raya Waisak tiba, kita teringat pada tiga peristiwa luar biasa yang terjadi dalam kehidupan Guru Agung Buddha Gotama, yaitu kelahiran calon Buddha (Bodhisatta) Siddhattha, pencapaian Pencerahan Sempurna Buddha, serta wafat Buddha atau Parinibbana. Peristiwa-peristiwa agung itu terjadi pada hari purnama sidi di bulan Waisak lebih dari dua ribu lima ratus tahun yang lampau. Tahun 623 S.M. Bodhisatta Siddhattha lahir di Taman Lumbini, India Utara; tiga puluh lima tahun kemudian beliau mencapai Pencerahan Sempurna sebagai Buddha, dan akhirnya Buddha Gotama mangkat pada tahun 543 S.M. Tahun ini Hari Raya Waisak 2552 jatuh pada tanggal 20 Mei 2008.

    Kehadiran Buddha sebagai Sumber Kebangkitan Moral dan Semangat Mawas Diri, demikian tema Waisak yang diangkat oleh Sangha Theravada Indonesia. Dengan tibanya hari raya Waisak maka kita diingatkan pada kehadiran Buddha di tengah-tengah dunia ini. Kehadiran Buddha tidak berlalu begitu saja, sebab beliau telah mewariskan Dhamma ajaran Kebenaran yang sampai dengan saat ini masih dijadikan sebagai “jalan hidup” bagi umat Buddha seluruh dunia. Umat Buddha masih meyakini bahwa Kebenaran Dhamma dapat menuntun hidupnya menjadi lebih baik, lebih bijak, dan tentu lebih berbahagia.

    Jalan hidup Dhamma yang diajarkan oleh Buddha mengutamakan moral atau sila sebagai landasan bagi penerapan Kebenaran Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Moral atau Sila dan Kebenaran Dhamma saling melengkapi, karena moral tanpa kebenaran Dhamma hanya menjadi norma-norma formalitas belaka tanpa dasar dan arah tujuan jelas, sedangkan kebenaran Dhamma tanpa moral hanyalah berupa wacana filosofis semata yang tidak menunjukkan bagaimana penerapan ajaran Kebenaran itu dalam kehidupan sehari-hari.

    Kehidupan sehari-hari dewasa ini menampakkan karut-marut tingkah laku manusia yang kehilangan nurani moral dalam dirinya. Perkembangan zaman yang mengabaikan nurani moral akan menimbulkan kekacauan dan ketidakadilan dimana-mana. Pembenaran terhadap hal-hal yang tidak benar menjadi cara untuk menunjukkan sesuatu yang keliru menjadi tidak keliru lagi, dengan demikian kebenaran sejati dipermainkan oleh manusia untuk memuaskan nafsu egonya. Sungguh disayangkan sikap manusia yang sangat cerdik mempermainkan kebenaran demi kepentingan individu atau kelompoknya. Nafsu serakah, benci, dan gelap-batin menguasai manusia yang tidak memahami bahwa apa yang dilakukannya itu akan menjadikan manusia tidak bisa hidup tenteram, sebaliknya nafsu-nafsu yang merusak itu akan makin merajalela. Oleh karena itu tidak ada cara lain kecuali manusia kembali kepada nurani moralnya. Kebangkitan moral menjadi suatu tuntutan bagi penyelesaian berbagai kekacauan dan ketidakadilan itu. Perhatian dan kepedulian kepada moral hendaknya lebih diutamakan daripada tebar dalih pembenaran, sebab kekuatan moral itulah yang akan mencegah dunia dari kemerosotan peradaban. Pendidikan moral perlu ditanamkan sejak dini baik di sekolah, di rumah ataupun di masyarakat, keutamaan moral dijadikan sebagai kebanggaan dan idola yang diidam-idamkan. Malu terhadap perilaku yang tidak tepat, dan takut akan akibat dari perilaku yang tidak tepat itu hendaknya dijadikan sebagai pedoman perilaku moral yang dijunjung tinggi dalam segala bidang kehidupan sehari-hari.

