karena anaknya cuek, sempat beberapa kali teman-teman saya menganggap saya sombong sekali. sok selera tinggi. misalnya pernah satu kali teman saya nanya sambil menyodorkan selembar foto,
"Gimana, An? Cantik gak perempuan ini?"
"Lumayan," kata saya.
nah, teman saya itu langsung bilang saya edan. sudah jelas cantik kok dibilang lumayan. dalam hati sih saya jawab, lho sudah tahu cantik kok masih nanya. nanya ke saya, lagi. sudah tau saya pasti akan selalu menjawab "Lumayan" kalo disuruh menilai perempuan cantik atau tidak. :p
makanya saya jarang memuji seorang perempuan, "Kamu cantik.". itu kalimat yang patut dilestarikan keberadaannya dalam kosakata sehari-hari saya saking jarangnya saya sebut. :)
begitu juga waktu pertama (dan sekali-kalinya) bertemu perempuan ini. saya kira, ah, paling hanya perempuan (cantik) biasa. saya pun hanya salaman saja, kasih senyum tanpa sebut nama. sebab saya lebih berkepentingan sama road manajernya. meski, ternyata ia tak setinggi yang saya pikir. dan juga,...