    Mawas diri bukan hanya melihat atau memeriksa diri sendiri secara jujur, tetapi juga mengoreksi diri apabila terdapat kekeliruan atau ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu mawas diri sangat diperlukan bukan hanya untuk keperluan pengembangan diri sendiri tetapi juga untuk keperluan orang lain bahkan lingkungan hidup. Karena mawas diri akan menyebabkan manusia dapat mengintrospeksi sikap diri terhadap hal-hal yang menimbulkan dampak buruk bagi orang lain maupun lingkungan hidup. Semangat mawas diri merupakan cara untuk mengembangkan daya tahan pengendalian diri terhadap hal-hal yang menimbulkan dampak buruk tersebut. Tanpa memiliki semangat mawas diri seringkali manusia menjadi bertindak sewenang-wenang tanpa memperhatikan keberadaan orang lain dan lingkungan hidup yang juga mendambakan kelangsungan hidup yang harmonis. Sesungguhnya antara diri kita sendiri dan orang lain maupun lingkungan hidup terjalin suatu kesatuan hubungan sebab akibat yang saling menjadikan. Oleh karena itu apapun yang kita lakukan akan berdampak bagi orang lain dan lingkungan hidup karena hubungan sebab akibat itu menjadikan keselarasan segala sesuatu. Sikap mawas diri tidak dapat tumbuh tanpa diawali dengan pandangan bijak terhadap alam kehidupan ini. Tidak ada yang lebih tinggi ataupun lebih rendah antara kedudukan manusia dengan lingkungan hidupnya. Manusia merupakan bagian dari alam semesta seperti halnya lingkungan hidup juga. Mencintai lingkungan hidup sama halnya dengan mencintai kehidupan manusia. Oleh karena itu menghindarkan diri dari perbuatan yang tercela terhadap orang lain dan lingkungan hidup akan membawa kebahagiaan bagi alam semesta. Menghindari tingkah laku apapun yang dapat menimbulkan terganggunya ekosistem, sebaliknya menjaga ekosistem dengan penghematan penggunaan sumber daya alam akan menimbulkan kelangsungan hidup simbiotis antara makhluk hidup dan lingkungannya.

    Sangha Theravada Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2552/2008; semoga umat Buddha sekalian dapat membangkitkan nurani moral dan semangat mawas diri dalam kehidupan bermasyarakat, semoga Pemerintah mengutamakan nurani moral dan mawas diri sebagai landasan memimpin bangsa dan negara, sehingga bangsa dan negara Indonesia mampu menyelesaikan berbagai permasalahan rakyat maupun lingkungan hidup.

    Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Tiratana, selalu melindungi.

    Semoga semua makhluk hidup berbahagia

    Kota Mungkid, 20 Mei 2008

    SANGHA THERAVADA INDONESIA

    ttd.

    Jotidhammo Mahathera
    Ketua Umum / Sanghanayaka

    (Sumber: Samaggi-phala.or.id)

    Permalink for 'Deddy/2008/05/19/PESAN_WAISAK_2552_2008'
  • Kampanye Global Warming, Seperti Apa?

    Posted: May 18th, 2008, 1:16pm WIT by Deddy
    TagsGreen Marketing  
    Global Warming Series :
    1. Blogger Indonesia Peduli Global Warming
    2. Kampanye Global Warming, Seperti Apa?
    3. Pengaruh Pemanasan Global terhadap Kesehatan
    4. Langkah Kecil Mencegah Bahaya Besar (Global Warming)

    Beberapa minggu yang lalu saya sempat berbincang-bincang di messenger dengan Fenny, salah seorang marketer dari Radio Suara Sakti Semarang (105.2 FM). Kebetulan radio tersebut hendak membuat acara kampanye Global Warming. Seperti apa sih kampanye Global Warming?

    Tentu saja banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam kampanye Global Warming. Salah satunya adalah karakteristik dari target kampanye. Karena beda target tentu saja pendekatan berbeda. Apakah targetnya sekitar kalangan pelajar yang homogen ataukah masyarakat umum yang heterogen. Pertimbangan yang tak kalah pentingnya adalah menetapkan masalahnya ada di mana. Dalam penelitian kesehatan, ada 3 hal yang sering dijadikan patokan yaitu: Pengetahuan, Sikap dan Perilaku.

    Apakah pengetahuan tentang Global Warming yang kurang, sikapnya yang tidak setuju, atau perilakunya yang tidak sesuai?

    Memang untuk menggambarkan adanya kecenderungan atau keterkaitan dari ketiga hal tersebut perlu dilakukan suatu survey atau penelitian lebih lanjut. Karena bisa jadi pengetahuan yang cukup tidak dapat merubah sikap, apalagi perilakunya. Namun ada kalanya kita melihat orang dengan perilaku yang mencerminkan peduli pemanasan global namun tanpa mengetahui apa itu pemanasan global.

    Lalu kita mulai dari mana? Keterbatasan akan kurangnya penelitian mengenai pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap Global Warming bukanlah alasan untuk tidak mengkampanyekan Global Warming. Seperti kata Fenny, kita bisa memulainya dengan menekankan pada aspek “Pengetahuan” ditambah sedikit latihan untuk merubah sikap.

    Nah, ayo kampanyekan Global Warming!

    Previous

    Next

    Permalink for 'Deddy/2008/05/18/Kampanye_Global_Warming__Seperti_Apa_'
  • Plugin Parade

    Posted: May 17th, 2008, 1:54pm WIT by Deddy
    TagsBlog  

    Nah, saya menambahkan halaman baru untuk blog ini, Plugin Parade! Sebuah halaman yang khusus memajang plugin-plugin yang terpasang pada blog ini. Halaman tersebut saya dedikasikan untuk para pembuat plugin, terimakasih atas plugin-nya yang membuat aktivitas ngeblog menjadi lebih menyenangkan. List ditampilkan berdasarkan abjad. Kolom komentar juga dibuka untuk berpendapat dan berdiskusi. Selamat menikmati!

    Permalink for 'Deddy/2008/05/17/Plugin_Parade'
  • Istirahat Sejenak

    Posted: May 15th, 2008, 5:26pm WIT by Deddy
    TagsPersonal life  

    Akhirnya posting juga! Ini hanyalah postingan singkat untuk mengabari bahwa saya masih di sini setelah dari tanggal 9 kemarin masuk rumah sakit karena demam berdarah, bahkan trombositnya mencapai 11. Yah, dokter juga manusia kok… bisa kena demam berdarah juga (kecuali nyamuknya bisa bedain mana dokter mana bukan). Haha… Yah, karena itu untuk beberapa hari ini saya akan beristirahat dulu memulihkan kondisi biar bener-bener fit.

    Be Healthy, Be Happy!

    Permalink for 'Deddy/2008/05/15/Istirahat_Sejenak'
  • Mitos tentang Merokok

    Posted: May 6th, 2008, 8:46pm WIT by Deddy
    TagsHealth  

    Suatu hari di tempat praktek ada seorang pasien berkata, “Dok, saya mencari obat untuk berhenti merokok. Saya sudah kecanduan banget. Ngga bisa berhenti nih…” Hmm… andai saja ada pabrik obat yang menjual “Obat berhenti merokok” dan orang benar-benar bisa berhenti merokok karenanya…

    Merokok merupakan masalah klasik yang sudah lama menghiasi kehidupan manusia. Meski rata-rata perokok sudah mengetahui bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit jantung, impotensi, kanker dan lain-lain -seperti yang tertulis pada setiap akhir iklan rokok (walaupun hanya sesaat), namun kenyataannya orang masih saja merokok. Ironisnya, akibat yang ditimbulkan bukan hanya bagi mereka yang menghisapnya, perokok pasif juga harus menanggung beban ini. Ada banyak alasan yang digunakan perokok ketika disarankan untuk berhenti. Dan alasan-alasan tersebut kini menjadi mitos yang harus dipatahkan! Nah, berikut adalah mitos-mitos seputar rokok:

    Mitos 1: Dengan merokok saya terlihat macho/sexy
    Tepatnya… pabrik rokok mengharapkan anda berpikir seperti itu. Mungkin awalnya memang iya, tapi tunggu saja… Merokok dapat menimbulkan kulit keriput dan gigi kuning. Merokok juga berkontribusi pada osteoporosis atau pengeroposan tulang. Kalau sudah begitu, tubuh tidak lagi tegap. Dan yang lebih penting, merokok dapat menyebabkan impotensi. Apa itu yang namanya macho/sexy?

    Mitos 2: Berhenti merokok bisa membuat saya gemuk
    Bertambanya berat badan banyak dialami orang yang mencoba berhenti merokok. Hal ini terjadi karena kebiasaan menghisap rokok kini berganti dengan makan. Namun dengan merencanakan diit gizi yang sehat dan meningkatkan aktivitas akan membantu kita memecahkan masalah ini. Bahkan, dengan olahraga, tidak hanya masalah berat badan saja yang dapat diatasi, namun stamina dan kapasitas paru yang hilang ketika merokok juga dapat dikembalikan.

    Mitos 3: Saya akan berhenti ketika saya hamil
    Mungkin akan lebih sulit untuk hamil bila anda merokok karena merokok adalah penyebab mayor dari infertilitas. Wanita yang merokok memiliki resiko keguguran dan komplikasi selama kehamilan yang meningkat.

    Mitos 4: Merokok tidak melukai orang lain selain diri sendiri
    Salah! Bila merokok di sekitar orang lain, anda telah menyakit mereka terutama yang memiliki asma, penyakit jantung, alergi atau anak-anak. Perokok pasif juga mempunyai resiko yang meningkat seperti pada perokok aktif.

    Mitos 5: Saya masih muda, saya akan berhenti merokok beberapa tahun lagi
    Hampir semua perokok aktif mulai merokok ketika masih muda. Dan kebanyakan dari mereka berharap dapat berhenti beberapa tahun kemudian. Namun kebanyakan masih merokok setelah lima tahun ke depan.

    Mitos 6: Hanya satu rokok sehari kok
    Merokok tidaklah aman sekalipun hanya 1 rokok dalam sehari. Setiap rokok mengandung sekitar 1 sampai 2 miligram nikotin yang dapat mencapai otak setelah 10 detik dihirup. Segera setelah tiupan pertama adrenalin akan sibuk meningkatkan tekanan darah, denyut jantung dan nafas anda.

    Mitos 7: Rokok saya “light”, jadi ya ga masalah
    Munurut Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, rokok “light” memiliki kandungan yang sama dengan rokok pada umumnya, termasuk lead, ammonia, benzene, DDT, gas butane, carbon monoxide, arsenic dan polonium 210.

    Mitos 8: Kanker Payudara adalah kanker pembunuh nomor 1 pada wanita
    Tet tot! Yang benar adalah kanker paru. Meningkatnya angka kematian akibat kanker paru berhubungan langsung dengan meningkatnya rate dari merokok. Merokok juga merupakan resiko mayor pada penyakit jantung, si pembunuh nomor satu.

    Mitos 9: Merokok dapat memperbaiki mood
    Beberapa orang percaya rokok dapat menambah semangat, namun itu dapat menurunkan moodmu. Jika anda sedang down atau depresi, rokok dapat menempatkan anda pada resiko yang lebih tinggi untuk depresi, hiperaktivitas, dan attention deficit disorder. Seperti pada penelitian terbaru disebutkan, remaja yang merokok memiliki resiko 4 kali yang lebih besar untuk mengalami depresi dari remaja yang tidak merokok.

    Mitos 10: Mengunyah tembakau adalah aman karena tidak melalui inhalasi
    Bukan hanya kanker paru yang dapat membunuh. Mereka yang mengunyah tembakau memiliki resiko untuk kanker pada rongga mulut, yang dapat mengenai lidah, bibir dan gusi. Seperti pada merokok, lebih cepat berhenti lebih besar kesempatan anda untuk meloloskan diri dari penyakit-penyakit tersebut.

    Be Healthy, Be Happy!

    Referensi

    1. Krockover, M. “Smoking Myths”. [www.webmd.com]
    2. Centers for Disease Control and Prevention. “Tobacco information and prevention sources: Facts you should know” November 2000.
    3. Psyche Pascual. “Top Ten Myths About Smoking”. [www.ahealthyme.com]
    Permalink for 'Deddy/2008/05/06/Mitos_tentang_Merokok'
  • Fenomena Alexa dan Page Rank Google

    Posted: May 4th, 2008, 3:00pm WIT by Deddy
    TagsSearch Engine Optimisation  

    Sekitar seminggu yang lalu aku memutuskan untuk mencabut Alexa Widget dari blog ini. Waktu itu posisi blog ini sekitar ranking 300 ribuan. Sekarang… ranking Alexa melorot jadi 445.017. Suatu penurunan yang lumayan drastis nih. Apakah blog ini semakin tidak populer? Dari statistik yang tercatat, kuncungan rata-rata per hari blog ini malah meningkat lho… Bisa ngga ya kita menarik kesimpulan kalau Alexa Badge memang berpengaruh pada ranking Alexa? Hmm… bisa jadi terlalu dini untuk menarik kesimpulan seperti itu. Masih banyak faktor lain seperti meningkat pesatnya ranking alexa website lain. Beberapa komentar sempat masuk pada artikelku tentang cara meningkatkan ranking Alexa. Waktu itu aku menyebutkan ada 5 cara mudah (sekarang sisa 4) untuk meningkatkan ranking Alexa. Dari pengalamanku, cara tersebut lumayan ampuh untuk meningkatkan ranking dari tanpa ranking menuju ranking 500 ribuan. Namun untuk lebih dari itu ternyata 5 cara belum cukup. Kita perlu 1000 cara!

    Terlepas dari ranking Alexa yang masih misterius, ternyata PR (page rank) google juga menyimpan sejuta misteri. Baru saja mengeluh di blognya Wiellyam tentang PR blogku yang ngga naik-naik, tiba-tiba aku dikejutkan dengan label PR4 yang disematkan om google setelah beliau mengupdate PR-nya. Secara update ranking memang dilakukan google tiap 3 bulan sekali. Mencoba flash back ke belakang, apa saja sih yang sudah kulakukan? Ternyata ngga banyak. Aku hanya mencoba untuk tetap konsisten menulis dan hadir lewat komentar di blog-blog tetangga. Tidak terlalu berharap atau memikirkan PR karena menurutku menaikkan page rank google adalah sebuah investasi. Sekarang kita berbuat, 3 bulan lagi baru ketauan hasilnya kan? So do the best and let it flow…

    Sebagai penutup, terima kasih untuk teman-teman blogger Indonesia yang telah mensupport sehingga PR google blog ini bisa naik kelas. Dan ada sedikit pesan : Jangan terlalu berpatokan pada ranking, entah itu page rank google atau ranking Alexa. Ada yang jauh lebih penting, “kualitas ngeblog” yang hanya bisa diukur oleh diri sendiri.

    Permalink for 'Deddy/2008/05/04/Fenomena_Alexa_dan_Page_Rank_Google'